SANG PENERUS.

SANG PENERUS.
KEMBALI KE CHINA


__ADS_3

Nampak puluhan orang Bali menunjukkan kesenian daerahnya kepada turis asing. Para penari berlenggak lenggok di atas panggung.


Bayu nampak termenung dengan ucapan Hana.


" Ilmu Fiqih..Itu ilmu apa ya.."


" Hemm....Nanti sajalah aku cari di perpustakaan..." ucap Bayu dalam hati


Lalu Bayu teringat saat bermain bola bersama sahabatnya. Ia sangat senang oerlahan ingatannya kembali. Ingin rasanya dirinya kembali ke indonesia,tapi dirinya harus berhenti dari kesatuan Militer China dan pergi ke indonesia.


" Jika aku ke Indonesia.."


" Apakah Xiang mau tinggal di sini..?"


" Lalu apa alasanku..."


" Jika tahu aku asli Indonesia..Pasti dia curiga kepadaku.."


" Belum lagi aku telah membantai orang china dan juga tentara China.." ucap Bayu dalam hati.


Selesai menyaksikan acara pentas seni,mereka berjalan di sebuah resort untuk makan bersama.


Setelah makan,mereka berjalan jalan menikmati suasana malam hari. Sebab mereka besok terbang ke Jawa tengah.


Nampak para pedagang menjajakan barang dagangannya.


Bayu mendengar suara musik lalu mendekati penjual yang menjual kaset CD.


Nampak berjejer kaset CD,ada Film,lagu, Dan lain - lain.


Bayu melihat kaset bertuliskan muratal Al Qur'an. Lalu mengambil kaset tersebut.


Di dekat Bayu ada rombongan sahabat Bayu yang sedang berjalan lalu memghampiri Bayu.


" Berapa harge kaset ini?" ucap Bayu.


" Hanya 5 ribu saja.." ucap penjual.


" Saya hanya memiliki uang China,apakah bisa?" ucap Bayu.


" Maaf...Hanya uang indonesia saja.." ucap penjual.


Malik mengeluarkan uang lalu memberikan ke Bayu.


" Ambillah..." ucap Malik.


Bayu melihat ke Malik.


" Terima kasih..Tapi saya tak bisa menerima,Jika kita tukar bagaimana?" ucap Bayu.


" Boleh..."


" 100 yuan saja.." ucap Malik.


" Murah sekali..." ucap Bayu dalam hati lantas mengambil dompetnya,lalu menyerahkan 100 yuan ke Malik.


" Terima kasih.." ucap Bayu.


" Sama - sama..." ucap Malik.


Bayu membayar kaset tersebut,lalu memilih lagi kaset yang ia akan beli.


" Pilihlah Aisyah...Saya akan membayarnya" ucap Bayu.


" Saya tak bisa..." ucap Aisyah.


Bayu paham maksud Bayu.


Lalu ia memilih lagu pop Malaysa.


Lukman menyodorkan tas ke Bayu.


" Ini sebagai kenang - kenang kami untukmu.." ucap Lukman.


Bayu menerima tas tersebut.


" Terima kasih.." ucap Bayu sambil menerima.


Tas itu adalah titipan Hana untuk di berikan ke Bayu berupa buku Fiqih. Agar Bayu tidak terjerumus dalam kamaksiatan.


Malik bersama teman - teman Bayu segera meninggalkan Bayu agar tak menimbulkan kecurigaan.


Bayu menghitung uang pemberian Malik.


" 100 yuan dapat 2 juta..." ucap Bayu dalam hati lalu melihat ke arah Malik.


Namun Malik sudah tidak ada .Bayu celingukan mencari,namun tak ketemu. Karena banyak orang berlalu lalang.


" Apakah dia sengaja memberiku uang sebanyak ini?" ucap Bayu dalam hati.


Lalu Bayu lanjut berjalan lagi bersama Aisyah. Ia melihat baju muslim wanita. Bayu segera ke stand itu.


" Aisyah...Aku ingin membelikan baju untukmu..Pilihlah.." ucap Bayu.


