SANG PENERUS.

SANG PENERUS.
SAMPAI DI FUKUSHIMA


__ADS_3

Bayu melihat suasana di stasiun kereta api,Serta beberapa orang yang sedang menunggu kereta api.


Nampak sebuah kereta api biasa muncul,lalu berhenti.


"Jika memakai sayap, bisa terbang neh kereta apinya." ucap Bayu dalam hati melihat kereta api tercepat di dunia tak jauh dari Bayu berada.


Kemudian Bayu memfoto kereta api tersebut.


"Itu kah keretanya Yuk?" ucap Lukman sambil menunjuk.


"Bukan..." ucap Hinata.


"Naik aja Man...Paling nanti kamu di turunkan di tengah jalan.." ucap Bayu.


"Jancook..." ucap Lukman.


Tiba - tiba kereta api tercepat di dunia lewat agak jauh dari mereka. Kecepatannya sangat cepat.


"Buset dah....Seperti pesawat aja..." ucap Bayu dalam hati ketika melihat kecepatan kereta api Shinkansen.


"Itu tadi sepur opo Yuk..?" ucap Daniel.


"Sepur itu apa?" ucap Hinata.


"Kereta api.." ucap Daniel.


"Itu namanya Shinkansen.." ucap Hinata.


Bimo celingukan kesana - kemari.


"Pedagang asongan kok gak ada ya..." ucap Bimo.


"Mau beli kah Bim?" ucap Bayu.


"He eh..Aku pengen beli minuman.." ucap Bimo.


Bayu mengeluarkan uang Yen. Lalu memberikan pada Bimo.


"Itu ada mesin,nanti kamu pilih saja.." ucap Bayu sambil menunjuk sebuah mesin penjual minuman.


"Aku gak ngerti carane Bay..." ucap Bimo.


"Podo...Aku juga gak ngerti..." ucap Bayu.


Jika saja mencuri itu tidak berdosa,Bayu akan mengambil minuman di mesin itu tanpa harus membayar.Ia akan menggunakan ajian Rogoh Sukmonya untuk mengambil minuman yang berada di dalam mesin.


"Sini aku ajari kak.." ucap Hinata.


Bimo dan Hinata berjalan ke sebuah mesin penjual minuman.


"Nang kene oleh merokok gak Bay?" ucap Daniel.


"Gak boleh...Tuh ada larangannya...


Bayu menunjuk papan larangan merokok.


"Jika kamu ngotot merokok,siap - siap di samperin petugas terus di denda..." ucap Bayu.


"Diampuut...." ucap Daniel.


Ke tiga sahabat Bayu di beri rokok oleh Kakashi. Sehingga mereka bisa merokok.


Bimo dan Hinata muncul membawa minuman,kemudian membagikan minuman tersebut.


Setelah mereka menunggu,akhirnya kereta yang di tunggu telah tiba.


Mereka kemudian masuk kedalam gerbong kereta api. Rombongan Bayu tak satu gerbong dengan Kakashi dan keluarga Hiroshi. 2 orang mata - mata musuh Kakashi berada dalam 1 gerbong dengan rombongan Bayu.


"Ngene yo jerone sepur " ucap Bimo sambil tolah toleh melihat isi gerbong kereta api.(Begini ya dalamnya kereta api)


"Lah...Awakmu ra tahu numpak sepur to..?" ucap Daniel.(Dirimu gak pernah naik kereta apai to)

__ADS_1


"Gak pernah...Lagek iki aku numpak sepur..." ucap Bimo.(Baru ini aku naik kereta api)


"Podo...Aku yo durung tau numpak sepur" ucap Daniel. ( Sama..Aku ya belum pernah naik kereta api)


"Juancoook....Waaassssuuu...." ucap Bimo jengkel. Ia pikir Daniel pernah naik kereta api. Gak tahunya belum.


Kebetulan masih banyak kursi yang kosong,mereka kemudian duduk. Kereta api yang di tumpangi merupakan kereta api Shinkansen,kereta api tercepat di dunia.


Bayu duduk bersama Bimo.


"Bim...." ucap Bayu.


"Opo Bay?" ucap Bimo.


"Hem...


Bayu bingung mau bilang apa ke Bimo soal Mayumi.


"Ngomong ga yo...Ngomong sajalah.. Dari telat,terus patah hati karena terlanjur cinta ke Mayumi." ucap Bayu dalam hati.


"Begini...


"Apakah awakmu sudah mencoba mendekati Mayumi selain ngentu?" ucap Bayu lirih.


"Ada ...Aku cuman memakai bahasa isyarat saja.. Kadang nyambung kadang enggak..Tapi kebanyakan gak nyambung.." ucap Bimo lirih.


"Hemm....


"Jika kamu berhasil mendapatkan hatinya,kemungkinan dia mau denganmu.." ucap Bayu lirih.


Kereta api yang mereka tumpangi perlahan meninggalkan stasiun.


"Jadi dia...?" ucap Bimo lirih.


"Kemarin kan aku dah nanya ke dia,jawabanya tidak menyukaimu,dia melakukan itu karena butuh uang...


"Tapi tenang aja,aku akan berusaha membujuk dia...


"Terus...Kamu jangan ngentuin dia terus - terusan..." ucap Bayu lirih.


