
" Kapan kamu bisa pulang Bayu.."
" Kedua istrimu menunggumu..."
" Mereka saat ini tinggal di desa. Karena mereka seperti ada yang mengincar...Ada yang ingin mencelakai keluargamu.." suara kakek Zhang.
" Siapa yang mencelakai keluargaku kakek...?" ucap Bayu.
" Kakek belum tahu pasti...Ini sedang di cari"
" Kenapa kamu tidak menghubungi ibumu lagi? suara kakek Zhang.
" Aku takut ibu di culik..."
" Sebab waktu aku ke Malaysa bertemu dengan ..." ucap Bayu tak melanjutkan ucapannya karena melihat atasannya berjalan kearahnya
Bayu berdiri lalu memberi hormat.
" 1 jam lagi kamu akan kembali pulang ,persiapkan peralatanmu." ucap Ling Zhan.
"* Siap pak." ucap Bayu.
Bayu mematikan panggilan lalu memberikan ponsel itu ke Irham. Kemudian berjalan menuju baraknya.
Ling Zhan melihat Irham,lalu berjalan meninggalkan Irham sendirian.
" Ternyata dia amnesia. Pantas saja tidak ingat siapa dirinya dan juga keluarganya..." ucap Irham dalam hati.
Irham merasa salut ke Bayu,meskipun luoa ingatan,tapi tak lupa shalat.
Jika saja Irham tahu apa yang di lakukan Bayu di rumah Xiang,pasti dia akan tidak salut. Sebab Bayu sering bercinta dengan banyak gadis tanpa ikatan pernikahan.
Nampak Bayu bersama rekan - rekannya membereskan peralatannya untuk di bawa kembali pulang.
Tiba - tiba muncul sebuaj ide Bayu.
"* Kalian mau liburan ke Indonesia atau tidak?" ucap Bayu sambil membereskan peralatan. Jika pergi sendiri,kemungkinan Xiang tidak mau.
" Aku mau saja pak...Asal di biayain..." ucap pria A.
" Sama ...Aku juga mau..." ucap pria B
Sebanyak 18 orang anak buah Bayu setuju,sisanya tidak mau ikut.
" * Baiklah...Nanti aku akan bicara sama pak Jendral atau pak presiden..." ucap Bayu
Setelah semuanya selesai dan tak ada yang ketinggalan,mereka segera menuju ke pesawat bersama warga china yang mereka bebaskan.
Bayu duduk di dekat jendela,lalu seorang wanita duduk di samping Bayu. Wanitu itu pertama kali Bayu temui saat membebaskan sandera.
" Terima kasih telah menyelamatkanku.." ucap wanita itu.
Bayu yang melihat ke arah jendela menoleh ke wanita itu.
" * Iya...Sudah tugas kami menyelamatkan kalian.." ucap Bayu lalu melihat ke arah jendela lagi. Ia memikirkan ucapan kakek Zhang. Tentang dirinya memiliki 3 istri. Lalu istri pertama ternyata sengaja di bunuh dalam kecelakaan itu.
" Siapa musuhku?"
" Jika aku ingat siapa saja yang mencelakaiku,pasti aku tahu siapa dia..."
"Ataauuuu.... Apakah para istriku sedang memperebutkan hartaku?ucap Bayu dalam hati.
Bayu pusing memikirkan yang terjadi pada dirinya,lalu ia memejamkan mata. Tak lama kemudian tertidur.
Wanita yang di sebelahnya ingin mengajak bicara,namun melihat lawan bicaranya tidur tak jadi.
Setelah terbang lama di angkasa,pesawat yang di tumpangi Bayu mendarat dengan sempurna.
Bayu turun bersama anak buahnya juga yang lainnya. Ia melihat sang Jendral berdiri bersama ajudannya dan beberapa prajurit.
Bayu bersama rekan - rekannya memberi hormat.
Sang Jendral mendapat laporan,bahwa Bayu berhasil menyelamatkan para sandera tanpa ada yang terluka sangat bangga atas keberhasilan Bayu,sehingga dirinya menjemput Bayu di Bandara.
