SANG PENERUS.

SANG PENERUS.
MASUK KAK


__ADS_3


Sore hari.


Nampak Johan duduk di kursi setelah menerima panggilan telpon dari anak buahnya. Sudah 22 hari istrinya menghilang. Ia mengerahkan 4 orang untuk mencari dukun asli,bukan dukun abal - abal. Berkat informasi dari kakaknya yakni Agus,dirinya bisa mengetahui posisi istrinya.


Selvie berjalan mendatangi ayahnya.



Penampakan Selvie.


" Pah...Apakah sudah ada perkembangan dari mamah?" ucap Selvie.


" Sudah...Orangnya papah sudah menemukan seorang paranormal yang sakti.." ucap Johan.


" Kenapa gak minta bantuan ke tante Hana saja pah.." ucap Selvie.


" Kan papah sudah bilang.."


" Keluarga Han tidak menerima keluarga kita sayang..." ucap Johan.


" Hemm...paah..." ucap Selvie.


" Iya.." ucap Johan.


Selvie menyerahkan ponsel milik ibunya ke ayahnya.


" Selvie cek sms mamah ada yang aneh pah.." ucap Selvie.


" Aneh gimana maksudmu Vie?" ucap Johan.


Selvie dudu di kursi sebelahnya Johan.


" Antara om Sebastian dan mamah.."


" Seperti merencanakan sesuatu.." ucap Selvie.


" Sesuatu..??" ucap Johan lantas memeriksa ponsel istrinya.


From Tian.


Kak,gue dapat info lagi. Jika istrinya Bayu akan pergi liburan. Gue butuh duit buat dana operasinal.


To Tian.


Oke... Tunggu kakak ya. Nanti kakak minta izin dulu sama Johan.


" Istri Bayu ?? Dana operasional? "


" Apakah Lesti berniat balas dendam"ucap Johan dalam hati.


Johan mengambil hapenya lalu menwlpon Sebastian.


" Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif..." suara operator wanita. Johan mematikan panggilan.


Johan menoleh ke Selvie.


" Apakah kamu tahu apa yang di rencanakan mamah?" ucap Johan.


" Enggak tahu pah.."


" Oh iya pah..Malam ini Selvie mau jalan pah.." ucap Selvie.


" Jalan kemana? "ucap Johan.


" Nongkrong di Cafe paah.." ucap Selvie.


" Sama siapa?" ucap Johan.


" Ya sama teman - temanku lah pah..Boleh ya pah.." ucap Selvie.


" Ya sudah...Tapi nanti di temani sama Ivan( pengawal) ya..." ucap Johan.


" Iya pah..Maksaih paah." ucap Selvie lalu berdiri dan berjalan meninggalkan papahnya sendirian.


Johan lantas menghubungi Agus.


Tuuuut....Tuuut....Tuuut...


" Ya hallo dik..." suara Agus.


" Halo juga kak... " ucap Johan.


" Ada apa?" suara Agus.


" Selvie melihat pesan yang janggal di hape istriku,dia sms ke Tian soal istri Bayu dan dana operasional.."


" Kira - kira menurut kakak apa yang di lakukan oleh istriku.." ucap Johan.


" Heemmm....."


" Lesti kan selalu menghina,lalu Bayu juga sempat menecelakai istrimu.."


" Kemungkinan dia mempunyai rencana yang buruk terhadap istri Bayu.


" Berati sama yang aku pikirkan kak.." ucap Johan.


" Oh iya dik..Maaf kakak belom bisa menemukan orang yang bisa membantumu...Sudah 12 pesantren kakak datangi,tak satupun yang bisa.." suara Agus.


" Ya...Gakpapa kak,ini aku menemukan seorang paranormal,yang katanya bisa mengeluarkan Lesti dari alam ghaib.." ucap Johan


" Baguslah...Semoga berhasil.." suara Agus.


" Iya kak.. Sudah ya kak.." ucap Johan.


" Iya..." suara Agus.


Johan mematikan panggilannya.


"Besok pagi ke sana,terus menyuruh merek mencari telur ayam kampung yang baru pertama kali bertelur..." ucap Johan dalam hati.


