
BERTEMU DENGAN SAHABAT
Semua orang di dalam kamar menoleh ke Bayu.
"Kamu siapa?"ucap Bimo.
"Anak Kos baruu kah?" ucap Lukman.
"Dah biarin saja,dia pengantar makanan di sini.." ucap Daniel.
"Oooo.... Pengantar makanan ta..." ucap Bimo dan Lukman.
Mereka pun mencueki Bayu.
"Eh...Besok kita mancing dimana?" ucap Bimo.
"Hem...Kita cari pemancingan aja di sini..." ucap Lukman.
"Ide yang bagus... Besok kita beli peralatan mancing.." ucap Daniel.
"JUANCOOOOOOK..... "teriak Bayu ketika melihat Bimo,Lukman dan Daniel ada di dalam kamar.
Bayu menghampiri ke 3 sahabatnya.
Lukman,Bimo dan Daniel juga berdiri.Mereka berjabat tangan dan memeluk.
"Kapan datangnya?" ucap Bayu merasa senang sekali bisa bertemu kembali dengan ke 3 sahabatnya.
"Habis magrib tadi Yu..." ucap Bimo.
Sulis mengambil makanan yang tadi di bawa oleh Bayu.
"Kok kalian bisa di sini?" ucap Bayu heran.
"Kita bertiga dapat tawaran dari kamus yang sama denganmu,jadi ya kita mau aja,lagian gratis kok..." ucap Lukman.
"Oooo....Begitu..." ucap Bayu.
"Alhamdulilah do'aku di kabulkan... Makasih ya Allah..." ucap Bayu dalam hati.
"Lama banget kamu Yu.... Kita capek tahu nungguin kamu..." ucap Daniel.
"Maaf... Tadi aku bantu - bantu di rumah pak Ridwan..." ucap Bayu.
Sementara Sulis memanaskan soto di dapur.
"Aku pertama kali kesini terus aku lihat Sulis sedang duduk di depan kamarmu... Awalnya aku gak yakin kalau dia,terus dia negur kita,.. Terutama si cempe ini..." ucap Bimo sambil nunjuk ke Lukman.
"Ooo...Begitu..." ucap Bayu.
"Iya...Makanya kita ngobrol di sini sambil nungguin kamu datang... " ucap Daniel.
"Bay...Di sini gak ada hantunya kan?" ucap Lukman.
"Ada... Tuh lagi di dapur..." ucap Bayu.
Lukman menoleh kedapur,ia hanya melihat Sulis di dapur sendirian.
"Aku serius Bayu Saktiawan Mahendra..." ucap Lukman.
"Ooo...Namanya Bayu Saktiawan Mahendra.. Tapi kok hampir sama dengan nama Alvin ya.. Ada Mahendra juga di belakangnya..." ucap Sulis dalam hati mendengar ucapan Lukman.
"Enggak ada...Emang kenapa seh?" ucap Bayu.
"Soalnya aku takut jika ada hantu,dan hantubitu usil ke aku..." ucap Lukman yang teringat dirinya di sentuh oleh makhluk tak kasat mata hingga 3 kali.Padahal itu adalah Bayu.
"Tenang aja,di sini gak ada hantunya... Yang di pohon sana...Mbak kunti.." ucap Bayu.
Sulis datang sambil membawa panci berisi sop.Lalu kembali ke dapur untuk mengambil lainnya.
Setelah itu Sulis pergi ke kamarnya.
"Kamu pacaran dengan Sulis Yu?" ucap Lukman.
"Enggak....Kenapa emangnya?" ucap Bayu heran.
"Kirain pacaran,soalnya Sulis kok ada di kamarmu" ucap Lukman.
"Dia sudah punya pacar apa belum Yu?" ucap Daniel.
"Sudah...Bahkan sudah tunangan..." ucap Bayu.
"Yaaa... Kirain belum punya.." ucap Daniel.
Sulis datang sambil membawa piring,karena jumlah piring kurang untuk makan berlima.
"Ayoo makan...Keburu dingin neh.." ucap Sulis.
Seperti biasa,Sulis mengambi Nasi untuk Bayu.
"Pantesan pak Ridwan membawakan aku banyak soto,apakah dia tahu kalau ada teman - temanku datang...?" ucap Bayu dalam hati.
15 menit kemudian,mereka selesai makan.
Daniel,Lukman dan Bimo keluar dari kamar Bayu untuk merokok.
Bayu dan Sulis merapikan perlatan makan,Lalu Bayu mencucinya.
"Aku gak nyangka mereka juga kesini mas..." ucap Sulis.
