
Langit cerah menghiasi kota Jakarta yang makin lama makin padat penduduknya.
Di salah satu wilayah kota Jakarta
Nampak mobil jenazah menyalakan sirinenya saat akan berangkat menuju tempat pemakaman umum.
Bayu memakai pakaian muslim putih duduk bersama Ayu yang memakai pakaian serba hitam di samping keranda.
Perlahan mobil jenazah berjalan meninggalkan rumah Bayu menuju tempat pemakaman umum.
Setelah sampai di tempat pemakaman umum.
Ayu keluar dari mobil,lalu datang Paijo,Bimo dan seorang pemuda.
Mereka mengeluarkan keranda tersebut.Lalu menggotongnya menuju peristirahatan terakhir.
" Ya Allah..Kuatkan hati hambamu ini.." ucap Bayu dalam hati sambil berjalan.
Setelah sampai di tempat,mereka menurunkan keranda,lalu Bayu dan Paijo membuka penutup keranda.
Nampak ratusan orang hadir dalam pemakaman tersebut. Para pengawal bersiaga di tempatnya,karena seluruh keluarga Han hadir dalam pemakaman jenazah pimpinan clan Hatake.
Bayu menghampiri Kakashi.
" # Mari ayah..Paman...Kita antarkan kakek ke peristirahatan terakhirnya.." ucap Bayu.
Kemudian Bayu,Hiroshi dan Kakashi berjalan ke liang lahat. Bayu masuk lebih dulu,lalu Kakashi kemudian Hiroshi.
Orang - orang mengangkat jenasah kakek Kiyoshi lalu di berikan kepada Bayu,Hiroshi Dan Kakashi.
Bayu dan Kakashi menerimanya. Mereka dengan perlahan meletakkan jenazah kakek Kiyoshi.
Bayu memiringkan jenazah kakek Kiyoshi mengarah ke kiblat,lalu membuka tali pocong. Kakashi memberikan bola tanah liat ke Bayu.
Bayu meletakkan bola tanah liat,agar posisinya tidak berubah.
Setelah selesai,Bayu memgumandangkan adzan secara lirih,hatinya menangis melihat tubuh kakek Kiyoshi yang sebentar lagi akan di kubur.
Selesai mengumandangkan adzan,Bayu,Hiroshi dan Kakashi meletakkan potongan papan menutup jenazah kakek Kiyoshi. Setelah itu mereka naik ke atas.
Bayu meraih cangkul,lalu menyangkul tanah kemudian menaruhnya ke dalam liang lahat.
Kakashi yang melihat Bayu menyangkul,ikut juga menyangkul.
Makin lama liang lahat itu terisi tumpukan tanah. Setelah itu Bayu menancapkan papan nisan.
Ayu dan istri Kiyoshi menaburkan bunga ke pusara kakeknya sambil berlinang air mata.
Pak H. Ridwan lantas berbicara,meminta do'a. Agar amal almarhum kakek Kiyoshi di terima oleh Allah SWT,lalu memimpin do'a.
Setelah selesai membaca do'a. Bayu berdiri.
" Terima kasih semuanya,telah hadir di pemakaman kakek saya..."
" Saya tidak bisa menyebut satu persatu.."
" Semoga Allah membalas kebaikan kalian." ucap Bayu.
Satu persatu pelayat meninggalkan tempat itu.
Bayu duduk lalu memegang pundak ayah mertuanya.
"# Ikhlaskan kakek pergi ayah..."
"# Agar kakek tenang di alam sana..." ucap Bayu.
__ADS_1
Kakashi berdiri bersama dengan Bayu,lalu Bayu dan yang lainnya berjalan meninggalkan pusara kakek Kiyoshi menuju mobil.
Di dalam mobil.
" Shujin..." ucap Ayu.
" Iya yomesan..." ucap Bayu.
" Padahal aku itu ingin sekali mengajak kakek pergi ke Mekkah seperti Sulis.." ucap Ayu.
" Yomesan ingin naik haji?" ucap Bayu.
Ayu menganggukkan kepalanya.
" Insya Allah....Kita akan naik haji tahun ini.."
" Aku akan bicara kepada mbah Zhang.." ucap Bayu.
Setelah menempuh perjalanan,akhirnya mereka sampai di rumah.
Bayu bersama yang lain turun dari mobil lalu berjalan masuk kedalam rumah.