Johan mempunyai kenalan orang yang memiliki ayam Cemani,sehingga dirinya gak perlu bingung mencari ayam Cemani.


***


Cafe Mantan.


Selvie berjalan bersama Ivan pengawal ke dalam. Ia telah janji bersama teman - temannya untuk kumpul di cafe tersebut.


Selvie celingukan mencari teman - temannya, namun ia tak menemukan. Lantas ia mengambil ponselnya untuk menghubungi teman - temannya.


Tuuuut...Tuuuut...Tuuut...Tuuut...


" Ya haloo Viee.." suara wanita.


" Lu ada di mana? Gue sudah ada di tekape neh.." ucap Selvie.


" Masih di jalan Vie...Bentar lagi sampai kok.." suara wanita.


" Oke...Gue tunggu lu di lantai 2.." ucap Selvie lalu mematikan panggilannya.


Selvie naik ke lantai 2. Setelah sampai di lantai dua,ia melihat meja kosong. Ia pun berjalan ke meja tersebut lalu duduk.


Seorang pelayan Cafe datang menghampiri.


" Selamat datang di Cafe mantan kak.."


" Kakak mau pesan apa..?" ucap pelayan.


" Kentang goreng sama jus Alpukat ..." ucap Selvie.


" Ada lagi kak...?" ucap pelayan.


" Teman - teman gue akan datang ke sini... Nanti gue pesan lagi" ucap Selvie.


" Baik kak...Di tunggu.." ucap pelayan lalu meninggalkan Selvie.


Selvie mengambil ponselnya,kemudian ia memilih permaianan agar dirinya tidak jenuh sendirian menunggu.


2 meja dari Selvie ada Daniel bersama teman sekampusnya sedang mengobrol berjumlah 3 orang.


" Sayange yoo..Bayu gak kuliah lagi.." ucap pria 1.


" Kalau sudah berkeluarga ya begitulah..."


" Kalau anaknya sudah gede..Mungkin dia bisa lanjut kuliah...." ucap pria 2.


Selvie mendengar obrolan mereka.


"Bayu...? Apakah Bayu anaknya pakde Agus..?" ucap Selvie dalam hati.


" Eh ngomong - ngomong.... Si Zeni gimana broo..?" ucap pria 1.


" Zeni sudah punya cowok... " ucap pria 2.


" Ya gak masalah..Sebelum janur kuning melengkung,sah - sah saja bila lu suka.." ucap Daniel.


" Oh iya... Katanya lu mau buka usaha alat pancing ya Niel? " ucap pria 1.


" Yo'i... " ucap Daniel.


" Lu Jadi buka usaha itu..?" ucap pria 1.


" Ya jadilah..."


" Soalnya ku lihat prospek jual beli alat pancing itu stabil,meskipun di tengah gempuran teknologi canggih...Gak ada kadaluarsanya dan gak ada matinya.." ucap Daniel.


" Katanya lu mau jual alat elektronik.." ucap pria 2.


" Gak jadi..Barang elektronik banyak saingannya,di tambah lagi produknya tiap tahun selalu ada yang terbaru. Jika barang lama gak terjual,rugilah aku..." ucap Daniel.


" Kenapa lu gak buka usaha seperti Bayu ini...Lu buka cabang Cafe Mantan..Kan mayan tuh..." ucap pria 1.


Pelayan Cafe datang membawa pesanan Selvie,lalu meletakkan di meja.


" Buka usaha makanan seperti Cafe itu butuh tempat yang sangat strategis,dan juga butuh banyak modal..." ucap Daniel.


" Iya... Mereka sedang membicarakan Bayu anaknya pakde Agus..." ucap Selvie dalam hati.


" Gue dapat info,kalau Bimo mau nikah ya..?" ucap pria 1.


" Iya... Sudah nikah dia.."ucap Daniel.


" Sama siapa?" ucap pria 2.


" Yang jelas sama ceweknya... Bukan sama lu.." ucap Daniel.


" Anjeeeeeng....Gue bukan homo.." ucap pria 2.


" Ha....Ha...Ha...Ha...Ha...Ha...Ha...Ha...Ha...." tawa Daniel dan pria 1.


