SANG PENERUS.

SANG PENERUS.
THE END


__ADS_3

3 minggu kemudian.


Bayu mendapatkan tugas pergi ke daerah yang jauh dari rumah Xiang.Setelah tugas itu,Bayu baru bisa berhenti dari kemiliteran.


Bayu di kirim di daerah yang mengalami konflik,sehingga pemerintah menyatakan darurat militer.


Nampak Bayu duduk bersama para tentara lainnya. Lampu penerangan nampak menyala karena suasana sudah malam hari.


Tiba - tiba ponselnya berdering.Bayu merogoh kantong celana dan melihat ke layar ponsel,nampak panggilan masuk dari Xiang.


" Assalam mu'alaikum..." ucap Bayu sambil berdiri lalu berjalan menjauh dari orang - orang.


" Wa'alaikum salam...Suamiku...Besok akan ada rapat dewan direksi...Dan aku harus datang.." suara Xiang.


" # Iya...Sayang datang saja.." ucap Bayu.


" Padahal aku ingin sayang menemaniku.." suara Xiang.


" # Setelah tugas ini,aku akan menemani sayang,sudah makan apa belum?" ucap Bayu.


" Sudah..Sejam yang lalu.." suara Xiang.


"# Vitaminnya?" ucap Bayu.


" Sudah....Nanti,saat serah terima jabatan. Aku tidak mau lagi kerja..." suara Xiang.


Bayu tahu maksud ucapan Xiang,serah terima jabatan yang di maksud adalah posisi Xiang akan di gantikan oleh dirinya. Setelah berhenti dari kemiliteran.


"# Iya sayang....Nanti sayang di rumah saja.." ucap Bayu.


Hingga 2 jam Bayu mengobrol dengan Xiang.


Pagi hari sebelum matahari muncul,Bayu menghubungi Xiang,agar Xiang bangun dan melakukan shalat Subuh.


2 Jam kemudian.


Bayu akan melakukan patroli bersama anak buahnya.


Nampak Bayu memeriksa perlengkapan yang akan di bawa,kemudian membawa perlengkapan itu ke dalam mobil.


Setelah semua siap,Bayu bersama rekan - rekannya berkeliling memeriksa wilayah. Anak buah Bayu beraiaga sambil mengarahkan senjata laras panjang.


Di saat berkeliling,Bayu merasakan sesuatu yang tak enak di dalam dirinya.


" Ya Allah..."


" Mengapa tiba - tiba perasaanku tidak enak begini.."


Selama di China,Bayu belum ada menghubungi keluarganya.


" Ya Allah...Lindungilah keluarga hamba..." ucap Bayu dalam hati.


30 menit kemudian.


Ponsel Bayu bergetar panjang,Bayu merjgoh kantong baju mengambil ponselnya.


Nampak panggilan dari nomor tak di kenal,nomor itu bukan nomor ponsel,melainkan seperti nomor rumah.


" Siapa ya..."


"Angkat sajalah..." ucap Bayu dalam hati.


"# Haloo..." ucap Bayu.


" Selamat pagi pak...Apakah ini dengan pak Jiang.." suara wanita.


" # Iya benar...Maaf..kamu siapa?" ucap Bayu.


" Kami dari rumah sakit..."


Degg.... Bayu tersentak kaget ketika mendengar kata rumah sakit.


" Istri tuan mengalami kecelakaan..." suara wanita.


" Xiang..."


" Apakah Xiang baik - baik saja.." ucap Bayu.


" Maaf...Aku tidak mengerti ucapan tuan...Saat ini istri tuan ada di ruang UGD.." suara wanita.


" #Beritahu alamatnya..." ucap Bayu.


Setelah menerima panggilan. Bayu menghubungi atasannya untuk meminta izin pergi kerumah sakit.


Setelah mendapatkan izin,Bayu segera meluncur ke rumah sakit tersebut.


Bayu mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi menuju bandara.


" Ya Allah...Selamatkan nyawa Xiang.." ucap Bayu dalam hati.


Mobil yang di kemudikan Bayu menyalip setiap kendaraan di depannya.


Tiba - tiba ia teringat dirinya bisa berpindah tempat dengan cepat.


