
Pagi harinya.
Bayu terbangun sebelum matahari muncul,lalu melakukan aktifitas seperti biasa.
Setelah selesai shalat,Bayu menghampiri Aisyah lalu menggoyangkan lengannya.
" Bangun..." ucap Bayu.
Aisyah terbangun.
" Jam berapa?" ucap Aisyah.
" Tuuh..." ucap Bayu sambil menunjuk jam.
Aisyah turun dari ranjang lalu berjalan ke kamar mandi.
Tak lama kemudian Aisyah keluar dari kamar mandi sambil memakai handuk.
Bayu menghampiri Aisyah lalu melepas handuk yang melilit tubuh Aisyah.
" Habib albi mau zinahi aku lagi?" ucap Aisyah.
Bayu tak menjawab,ia mengangkat tubuh Aisyah lalu di baringkan di tempat tidur.
2 jam kemudian.
Mereka terbaring di tempat tidur.Bayu memiringkan badanya ke arah Aisyah.
" Apakah kamu beritahu rahasiaku pada dia?" Bayu pelan.
" Tak...Saya telah berjanji...Dan saya tak ingin berpisah padamu" ucap Aisyah pelan.
Entah kenapa,setiap melihat Aisyah dirinya ingin terus bercinta.
" Seminggu lagi saya akan halangan.." ucap Aisyah pelan
" Tak apa...Yang penting kamu ada di sini.." ucap Bayu.
Aisyah bangkit lalu melahap rudal Bayu. Setelah menegang,ia memasukkan ke dalam lubangnya kemudian Bayu duduk.
" Kamu kuat juga.." ucap Bayu.
"Iya...karena aku sangat suka.." ucap Aisyah sambil menggerakkan pinggulnya maju mundur.
" Suka apa?" ucap Bayu.
" Suka kamu zinahi.." ucap Aisyah.
" Bagaimana kamu seperti Xiang.." ucap Bayu.
" Maksudnya apa? Saya tak paham" ucap Aisyah
" Dia tak hamil meskipun aku membuangnya di dalam,dalam sebulan.." ucap Bayu.
" Baiklah....Aku mau.." ucap Aisyah.
" Jika dia kesini,lalu membawa gadis yang baru,berarti gadis di sini tidak dipakai lagi.."
" Dan gadis baru itu masih prawan.." ucap Bayu.
Setelah Bayu bercinta,ia pergi ke markasnya.
Hingga sore.
Bayu kembali ke rumah.
Bayu melihat mobil rombongan Xiang. Ia tahu jika Xiang akan datang,Bayu juga memberi tahu ke Xiang bahwa Aisyah ingin tidak hamil,dan juga Bayu tidak mau Aisyah di bawa pergi oleh Xiang karena Aisyah membatu membersihkan rumah.
Bayu masuk ke dalam rumah dan melihat Xiang duduk bersama 3 gadis tak Bayu kenal.
Xiang berdiri lalu menghampiri Bayu.
" Sayang..." ucap Xiang.
" * Iya...Mereka ini siapa?" ucap Bayu.
" Mereka akan menggantikan 3 gadis sebelumnya." ucap Xiang.
" * Aisyah tidak sayang bawa kan?" ucap Bayu.
" Tidak...Sesuai permintaan sayang..."
" Tadi dia aku bawa ke rumah sakit, agar dia tak hamil.." ucap Xiang.
" * Aisyah di mana?" ucap Bayu.
Aisyah muncul dari dalam.
" Itu orangnya...Apakah sayang suka jika dia berpakaian seperti itu?" ucap Xiang.
" *Iya..Biar berbeda..." ucap Bayu.
Xiang menarik tangan Bayu.
Bayu paham maksudnya Xiang,ia ingin bercinta dengannya.
Setelah mereka selesai bercinta.
" Bulan depan,aku akan pindah rumah sayang.." ucap Xiang.
" * Pindah ke mana sayang...?" ucap Bayu.
" Di kota ini,agar aku tak jauh dari sayang.." ucap Xiang.
" * Jadi jauh kantor sayang" ucap Bayu.
" Dekat...Aku pakai Helikopter aja sayang..."
" Jika sayang jauh,aku pusing sayang..."ucap Xiang.
" * Pusing kenapa?" ucap Bayu.
" Jika aku ingin bercinta harus ke sini dulu.."
" Oh iya...3 gadis itu belum pernah di sentuh sayang.." ucap Xiang.Ia tak ingin Bayu terkena penyakit AIDS dari wanita yang tidak suci,apa lavi dari tempat prostitusi. Gadis yang telah di pakai oleh Bayu,di kirim ke tempat prostitusi.
" * Iya sayang..." .
Xiang melahap rudal Bayu,ia ingin bercinta lagi.Setelah bangun,ia memasukkannya dalam lubangnya.
__ADS_1
"* Sayang tidak linu?" ucap Bayu.
" Tidak sayang...Aku ingin lagi....Nanti kalau linu...Aku sudahan.." ucap Xiang.
20 menit kemudian.
" Sayang...Sudah...Punyaku linu.."