Aisyah memilih pakaian muslim tersebut,karena pakaian muslimnya hanya 2 stel saja. Sisanya pakaian biasa yang memperlihatkan auratnya seperti saat ini yang ia pakai.


Aisyah mengambil 5 stel pakaian,tak lupa jilbabnya. Lalu Bayu membayarnya.


" Jiang..." ucap Aisyah.


" Iya..."ucap Bayu


" Saya letih..." ucap Aisyah.


Bayu akhirnya kembali ke Hotel.Ia memberi tahu ke yang lainnya,agar tidak di cari.


Setelah tiba di kamar hotel.


" Kakiku terasa sakit..." ucap Aisyah.


" Berebah di kasur...Saya akan memijatmu.." ucap Bayu sambil mengunci pintu.


Aisyah melepas alas kaki lalu naik ke tempat tidur.


Bayu menghampiri Aisyah lalu memijati kakinya.


" Aauuu...Sakiit..." ucap Aisyah.


" Maaf.." ucap Bayu lalu mengurangi daya tekan jarinya.


Aisyah memandang Bayu yang sedang memijat kakinya. Ia sangat senang dan juga sedih. Senang Bayu perhatian padanya dan cinta padanya namun sedih harus berpisah dengan orang tuanya.


" Jika saja saya hidup bersama dia tak berpisah dengan orang tuaku..Saya sangat bahagia .." ucap Aisyah dalam hati.


20 menit kemudian.


" Apakah masih sakit?" ucap Bayu.


" Tak...Hanya tubuh saya terasa sakit.." ucap Aisyah.


" Duduklah.." ucap Bayu.


Aisyah menuruti ucapan Bayu. Setelah Aisyah duduk. Bayu berpindah posisi di belakang Aisyah,lalu memegang pundak Aisyah untuk memijat.


" Apakah keluargamu membenciku?" ucap Aisyah.


" Tidak..." ucap Bayu.


" Apakah mereka menanyakan saya?" ucap Aisyah.


" Ada...." ucap Bayu.


Bayu menceritakan saat bertemu dengan kedua istrinya.


Aisyah mendengar ucapan Bayu menduga kedua istri Bayu tak akan menerima dirinya.


" Jika kamu kembali kepada keluargamu,saya tak ikut.." ucap Aisyah.


Bayu berhenti memijat,lalu ke samping Aisyah.


" Kenapa kamu tak mau ikut?" ucap Bayu sambil melihat wajah Aisyah.


" Saya ini wanita kotor Jiang...Tak mungkin dia menerimaku.."ucap Aisyah.


" Saya tidak akan meninggalkanmu sendirian..Saya janji..Karena saya cinta kamu.." ucap Bayu.


Air mata Aisyah keluar.


" Tapi saya kotor Jiang.." ucap Aisyah.


" Kotor bagaimana..Kamu itu cantik,tubuhmu putih mulus dan wangi.." ucap Bayu.


" Saya telah melakukan zina,dan saya menikmati perzinahan itu..Tak mungkin mereka menerima saya.." ucap Aisyah.


" Heemmm...Zina itu apa? " ucap Bayu.


" Zina itu suatu perbuatan yang sangat di benci oleh Allah.. Seperti yang kita lakukan setiap hari.." ucap Aisyah.


" Masa seh..." ucap Bayu tak percaya.


" Itu benar Jiang...Semenjak kamu mengambil kesucianku dan saya di culik oleh pacarmu. Saya ikhlas melakukannya,asal saya bersamamu,..."


"Saya sangat mencintaimu.."


" Jangan tinggalkan saya..."

__ADS_1


" Jika kamu tinggakan saya...Saya akan bunuh diri...Karena saya tak mau kamu tinggalkan saya.."


" Saat kamu mendapatkan misi keluar negeri..."


" Saya sangat cemas sekali...Saya harap kamu cepat pulang.."ucap Aisyah.


Bayu memeluk Aisyah dan mengusap punggungnya.


" Saya juga sangat mencintaimu..." ucap Bayu. Aisyah membalas pelukan Bayu.