Tiba - tiba ponsel Selvie berdering,ia melihat ke layar.Nampak nama Ratih temannya, Lalu menerima panggilan tersebut.


" Halo..." ucap Selvie.


" Vie...Ban mobil gue bocor...Jadi kita agak telat datangnya..." suara Ratih.


" Mobil lu bocor di mana?" ucap Selvie.


" Di jalan KH. Wahid Hasyim..." suara Ratih.


" Hem....Gue kirim orang tuk bantu lu ya.." ucap Selvie.


" Boleh...Boleh...Susah neh buka bautnya.." suara Ratih.


" Oke......"


Selvie mematikan panggilan lalu mencari kontak Ivan. Ivan saat ini berada di bawah.


Pria 1 menoleh sekeliling,lalu melihat ke arah Selvie.

__ADS_1


" Eh...Ada cewek cakep tuh sendirian.." ucap pria 1.


" Mana...?" ucap Daniel celingukan.


" Itu...Meja nomor 97.." ucap pria 1.


Daniel melihat ke arah Selvie yang sedang menelpon.


Tuuut...Tuuuut....Tuuuut....


" Ya hallo non..." suara Ivan.


" Om...Tolongin teman gue,bannya bocor.."


" Ne ku kasih nomornya.." ucap Selvie.


" Siap non.." suara Ivan.


Selvie mematikan panggilan lalu mengirim nomor Ratih ke Ivan. setelah itu meletakkan ponselnya di meja.


Huuuuffftttt.....


" Bakalan lama neh gue nunggu mereka datang..." ucap Selvie dalam hati.


Daniel berdiri,lalu menghampiri Selvie.


" Hai..."


Selvie menoleh ke Daniel.


" Boleh duduk di sini gak?" ucap Daniel.


" Bukannya lu duduk di sono?" ucap Selvie.


" Diampuut...Ternyata dia juga perhatikan aku.." ucap Daniel dalam hati.


" Bosen gue lihatin muka teman gue daritadi..." ucap Daniel.


" Ya udah deh..." ucap Selvie.Selvie berpikir daripada ia gabut sendirian menunggu teman - temannya datang,mending ada temannya mengobrol.


Daniel lantas duduk menghadap Selvie.Lalu menyodorkan tangannya.


" Gue Daniel..." ucap Daniel.


Selvie menyambut tangan Daniel.


" Selvie..." ucap Selvie.


" Lu kesini nunggu seseorang atau emang sendirian aja..?" ucap Daniel.


" Gue nunggu teman - teman gue..." ucap Selvie.


" Kirain..." ucap Daniel.


" Kirain apa?" ucap Selvie.


" Gakpapa..."


" Hemm...Sepertinya gue gak asing denganmu.."


" Lu sering ke sini ya..?" ucap Daniel seperti sering melihat wajah Selvie.


" Iya...Tapi gak setiap hari gue ke sini..."


" Lu tiap hari datang ke sini?"ucap Selvie.


" Iya..Setiap pulang kuliah datang ke sini..Berhubung malam minggu,gue pulangnya jam 11 malam.." ucap Daniel.


" Lu kerja di sini..?" ucap Selvie.


"Iya... Kok lu tahu...Lu peramal ya...?" ucap Daniel.


" Anjiiir....Gue bukan dukun kaleee...Gue hanya menebak saja.." ucap Selvie.


" Kirain lu peramal..." ucap Daniel.


" Emangnya kenapa kalau gue peramal?" ucap Selvie.


" Gue ingin tahu...Bila pacaran dengan lu..Hubungan kita sampai mati apa enggak.." ucap Daniel.


" Emangnya lu pacaran sampai tua,gak nikah - nikah..?" ucap Selvie.


" Ya nikah lah..Maksud gue itu hubungan percintaanku hingga gue tua,sampai mati apa enggak.." ucap Daniel.


" Mana gue tahu..."


" Lu kuliah dah berapa lama?" ucap Selvie.


" Heem...telung tahun lah Vie.." ucap Daniel.


" Telu...Gue gak ngerti.." ucap Selvie.