Kemudian mereka masuk ke dalam mobil militer yang telah di siapkan,kemudian meninggalkan bandara. Suara Sirine meraung raung mengantar rombongan Bayu.
" Jika aku nelpon ke indonesia,pasti Xiang akan curiga dan melacaknya..."
" Aku harus mencari tempat untuk menelpon keluargaku..." ucap Bayu dalam hati.
Bayu bertekat untuk ke Indonesia bila ada kesempatan. Atau dia mengajukan permohonan pengunduran diri dari militer.
Setelah menempuh perjalanan akhirnya mereka tiba di istana presiden.
" Oalah....Tak pikir di antar kerumah. Gak tahunya ke rumah wong kucluk" ucap Bayu dalam hati.
Bayu keluar dari mobil lalu berjalan ke arah istana presiden.
Setelah tiba di ruang Aula. Nampak presiden duduk bersama bawahannya, kemudian berdiri,lalu berjalan.
Bayu bersama yang lainnya segera berbaris rapi,lalu memberi hormat.Lalu menegapkan kembali.
" Selamat datang kembali,dan saya mewakili rakyat China mengucapkan terima kasih atas perjuangan kalian menyelamatkan warga. Meskipun ada di antara kalian telah gagal dalam misi tersebut.."
" Sengaja saya undang kemari,karena besok jadwalku sangat padat sekali...."
" Kolonel Jiang..." ucap pak Presiden.
" Siap pak...." ucap Bayu.
" Saya pribadi mengucapkan selamat,anda sukses dalam memimpin misi tersebut,dan sebagai kepala negara mengucapkan terima kasih..." ucap pak Presiden.
Lalu pak presiden menyematkan penghargaan kepada para tentara yang berhasil pulang dengan selamat.
" Kalau aku bilang sekarang gak mungkin.."
" Pasti si wedus ini (pak presiden) gak izinkan" ucap Bayu dalam hati.
Tim yang gagal di suruh keluar oleh sang Jendral. Kini yang tersisa hanya Tim Bayu saja.
" Aku memberi kalian hari libur selama 10 hari..." ucap sang Jendral.
" * Pak...Mohon izin bicara.." ucap Bayu.
" Silahkan.." ucap sang Jendral.
" * Kami minta liburan ke Indonesia.." ucap Bayu.
Sang Jendral melihat ke arah pak presiden.
" Karena kalian telah berhasil menyelesaikan misi...Maka aku izinkan kalian liburan ke indonesia.." ucap pak presiden.
***
Setelah dari istana presiden,Bayu bersama yang lainnya kembali ke rumah. Tim Bayu mendapat libur selama 10 hari dan mereka berlibur ke Indonesia. Sementara yang gagal tak mendapat hari libur.
Kini Bayu tiba di rumah Xiang di pagi hari.
Bayu berjalan masuk ke dalam rumah. Nampak rumah sepi,lalu Bayu kamar Xiang.
Setelah sampai di kamar Xiang,Bayu tak melihat Xiang,iapun mengambil ponselnya lalu menghidupkannya untuk menghubungi Xiang.sebab selama bertugas,ia tak menyalakan ponsel agar tidak menggangu misinya.
Tuuut....Tuuuut....Tuuut....
" Halo sayang..." suara Xiang.
" Halo juga sayang...Sayang di mana?" ucap Bayu.
" Aku baru sampai di kantor,ada perlu sayang...Sayang sudah pulang?" suara Xiang.
" Iya...Ini baru sampai di rumah.." ucap Bayu.
" Jam 2 aku baru pulang sayang..." suara Xiang.
" Ya sudah...Hati - hati.." ucap Bayu.
" Iya sayang.Aku sudah mengganti gadis yang akan kamu nikmati sayang" suara Xiang.
" Iya sayang..." ucap Bayu.
".I Love you.." suara Xiang.
" Love you to..." ucap Bayu lalu mematikan panggilan.
Bayu Mengeluarkan semua isi di dalam kantong baju dan celananya,kemudian melepas tanda militer lalu ikat pinggang yang terdapat pistol dan pisau. Swtelah itu mengambil handuk untuk mandi.