" Apakah malam ini kamu mau zinahi saya..?" ucap Aisyah.


Bayu melepas pelukannya.


" Katanya tadi tidak boleh.." ucap Bayu.


" Tak apa...Saya membolehkanmu...Zinahi saya Jiang...Saya ingin berzina denganmu.." ucap Aisyah.


Bayu menggaruk - garukkan kepala karena bingung.


Aisyah melepas pakaiannya. Setelah tak memakai sehelai benang pun,Aisyah mendekati Bayu lalu memegang celana Bayu.


" Kumohon....Zinahi saya...Saya ingin berzina.." ucap Aisyah.


" Baiklah..." ucap Bayu.


Bayu melepas pakaiannya.Setelah lepas,Aisyah segera memegang rudal Bayu,lalu memasukkan dalam mulutnya.


Bayu memegang lubang Aisyah,lalu memainkannya.


10 menit kemudian,Aisyah berebah dan membuka lebar kakinya.


" Masukkan sayang...Zinahi saya.." ucap Aisyah.


Bayu mengambil posisi,lalu memasukkan rudalnya.


Blesssh....


Bayu menggerakkan pinggulnya naik turun.


Berulang kali Aisyah mengejan - ngejan,karena di gempur oleh Bayu. Ia sangat menikmati perzinahan tersebut. Hingga Bayu menumpahkan cairan panasnya di dalam lubannya.


Asiyah merasakan hangat di dalam lobangnya saat Bayu keluar. Lalu ia mengambil tissu di dekkatnya,kemudian memberikan ke Bayu.


Bayu menerima,lalu mencabut rudalnya.


Nampak cairan putih kental keluar dari lubang Aisyah. Bayu segera mengelap cairan itu.


Kemudian Bayu pergi ke kamar mandi untuk wudhu.


Selesai wudhu,Bayu shalat.


Aisyah yang melihat Bayu selesai bersetubuh langsung wudhu tanpa mandi dulu tak heran,sebab ia terbiasa melihat Bayu melakukan itu.Lalu ia tertidur.


Setelah Bayu shalat,ia melihat Aisyah tertidur.


" Kesempatan..." gumam Bayu.


Bayu berjalan menuju kamar sebelah. Setelah sampai di depan pintu kamar nomor 214. Bayu mengetuk pintu sambil melihat sekitar,agar tak di ketahui pemandu wisata. Sebab ia curiga pada dua orang itu.


Tok...Tok...Tok...


" Apa sudah tidur" ucap Bayu dalam hati lalu melihat jam tangan. Menunjukkan pukul 2 dini hari.


Pintu tebuka kamar terbuka. Nampak Kakashi membuka pintu kamar,lalu Bayu masuk ke dalam.


Bayu melihat kedua istrinya tidur di ranjang yang berbeda. Hana tidur di lantai memakai bed cover dan selimut.Ia berjalan ke arah Diana.


" Sudah tidur..." ucap Bayu melihat Ayu tertidur.


Mata Diana perlahan terbuka.


" Sayang...Apakah itu kamu..?" ucap Diana.


Bayu membalikkan badannya.


" Iya...Maaf aku baru bisa mengunjungi kalian.." ucap Bayu pelan.


Hana terbangun karena mendengar suara Bayu.


Diana bangun lalu menghampiri Bayu dan memeluk Bayu.


" Sayang....Jangan pergi..." ucap Diana.


Bayu membalas pelukan Diana.


" Maafkan aku..."


" Besok kita akan ke Magelang lihat candi Borobudur.." ucap Bayu.


Tiba - tiba Bintang terbangun dan menangis.


Ayu terbangun,lalu melihat Bayu.


" Shujin..." ucap Ayu.


Bayu membalikkan badan ke arah Ayu.


" Iya...."


" Kenapa kamu memanggilku shujin..Padahal namaku Bayu.." ucap Bayu.


Ayu bangkit dan turun dari tempat tidur.


" Itu panggilan kita sayang...Kamu memanggilku Yomesan.." ucap Ayu lalu memeluk Bayu.