"Sama...Aku juga... Tadi pas naik tangga aku dengan suara Lukman dan Bimo..Aku pikir karena aku kangen dengan mereka jadi aku berhalusinasi. Gak tahunya beneran mereka ada di sini" ucap Bayu sambil mencuci piring.
Sedangkan Sulis mengelap peralatan makan yang sudah di cuci oleh Bayu.
"Aku lihat Lukman mas... Mukanya gak banyak berubah,makanya aku tegur dia...
"Terus Lukman tanya,aku ini siapa...Ya aku jawab saja kalau aku pernah sekamar dengan dia...
__ADS_1
"Eeeeh...Malah si Bimo bilang kalau aku mantan pacarnya dia..." ucap Sulis.
Hahahahaha....Bayu tertawa.
"Kalau ada mereka,kita gak bisa ngen**t dong mas..." ucap Sulis lirih.
"Aseem... " ucap Bayu.
"Untung saja ada mereka,jadi aku bisa terbebas dari mahluk yang menyeramkan ini,..
"Mending aku tidur sama mbak Kunti dari pada sama dia " ucap Bayu dalam hati.
Selesai mencuci piring,Bayu menemui ke 3 sahabatnya itu di depan kamar.
"Kalian ngekos di sini?" ucap Bayu.
"Iya ." ucap Lukman.
"Di kamar kalian,fasilitasnya sama gak seperti di kamarku?" ucap Bayu.
"Sama Bay..." ucap Daniel.
"Seriuuuusss..." ucap Bayu memastikan.
"Iya Wedusss...Aku serius... Ada Kulkas,tivi, kasur,lemari,kompor gas. Terus di dalam kulkas isinya sama dengan kulkasmu... Emang ada apa Yu?" ucap Daniel.
"Gakpapa... Awalnya aku merasa itu adalah ayahku yang aku anggap mati,karena di kamar Sulis fasilitasnya tak selengkap di kamarku.." ucap Bayu.
"Gak mungkin Yu... Ayahmu itu sudah melupakanmu,jadi gak mungkin ini semua dari ayahmu..." ucap Lukman.
"Betul itu Bay.... Bisa jadi bapakmu memang sudah mati di terkam buaya..." ucap Bimo.
"Bentar aku telpon ibuku dulu..." ucap Bayu.
Bayu mengambil Hapenya.
"Assalam mua'alaikum sayang..." suara Hana.
"Wa'alaikum salam ibuku sayang..." ucap Bayu.
"Ada apa sayang nelpon malam - malam begini?" suara Hana.
"Bayu hanya memberi tahu,bahwa 3 semprul ada di kossanku bu..." ucap Bayu.
"Serius nak....!!!??? " suara Hana nampak terkejut.
"Serius bu...Aku saja kaget mereka ada di sini,terus pas aku tanya tentang fasilitas kossan,sama seperti kossanku bu..." ucap Bayu.
"Ooo... Jadi itu memang fasilitas kampus ya nak..." suara Hana.
"Iya bu....Ibu sudah makan?" ucap Bayu.
"Sudah sayang.... Kamu sendiri sudah makan apa belum...?" suara Hana.
"Sudah bu... Tadi aku di kasih soto sama pak Ridwan saat mau pulang dari rumahnya.." ucap Bayu.
"Ooo...Gitu..." suara Hana.
"Bu...Pulsaku mau habis..." ucap Bayu.
"Iya... Jaga diri baik - baik ya nak.. " suara Hana.
Panggilan terputus.
"Iya bu...Assalam mua'alaikum" ucap Bayu.
Tak ada jawaban dari Hana,Bayu melihat hapenya.
"Yaaaa...Dah habis...Bangkeeek..." ucap Bayu.
Bayu mengantongi hapenya.
"Yu... Kamu dah tahu belum letak kampus kita?" ucap Bimo.
"Sudah...Jaraknya 4 km kalau gak salah." ucap Bayu.
"Waduuuh... Aku gak bawa sepedaku lagi kesini" ucap Bimo.
"Tenang saja.... Besok kita beli sepeda..." ucap Bayu.
"Duitku gak cukup kalau beli baru Yu..." ucap Bimo.
"Beli seken saja,yang penting bisa di pakai.." ucap Bayu.
"Betul tuh kata weduss...Kita beli seken saja.." ucap Lukman.
Tiba - tiba hape Bayu berbunyi,lalu Bayu mengeceknya.
*from Bejo.
Bapak sudah mencarinya.Kata bapak,semua itu tak ada kaitannya dengan ayahmu Bay. Jadi kamu kuliah saja di sana. Jaga diri baik - baik,salam buat teman - temanmu.*
*To Bejo
Suwun yo Kang... Maaf kalau merepoti sampeyan.*
Bayu memiliki sms gratis,sehingga bisa membalas pesan si Bejo.