Selesai mandi,Bayu hanya memakai handuk yang melilit di badannya. Kemudian memasukkan pakaian kotor. Setelah itu memakai baju kaos celana pendek dan berjalan ke arah kamar Aisyah.
Tok...Tok...Tokk..
" Aisyah..." ucap Bayu.
Tak lama kemudian pintu terbuka.
Nampak Aisyah memakai Jilbab, dan syar'inya.
" Sudah makan?" ucap Bayu.
" Sudah...." ucap Aisyah.
Aisyah menurunkan celana Bayu. Nampak rudal Bayu belum berdiri tegak. Kemudian ia duduk jongkok dan memasukkan rudal Bayu dalam mulutnya.
" Aku mau ngajakin sarapan bukan zina..." ucap Bayu.
Aisyah mengeluarkan rudal Bayu dalam mulutnya untuk menjawab ucapan Bayu.
" Saya kangen...Zinahi saya..." ucap Aisyah.
" Saya makan dulu...Mulai kemarin sore belum makan.." ucap Bayu.
" Baiklah...Habis tu zinahi saya ya Jiang..." ucap Aisyah.
" Tentu..." ucap Bayu.
Aisyah menaikkan kembali celana Bayu,lalu mereka berjalan kebawah.
30 menit kemudian.
Bayu selesai sarapan,lalu kembali ke kamar Aisyah.
Di dalam kamar,Aisyah yang sudah tidak tahan,melepaskan celana Bayu. Lalu memasukkan rudal Bayu dalam mulutnya.
Bayu melihat di ruangan kamar Aisyah terdaoat kamera pengintai.
__ADS_1
" Asem...Aku mau ngobrol dengan Aisyah aja gak bisa...Padahal aku pengen ngobrol masalah aku punya 3 istri.." ucap Bayu dalam hati.
Kemudian Bayu berbaring ditempat tidur. Aisyah yang sudah tak tahan lantas menaikkan roknya,lalu memasukkan rudal Bayu ke dalam lubangnya.
Blesssh...
Bayu membiarkan Aisyah bergoyang di atas tubuhnya.
" Seandainya di kasih libur 2 minggu,Aku pasti bisa menemui keluargaku..."
" Hemm..."
" Nanti aku ajakin Xiang dan juga Aisyah harus di bawa..."
" Tapi...Apakah bisa Aisyah aku bawa..?"
" Sedangkan dia tak memiliki dokumen.."
" Dia di culik,lalu tak bawa dokumen..." ucap Bayu dalam hati.
Bayu diam memikirkan apa saja yang harus di lakukan.
Aisyah ambruk di atas tubuh Bayu.
" Istirahat dulu ya habib albi...." ucap Aisyah dengan nafas ngos - ngossan.
" Buka pakaianmu..."
Aisyah membuka pakaiannya,lalu ambruk lagi di tubuh Bayu.
Bayu memeluk tubuh Aisyah yang yang memakai pakaian sehelai benang,hanya jilbab saja yang di pakai.
" Aku punya kabar.."ucap Bayu pelan.
" Kabar apa..?" ucap Aisyah pelan.
" Jangan terkejut..."
" Di indonesia,saya punya 3 istri..." ucap Bayu pelan.
Aisyah yang hendak menegapkan tubuhnya di tahan oleh Bayu,lalu Bayu menggerakkan pinggulnya.
" Siapa yang memberi tahu?" ucap Aisyah pelan sambil menikmati tususkan Bayu.
" Kakekku..."
" Jika saya ke indonesia,aku akan mengajakmu..."
" Saya pergi bersama teman - teman...Karena pak presiden memberi kami liburan ke indonesia.." ucap Bayu pelan.
" Aaah...Sa..Saya..Aah...Tak bis..saaa..."
" ii kutt...Oouuh...Aaahh..." ucap Aisyah.
Bayu menghentikan pinggulnya.
" Saya akan paksa Xiang untuk kamu ikut saya..." ucap Bayu pelan.