" Yomesan...?"


" Itu bahasa apa?" ucap Bayu.


Ayu melepas pelukannya.


" Bahasa jepang shujin..." ucap Ayu.


" Tunggu sebentar...Ayahmu bernama Kakashi,lalu kamu Ayu..."


" Lalu kenapa kita memakai bahasa Jepang?" ucap Bayu.


" Namaku sebelumnya Hinata,aku orang Jepang shujin.." ucap Ayu


" AP....." ucap Bayu lalu Ayu membekap mulut Bayu.Kemudian melepas bekapannya.


" Jadi kamu orang jepang,lalu Diana?" ucap Bayu.


" China,tapi lahir di Indonesia.."ucap Ayu.


" Putri?" ucap Bayu.


" Sulawesi shujin.." ucap Ayu.


Bayu menggaruk - garukkan kepalanya meski tak gatal.


" Kok bisa ya aku punya 3 istri berbeda - beda,satu Jepang,lalu China terus Sulawesi,jika aku jadi nikah dengan Xiang dan Aisyah..."


" 4 Negara dong jadinya..." ucap Bayu dalam hati.


" Kenapa shujin?" ucap Ayu.


" Tidak apa- apa yomesan..."


" Apakah aku bisa bahasa Jepang..?" ucap Bayu.


" Bisa...Apakah sayang tidak ingat?"


Bayu menggelengkan kepala.


" Jangankan Jepang,bahasa China saja aku lupa.. "


Bayu duduk di tepi ranjang,lalu menceritakan saat dirinya bertemu dengan Anming,dan Xoulang. Lalu ia di ajari bahasa china oleh seorang wanita cantik,hingga dirinya masuk ke Militer.Bayu tak menyebut nama Xiang.


" Begitu.." ucap Bayu.


" Apakah Aisyah itu pacar shujin?" ucap Ayu.


" Iya...Tapi aku diam - diam saja,pacarku Qinglin tak mau aku mencintai wanita lain. Dia sangat overprotektif padaku.." ucap Bayu.


" Kenapa Aisyah bisa tinggal di rumah Qinglin?" ucap Hana.


" Karena aku yang meminta,jika tidak,aku akan pergi meninggalkan dia. Dan akhirnya dia mau" ucap Bayu.


" Apakah sayang bercinta dengan mereka?" ucap Diana sambil menyusui Bintang.


" Iya....."


Bayu melihat jam tangannya.


" Maaf aku harus kembali ke kamar,nanti Aisyah bangun dan mencariku tidak ada bisa gawat.." ucap Bayu lalu berjalan menuju pintu.


Diana melihat Bayu berubah menjadi sedih. Sebab Bayu yang sekarang seperti Bayu yang tak ia kenal.


" Berdo'a saja...Semoga Bayu cepat pulih,tadi ingatannya bersama teman- temannya sudah kembali.." ucap Hana.


" Iya bu..." ucap Ayu dan Diana.


Setelah Bayu membuka dan mengunci pintu.

__ADS_1


Bayu kaget melihat Aisyah tak ada di tempat tidur.Ia pun segera ke kamar mandi.


Nampak pintu kamar mandi tertutup.


Tok...Tok...Tok..


" Aisyah..." ucap Bayu.


" Iya...." suara Aisyah lalu pintu terbuka.


Aisyah memeluk Bayu.


" Kamu dari mana...Saya takut,tadi saya terbangun dan tak melihatmu di sampingku,lalu saya ke kamar mandi,takut ada yang masuk dalam bilik ini selain kamu habib albi....." ucap Aisyah.


" Maaf,tadi saya menemui istri saya di sebelah...Saya nak cakap denganmu sudah tidur.." ucap Bayu.


Bayu menuntun Aisyah ke tempat tidur. Lalu membaringkan Aisyah.


" Jangan pergi lagi...Saya benar - benar takut.." ucap Aisyah.


" Iya..Ini saya akan tidur di sampingmu. " ucap Bayu sambil mengusap punggung Aisyah.