Bayu menepikan kendaraannya,lalu mencoba berpindah tempat.Ia fokus mengingat kamar tidur di rumah Xiang.


Jika menggunakan mobil dan pesawat terbang,akan membutuhkan waktu yang lama.


" Bismilah...Semoga bisa..." ucap Bayu dalam hati.


Namun Bayu memghentikannya.


" Asemm...Aku lupa.." ucap Bayu.


" Jika aku pakai ilmu menghilangku...Nanti para pengawal di rumah Xiang melihatku gimana..."


" Ya udah deh...Mending aku berkendara saja..." ucap Bayu dalam hati.


Bayu menjalankan mobil tersebut menuju markas tentara,ia akan menggunakan pesawat Helikopter menuju bandara.


***


Rumah sakit.


Setelah menempuh perjalanan panjang,akhirnya Bayu sampai di rumah sakit. Ia berlari menuju ruang resepsionis.


"# Di mana istriku...?" ucap Bayu bertanya ke suster.


Seorang pria berumur 40 an tahun memakai pakaian jas warna hitam menghampiri Bayu.


" Maaf tuan...Istri tuan namanya siapa?" ucap suster.


" Pak Jiang..."


Bayu menoleh ke pria berjas


" Mari ikut saya pak..." ucap pria itu.


" # Maaf...Kamu siapa?" ucap Bayu.


" Aku pengacara istri bapak..Perkenalkan..Namaku Shan Tong.." ucap pria itu sambil mengulurkan tangannya.


Bayu menyambut tangan pria itu.


" # Apakah istriku selamat?" ucap Bayu.


" Mari ikut saya pak..." ucap Shan Tong.


Bayu mengikuti Shan Tong.


" # Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa istriku bisa kecelakaan?" ucap Bayu sambil berjalan.


" Ada truck melaju kencang...Truk itu menabrak kendaraan di depannya,lalu menabrak mobil yang di tumpangi oleh Nona Xiang.." ucap Shan Tong.


"# Apakah Xiang selamat?" ucap Bayu.


" Dokter telah berusaha secara maksimal,namun nyawa nona Xiang tidak dapat di selamatkan " ucap Shan Tong.


" Innalilahi wainna ilaihi rajiun...." ucap Bayu.


Air mata Bayu keluar,ia merasa sedih kehilangan Xiang.


Setelah sampai di ruangan tempat di mana jenasah Xiang berada.


Bayu membuka kain penutup yang menutupi jenasah Xiang. Lalu memeluk Xiang yang mulai kaku dan tubuhnya terasa dingin.


Pimpinan rumah sakit dan para dokter yang menangani Xiang masuk ke dalam ruangan ketika mendengar bahwa suami Xiang telah datang. Mereka diam tak berani bicara saat Bayu menangis di depan mayat Xiang yang terbujur kaku.


20 menit kemudian.


Bayu melihat ke arah para dokter.


Pimpinan rumah sakit hendak bicara,namun Bayu mengarahkan telapak tangannya.


"# Aku tahu bapak akan bicara minta maaf karena gagal menyelamatkan nyawa istriku.."


"# Aku...."


"# Telah memaafkan kalian...Dan aku meminta tolong memanggilkan 3 orang perawat ,dan bawakan kain bewarna putih..."


"# Istriku beragama Islam..Aku akan memandikannya,tapi di bantu oleh 3 orang wanita..." ucap Bayu.


" Baik pak....Terima kasih telah memaafkan kami..." ucap pimpinan rumah sakit. Awalnya ia merasa ketakutan akan marahnya suami Xiang. Ia tahu betul siapa Xiang itu.


Akhirnya Bayu memandikan jenazah Xiang,di bantu 3 orang perawat.


Berhubung Bayu tak menemukan orang yang beragama islam,Bayu menshalatkan Xiang seorang diri,tak ada makmum.


Setelah itu mayat Xiang di masukkan ke dalam peti kemudian di antar ke rumah Xiang.


Berita kematian Xiang sampai ke Presiden.


Sesampai di rumah.

__ADS_1


Banyak orang berdatangan memberi ucapan bela sungakawa.


Presiden China pun datang ke rumah Xiang.