" Tiga tahun..." ucap Daniel.


" Ooo...Begitu..."


" Eh...Lu kenal sama pemilik Cafe ini apa kagak?" ucap Selvie.


" Kenal..." ucap Daniel.


" Kok lu gak kerja..Katanya lu kerja di sini.." ucap Selvie.


" Gue sudah ada bagiannya...Jadi ya begini..Bisa santai,kalau pas kerja ya sibuk banget.."


" Oh ya..Lu kuliah apa dah kerja..?" ucap Daniel.


" Menurut lu gimana?" ucap Selvie.


" Hemmm....Menurut gue...Lu itu kuliah,baru 1 tahun.." ucap Daniel.


" Iiih...Lu dukun y..."


" Kok lu tahu seeh..." ucap Selvie.


" Lu bisa nebak apa enggak..Jurusan apa yang gue ambil?" ucap Selvie.


"Gue gak tahu Vie..." ucap Daniel.


" Tebak aja.." ucap Selvie.


" Heem...Ekonomi bisnis..." ucap Daniel asal bicara.


" Waah....Lu asli peramal..." ucap Selvie.


" Ora..Aku uduk peramal loh yoo.." ucap Daniel.


"Tuh jawaban lu benar..."


" Benar - benar salah..."


" Waasssuuu....Bangkek neh cewek...Kirain benaran kuliah...ucap Daniel dalam hati.


" Gue masih SMA..."


"Lu orang jawa ya..." ucap Selvie.


" Nah...Lu yang peramal.."ucap Daniel.


" Mana ada..Gue itu dengar ucapan lu ada bahasa jawa gitu.." ucap Selvie.


" Ooo..Begitu ya...Aku orang Jogja" ucap Daniel.


" Lu ambil jurusan apa?" ucap Selvie.


" Jurusan IT Viee..." ucap Daniel.


" Berarti lu kerjaannya otak atik komputer ya..." ucap Selvie.


" Iya..." ucap Daniel.


" Naah...Kebetulan laptop gue sedang bermasalah di rumah..Lu bisa baikin kagak?" ucap Selvie.


" Hemm..Di lihat dulu apa masalahnya..Kalau hanya software,gue bisa..."


" Tapi..Jika yang kena alatnya. Ya harus minta yang baru.." ucap Daniel.


" Berapa nomor lu.." ucap Selvie sambil meraih ponselnya.


" 0857******* itu nomor gue..." ucap Daniel.


Selvie menekan panggilan ke nomor Daniel. Ponsel Daniel berdering nada panggil.


" Itu nomor gue..." ucap Selvie.


Daniel mengambil hapenya lalu menyimpan nomor Selvie.


Teman - teman Selvie berjumlah 2 orang wanita muncul.


" Sory Vie...Gue telat,dan thanks atas bantuannya.." ucap Ratih.


" Ya gakpapa.." ucap Selvie.


" Teman - temanmu sudah datang...Gue permisi dulu ya Vie.." ucap Daniel.


" Mau kemana? Di sini aja..Temanin kita - kita.." ucap Selvie.


" Isin aku Vie..."ucap Daniel lalu pergi.


" Cowok lu ya Vie.." ucap Ratih lalu duduk.


" Bukan...Dah sana kalian pesan makanan " ucap Selvie.


Teman - teman Selvie pun memesan makanan dan minuman.


" Oh iya..Gimana nyokap lu Vie..?" ucap Ratih setelah selesai memesan makanan,tinggal menunggu datang.


" Pusing gua..." ucap Selvie.


" Sama,gue aja pusing dengar cerita lu..Tapi .."


" Orang pintar yang gue kasih ke lu itu gimana?" ucap Ratih.


" Itu mah dukun palsu..." ucap Selvie.


" Dukun palsu..??" ucap Ratih.


" Iya...Masa di bilangnya nyokap gue ada di Surabaya.." ucap Selvie.


Teman Selvie yang panggilan Ira pun bersuara.


" Gue punya teman. Teman gue punya kenalan paranormal Vie..Coba lu hubungi dia,siapa tahu bisa membantu lu.." ucap Ira.