"Aku balik ke kandang dulu ya..." ucap Bimo.
"Yooo..." ucap Bayu,Lukman dan Daniel serempak
"Assalam mu'laikum..." ucap Bimo.
"Wa'alaikum salam...." ucap Bayu,Lukman dan Daniel serempak.
Bimo memasuki kamarnya.
__ADS_1
"Kamu ambil jurusan apa Nil?" ucap Bayu.
"Teknik informatika Yu..." ucap Daniel.
"Kalau kamu Man?" ucap Bayu.
"Ekonomi Bay...Kamu sendiri jurusan apa?" ucap Lukman.
"Akutansi dan manajemen..." ucap Bayu.
"Waaah... Kalau kita membangun perusahaan bisa neh saling membantu.." ucap Daniel.
"Iya... Tapi perusahaan apa?" ucap Bayu.
"Pemancingan..." ucap Daniel.
"Jancoooooook...." ucap Bayu.
Hahahahahaha.... Lukman dan Daniel tertawa.
30 menit mereka cerita ngalor ngidul,setelah itu mereka memutuskan untuk tidur.
Bayu masuk dalam kamarnya.Nampak Sulis sudah tertidur di kasur Bayu.
"Diampuuut.... " ucap Bayu dalam hati melihat Sulis sudah tidur.
Bayu menutup pintu lalu berjalan ke kamar temannya.
Tok...Tok...Tok...
"Nil...Kuda nil...." ucap Bayu.
Pintu terbuka.
"Ada apa Bay?" ucap Daniel.
"Aku tidur di kamarmu ya..." ucap Bayu.
"Lah emang kenapa dengan kamarmu Yu?" ucap Daniel.
"Sulis dah molor di kasurku.." ucap Bayu.
"Maaf Bay... Aku gak bisa.. Kasurnya gak muat,aku gak suka tidur desak - desakan.." ucap Daniel.
"Aku tidur di lantai saja..." ucap Bayu.
"Jangan....Nanti kamu sakit jika tidur di lantai..." ucap Daniel.
"Yo wes aku tidur sama Lukman saja." ucap Bayu.
Bayu berjalan ke kamar Lukman.
Tok...Tok..Tok...
"Mpe....Cempe...." ucap Bayu.
Lukman tak ada muncul,lampu kamar sudah mati.
"Asemm....Dah tidur lagi" ucap Bayu.
Bayu berjalan ke kamarnya.Lalu tidur di depan kamar.
Tak lama kemudian Bayu tertidur. Bayu sudah terbiasa tidur di lantai waktu dirinya mondok dulu.
30 menit kemudian.
Bayu bangun dengan mata terpejam,lalu masuk dalam kamar tidurnya lalu mengunci pintu kamar. Kemudian tidur di samping Sulis.
Tangan Bayu bergerak memainkan gunung milik Sulis yang tidur telentang.
Lalu Bayu menaikkan kaos Sulis ke atas,terlihatlah gunung kembar milik Sulis.
Bayu melahap puncak gunung tersebut.
Sulis membuka matanya karena merasakan gunung di hisap oleh sesuatu yang lunak..
"Bayuuu..." seru Sulis.
Tangan Bayu satunya masuk ke dalam celana Sulis.
Sulis yang mendapat serangan dari Bayu tak mampu menahan gejolak di dalam dirinya. Sulis membiarkan Bayu menjamah tubuhnya.Ia menahan suara erangannya agar tak terdengar oleh Lukman dan Daniel.
Saat sulis melihat wajah Bayu.
"Kenapa terpejam lagi?" ucap Sulis dalam hati penasaran dan juga heran.
Bayu melepas celana Sulis,lalu membuka lebar kakinya,lalu menjilati lubang Sulis.
Sulis menahan erangannya saat lidah Bayu menyapu bibir goanya.
5 menit kemudian,Bayu melepas pakaiannya,Setelah itu memasukkan burungnya.
Blessshh..... Burung Bayu masuk dalam goa Sulis.
Kemudian Bayu menggerakkan pinggulnya maju mundur.
"Aaahh....Aaahhh...Ahhhh...Aaahhh..." ucap Sulis sambil menutup mulutnya menahan suaranya.
Ia sangat menikmati hujaman burung bayu di liang goanya. Rasanya lebih nikmat di bandingkan milik Alvin.
2 jam Bayu menggempur goanya Sulis,setelah itu Bayu memeluk Sulis.
"Kenapa matamu terpejam Bayu...?" ucap Sulis.
Tak ada jawaban dari Bayu.
Mereka pun tidur didalam selimut sambil pelukan.
__ADS_1