" Iya habib albi...." ucap Aisyah pelan.
Bayu membalikkan badan kini Aisyah berada di bawah.
Bayu segera menggerakkan pinggul sambil menyusu.
Selesai mereka bercinta.
Bayu berebah di samping Aisyah yang ngos - ngossan. Ia berulang kali keluar akibat gemouran rudal Bayu.
" Aku harus menelpon ibu..."
" Tapi bagaimana caranya.."
" Ayoo berpikir Bayu...Pasti kamu punya jalan keluarnya ucap Bayu dalam hati.
Tak lama kemudian Bayu memiliki ide. Aisyah bangun lalu melahap rudal Bayu yang sudah lemas,ia ingin di zinahi oleh Bayu.
Bayu duduk sambil melihat ke arah Aisyah.
" Saya mau jalan ke mall..."
" Kamu ikut aku ya..." ucap Bayu pelan.
Aisyah melepas rudal Bayu dari mulutnya.
" Sekarang?" ucap Aisyah pelan.
Bayu menganggukkan kepala.
Aisyah turun dari tempat tidur untuk mandi.
1 Jam kemudian.
Bayu berjalan ke Mall bersama Aisyah. Di belakang mereka ada 2 orang suruhan Xiang mengikuti Bayu dari belakang. Aisyah memakai rok selutut,dan baju kaos ,seperti biasa,Aisyah tak memakai pengaman di dalamnya,agar Bayu bisa memasukkan rudalnya ke dalam lubangnya kapan saja ia mau.
Bayu tahu kalau dirinya di ikuti. Ia memasang Headset,lalu menelpon Hana memakai nomor baru.
Tuuut....Tuuuut....Tuuut...
" Wa'alaikum salam... Sayang di mana?"
" Kenapa sayang jarang menelpon.." suara Hana.
" Maaf...Aku sibuk bu...Ini lagi liburan.. Saat ini aku di Mall.." ucap Bayu sambil berjalan,jika berhenti akan ketahuan.
" Sayang sama siapa?" suara Hana.
" Sama Aisyah..." ucap Bayu.
" Aisyah...??? Siapa Aisyah itu sayang..?" suara
" Apakah di sana ada Ayu ?" ucap Bayu tak menjawab pertanyaan Hana.
" Ada...Sebentar..." suara Hana.
Tak lama kemudian.
" Shujin...." suara Ayu.
" Apakah kamu Ayu istriku..." ucap Bayu.
" Iya...Apakah kamu mengingat siapa dirimu?" suara Ayu.
" Belum...Maaf...Aku belum mengingatnya.."
" Aku dengar dari kakek...kamu punya anak dan Diana juga.." ucap Bayu.
" Iya shujin..." suara Ayu.
Bayu masuk ke dalam toko baju.Ia hendak membelikan Aisyah Baju,sebab baju Aisyah hanya 6 stel saja.
" Sayaaaang...Kapan kamu pulang..." Bayu mendengar suara wanita yang tak pernah Bayu dengar sebelumnya.
" Siapa itu...?" ucap Bayu sambil memilih. Ia melihat pengawal Xiang 5 meter darinya.
" Ini aku Diana...Istrimu sayang...Apakah sayang belum meningatnya.." suara Diana.
" Kamu suka yang ini atau tidak?" ucap Bayu ke Aisyah.
" Tak...Ini sangat jelek ..Saya tak suka.
" Sayang sama siapa?" suara Diana.
" Sama Aisyah..." ucap Bayu.
" Aisyah...?Siapa Aisyah itu sayang?" suara Diana.
" Maaf ....Sampai saat ini aku belum meningat kalian..Jangan potong ucapanku..."
" Dengarin baik - baik..."
" 2 hari lagi aku akan ke Indonesia.."
" Tapi aku tak sendiri,aku bersama anak buahku yang merupakan tentara elit China..."
" Kita akan melihat candi Borobudur..."
" Kita bisa bertemu di sana,akan tetapi..Kalian harus bersikap biasa. Jangan mengundang kecurigaan.."