"Dia ada ngasih pengaman apa enggak saat kamu ngentuin dia?" ucap Bayu lirih


"Ada...Tapi ku lepas..." ucap Bimo lirih.


"Kenapa kamu lepas?" ucap Bayu lirih.


"Yen ngentu oraa penak gawe balon karet Bay " " ucap Bimo lirih.


"Kalau dia hamil gimana?" ucap Bayu lirih.


"Aku siap tanggung jawab.." ucap Bimo lirih


"Kalau dia gak mau.." ucap Bayu lirih


"Berarti dia bukan jodohku..." ucap Bimo.


"Apa aku pakai mustika semar mesem ya...Biar Mayumi menyukaiku.." ucap Bimo dalam hati,dirinya masih menyimpan pusaka itu,dan juga Bejo sudah memberi tahu cara pakainya. Pusaka semar mesem itu di bawa ke jepang,


"Jika ada wanita yang suka sama kamu,apakah kamu ajak ngentu?" ucap Bayu.


"Kalau dia mau ya ngentu,kalau enggak ya gak jadi ngentu Bay.." ucap Bimo.


"Bukannya aku sok alim atau apalah...


"Aku sebagai teman dan juga sahabatmu cuman bisa mengingatkan...


"Jauhi zina... Itu dosa besar Bim..


"Yen awakmu seneng terus cewek kuwi juga seneng, sampeyan rabi wae jikalau wes mampu.." ucap Bayu.


"Iyo seh.Tapi..." ucap Bimo

__ADS_1


"Tapi opo Bim?..


"Awalnya aja kamu senang ngenta ngentu...


"Jujur yo Bim..


"Aku aja yang punya istri tiga gak tiap hari ngentu. Hanya setelah nikah itu aja kita ngentu tiap hari...


"Bulan berikutnya berkurang...


" Seandainya saja neh Bim..


"Mayumi mau denganmu terus kamu nikah,apakah kamu berhenti kuliah Bim?" ucap Bayu.


" He eh...Aku berhenti kuliah Bay.." ucap Bimo.


"Saranku,ojo mandek kuliah...Sampeyan terusono kuliah..." ucap Bayu lalu melihat ke kaca jendela.


Bayu melihat pemandangan alam yang di selimuti salju,ada pula bangunan.


"Insya Allah Bay..." ucap Bimo.


Setelah menempuh perjalanan jauh,akhirnya kereta api yang di tumpangi Bayu telah sampai di Fukushima.


Nampak hamparan salju yang tebal menumpuk di sepanjang perjalanan.


"Buset dah... Ini mah seperti di kutub..." ucap Bayu dalam hati.


Kereta yang di tumpangi Bayu berhenti di stasiun.


Bayu bersama yang lainnya bersiap - siap keluar dari gerbong kereta api.


Setelah Bayu dan yang lainnya keluar dari kereta api,mereka di sambut hawa dingin.


"Juancok...


"Jika aku gak pakai mantel, sudah pasti mati kedinginan..." ucap Bayu dalam hati.


Rombongan Bayu berjalan keluar dari stasiun kereta api,tak lupa mereka berfoto - foto sebentar untuk kenang - kenangan.


Saat Bayu memfoto,tak sengaja Bayu memfoto 2 orang pria jepang yang merupakan mata - mata musuh Kakashi.


"Sepertinya bisa neh kita main ski di sini Bay" ucap Daniel.


"He eh..." ucap Bayu.


Saat mereka di luar stasiun,mereka di hampiri seorang pria yang berusia 24 tahun.


Hinata mengenali pria tersebut. Pria itu adalah paman dari adik kakeknya.Pria itu bernama Akihiro.


"Shujin..." ucap Hinata.


"Iya yomesan." ucap Bayu.


"Perkenalkan..Ini pamanku yang bernama Akihiro.." ucap Hinata.


Akihiro membungkukkan badannya ke Bayu lalu menegapkan kembali.


Bayu juga ikut membungkukkan badan lalu menegapkan kembali.


Bayu menyodorkan tangannya. Akihiro menyambut tangan Bayu.


"Bayu.." ucap Bayu.


"#Akihiro..." ucap Akihiro.


Lantas Akhiro menuntun rombongan Bayu ke parkiran mobil yang sudah standby menjemput rombongan Bayu.


"Mugo - mugo aku gak masuk angin... Ademme coookk..." ucap Lukman.


"Gampang....Engko tak kerok i.." ucap Bayu.

__ADS_1


Rombongan Bayu masuk ke dalam mobil yang berjejer. Setelah itu mereka meninggalkan stasiun kereta api.


Tak jauh dari Bayu saat Bayu dan yang lainnya masuk ke dalam mobil,ada salah satu mata - mata musuh Kakashi melihat rombongan Bayu berjalan memasuki mobil yang terparkir . Pria itu merasa sedikit aneh dengan turis asing tersebut. Biasanya turis asing akan menggunakan transportasi seperti bis. Yang ia lihat rombongan itu menaiki mobil Fortuner. Sedangkan temannya mengikuti Kakashi. Pria itu tahu kalau rombongan Bayu adalah turis asing dari obrolan teman - teman Bayu. Lalu pria itu menelpon bosnya untuk memberi laporan kepada bosnya.


__ADS_2