Bayu yang melihat pak presiden datang menyambutnya.


Esoknya,pukul 9.30.


Jenasah Xiang di angkut,dan akan di semayamkan.


Puluhan mobil berjejer rapi,Bayu duduk di samping peti mati. Setelah itu mobil yang di tumpangi Bayu berjalan.


" Ya Allah...Terima amal ibadah Xiang...Dan maafkan hambamu ini yang belum sempurna membimbing ia kejalanmu ya Allah..." ucap Bayu dalam hati.


Sesampai di tempat pemakaman.


Bayu melihat posisi liang kubur tak menghadap kiblat,untuk memastikannya,ia mengeluarkan kompas yang ia bawa dari rumah.


Setelah jarum kompas menunjuk arah,benar saja dugaan Bayu,liang lahat itu tak memghadap kiblat.


" # Maaf..."


" # Posisi makam ini harus menghadap ke sana(Bayu menunjuk arah), jika tidak bisa di rubah,aku akan mencari tempat lain..." ucap Bayu.


Terdengar suara kasak kusuk orang - orang yang ikut mengantar jenasah.Xiang.


" Maaf tuan...Biasanya kami menggali memang seperti ini.." ucap seorang pria.


"# Iya pak...Aku tahu itu,akan tetapi,istriku bergama islam,dan harus menghadap ke arah kiblat,jika bapak tidak mau.Aku bisa menggalinya sendiri.." ucap Bayu.


" Bukan begitu pak...Baiklah..Kami akan gali kembali..." ucap pria itu lagi.


1 jam kemudian.


Liang kubur telah selesai di gali.


Bayu membuka peti mati tersebut.


"# Tolong bantu aku angkat mayat istriku.." ucap Bayu.


Pemgawal Xiang segera menghampiri Bayu.


" # Kalian angkat,aku akan turun.."


" # Kamu dan...Kamu..Bantu aku di bawah.." ucap Bayu lalu masuk ke dalam galian.


2 orang yang di tunjuk Bayu mengikuti Bayu.


30 menit kemudian.


Bayu menancapkan nisan di pusara. Nampak di papan nisan itu ada tulisan mengenai nama Xiang,tgl lahir dan tanggal kematian. Setelah itu Bayu menaburkan bunga di pusara dan memanjatkan do'a.


Malam harinya..


Bayu sudah berada di rumah Xiang. Ia duduk di ruang keluar sambil memandang foto Xiang yang memakai jilbab.


Ia merasakan Xiang masih ada. Terdengar suara langkah kaki . Suara itu awalnya pelan kemudian nyaring.


Bayu menoleh ke sumber suara,rupanya pengawal mendatangi dirinya.


" Maaf tuan.... Pak Shan Tong dan yang lainnya ingin bertemu tuan.." ucap pengawal.


" # Iya...Tunggu di ruang tamu.Aku akan menemuinya.." ucap Bayu.


20 menit kemudian,Bayu menemui pengacara Shan Tong.


Kedatangan Shan Tong agar Bayu mendata tangani surat- surat penting. Sebagai pengganti Xiang yang telah meninggal.


Bayu membaca terlebih dahulu surat - surat tersebut. Lalu menatap ke Shan Tong. Bayu menggunakan ilmu hipnotisnya.


Nampak mata Shan Tong bewarna hjjau sesaat.


" # Jawab dengan jujur..Apakah semua ini milik Xiang?" ucap Bayu.


" Iya pak...Semua ini milik nona Xiang.." ucap Shan Tong.


" # Apakah kamu ada menyembunyikan harta milik Xiang?" ucap Bayu.


" Ada pak..." ucap Shan Tong lalu menutup mulutnya.


" # Apa yang kamu sembunyikan? Katakan..." ucap Bayu.


" 3 unit mobil 1 bangunan apartemen pak.." ucap Shan Tong.


" Sial...Mengapa mulutku berbicara jujur.." ucap Shan Tong dalam hati.


" # Semua milik istriku,berikan kepadaku..Jika tidak....Aku akan menangkapmu dan menyiksamu hingga kamu mati..."


"# Ini berlaku ke semua orang yang terlibat dalam kepengurusan harta istriku..."