Bayu mencabut.
" Jika sayang mau lanjut,pakai saja gadis itu.Dan Aisyah sudah di beri obat." ucap Xiang.
"* Iya sayang..." Bayu.
Xiang memakai pakaiannya.
" Aku pulang dulu ya sayang..." ucap Xiang.
" * Iya...Hati - hati.." ucap Bayu.
Xiang keluar kamar tidur.
Tak lama kemudian ke tiga gadis itu masuk lalu Aisyah.
Bayu yang masih nanggung karena Xiang berhenti,lantas menyuruh ke tiga gadis itu melepas pakaiannya,lalu membaringkan salah satu gadis.
5 menit setelah pemanasan, Bayu mencoblosnya.
Gadis itu meringis kesakitan akibat di jebol oleh Bayu.
Aisyah yang melihat Bayu sedang bercinta demgan gadis baru,menjadi ingin ikut bermain. Ia mendekati gadis di sebelah Bayu,lalu melahap lubang gadis tersebut.
" Ternyata begini jika masih suci" ucap Aisyah dalam hati melihat lubang gadis itu,yang bulunya baru tumbuh.
4 jam kemudian.
Bayu selesai menjebol ke 3 gadis tersebut lalu lanjut ke Aisyah.
Kini mereka terbaring di kasur.
" Jiang..." ucap Aisyah.
" Iya..." ucap Bayu.
" Kenapa gadis itu rela di zinahi,seharusnya kan mereka sekolah.." ucap Aisyah.
" Aku tidak tahu ...Terus kenapa kamu rela?" ucap Bayu.
" Aku sudah dewasa umurku 20 tahun,dan aku sudah katakan alasanku padamu kemarin malam" ucap Aisyah.
" Oh iya...Lupa.."
" Besok aku libur.." ucap Bayu.
" Terus.." ucap Aisyah.
Bayu bangkit lalu berdiri
" Ikut aku..." ucap Bayu lalu berjalan sambi mengambil pakaiannya.
Aisyah turun dari tempat tidur lalu mengikuti Bayu.
Bayu duduk di kursi panjang.
Lalu Asiyah duduk di samping Bayu.
Bayu mendekatkan wajahnya di telinga Aisyah.
" Aku ingin kembali ke indonesia,di sana ada ibuku..Akan tetapi istriku telah meninggal.." ucap Bayu pelan.
" Apakah benar dia ibumu" ucap Aisyah pelan.
" Buka pakaianmu,tapi jilbabnya tidak usah.."
Aisyah membuka pakaiannya,Bayu tahu di ruangan itu ada CCTV,ia takut jikadirinya duduk berdua tak melakukan hubungan badan akan di curigai.
Setelah selesai membuka pakaian,lalu duduk,Bayu berpindah posisi,ia menghadap Aisyah,lalu membuka paha Aisyah.
" Iya...Sebelum kita bertemu,aku menemui bibi angkatku.."
" Lalu dia cerita tentang ibuku di saat datang menemui bibi angkatku.." ucap Bayu pelan lalu menikmati lubang Aisyah.
" Bagaimana caranya kita pergi dari tempat ini" ucap Aisyah pelan sambil menikmati sapuan lidah Bayu.
Bayu menarik wajahnya untuk menjawab
" Nanti aku pikirkan...Lubangmu enak sekali" ucap Bayu pelan lalu kembali menunduk.
" Nikmatilah.. Tubuhku ini hanya milikmu..." ucap Aisyah pelan.
10 menit kemudian.
Bayu memasukkan rudalnya.
Blesssh...
" Burungmu besar dan sangat panjang , sampai menyentuh dasar.." ucap Aisyah.
" Apakah kamu menyukainya.." ucap Bayu sambil memaju mundurkan.
" Sangat suka.. Zinahi aku sepuas hatimu..." ucap Aisyah.
Bayu menjadi semangat mendengar ucapan Aisyah.
" Aaaah...Aaaah...Oouuh...Teruss...Aahh.." ucap Aisyah. Dirinya benar - benar hanyut dalam perzinahan dan lupa akan kewajibannya.
" Dulu aku tidak begini..." ucap Bayu pelan.
" Ma..Maksudmu aa...Apa...Aaah..." ucap Aisyah.
" Dulu hanya Xiang saja,setelah aku bertemu denganmu,aku bercinta dengan Xiang,yang kulihat bukan Xiang...Tapi kamu."
" Aku menjadi semangat melihatmu.. "
" Xiang kewalahan menghadapiku, sampai lubangnya terasa linu..Lalu dia mencarikan gadis untuk aku gauli." ucap Bayu sambil memggenjot.
***
1 bulan berikutnya
__ADS_1
Pagi hari
Bayu sedang berlatih bersama teman - temannya.
Lalu ia mendapat telpon untuk segera datang.
Mau tak mau Bayu datang bersama teman - temannya.
Bayu berjalan menuju ruang rapat. Nampak sang Jendral telah ada di ruang rapat tersebut.