" Nanti aku beritahu kalian...Itu saja,jangan telpon aku setelah ini." ucap Bayu lalu mematikan panggilan.
Bayu lanjut memilihkan baju untuk Aisyah.
Tiba - tiba ponsel yang menghubungi keluarganya bergetar.
Bayu segera mematikan ponsel itu.
" Sudah di kasih tahu jangan nelpin,masih aja nelpon.." ucap Bayu dalam hati,lantas mencabut batrei ponselnya. Agar mereka tak menghubungi dirinya.
Tiba - tiba ponsel satunya berdering,Bayu segera mengambil ponselnya.
Nampak nama Xiang muncul.
" * Halo sayang.." ucap Bayu.
" Sayang lagi di mana?" suara Xiang.
" * Di Mall bersama Aisyah..Kasihan baju dia hanya sedikit saja. Jadi aku belikan baju baru untuk dia,supaya aku menjadi semangat untuk menyetubuhinya.." ucap Bayu.
" Setelah itu sayang pulang ya.." suara Xiang.
"* Iya sayang..." ucap Bayu.
" Jangan lama - lama..." suara Xiang.
" *Iya" ucap Bayu.
Panggilan berakhir.
Bayu membelikan 8 stel pakaian untuk Aisyah. Namun tak ada pakaian Syar'i.
Mereka berjalan ke arah parkiran mobil.
Sesampai di parkiran,Bayu menoleh ke pengawal Xiang.
__ADS_1
" *Bawa mobilku,Aku malas menyetir.." ucap Bayu.
Pengawal itu menurut. Lalu Bayu dan Aisyah duduk di belakang. Pengawal Xiang menyetir mobil Bayu.
" * Jangan mengebut..." ucap Bayu.
Bayu membuka resleting celana,dan mengeluarkan rudalnya. Aisyah yang meluhat hal itu paham. Ia segera memasukkan rudal Bayu dalam mulutnya,setelah itu ia menduduki Bayu sambil menggerakkan pinggulnya.
" Aaahh...Aaaah...Oouhhh..." ucap Aisyah.
Mereka bercinta sepanjang perjalanan menuju rumah.
Bagitu sampai di rumah,Bayu melepaskan rudalnya di lubang Aisyah dan merapikan celananya meskipun dirinya belum keluar.
Nampak Aisyah rambutnya acak - acakan,serta pakaiannya juga.
Bayu mengambil barang belanjaan.
" Ayo keluar..." ucap Bayu.
Aisyah yang masih nampak lemas karena di gempur oleh Bayu berusaha bangkit,lalu berjalan pelan.
Ketika sampai di dalam rumah. Bayu melihat Xiang duduk di kursi sofa ruang tamu,lalu Xiang berdiri dan berjalan ke arah Bayu.
Bayu memberikan tas belanja pada Aisyah. Aisyah menerima lalu berjalan ke arah kamarnya.
" Apakah sayang mau liburan ke Indonesia?" ucap Xiang.
Bayu tak kaget bila Xiang tahu,sebab Xiang ada orang dalam.
"*Iya...Aku mau memberitahukan hal itu ke sayang,tapi sayang sibuk.." ucap Bayu.
" Berapa lama?" ucap Xiang.
" 5 hari saja...Sayang ikut atau tidak?" ucap Bayu.
" Aku ingin ikut...Tapi jadwalku padat sekali sayang...Belum lagi ada ujian minggu depannya.." ucap Xiang.
" * Aku pikir sayang bisa ikut,jadi kita bisa pergi ke sana.." ucap Bayu.
" Sayang pergi saja bersama Aisyah..." ucap Xiang.
" * Apakah sayang tidak cemburu bila aku pergi bersama Aisyah..?" ucap Bayu.
" Tidak...Asal sayang jangan jatuh cinta..Kamu adalah milikku...Aku tidak akan membiarkan wanita lain memilikimu.."
" Jika ada wanita yang ingin memilikimu atau sayang jatuh cinta pada wanita itu,aku akan melenyapkannya.." ucap Xiang.