Tiba - tiba suara tanda akan di mulainya sebuah pengumuman seperti di bandara atau kereta terdengar.


" Assalam mua'laikum warahmatullahi wabaraktuuh.."


" Selamat malam para pengunjung setia Cafe Mantan..."


" Di sini saya Bayu sebagai pemilik Cafe menyatakan bahwa.."


" Makanan dan minuman yang kalian pesan adalah gratis sebagai ucapan rasa syukur karena teman sekaligus sahabat saya yaitu Bimo Prasetyo telah mengubah statusnya dari lajang ke suami alias telah menikah tadi siang,do'akan mereka menjadi keluarga sakinah,mawaddah dan warrahmah...Amin ya rabbal 'alamin.."


" Pelanggan setia Cafe juga akan mendapatkan menu tambahan yaitu berupa ayam bakar plus nasi serta minuman teh Kotak "


" Terima atas perhatiannya,saya akhiri waltaufik walhidayah. Assalam mua'laikum warah matullahi wabarakatuh.." suara Bayu.


" Wa'alaikum salam warah matullahi wabarakatuh.." suara pengunjung.


" Seharusnya tadi gue pesan daging stik...Kan mayan gratis.." ucap Ira.


" Berarti itu bukan rejeki lu.." ucap Ratih.

__ADS_1


" Sepertinya Daniel bisa kumanfaatin untuk membujuk tante Hana,agar tante Hana mau membantu.." ucap Selvie dalam hati.


****


Selvie saat ini berada di dalam kamarnya,ia memakai pakaian tidur. Selvie melihat jam dinding .


" Jam setengah dua belas...Berarti dia free.." gumam Selvie.


Selvie mengambil hapenya,lalu mencari kontak Daniel.


Setelah ketemu,ia menghubungi Daniel.


Tuuut..Tuuut....Tuuuut...Tuuut...


" Ya hallo cantik...Ada yang bisa ku bantu." suara Daniel.


" Halloo juga...."


" Besok lu ada acara apa enggak?" ucap Selvie.


" Besok pagi aku ke Gereja sampai siang Vie.."


" Setelah itu aku gak ada acara..Kenapa?" suara Daniel.


" Sama...Gue juga ke Gereja.."


" Heemmmm..."


" Jam 2 kak Daniel bisa gak kerumahku.." ucap Selvie.


" Bisa...Mau ngapain..?" suara Daniel.


" Benerin laptopku...Kalau lemot bawaannya selalu marah," ucap Selvie.


" Okee...Jam 2 ya.." suara Daniel.


" Iya...Oh iya kak..Nanti pacar kakak marah gimana?" ucap Selvie.


" Aku gak punya pacar.." suara Daniel.


" Yang benar kak..." ucap Selvie.


" Aku dah putusan sebulan yang lalu.." suara Daniel.


" Yes...Bisa ku manfaatin dia.." ucap Selvie dalam hati.


" Kamu ada di mana sekarang Vie?" suara Daniel.


" Lagi di kamar kak..." ucap Selvie.


" Sendirian..." suara Daniel.


" Iya...Kalau bisa seh pagi aja kak Daniel ke rumahku.." ucap Selvie.


" Gak bisa Vie..." suara Daniel.


" Paling cepat jam berapa selesainya kak?" ucap Selvie.


" Jam sebelas paling cepat.." suara Daniel.


" Kalau dah selesai meluncur ke rumahku ya kak.." ucap Selvie.


" Siap cantik...."


" Jadi nanti ki bawa peralatanku sekalian..." suara Daniel.


" Oke kak...Sampai ketemu besok.." ucap Selvie.


" Iya..."


" Eh...Aku belum tahu alamat rumahmu Vie.." suara Daniel.


" Oh iya ..Lupa.."


" Nanti aku sms kak.." ucap Selvie.


" Oke deh.." suara Daniel.


Selvie mematikan panggilan. Lalu mengirim sms ke Daniel.


Setelah selesai mengirim sms,Selvie meletakkan ponselnya di dekat lampu tidur.Lalu menghidupkan lampu tidur kemudian mematikan lampu utama. Setelah itu ia tidur sambil menarik selimutnya.


