
"* Apakah kalian pernah ke indonesia?" ucap Hana.
" Tidak...Aku tidak pernah datang ke indonesia..." ucap Ling Ling.
" * Katakan sejujurnya padaku..."
" *Kalian mendapat resep makanan ini dari mana?" ucap Hana.
" Itu rahasia..." ucap Ling Ling lalu meninggalkan Hana.
" * Apakah dari Jiang?.." ucap Hana.
Ling Ling terkejut,karena ia dan Fai Long tak pernah memberi tahu orang lain perihal Jiang.
Ling Ling membalikkan badan lalu berjalan ke arah wanita yang memakai pakaian tertutup.
" Kami dapat resep dari seorang teman..."
" Jika anda mau meminta resep itu.."
" Maaf..Kami tidak akan memberitahumu.." ucap Ling Ling lalu meninggalkan Hana.
" Sepertinya dia menyembunyikan sesuatu dariku.." ucap Hana dalam hati.
Hana menyibakkan cadarnya untuk menyantap makanan tersebut.
Sementara Ling Ling memperhatikan Hana dari jauh,ia berdiri di samping Fai Long.
" Wanita itu mengenal Jiang.." ucap Ling Ling pelan.
" APAAAA....!!!?? " ucap Fai Long nyaring,Ling Ling langsung membekap mulut Fai Long.
" Kenapa kamu teriak..." ucap Ling Ling pelan.
Hana mendengar teriakan seorang pria di dalam lalu melihat ke arah sumber suara.
" Maaf...Aku sungguh terkejut.." ucap Fai Long.
Ling Ling kemudian memberi kode dengan tangannya agar membahas Jiang nanti saja.
Fai Long mengangguk.
Ling Ling duduk agak menjauh,sambil memperhatikan kedainya. Sesekali melihat ke arah Hana.
" Siapa wanita itu?"
" Memgapa dia tahu tentang Jiang..."
" Lalu...Apa hubungannya masakan ini dengan Indonesia..?"
" Jangan - jangan...." ucap Ling Ling dalam hati.
Ling Ling teringat buku milik Jiang tertinggal di dalam kamar.
" Aku ke atas dulu...Sebentar saja..." ucap Ling Ling.
" Iya..." ucap Fai Long.
Ling Ling segera menuju kamar yang dulu di tempati Bayu.
Setelah sampai di dalam kamar,ia mencari buku tersebut.
Nampak sebuah buku kamus bahasa China ke indonesia.
" Apakah Jiang berasal dari indonesia?"
" Lalu..."
" Siapa wanita itu..?"
" Siaal..." ucap Ling Ling dalam hati,lalu segera keluar kamar menuju lantai bawah.
Setelah sampai di lantai bawah,Ling Ling tak melihat wanita yang berpakaian tertutup.
Lalu melihat ke arah Fai Long.
" Eh....!!!??? Ling Ling terkejut melihat wanita itu di samping Fai Long lalu datang memghampiri sambil waspada. Jika bahaya,maka ia akan mengeluarkan pistol di balik punggungnya.
" Dia keluarga Jiang.." ucap Fai Long.
" Keluarga??" ucap Ling Ling.
__ADS_1
" Iya...Dia ibunya.." ucap Fai Long.
Deeg.... Ling Ling tak menyangka jika wanita itu ibunya Jiang.
" * Katakan padaku di mana Jiang berada"
"Hiks....Hiks....Hikss.. Hana menangis karena belum bisa menemukan Bayu,ia tahu dari pria yang sedang berada di dapur jika pernah bertemu dengan Jiang setelah Hana memberi tahu bahwa dirinya adalah ibunya Jiang.
" * Toloong katakan....Aku sudah mencari di setiap kota dan desa..."
" * Lalu mendapat kabar bila anakku berada di sini..Aku sangat senang sekali...Tapi sampai sekarang..."
" Hiks....Hiks...Hiks...
" * Aku belum menemukan putraku...Tolong katakan padaku...Di mana putraku." ucap Hana.
" Baiklah...Aku akan menutup kedai ini.. Tapi tunggu yang makan itu selesai.." ucap Ling Ling.
Ling Ling sebenarnya tak mau memberi tahu orang lain,tapi melihat dan mendengar bahwa Jiang adalah putranya,mau tak mau memberi tahu.
20 menit kemudian.
Pintu di tutup. Para pengawal masuk ke dalam sebelum di tutup.
" Maaf,kami tutup.." ucap Fai Long.
" Kami tidak membeli,tapi kami menjaga nyonya kami.." ucap salah satu pengawal.
" Kalian pengawalnya?" ucap Fai Long.
" Iya..." ucap Para pengawal.
" Sial....Siapa sebenarnya Jiang...Jancok." ucap Fai Long dalam hati lalu menutup pintu.