Tak lama kemudian Aisyah tertidur.


" Sial...Dia benar - benar terbangun dan ketakutan..." ucap Bayu dalam hati.


Tak lama kemudian,Bayu juga ikut tidur.


****


Pagi hari pukul 8.10


Rombongan Bayu meninggalkan hotel menuju bandara. Mereka akan pergi melihat candi Borobudur. Mereka menaiki bis dan duduk paling belakang.


Tiba - tiba ponselnya berdering.


Bayu mengecek siapa yang menelpon.


" Mayjen Tang Shin" gumam Bayu.


Bayu menerima panggilan tersebut.


"* Hallo pak " ucap Bayu.


" Maaf Jiang aku tiba - tiba menghubungimu..Ini soal Xiang.."suara Mayjen Tang Shin.


" * Kenapa Xiang pak?" ucap Bayu.


" Xiang badannya panas,ia menyebut namamu terus.."


" Kalau bisa...Pulanglah" suara Mayjen Tang Shin.


" * Baik pak...Aku akan pulang ." ucap Bayu.


" Aku akan memesan tiket,dan mengirim kode penerbanganmu bersama wanita di sampingmu.." suara Mayjen Tang Shin.


"* Siap pak..." ucap Bayu.


Akhirnya Bayu tidak jadi pergi melihat candi Borobudur. Ia terpaksa kembali ke China karena Xiang sakit.Bayu berbicara ke pemandu wisata dan juga anak buahnya.Jika dirinya dan juga wanita yang bersamanya tak ikut pergi.


Anak buahnya pun merasa sedikit kecewa Bayu tak bisa ikut ke candi Borobudur. Sebab mereka datang ke Indonesia berkat Bayu. Mau tak mau anak buahnya mengiyakan saja.


Bayu dan Aisyah berpisah dengan rombongannya.


Rombonganya telah berangkat menuju Jogjakarta,lalu ke Magelang menggunakan Bis. Seandainya Bayu ikut. Kumala Sari pasti mengetahui bila Bayu berada di Jogja dan segera menemuinya. Karena ilmu yang ia berikan ke Bayu bisa melacak keberadaan Bayu di tanah Jawa.


Bayu dan Aisyah duduk di ruang tunggu sambil menunggu pesawatnya berangkat.


Tiba - tiba muncul keluarga Bayu. Bayu melihat keluarganya datang kaget.


Bayu memperkenal Aisyah kepada keluarganya. Namun Aisyah nampak menundukkan kepala karena malu. Malu akan dirinya yang telah kotor.


" Kamu gak usah takut...Kami menerimamu Aisyah.." ucap Hana.


Aisyah mendongakkan kepalanya.Ia tak percaya ucapan ibunya Bayu itu bahwa dirinya di terima,meskipun telah berzina dengan Bayu.


" Aku akan menolongmu..Dan menghubungi orang tuamu.." ucap kakek Zhang.


" Jangan pak...Saya malu...Saya telah kotor.." ucap Aisyah tak ingin bertemu kepada orang tuanya.


" Orang tuamu pasti mencemaskanmu karena kamu menghilang...Apakah kamu tega melihat orang tuamu sedih?" ucap Hana.


Nampak Aisyah terdiam. Yang di ucapkan ibunya Bayu ada benarnya. Pasti orang tuanya sangat sedih melihat dirimya tak ada dan sangat cemas.


" Tapi...Saya tak mau berpisah dari Bayu.." ucap Aisyah.


" Aku akan mengirim orang untuk menemuimu.."


" Bayu...Apakah kamu mau membantu?"


" Kasihan orang tuanya..." ucap kakek Zhang.


" Iya kakek..Aku mau..Tapi bagaimana caranya?" ucap Bayu.


Kakek Zhang menyodorkan kertas ke Bayu.


" Itu nomor telpon keluarga kakek, nantibkamu bawa Aisyah pergi keluar dari rumah pacarmu,ke mall atau kemana saja,yang penting dia keluar dari rumah pacarmu.." ucap kakek Zhang.


" Tapi...Saya tidak mau berpisah dari Bayu.."