"# Aku tak segan - segan menyiksa kalian..Karena telah mengambil yang bukan hak kalian...Mengerti..." ucap Bayu.


Mau gak mau Bayu menghipnotis bawahan istrinya.


Bayu mendatangi markas Militer untuk menemui Jendral. Dirinya mengajukan pengunduran diri. Karena meneruskan kepemimpinan perusahaan milik keluarga Xiang.


Usaha Bayu berjalan mulus. Jendral menerima surat pengunduran diri Bayu yang sebelumnya di tolak.


Setelah Bayu tidak lagi menjadi tentara,dirinya merasa tenang..Dan juga ia bebas bisa.menghubungi keluarganya.


2 hari telah berlalu.


Bayu duduk di kursi pimpinan perusahaan.


Akhirnya ia tahu,kenapa Xiang dengan mudah menghubungi pak presiden dan juga bebas keluar masuk markas tentara.


Bayu memegang ponselnya,lalu menekan nomor ponsel milik ibunya. Ini adalah pertama kalinya ia menghubungi ibunya semenjak Bayu kembali ke China.


Tuuut....Tuuuut....Tuuuut...


Tuuut...Tuuuut...


" Aseemm....Gak di angkat lagi..."


" Hemm...Apa aku pulang saja ya..."


" Tapi..."


" Aku gak bisa berlama - lama pulang ke Jakarta." ucap Bayu dalam hati.


Akhirnya Bayu memutuskan pulang ke Jakarta untuk memberi kejutan. Namun dirinya tak bisa berlama - lama meningggalkan China.


***


Indonesia.


Pesawat yang di tumpangi Bayu mendarat sempurna.


Nampak Bayu berjalan seorang diri tanpa di temani pengawal. Ia masuk ke dalam mobil taxi bandara. Meskipun ia sendirian..Dirinya selalu waspada.


" Perumahan Golden Hillss pak.." ucap Bayu.


" Siaap pak.." ucap supir.


Mobil yang di naiki Bayu berjalan meninggalkan bandara.


Bayu melihat kendaraan di belakang,apakah ada yang mengikutinya apa tidak.Untuk memastikannya,Bayu memakai ajian Rogoh Sukmonya untuk memeriksa.


Setelah di periksa tak ada yang mengikuti,Bayu merasa lega dan kembali ke raganya.


Sesampai di gerbang perumahan,Bayu turun dari mobil taxi dan berjalan ke pos jaga.


Para pengawal Han melihat Bayu berjalan merasa kaget dan tak percaya.


" Pak Bayu......???" ucap salah satu pengawal.


" He eh...Tolong antar aku ke rumah,dan jangan beritahu kepada semua keluargaku jika aku kembali..." ucap Bayu.


" Siap pak..." ucap pengawal.


Bayi di antar oleh pengawal ke rumah memakai sepeda motor.


" Apalah istriku tinggal di perumahan ini?" ucap Bayu.


" Tidak pak...Istri bapak pindah rumah setelah bapak pergi..." ucap pengawal.


" Apakah kakek buyutku ada di rumah?" ucap Bayu.


" Setahuku,dari pagi hingga sekarang tidak melihat pak Zhang keluar perumahan ini pak.


Sesampai Bayu di rumahnya,Bayu mengambil kunci mobil Lamborghinya.


" Hai Lamboo..Piye kabare...Lama aku gak naiki kamu..." ucap Bayu.


Bayu masuk kedalam mobil Lamborghini lalu menyalakan mesinnya. Ia berencana mendatangi rumah kakeknya.


Sesampai di rumah kakek Zhang. Bayu menekan nekan gas.


Akibat ulah Bayu,suasana di rumah kakek Zhang sangat bising akibat suara mobil Lamborghini.


Kakek Zhang yang berada di rumah sedang bersantai kaget mendengar suara bising tersebut. Dirinya mewasa jengkel dan penasaran. Siapa yang membuat ulah. Karena ini baru pertama kali terjadi.


Sesampai di teras,kakek Zhang melihat mobil itu masih menekan - nekan gas,ia tak bisa melihat siapa orang di dalam mobil tersebut,lalu ia melihat plat mobil B 4 YUU. Lalu melihat ke kaca.


