SANG PENERUS.

SANG PENERUS.
MEMBAGI JADWAL


__ADS_3

"Sadis tenan rek bojoku iki" ucap Bayu dalam hati.


"Sukurinn....Ha....Ha...Ha...Ha....Ha..." suara Jalu di telinga kiri Bayu.


"Diampuuut....Waasssuuu..." ucap Bayu dalam hati.


"Untung kekasihku tak segalak istrimu ..." suara Jalu.


"Kalau boleh tahu...Istri Pakde Jalu itu siapa?" ucap Bayu dalam hati.


"Kenapa mas diam....


"Apa mas mau nikah lagi?" ucap Khalisa melihat Bayu diam tak menjawab.


"Enggak sayang...Mas sudah cukup memiliki 3 istri... Cantik - cantik lagi...." ucap Bayu.


"Kirain mas mau nambah istri lagi..." ucap Khalisa.


Bayu merangkul Khalisa dan Hinata.


"Kalian istri - istriku...tak mudah bagiku berpaling ke wanita lain..Kalian percaya padaku kan." ucap Bayu.


"Iya mas...Adek percaya..." ucap Khalisa.


"Hai..." ucap Hinata.


Kemudian Khalisa memakaikan jas warna hitam ke Bayu.


Sedangkan,Khalisa dan Hinata sudah siap sebelum Bayu memakai pakaian untuk ijab kabul.


"Oh iya mas..Kapan neh kita ke jepang..." ucap Khalisa.


"Kapan ya...Mas belum lancar bahasa jepang...


"Tunggu mas lancar bahasa jepang dulu ya dek...Baru kita ke jepang...Masa iya mas ngobrol sama mertua di bantu sama Ayu terus..


"Malu mas dek..." ucap Bayu.


Tiba - tiba hape Bayu berdering.


Hinata mengambil hape Nokia Bayu lalu menyerahkan ke Bayu.


Bayu melihat nama Nabila di layar.Kemudian menekan tombol menerima panggilan.Lalu menekan loud speker.


"Asaalam mua'alikum Nabila..." ucap Bayu.


"Wa'alaikum salam mas...


"Kok lama mas gak beri kabar...Mas melupakan Nabila ya..?" suara Nabila.


"Enggak...Maaf aku lupa menghubungimu...Gimana kabarnya" ucap Bayu.


"Alhamdulilah baik mas...


"Maaf mas...Aku gak datang ke acara nikahannya mas..Soalnya aku sudah ada janji sama pacarku...Undangan juga mendadak gitu.." suara Nabila.


"Iya gakpapa...Oh iya..Gimana kabar bapak dan ibu?" ucap Bayu.


"Baik mas..." suara Nabila.


"Syukurlah... Salam buat bapak ibu ya Bil.." ucap Bayu.


"Lebaran nanti mas mudik apa enggak


Tok...Tok...Tok...


Ceklek...Kriiieett...Muncul Hana di balik pintu.


"Sayang....Pak penghulunya sudah datang..." ucap Hana.


"Iya bu...


"Insya allah mudik,dah dulu ya Nabila...Aku ada perlu.." ucap Bayu.


"Iya mas..." suara Nabila.


"Assalam mua'alaikum..." ucap Bayu.


"Wa'alaikum salam...." suara Nabila.


"Dia siapa mas?" ucap Khalisa penasaran.


"Putrinya pak Warso dek...Dulu mas kerja di rumahnya dia..Jadi supir plus kuli angkut beras,kadang ikut baikin mobil." ucap Bayu.


"Ooo...Begitu..." ucap Khalisa.


"Mereka itu masih ada hubungan keluarga dengan pakde Kartolo yang datang ke acara pernikahan kita.."ucap Bayu.


Mereka kemudian keluar kamar menuju ruang Tamu.


Setelah sampai di tempat ijab kabul.


"Bapak salut padamu... " ucap pak penghulu.


"Bapak mau juga ta...Kalau mau nanti saya bantu carikan..." ucap Bayu.


"Carikan saja Bayu.... Tapi yang dah tua ya..." ucap Zhang menimpali.


"Iya Bay...Kalau bisa 6 sekaligus..." ucap Jien Li.


"Nyerah saya pak...Satu aja gak habis - habis kok..." ucap pak penghulu.


Ha....Ha....Ha...Ha....Ha...Ha... mereka tertawa.


Diana datang memakai baju pengantin,lalu duduk di samping Bayu.


Pak penghulu lantas mengambil mic.


"Assalam mua'alaikum warah matullahi wabarakatuh..." ucap pak penghulu.