Setelah selesai menutup pintu,Fai Long duduk di kursi,di dekatnya ada Ling Ling dan juga Hana.
" Kalau boleh tahu,siapa namamu.." ucap Fai Long.
" * Namaku Hana...."
Hana memgeluarkan sebuah foto Bayu lalu meletakkan di meja.
" * Di mana Jiang?" ucap Hana.
" Baiklah..."
" Sebelum aku memberitahu..Apa ciri - ciri Jiang?" ucap Fai Long.
" * Dia memakai cincin warna merah dan sebuah jam tangan bermerk yang harganya bisa membeli sepeda motor.." ucap Hana.
" Ternyata dia memang ibunya.." ucap Ling Ling dalam hati sambil memberi kode ke Fai Long.
" Aku akan bercerita.."
" Di mulai saat pertama kali aku melihat Jiang.."
" Dia berlari sendirian di pinggir jalan tengah malam..."
Hana diam menyimak.
" Lalu aku hampiri dia dan aku tawarkan tumpangan..."
"Aku tanya Kamu dari mana?"
" Malam - malam berlari sendirian"
"Dia menjawab Dari rumah paman,mencari ayah dan ibuku..."
"Aku tanya lagi Apakah mereka meninggalkanmu?" .
"Dia jawab Iya...Kakek dan Nenek sudah tiada bulan yang lalu.."
"Aku tanya lagi. Apa kamu tahu tempat tinggal mereka ?"
" Dia jawab Gak tahu paman...Makanya aku pergi mencari mereka...Siapa tahu aku menemukan mereka.."
" Ini paman dari mana?"
" Aku jawab aku dari tempat temanku...Dia meninggal.."
" Dia tewas kecelakaan mobil ."
__ADS_1
"Aku tanya Kamu punya ketrampilan apa?" ucap Fang Long.
"Dia jawab Menjala ikan sama memasak paman.."
" Aaaaa....Kebetulan..."
" Aku sedang membutuhkan seorang juru masak.."
"Dia jawab Aku tidak pandai memasak paman..."
" Tak masalah...Aku akan mengajarimu..."
" Bagaimana?"
" Dia bilang boleh..." ucap Bayu.
"Aku bertanya Kamu memiliki berapa saudara?"
" Dia jawab Aku sendiri paman..."
" Dia tanya Apakah paman sudah berkeluarga?"
" Istriku ada di rumah..."
" Di jawab Di rumah..." ucap Bayu.
" Usaha yang aku buka belum seberapa ramai.."
" dia jawab ya sabar paman...." ucap Bayu.
" Kamu bisa memasak apa?"
" Dia jawab Ayam bakar,ikan bakar,nasi goreng.."
" Lalu aku minta buatkan nasi goreng jika sampai di rumah.
" Setelah sampai di rumah,paginya dia memasak nasi goreng,lalu membuat makanan yang bernama Phe Chel A Yam.."
" Baru berapa hari kami buka kedai ini dengan menu itu,namun kami tiba - tiba ada keperluan. Lalu meninggalkan Jiang di sini sendirian.."
" Begitu kembali,Jiang tidak ada dan dia meninggalkan surat untuk kami.." ucap Fai Long.
" Maaf...Apakah anda dari indonesia..?" ucap Ling Ling.
"* Iya...Aku dari Indonesia.. Aku kehilangan putraku saat ada keramaian...Dia tidak hapal jalan.." ucap Hana.
" Siapa nama anda?" ucap Ling Ling.
"* Hana... Apakah kalian tahu di mana Jiang perginya kemana?" ucap Hana.
" Kenapa Jiang tidak ingat nama anda? " ucap Ling Ling.
" * Itu dia yang membuatku penasaran.."
"* Jika dia ingat namaku pasti dia akan mencariku.."
"* Katakan padaku,di mana Jiang? Aku akan memberi kalian uang jika memberi tahu..." ucap Hana.
" Di markas tentara.." ucap Ling Ling.
" *Appaaaaa....!!!! " ucap Hana terkejut.
" * Bagaimana bisa dia ke sana?" ucap Hana.
" Aku tidak tahu,tadi siang dia menelponku mengatakan bahwa dia masuk militer.." ucap Ling Ling.
" * Berapa nomor telponnya..."
Ling Ling memberi tahu ke Hana.
Lalu Hana mencoba menelpon,namun tidak bisa.
" * Nomornya tidak aktif.." ucap Hana.
" Dia sedang pendidikan,mungkin di larang membawa ponsel.." ucap Fai Long.
" * Baiklah..."
Hana mengeluarkan dompetnya,lalu menyerah uang ke Ling Ling.
" * Ini uang yang aku bawa,sisanya nanti akan aku berikan lagi.." ucap Hana
__ADS_1
" Tidak perlu..."
" Kami hanya membantumu.." ucap Fai Long.