Bayu menurunkan kaca jendela.


" Mbah...Ayoo ikut aku..." ucap Bayu.


" EH....!!!! Kakek Zhang terkejut,lalu berjalan ke arah Bayu.


Bayu keluar dari mobil dan bersalaman,tak lupa cium tangan.


Kakek Zhang memeluk Bayu.Lalu melepaskan pelukannya.

__ADS_1


" Kapan kamu pulang..?" ucap kakek Zhang.


" Baru aja mbah...Aku mau menemui ibu dan istriku...Tapi...Mereka tidak ada.." ucap Bayu.


" Mereka di tempat yang aman...Tunggu sebentar.."


" Apakah kamu datang sendirian?" ucap kakek Zhang.


" Iya mbah uyut....Tapi Bayu tidak bisa berlama - lama di sini. Dan mbah tenang saja,mereka tidak akan mencari kita.." ucap Bayu.


Alhirnya,kakek Zhang menghubungi Hana agar datang bersama para istri Bayu.


Selama menunggu kedatangan Hana dan para istri Bayu,Bayu menceritakan kejadian saat dirinya berada di China.


" Jadi dia sudah mati...?" ucap.kakek Zhang.


" Iya mbah...Untuk sementara ini Bayu tak.bisa berlama - lama di Indonesia."


" Mungkin...Setahun lagi baru bisa mbah.."


" Bayu harus membuat dan menjalankan rencana agar Bayu bisa bolak balik ke China..." ucap Bayu.


Setelah sekian lama menunggu,akhirnya yang di tunggu muncul.


Hana memeluk Bayu,Bayu membalas pelukan ibunya. Setelah itu Bayu memeluk istrinya satu persatu.


Nampak air mata kebahagiaan terpancar,setelah sekian lama tidak bertemu.


Setelah itu mereka duduk.


" Apakah abi akan kembali ke China?" ucap Ayu.


" Iya....Karena abi menjadi pimpinan perusahaan.." ucap Bayu.


" Pimpinan perusahaan...? Tunggu dulu..Bukannya abi adalah tentara..Kok sekarang menjadi pimpinan perusahaan..." ucap Diana.


" Abi menggantikan Xiang..." ucap Bayu.


" Apaaaaaa.....!!!!" ucap kakek Zhang ,Diana,Hana dan Ayu terkejut.


" Aku bisa saja membawa kalian ke sana,tapi..."


" Aku harus menyingkirkan orang - orang yang pernah berhubungan dengan Aisyah dan juga orang - orang yang mencari keluargaku.."


" Jika semua sudah aku singkirkan,Maka kita bisa bebas.." ucap Bayu.


" Lalu Xiang?" ucap Sulis.


" Dia telah meninggal akibat kecelakaan." ucap Bayu.


Bayu.menceritakan kisah hidupnya.saat berada di China.


Mereka terkejut mendengar bahwa Xiang masuk agama islam dan telah meninggal. Kini Bayu menjadi penerus perusahaan milik keluarga Xiang.


Hari - hari telah berlalu dengan cepat.


Bayu menjalankan rencananya,dirinya menghabisi orang - orang yang terlibat dalam penculikan Xiang,dan juga penculikan Ayub. Dirinya di bantu oleh keluarga kakek buyutnya yang berada di China.


Sebulan tekah berlalu.


Bayu berada di dalam kamar Xiang seorang diri. Ia melihat laptop milik Xiang,ianpun membuka laptop tersebut.


Muncul permintaan kata sandi.


" Semoga saja masih sama paswodnya..."


Bayu mengetik,setelah itu menekan enter.


" Yesss...Terbuka.."¡ucap Bayu dalam hati.


Bayu memeriksa File.


Ada 1 folder berisi rekaman video. Bayu menekan folder tersebut.


Muncul ratusan video.


Bayu mengklik salah satu Video itu. Ternyata video itu tentang curhatan Xiang.


Di saat Bayu mengklik video ke enam,Bayu melihat isi video itu .


Xiang menceritakan bahwa dirinya ingin mencari orang yang memiliki mata pelangi. Lalu Xiang memperlihatkan mata pelangi tersebut. Awalnya mata Xiang bewarna hitam,lalu merah,kemudian pelangi.