"Wa'alaikum salam warah matullahi wabarakatuh..." ucap orang - orang yang hadir.


"Salam sejahtera untuk semuanya...


"Di sini... Pak Jien Li Han orang tua dari pihak calon mempelai wanita...memberi amanah kepada saya...


"Untuk menikahkan putrinya bernama Azzahra Nurdiana Alifya ke seorang pemuda yang bernama Muhammad Bayu Samudra Han bin Agus Irawan Mahendra di hadapan para saksi dan keluarga...


Pak penghulu menjauhkan micnya


"Nak Bayu.... Ijab kabulnya memakai bahasa indonesia atau bahasa arab..." ucap Pak penghulu.


"Bahasa indonesia pak..." ucap Bayu.


Pak penghulu lantas memulai proses ijab kabulnya.


Kemudian memegang tangan Bayu.


"Saudara Muhammad Bayu Samudra Han,saya nikahkan engkau dengan seorang wanita yang bernama Azzahra Nurdiana Alifya. Yang mana orang tuanya telah menyerahkannya pada saya,dengan mas kawin seperangkat alat shalat uang 200juta emas 5 kg di bayar tunai..." ucap pak penghulu lalu menggerakkan tangannya sebagai kode.


"Saya terima nikahnya Azzahra Nurdiana Alifya binti Jien Li Han dengan mas kawin seperangkat alat shalat uang 200 juta,emas 5 kg di bayar tunai...." ucap Bayu tegas.


Bayu sengaja mengucapkan ijab kabul memakai bahasa indonesia agar keluarga Han mengerti dan paham.


"Gimana para saksi..." ucap pak penghulu.


"SAAAAH.........." ucap orang - orang yang hadir.


Nampak Diana meneteskan air mata bahagianya. Ia merasa senang akhirnya menjadi istri Bayu.


"Barakallah..." ucap pak penghulu.


Kemudian pak penghulu membaca do'a,setelah itu Bayu tanda tangan buku nikah,kemudian memakaikan cincin emas ke jari Diana.


Diana mencium tangan Bayu.


Pak penghulu memberi wejangan pada Bayu dan Diana.


Selesai itu,Bayu dan Diana sungkem pada orang tua.


Kini,Bayu memanggil Jien Li Han tidak lagi dengan panggilan mbah. Bayu memanggil Jien Li Han dengan panggilan ayah.


Setelah mereka sungkeman. Mereka bersalaman pada Bayu dan Diana untuk mengucapkan selamat.


2 orang pengawal merekam dan memfoto mereka saat proses ijab kabul hingga selesai acara.


Acara itu di adakan sangat sederhana,tak ada tenda maupun di hadiri para pejabat.


Satu persatu pulang kerumah.


Bayu naik ke atas bersama ke tiga istrinya.


"Ciieee... Sekarang istrinya ada 3... Harus kuat tuh...." suara Sekar.


"Mbak sendiri suaminya ada berapa..?" ucap Bayu dalam hati.


"Ya satulah...Mana bisa istri suaminya lebih satu..." suara Sekar.


"Tahu tuh... Cah gemblung..." suara Jalu.


"Pakde iri ya..." ucap Bayu dalam hati.


"Jangkreek.... Yang ada dedekku di potong habis..." suara Jalu.


Bayu masuk dalam kamarnya bersama ke tiga istrinya.


Khalisa membantu melepas pakaian Bayu,sedangkan Hinata membantu melepas pakaian Diana.


"Entar sore aku mau ke pondok pesantren..." ucap Bayu.


"Mau ngapain mas ke pondok pesantren..." ucap Khalisa.


"Ngaji dek...Mas ngaji kitab Al Hikam..." ucap Bayu.


"Oouh... Pantesan adek lihat ada buku tulisannya Al Hikam di meja belajar,mas ngaji to.." ucap Khalisa.

__ADS_1


"Heemm.... Kita threesome gimana mas..." ucap Khalisa.


"Heeeh....!!!?? Maen bertiga?" ucap Bayu terkejut.


"Iya...Ya kan Ayu...Ana....?" ucap Khalisa.


"Asem... Bisa lemes dengkulku.." ucap Bayu dalam hati.


"Sayang gak mau ya...?" ucap Diana.


"Mau... Tapi kita shalat dulu ya..." ucap Bayu.


Mereka kemudian shalat berjamaah di ruang shalat. Selesai shalat mereka masuk ke kamar.


Di saat mereka sedang bercumbu di tempat tidur.


Tok....Tok...Tok...


"Kak Bayu...." suara Melisa.