" Assalam mu'alaikum..." ucap Bayu saat melewati pintu.
" Wa'alaikum salam..." suara Dewi lalu muncul menemui Bayu.
Bayu melihat kasur di ruang tamu sudah tidak ada lagi.
" Mbak Dewi...Tolong buatin aku kopi gulanya dikiiiiit aja..." ucap Bayu.
" Siap mas.... Oh iya,tadi aku beresin kasurnya mas..." ucap Dewi.
" Iya mbak Dewi..." ucap Bayu.
Bayu kemudian duduk menyender tembok di ruang tamu.
Bayu berdiri lalu berjalan ke arah kamarnya.
" Mbak Dewi...Kopinya taruh di meja ruang keluarga,aku ganti baju.." ucap Bayu agak nyaring sambil berjalan.
" Iya mas..." suara Dewi.
Selesai mengganti baju,Bayu mengambil kopi di atas meja lalu berjalan ke ruang tamu,setelah itu duduk.
Keluarga Hatake ikut duduk bersama Bayu.
Nampak mereka kasak kusuk berbicara.
Bayu melihat ke arah kakek Naruto.
Lalu menyeruput kopinya.
" Bayu - san.." ucap Akiro.
Bayu menoleh ke arah Akiro.
" #Iya paman.." ucap Bayu sambil meletakkan gelasnya.
" Apakah sebelum kakek meninggal,kakek sedang sakit?" ucap Akiro.
"# Tidak paman..."
"# Kakek sehat sekali..." ucap Bayu.
Kakashi datang sambil membawa pedang warisan keluarga Hatake dan sepucuk surat. Kemudian duduk di samping kakek Naruto.
__ADS_1
" Sebelum ayah meninggal,ayah sempat menulis surat. Surat ini masih tersegel.." ucap Kakashi.
" Buka surat itu.." ucap kakek Naruto.
Kakashi membuka surat tersebut.
" Jika kalian membaca surat ini,berarti aku telah tiada..."
" Aku meminta maaf kepada kalian semua.."
" Bila ada salahku kepada kalian.. Terutama istriku Fumeko."
" Aku sangat mencintaimu dan terima kasih kamu telah menemaniku hingga aku mati.. "
Fumeko yang mendengar surat yang di bacakan Kakashi menangis.
" Kamu adalah wanita yang tercantik di bumi ini...Tak ada wanita lain yang mangalahkan kecantikan wajahmu.."
" Sejak aku mendengar Bayu-chan membaca kitab sucinya.."
" Hatiku merasa bergetar,jiwaku merasa damai..."
" Setelah aku tiba di rumah Bayu-chan."
" Malam hari sebelum aku tidur,aku berniat ingin mengikuti agamanya Bayu - chan. Aku mangajak Fumeko untuk mengikuti agamanya Bayu - chan. paginya..."
" Aku bersama istriku dan juga adikku mengucapkan 2 kalimat yang menyatakan bahwa aku ingin masuk islam. Malamnya..."
" Aku bermimpi berada di sebuah taman yang begitu indah sekali.."
" Seseorang datang menghampiriku dengan wajah yang bercahaya.."
" Aku di ajak ke sebuah kota.."
" Kota itu di penuhi ribuan orang..."
" Namun....Yang membuat aku heran.."
" Orang - orang itu mengitari suatu bangunan yang bentuknya kotak persegi.."
" Aku tak tahu bangunan itu..."
" Kakashi - chan dan Hiroshi -chan..."
" Maafkan ayah,jika ayah ada salah kepada kalian.."
" Ayah keras melatih kalian agar kalian bisa menjaga diri sendiri,bila tidak ada ayah di sisi kalian."
" Adikku Naruto - chan..."
" Maaf jika aku ada kasar kepadamu..."
" Untuk semuanya..."
" Aku Kiyoshi Takegawa Hatake menyatakan.."
" Harta benda yang aku tinggalkan baik itu yang bergerak maupun tidak bergerak ."
"20 % aku berikan kepada Bayu untuk rumah ibadah..."
" Sisanya kalian bagi rata...Jangan serakah.."
" Bila ada yang serakah....Aku mohon kepada Bayu - chan,segera hukum dia.Tapi jangan di bunuh.."
" Dan untuk kursi kepemimpinan.."
__ADS_1
" Aku serahkan kepada......