Bayu memeluk Xiang.
" * Tidak...Aku hanya mencintaimu,hatiku ini hanya milikmu..." ucap Bayu lalu melepaskan pelukannya.
" Untung dia gak ikut,Jadi aku bisa bertemu dengan Ayu dan Diana..." ucap Bayu dalam hati.
Xiang menggandeng tangan Bayu lalu mereka berjalan ke arah kamar.
Sesampai di dalam kamar,Xiang melepas celana Bayu. Namun di tahan.
" *Aku sujud dulu ya...Setelah itu kita bercinta.." ucap Bayu lalu berjalan ke kamar mandi.
Xiang duduk di ranjang menunggu Bayu selesai sujudnya. Ia sudah terbiasa melihat Bayu sujud. Dan tidak mengganggu Bayu saat sedang sujud.
Begitu Bayu selesai sujud,Bayu segera menghampiri Xiang. Lalu mereka bercinta.
Setelah Bayu mengeluarkan cairan kental di dalam lubang Xiang.
" Sayang belum memakai gadis itu?" ucap Xiang.
" * Belumm..Tadi aku bercinta dengan Aisyah,lalu pergi ke Mall beli baju..." ucap Bayu.
" Pakai dia sayang...Kan sayang besok pergi ke Indonesia..Jika tidak..."
" Aku akan membuang wanita itu.." ucap Xiang.
Bayu melihat Xiang seperti cemburu dan tahu jika dirinya memang menyukai Aisyah.
" *Baiklah.... " ucap Bayu lalu mencabut rudalnya.
Nampak cairan kental bewarna putih keluar dari lubang Xiang.
" Tadi aku sudah menyuruh mereka untuk mandi..."
" Jadi sayang langsung pakai saja.." ucap Xiang.
" * Siap bos..." ucap Bayu.
Bayu segera turun dari tempat tidur lalu memakai celana pendeknya. Kemudian berjalan ke arah kamar tempat di mana 4 gadis itu berada.
Setekah sampai di kamar itu,Bayu melihat ada 4 gadis tak memakai pakaian sedang duduk di tempat tidur.
Bayu segera menghampiri 4 gadis tersebut.
Setekah sampai di tempat tidur. Ia memilih gadis yang badannya agak gemuk.Lalu menidurkan gadis itu,ia membuka paha gadis itu.Lalu menikmati lubang gadis itu.
Nampak gadis itu kaget,sebab ia baru kali ini di perlakukan seperti itu dan baru ini merasakannya.Biasanya gadis itu hanya belajar dan bermain bersama teman - temannya. Tak mengenal apa itu cinta dan pacaran.
Setelah puas,Bayu melepas celananya,lalu memasukkan rudalnya.
Bleessshh...
Bayu merasakan ada dinding yang menghalangi rudalnya,lalu ia menekan lagi,hingga rudal itu masuk lebih dalam.
Gadis itu teriak kesakitan akibat kesuciannya di ambil. Namun ia tak bisa berbuat apa - apa,jika melawan akan di pukulin. Mau tidak mau ia menurut.
Ketiga gadis yang belum di sentuh oleh Bayu nampak takut,saaat melihat teman yang baru ia kenal teriak kesakitan sedang di gauli oleh pria dewasa.
30 menit Bayu menikmati gadis itu,lalu Bayu beralih ke gadis lainnya.
" Tolong...Jangan tuan..." ucap gadis B. Yang hendak di gauli Bayu.
" * Kamu datang ke sini untuk melayaniku.." ucap Bayu.
Bayu membuka kedua paha gadis B,lalu memberi ludah pada lubang gadis itu,kemudian mencoblosnya.
Gadis itu teriak kesakitan karena masih kering,tak seperti gadis sebelumnya yang sudah basah.
Bayu menggerakkan pinggulnya.
Gadis B nampak menangis karena lubangnya terasa sakit. Namun 10 menit kemudian,gadis itu tak merasakan sakit lagi.
Tak terasa Bayu sudah menjebol 4 gadis itu,rudalnya masih berdiri tegak.