"Iya Mel..." ucap Bayu.


"Kepala Mel sakit kak...." suara Melisa.


"Iya tunggu sebentar Mel...


"Aku datangin Melisa dulu ya sayang - sayangku" ucap Bayu lalu turun dari tempat tidur.


Bayu memakai pakaiannya,sedangkan ke tiga istrinya menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang tak memakai pakaian.


Setelah Bayu selesai berpakaian,ia berjalan ke pintu.


Ceklek...Ceklek....Kriiiieeet...


Nampak Melisa duduk di lantai memegang kepalanya.


"Sakit kak kepala Mel.." ucap Melisa.


Bayu menutup pintu,lalu berdiri di belakang Melisa,kemudian memijat pundak dan leher Melisa.


"Sudah minum obat apa belum dik?" ucap Bayu.


"Belum kak...


"Di kamar aja kak...Mel gak kuat " ucap Melisa.


"Ya sudah..." ucap Bayu.


Bayu memapah Melisa menuju kamarnya.


Setelah sampai di kamar,Bayu kembali memijat Melisa.


25 menit kemudian.


"Masih sakit gak Mel?" ucap Bayu.


"Agak mendingan kak..." ucap Melisa.


"Ya sudah...Mel istirahat aja dulu ya..." ucap Bayu.


"Iya kak.." ucap Melisa.


Melisa kemudian tidur,Bayu menarik selimut menutupi Melisa.Setelah itu Bayu keluar kamar Melisa menuju kamarnya.


Daniel menghampiri Bayu.


"Bay... " ucap Daniel.


"Iya Niel..." ucap Bayu.


"Ku pinjam ya mobilmu..." ucap Daniel.


"Sejam sejuta ya..." ucap Bayu bercanda.


"Jancook....Murah men,lapo gak mesisan 10 juta..." ucap Daniel.


"Kalau bawa cewek perawan 100 juta perjamnya,bawa janda 400 juta perjamnya..." ucap Bayu.


"Diampuut...Lebih larang bawa Janda" ucap Daniel.


"Janda kan lebih menggoda...


Ha....Ha...Ha....Ha....Ha... Bayu tertawa.


"Pakai saja,hati - hati di jalan...Jangan ngebut.." ucap Bayu.


"Yo Bay...Suwun yoo..." ucap Daniel.


"Iya..." ucap Bayu.


Bayu lanjut berjalan lagi ke kamarnya.


Ceklek...Kriiieet...


Bayu masuk dalam kamar lalu menguncinya. Kemudian menghampiri ke tiga istrinya.


" Mel sakit kepala ya ku pijatin biar gak sakit kepalanya. Terus ketemu Daniel...


"Lanjut gak neh..." ucap Bayu.


"Lanjut lah Mas..." ucap Khalisa.


Bayu melepas pakaiannya lalu naik ke atas tempat tidur.


Ke tiga istri Bayu mengeroyok Bayu.


Saat Bayu hendak memasukkan dedeknya ke dalam sarang Diana.


Tok...Tok...Tok...


"Sayang.... Ibu pergi dulu ya..." suara Hana.


"Iya bu..." ucap Bayu.


"Sayang lagi bercocok tanam ya.." suara Hana.


"Ibu mau ikutan kah..." ucap Hinata.


"Enggak Ayu...Ya sudah... Ibu pergi dulu..." suara Hana.


"Iya Bu...." ucap Bayu dan ke tiga istrinya.


"Kalian bareng...." suara Hana.


"Iya bu..." ucap ke tiga istri Bayu.


"Ayoo sayang...Masukin.. " ucap Diana tak sabar merasakan dedeknya Bayu.


Bayu mendorong dedeknya masuk ke dalam goa.


Blesssh.....


Lagi asik - asik Bayu menggerakkan pinggulnya.


Tok....Tok...Tok..


"Bay...." suara Bimo.


Bayu menghentikan gerakannya.


"Iya Boo...." ucap Bayu.


"Kita mau mancing,mau ikutan kah?" suara Bimo.


Sekwtika jiwa mancingnya bergejolak.


"Asem.... Ini aku juga lagi mancing... Tapi lebih seru mancing di laut..." ucap Bayu dalam hati bingung.


"Besok aja aku mancingnya Bo..." ucap Bayu.


"Besok kita mau ke monas Bay..


"Ya sudah...Ku tinggal ya Bay..." suara Bimo.


"Iya..." ucap Bayu.


Bayu kembali menggerakkan pinggulnya.


"Asem....Kalau mancing sendirian mana seru..." ucap Bayu dalam hati sambil memompa.