" Ya tuhanku... Semoga saja mamahku cepat di temukan..Amiin.." ucap Selvie kemudian memejamkan matanya.


Pagi harinya.


Dok....Dok....Dok.... (Suara pintu di gedor).


Selvie terbangun dari tidurnya.


" Viee...Papah mau pergi.." suara Johan.


Selvie bangun dan berjalan ke pintu.


Ceklek...Kriiiieeet...


" Papah mau kemana?" ucap Selvie.


Hooooaaammm...


" Papah ada perlu mencari mamah...Kamu jangan keluar rumah setelah pulang dari gereja.." ucap Johan.


" Jam berapa papah pulang?" ucap Selvie.


" Kemungkinan malam papah baru pulang.."


" Ya sudah...Papah pergi dulu.." ucap Johan.


Johan pergi meninggalkan Selvie.


Selvie menutup pintu,tak lupa mengunci. Kemudian berjalan untuk mengambil handuk.


30 menit kemudian.


Selvie berada di meja makan menyantap roti.


" Hemm...Pergi ke gereja apa enggak ya..."


" Gak usah deh...Nanti dia pulangnya cepat,gue masih di gereja..." ucap Selvie dalam hati.


Selvie memgambil hapenya,lalu mengirim sms ke Daniel.


To Kak Daniel.


Lagi apa kak.


Tak lama kemudian ponselnya berdering nada pesan. Selvie mengecek hapenya.


From kak Daniel.


Lagi siap - siap ke Gereja. Kamu sendiri lagi apa.


To kak Daniel.


Lagi sarapan kak. Sendirian,gak ada yang nemenin. T_T


Selvie memperhatikan layar hapenya setelah mengirim pesan.


Muncul pesan dari Daniel.


From kak Daniel.


Kok sendirian? Papah sama mamahmu kemana.


To kak Daniel.


Papah pergi mencari mamah kak. Jadi gue gak ke Gereja hari ini.


Selvie mengirim sms. Lalu menunggu balasan.


Namun ponselnya berdering nada panggil.


Nampak panggilan dari Daniel.


" Ya hallo kak.." ucap Selvie.


" Serius kamu sendirian Vie?" suara Daniel.


" Iya....Hanya ada pembantu sama penjaga saja kak..." ucap Selvie.


" Oooo..." suara Daniel.


" Kok cuman O doang kak?" suara Selvie.


"Kirain gak orang selain kamu Vie.." suara Daniel.


" Temenin Selvie kak...Selvie gak boleh keluar rumah selain kegereja sama papah Selvie.." ucap Selvie.


" Gimana ya..." suara Daniel.


" Ayo nah kak..." ucap Selvie.


" Ya udah deh...Aku meluncur ke sana..." suara Daniel.


" Iya kak...Selvie tunggu.." ucap Selvie lalu mematikan panggilan.


" Yes...Dia akhirnya mau ke sini..."


" Aku harus siap - siap.." ucap Selvie dalam hati.


Setelah sekian lama menunggu akhirnya Daniel datang kerumah.


Daniel berjalan ke pintu rumah yang terbuka. Ia melihat ada bel di pintu. Lalu menekannya.


Tak lama kemudian Selvie muncul memakai pakaian tangtop celana pendek.


" Masuk kak..." ucap Selvie.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG.


#######


بِسْــــــــــــــمِاللهِالرَّحْمَنِالرَّحِيْــــــــــــــمِ


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه


allahu akbar,Allahu akbar,Allahu akbar


Dengan segala kerendahan hati Memasuki 1 Syawal 1444 H saya sekeluarga mengucapkan :


_*Selamat Hari Raya*_


_*Idul Fitri 1444 H*_


ْ*Taqabalallahu Minna wa minkum.


Shiyamana Wa shiya makum


Jaallanallahu minal Aidin Wal Faizin*


Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa - dosa kita semua dan kembali dalam keadaan fitrah dengan membawa berkah Romadhon.

__ADS_1


*Aaminn Yaa Robbal'alamin*


Note: Lebaran gak janji bisa update.


__ADS_2