" Lebih baik saya mati saja jika saya tak bersama Bayu" ucap Aisyah.


" Aisyah...Dengarkan saya.."


" Kamu bisa bertemu lagi dengan Bayu..."


" Lihatlah kedua istri Bayu ini..."


" Kedua istri Bayu sangat sedih kehilangan Bayu tuk selama - lamanya saat di China.."


" Kita berpikir Bayu telah tewas..."


" Saya yang melahirkan Bayu dan membesarkannya sangat sedih..Bahkan makan saja tidak ada rasanya.Rasanya ingin mati,tak mau hidup lagi. Sebab orang yang ibu sayang telah meninggalkan ibu"


" Begitu mendapat kabar bahwa Bayu masih hidup. Ibu mendapat semangat hidup lagi..." ucap Hana.


" Aisyah...Yang di katakan ibuku benar.."


" Saya ingin kamu kembali ke Malaysa..."


" Aku janji akan menemuimu..Janji sebagai prajurit..." ucap Bayu.


Nampak Aisyah berpikir.


" Apakah kamu tidak kasihan kepada ibumu yang telah melahirkanmu,dan membesarkanmu menangis sepanjang hari. Sebelum kamu menyesa,jika mereka telah tiada kamu akan sangat menyesalinya.." ucap Hana.


" Baiklah...Saya akan kembali ke Malaysa...Terima kasih telah membantu saya dan menerima saya.." ucap Aisyah.


Hana memeluk Aisyah.Aisyah membalas pelukan Hana. Setelah itu Hana melepaskan pelukannya.


" Saya takut untuk kembali kerumah.." ucap Aisyah.


" Ibu akan membantumu...Di mana alamat rumahmu" ucap Hana.


Aisyah menyebut nama alamat rumahnya.


" Terima kasih bu..." ucap Aisyah lalu mencium tangan Hana. Dirinya tak menduga,ibu kandung Bayu menerima dirinya dan juga membantunya.


Aisyah menghampiri istri Bayu.


" Maafkan saya...Saya tak bermaksud mengambil suami kalian.." ucap Aisyah.


" Aku memafkanmu..." ucap Diana.


" Terima kasih.." ucap Aisyah.


" Aku juga telah memaafkanmu..."


" Setelah kamu sampai di Malaysa. Jangan berhubungan dengan pria lain...Jika kita tahu..Maka aku akan meminta suamiku untuk menjauhimu.." ucap Ayu.


" Saya berjanji,tak akan jatuh cinta pada pria lain...Saya hanya cinta pada Bayu.." ucap Aisyah.


Tiba - tiba terdengar suara di speker bahwa penumpang pesawat tujuan China segera masuk dalam pesawat.


" Aku tinggal dulu ya..." ucap Bayu.


" Sayang....."


"Apakah kamu lupa..Bila mau pergi harus salaman dan cium tangan kepada ibu dan orang yang lebih tua?" ucap Hana.


" Maaf bu...Aku lupa..." ucap Bayu.


Bayu segera bersalaman pada ibunya dan mencium tangannya.,lalu ke kakek Zhang dan yang lainnya,terakhir Bayu bersalaman ke Diana. Aisyah juga bersalaman pada keluarga Bayu.


Diana mencium tangan Bayu. Bayu mencium kening Diana. Lalu mencium Bintang.


" Ayah pergi dulu..." ucap Bayu.


Bayu beralih ke Ayu. Ayu mencium tangan Bayu,Bayu mencium kening Ayu lalu mencium pipi Imam.


" Ayah pergi dulu..."


" Assalam mu'alaikum..." ucap Bayu.


" Wa'alaikum salam..." ucap keluarga Bayu.

__ADS_1


Bayu berjalan bersama Aisyah menuju pesawat,ia melambaikan tangan ke arah keluarganya.


Keluarga Bayu membalas lambaian tangan Bayu. Nampak Ayu dan Diana meneteskan air matanya. Sekian lama berpisah akhirnya bertemu,namun kini harus berpisah kembali.


__ADS_2