30 menit kemudian giliran Hinata.


Pikiran Bayu tak fokus malayani ke tiga istrinya,karena memikirkan mancing ikan.


"Tahu gitu aku ikut mereka mancing.." ucap Bayu dalam hati.


Duuk....Duk... suara pintu kamar.


"Siapa...." ucap Bayu.


Meoong.... Terdengar suara kucing.


"Kevin yank... Tadi dah di kasih makan apa belum..?" ucap Bayu.


"Sudah sayang..." ucap Diana.


Meeooong.... Kevin kembali bersuara.


"Diampuut... Ada aja ada gangguan..." ucap Bayu dalam hati.


Ha....Ha....Ha....Ha....Ha...Ha....Ha... Suara Sekar tertawa.


"Mbak ngintip ya..." ucap Bayu dalam hati.


"Mana bisa aku ngintip Bay...

__ADS_1


"Ha....Ha....Ha...Ha....Ha...Ha.. Sakit perutku.." suara Sekar.


"Biarin aja mas.." ucap Khalisa.


"Iya dek..." ucap Bayu,lalu melanjutkan kembali.


Hingga mereka bermain lebih 3 jam.


"Mas kok belum keluar - keluar...Kita dah lemes mas..." ucap Khalisa.


"Iya... Kakiku sampai pegel..." ucap Diana.


"Gak tahu yank...Padahal aku gak ada minum jamu..." ucap Bayu.


Bayu kembali memasukkan dedeknya ke tempat Hinata.


Nampak keringat membasahi mereka.


Sejam kemudian.


Bayu merasakan hendak keluar saat menyodok lubang Diana lalu mencabutnya.


Hinata sigap menelan dedek Bayu,ia menelan cairan yang keluar dari dedeknya Bayu.


"Kok di telan yomesan...?" ucap Bayu.


"Pengen saja shujin..." ucap Hinata.


"Rasanya gimana Yuk ?" ucap Khalisa.


"Asin asin gurih kak.." ucap Hinata.


"Adek juga mau dong mas.." ucap Khalisa.


"Nanti malam aja dek...Ne dah Ashar...Ayo kita shalat dulu.. Keburu Magrib " ucap Bayu.


Mereka kemudian mandi wajib,kemudian shalat berjamaah.


Selesai shalat.


"20 menit lagi magrib..


"Aku cuman memberi tahu khusunya Yomesan dan Dek Diana...


Sulis datang memakai mukena.


"Bentar lagi kita memasuki bukan ramadhan...


"Yang mana kita sebagai umat muslim menjalankan puasa selama sebulan.


Mereka menyimak ucapan Bayu.


"Selama kita puasa,tidak boleh melakukan hubungan badan dari subuh hingga menjelang magrib..


"Jika melakukannya maka di kenai denda yaitu puasa selama 40 hari berturut - turut..


"Jadi... Aku mohon pada kalian, jangan melakukannya.. Apa lagi di saat aku tidur...


"Kalian paham apa enggak yang aku ucapkan" ucap Bayu.


Bayu tak ingin saat dirinya tidur siang,Hinata dan Diana melakukannya.


"Paham sayang..." ucap Diana.


"Mengapa tidak boleh shujin...?" ucap Hinata.


"Karena ini sudah perintah dari Allah yomesan..


"Kita sebagai hambanya menjalankan apa yang di perintahkan dan menjauhi larangannya... Begitu.." ucap Bayu.


"Mas gak jadi ke pondok pesantren?" ucap Khalisa.


"Enggak dek...Lha wong dah lewat kok,seharusnya itu sebelum Ashar mas pergi kesana,soalnya pengajiannya itu habis shalat Ashar." ucap Bayu.


"Ooo...Begitu...Ya maaf..Adek gak tahu.." ucap Khalisa.


"Ya gakpapa,besok ada lagi pengajiannya...Pengajiannya itu sabtu dan minggu." ucap Bayu.


Waktu shalat magrib pun tiba.


Bayu dan ke tiga istrinya serta Sulis shalat magrib berjamaah.


Selesai shalat mereka makan malam bersama,Selesai makan mereka shalat Isya'.


Selesai shalat isya'.


Bayu mengajari Hinata,Sulis dan Diana mengaji.


Saat Bayu mengajari Diana,nampak Diana kesusahan melafalkan huruf - huruf hijaiyah.


Bayu dengan sabar mengajari Diana hingga Diana bisa melafalkan huruf hijaiyah.


"Sudah yank..." ucap Diana.


"Nanti juga sayang bisa...Lihat mulutku yank.." ucap Bayu.