Deeg.....Bayu tersentak kaget melihat perubahan warna mata Xiang.


" Ja...Ja...Jadi..Xiang.."


" Allaaaaah...Huakbaar..." ucap Bayu tak percaya. Dirinya baru mengetahuinya jika Xianglah yang membunuh Ayub.


Bayu menjadi marah mengetahui bahwa Xiang adalah orang yang membunuh Ayub.


Kemarahan Bayu hanya sesaat saja,ia sadar Xiang adalah gadis.yang ia cintai,dan juga Xiang telah memeluk agama islam serta Xiang telah meninggal.


Akhirnya,Bayu memaafkan Xiang.


***


4 Tahun telah berlalu.


Bayu telah menyingkirkan orang - orang yang terlibat penculikan Sulis dan juga Aisyah. Semua pengawal yang berada di rumah Xiang telah di ganti.


Saat ini Bayu berada di Indonesia.


Nampak Bayu bersama keluarganya tertawa,bercanda dan mengobrol di rumah ibunya.


Lahan sawah seluas 1 hektar di bangun rumah untuk ke lima istri Bayu. Bayu berencana memasukkan anak - anaknya ke pondok pesantren yang dulu pernah belajar dan menimba ilmu.


2 minggu Bayu berada di Indonesia,2 minggu berada di China. Karena Bayu saat ini memegang 2 kendali. Pertama ia menggantikan kakek Zhang dan kedua ia menggantikan Xiang.


Meskipun begitu,Bayu tak merasa pusing mengatasi setiap masalah yang datang menerpanya,ia di bantu 4 orang sahabatnya yakni Lukman,Bimo,Daniel,dan Paijo.


Bayu menarik joran yang di pegang,di depannya ada kolam ikan Nila.


" Dapat Mam..." ucap Bayu.


Imam melihat ke arah ayahnya,ia juga memegang joran pancing. Imam melihat pelampungnya tenggelam,lalu menarik jorannya.


" Imam juga dapat bii.." ucap Imam.


Ayu datang menghampiri.


" Mana ikannya bii.." ucap Ayu.


" Itu...." ucap Bayu sambil menunjuk wadah tempat ikan.


" Sudah banyak ini.." ucap Ayu.


Sejam kemudian.


Bayu makan bersama dengan keluarganya. Meskipun Bayu memiliki harta kekayaan yang melimpah,namun kekayaan itu tidak nampak dalam suasana rumah yang di tempati semua istri Bayu. Bayu ingin anak - anaknya belajar mandiri. Setelah dewasa,barulah akan di beritahu.


Sekarang keluarga Han tidak lagi merasa ketakutan akan ancaman orang - orang yang memgincar mata pelangi. Sebab musuh besarnya telah tewas semua.


.


.


.


.


.


.


TAMAT.


Saya ucapkan,terima kasih kepada para pembaca yang setia memgikuti cerita ini dari awal hingga akhir.


Jika ada salah kata,saya minta maaf.


" Aaiiissh...Kenapa tamat cerita ini" suara Jalu.


" Lah...Emang cerita begini kan pakde...Sesuai judul..Sang Penerus...Bayu menjadi penerus keluarga Han dan juga penerus keluarga Xiang..."ucapku.


" Aku kok gak di munculin..." suara Jalu.


" Tenang pakde...Insya Allah pakde muncul lagi.." ucapku.


" Tenane..." suara Jalu.


" Injih pendekar mesum..." ucapku.


" Diaampuut..."


" Kan cerita ini sudah tamat.." suara Jalu.


" Insya Allah,aku akan buat cerita yang baru..." ucapku.


" Ooo...Begitu....Tapi jangan seperti Bayu ya..Aku gak bisa bebas .." suara Jalu.


" Iya pakde..." ucapku.


" Nah gitu....Jadi aku bisa mempengaruhi.."


Aku menyentil Jalu.


" Jancook...Sakit tahu.." suara Jalu.


" Yo ben..." ucapku.


" Judulnya apa?" suara Jalu.


" Rahasia..." ucapku.

__ADS_1


" Diampuuut..." suara Jalu.


__ADS_2