Lalu Bayu kembali menggauli gadis yang menurutnya paling cantik diantara mereka.
" * Bersuaralah...Aaah...Ahhh gitu...Jangan diam saja...Kalian ini manusia,bukan boneka.." ucap Bayu.
Gadis itu menuruti ucapan Bayu saat di setubuhi oleh Bayu.
Rudal Bayu tak bisa masuk semuanya ke gadis itu,meskipun dirinnya telah mencobanya.
Tak terasa Bayu hendak keluar,
"* buka mulut..."
Bayu menyuruh gadis di sebelahnya.
Gadis itu menurut. Lalu Bayu memasukkan rudalnya ke dalam mulut gadis itu lalu menggerakkan kepala gadis itu.Kemudian menahannya.
" * Telan...." ucap Bayu.
Gadis itu berusaha menelan cairan tersebut.
Bayu melepas rudalnya.
Gadis itu terbatuk batuk karena tak terbiasa.
" * Kalian mandi,nanti aku akan datang ke sini lagi.." ucap Bayu,lalu memakai celana pendeknya.
4 gadis itu menurut,mereka berjalan tak seperti biasanya,mereka masih merasakan nyeri di pangkal pahanya.
Sementara di dalam kamar Xiang. Xiang menatap di layar komputer melihat Bayu menyetubuhi 4 gadis tersebut sambil memasukkan alat yang bentuknya bola lalu ada kabelnya.
Xiang melihat Bayu berjalan ke arah kamarnya segera melepas alat itu lalu menyimpannya.
Bayu membuka pintu kamar,lalu berjalan ke arah kamar mandi untuk mandi setelah itu wudhu.
Keluar dari kamar mandi.Bayu menghampiri Xiang yang berada di meja belajar.
" * Setelah sujud,Aku ingin makan .." ucap Bayu.
" Bagaiman kita makan di restoran.." ucap Xiang.
" * Restoran?" ucap Bayu.
"Iya...Hanya kita berdua.." ucap Xiang.
" * Baiklah..." ucap Bayu. Lalu shalat.
Sementara Xiang memilih gaun yang akan ia gunakan,setelah itu memilih pakaian Bayu.
Selesai Bayu shalat,Bayu memakai pakaian yang sudah di pilihkan oleh Xiang,jika tidak. Bayu akan asal memakai pakaian,sebab waktu itu pernah maubmakan di restoran,Bayu memakai kaos dan celana panjang saja ketika akan pergi ke Restoran.
Sementara,Aisyah pergi kebawah untuk makan. Yang sudah di sediakan.
1 Jam 20 menit kemudian.
Bayu bersama Xiang tiba di restoran kelas menengah ke atas.
Bayun memakai setelan jas hitam,di dalammnya kemeja warna putih,celana oanjang hitam. Sepatu warna hitam.
Bayu mengandenga tangan Xiang menuju meja yang telah di pesan.
Sesampai di meja makan,Bayu menarik kursi untuk Xiang.Setelah Xiang duduk,ia segera ke kursinya yang menghadap ke Xiang.
Seorang oelayan menarik kursi untuk Bayu,lalu Bayu duduk.
" Sial...Aku gak bisa ke rumah istriku..."
" Mau gak mau aku suruh mereka menyamar sebagai orang lain...Jika tidak..Xiang akan melakukan hal yang sama seperti Aisyah.." ucap Bayu dalam hati.
Ketika di dalam mobil,Xiang berpesan jangan mendekati wanita indonesia di rumahnya,atau menelponnya,Jika tidak,ia akan mengambil wanita itu.
Bisa saja Bayu menghubungi orang tua Aisyah,akan tetapi Aisyah tidak mau. Karena dirinya malu dan telah kotor. Ia telah terjerumus kemaksiatan bersama Bayu. Ia menikmati hidupnya yang sekarang. Aisyah tak menyesal melakukan itu asal bersama Bayu serta tak cemburu ataupun marah bila melihat Bayu menyetubuhi gadis lain. Bahkan ia membantu Bayu dalam membobol gadis tersebut.
__ADS_1