Rupanya sang Jendral memberi misi untuk menyelamatkan warga China yang di tawan pemberontak bersenjata di luar negeri yang sedang berperang melawan pemberontak.
Bayu diam menyimak penjelasan sang Jendral.
" Sore ini kita berangkat.." ucap sang Jendral.
30 menit kemudian.
Bayu berada di rumah Xiang.
Xiang telah pindah rumah. Namun Xiang tak ada di rumah sebab ia pergi sekolah.
Bayu berjalan ke kamar Aisyah,ketika ia membuka pintu,nampak Aisyah sedang duduk sendirian,lalu melihat ke arah Bayu.
" Apakah ada yang tertinggal?" ucap Aisyah.
" Tak ada..."
" Nanti sore aku berangkat,aku mendapatkan misi menyelamatkan sandera.." ucap Bayu.
" Di mana ?" ucap Aisyah.
Bayu memberi tahu tempatnya,Kemudian menelpon Xiang. Memberi tahu jika ia akan pergi ke luar negeri.
Setelah menelpon Xiang.
Bayu memberikan ponselnya.
" Simpan ponsel ini.." ucap Bayu.
" Aku ingin ikut bersamamu.." ucap Aisyah.
" Tidak bisa...Di sana berbahaya..." ucap Bayu.
: Aku tak ingin berpisah denganmu..." ucap Aisyah.
" Aku juga tak ingin...Tapi aku adalah tentara...Wajib bagiku menyelamatkan warga china yang sedang membutuhkan pertolongan,di tambah orang itu jumlahnya tak hanya satu saja.." ucap Bayu.
" Baiklah...Tapi kamu harus berhati - hati." ucap Aisyah.
Bayu mencium Aisyah,lalu Aisyah menyambut ciuman Bayu.
2 jam kemudian.
Bayu dan Aisyah berpelukan tak memakai pakaian.
" Kamu sangat cantik sekali" ucap Bayu.
" Kamu juga sangat tampan.." ucap Aisyah.
Bayu menarik rudalnya. Nampak lelehan putih keluar dari dalam lubang Aisyah.
" Jika orang tuamu tak suka padaku bagaimana Habib albi?" ucap Aisyah pelan.
" Tak masalah...Aku pergi dari rumah,dan kita buat rumah baru.."
" Aku mau bermain bersama gadis lainnya sebelum aku pergi..."ucap Bayu pelan. Lalu berdiri dan berjalan ke kamar di sebelahnya,yang terdapat 3 orang gadis. Sebab Xiang tak bisa segera pulang karena ada rapat yang sangat penting.
***
1 jam sebelum pesawat berangkat.
Bayu bersama timnya sudah berkumpul. Mereka memeriksa persiapan.Agar tak tertinggal. Setelah dinpastikan tak ada ketinggalan,mereka masuk ke dalam pesawat.
Bayu bersama 60 tentara di kirim menuju negara yang sedang ada konflik menggunakan pesawat militer.
" Semoga aja setelah misi ini aku naik pangkat drastis,lalu aku bisa mengendalikan Xiang." ucap Bayu dalam hati. Sebab ia tahu bahwa Xiang di bekingi oleh Mayor Jendral Tang Shin sehingga dirinya tak bisa apa - apa.
Setelah menempuh penerbangan yang jauh,akhirnya pesawat itu mendarat di Bandara yang di jaga oleh pihak militer.
" Setelah misi ini selesai...Aku akan minta izin cuti,lalu pergi ke indonesia. "ucap Bayu dalam hati sambil berjalan.,
Bayu dan timnya masuk dalam mobil militer. Mobil itu di lengkapi senjata yang di letakkan di atas kap mobil.Ada pula mobil Panser.
Bayu berada di dalam mobil jeep sambil memegang senjata laras panjangnya..
" Kenapa kita yang di kirim...Padahal tadi ada tentara china juga di sini..." ucap Bayu dalam hati.
3 jam kemudian.
Rombongan Bayu memasuki daerah konflik.
Mereka memasang kewaspadaanya.
Tak lama kemudian mereka berhenti di kawasan wilayah tandus. Jarang ada pepohonan. Sebab mereka berada di Timur tengah.
Bayu turun dari mobil sambil mengarahkan senjata mengawasi daerah sekitar.
Setelah aman,Bayu ikut berkumpul.
Seorang pria yang menjadi komando memberi tahu poisisi saat ini berada pada sebuah peta.
" Di sini mereka di sandera..."
" Mereka di jaga puluhan orang bersenjata."
" Kemudian di sini juga ada penjaga..."
" Setelah kalian berhasil masuk dan membebaskan sandera,kalian segera keluar dan pergi ke titik ini.."
" Apakaah kalian paham .." komando.
" Siaap...paham..." ucap Bayu dan rekan - rekannya.
" Lumayan banyak juga pemberontaknya...Kirain cuman 20 orang.." ucap Bayu dalam hati.
Tak lama kemudian,mereka berangkat lagi menuju tempat di mana para sandera itu di tahan.
__ADS_1
Bayu dan yang lainnya waspada akan bahaya