Diana melihat mulut Bayu saat mengucapkan huruf hijaiyah. Lalu Diana mengikutinya.


"Ujung lidah di gigi seri atas yank.." ucap Bayu.


"Kalau dulu dah di siapin rotan sama guru ngajiku...Masa iya aku siapin rotan juga... Nanti nangis lagi..." ucap Bayu dalam hati teringat saat dirinya mengaji. Guru ngajinya galak. Jika salah maka rotan itu di pukul di meja.


Bayu menyuruh Diana mengulang dari atas lagi agar lancar.


"Yank... Kenapa kita harus belajar huruf arab ini?" ucap Diana.


"Agar sayang bisa membaca Al Qur'an...


"Jika kita bisa membaca,maka kita dapat pahala... Apa lagi kita mengamalkannya setiap hari..


"Nabi Muhammad SAW berpesan sebelum beliau wafat. Barang siapa yang berpegang teguh pada Al Qur'an dan Hadits,serta menjalankannya. Niscaya akan selamat baik di dunia maupun di akhirat. Dan terbebas dari api neraka..." ucap Bayu.


"Hadis itu apa mas?" ucap Sulis belum mengerti.


"Hadits itu ucapan baginda muhammad SAW tentang agama Lis... " ucap Bayu.


"Hem... Shujin... Aku pernah baca buku,apakah benar nanti suatu saat setelah hari kiamat kita di kumpulkan di padang mashar..?" ucap Hinata.


"Iya...Itu benar yomesan.


'Semua umat manusia mulai dari nabi Adam hingga manusia yang terakhir lahir di muka bumi akan di kumpulkan..


"Mereka akan mendapat pengadilan dari Allah SWT...


"Mulut kita tak bisa berbicara. Anggota tubuh kita yang berbicara. Amalan apa yang kita perbuat selama kita hidup di dunia ini...Bahkan sebutir biji sawi,Allah mengetahuinya..." ucap Bayu.


"Serius sayang...Apakah itu akan benar - benar terjadi..?" ucap Diana.


"Iya...Sebab sudah tertulis dalam Al Qur'an...


"Dan untuk hari kiamat,hanya Allah yang tahu.


"Mati,Jodoh dan Rejeki hanya Allah yang tahu.. Para Malaikat tidak ada yang tahu.." ucap Bayu.


"Apakah malaikat ikut berkumpul di padang mashar?" ucap Hinata.


"Tidak... Mereka makhluk suci,setiap hari selalu menyembah Allah. Tak memiliki hawa nafsu seperti manusia." ucap Bayu.


"Allah itu ada di mana yank?" ucap Diana.


"Menurut buku imam mazhab, yaitu Imam Malik bin Anas, Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi), dan Imam Ahmad Ibnu Hambal (Imam Hambali) Imam Syafi'i yang aku baca,Allah SWT ada di Arsy...


"Ada tertuang di surah Al A'raf ayat 54 yang artinya


"Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arasy." ucap Bayu.


"Arsy itu di mana shujin?" ucap Hinata.


"Di atas langit sayang...


"Dah...Gak usah mikirin Allah SWt ada di mana,nanti kalian pusing dan bisa gila bila gak kuat..Yang penting,kalian melakukan apa yang di perintahkan dan menjauhi larangannya.." ucap Bayu.


"Hem... Sayang punya buku tentang agama islam apa enggak?" ucap Diana.


"Enggak punya sayang...


"Hem....Besok kita ke toko buku gimana?" ucap Bayu.


"Ayoook... " ucap mereka.


Sulis berdiri lalu meninggalkan mereka.


"Oh iya... Ini yomesan tidur sendiri,gak mau bareng sama Putri...


"Ayank Diana mau tidur sendiri atau bareng? " ucap Bayu.


Nampak Diana berpikir.


"Tidur sendirian aja yank.." ucap Diana.


"Oke...Kalau tidur sendirian,berarti aku harus bergantian tidur di kamar kalian selama 2 hari,1 harinya kita tidur bareng..Bagaimana?" ucap Bayu.


"Setuju..." ucap para istri Bayu.


"Siapa yang mulai duluan...


Hinata dan Diana menunjuk Khalisa,sebab Khalisa istri pertama.


"Yang kedua?" ucap Bayu.


"Ayu yank..." ucap Diana


"Oke... Malam ini kita tidur bareng,dan besoknya aku bersama Putri.." ucap Bayu.


Mereka kemudian meninggalkan ruang shalat menuju kamar.

__ADS_1


Sesampai di kamar,mereka bercinta lagi.


__ADS_2