
Di dalam mobil Lasiman sebelum perkelahian
Di dalam mobil Lasiman saat Bayu dan temannya menuju rumah kosong.
Lasiman menghentikan mobilnya agak jauh dari mobil Bayu.
Lasiman menelpon Agus Irawan Mahendra yang tak lain Ayah kandung Bayu Saktiawan Mahendra.
"Malam Bos.." ucap Lasiman.
"Bentar aku telpon balik..." Suara Agus
10 menit kemudian Hape Lasiman berbunyi.
"Halo Bos..." ucap Lasiman.
"Ada apa Man?" suara Agus
"Tuan Muda mau berkelahi dengan preman kampung bos..." ucap Lasiman.
"Ehemm....Siapa yang demo?" suara Agus.
Lasiman tahu akan kode deheman itu,Agus akan berdehem bila ada orang di sekitarnya terutama keluarganya.
"Preman kampung bos..." ucap Lasiman.
"Ceritakan dengan lengkap..." suara Agus.
"Tuan muda mencari pelaku penganiayaan sahabatnya bos di desa Jati Waringin..
"Tuan muda bersama 2 sahabatnya naik mobil pak Joseph ayah dari sahabatnya.
"Setelah dapat mereka menunggu di rumah kosong tempat biasa preman itu mabuk - mabukkan.
"Aku tak berani mendekat karena takut ketahuan oleh mereka.Lalu aku suruh temanku mengecek. Ini saya menunggu dia datang.." ucap Lasiman.
"Okee....Besok pagi saja kamu laporan,jika sangat mendesak menyangkut perusahaan langsung telpon aku.." suara Agus.
"Siap boss..." ucap Lasiman.
20 menit kemudian teman Lasiman datang dengan nafas ngos - ngossan,membuka pintu mobil lalu masuk.
"Jancook... Aku lihat pocong di sana..." ucap temannya Lasiman.
"Pocong??" ucap Lasiman.
"Iyaaa... Pas aku ikutin mereka dari belakang jaraknya 60 meter lah..,tiba - tiba muncul bayangan putih melompat - lompat pas aku menoleh kesamping .
"Jadi aku kabur dari sana..." ucap temannya Lasiman.
"Otot doank yang besar,tapi sama hantu saja takut.." ucap Lasiman.
"Kalau kamu berani,... Sana awasi mereka sendiri..." ucap temannya Lasiman.
"Ogaah... Mending aku di sini saja.." ucap Lasiman. Dalam hatinya juga takut bila melihat hantu.
"Bilang saja kalau kamu juga takut..." ucap temannya Lasiman.
"Enggak...Aku gak takut sama hantu.." ucap Lasiman.
Tiba -tiba sekelebat bayangan putih lewat depan mereka.
Badan Lasiman langsung gemetar.
"Jancoooook...." ucap Lasiman lalu menjalankan mobilnya.
---****---
Sekilas cerita perjalanan Bayu.
Bayu melihat ada yang ngadain hajatan,lalu ia menepikan mobilnya.
"Kenapa berhenti Yu...?" ucap Daniel.
"Kalian laper gak?" ucap Bayu.
"Ya lapar lah...." ucap Daniel.
"Poool laperku Yu... Energiku dah habis buat mukulin itu para bajingan.." ucap Bimo.
"Duitku sisa 3 ribu..." ucap Bayu.
"Duitku sisa seribu.." ucap Daniel.
"Aku gak bawa duit..." ucap Bimo.
"Eh tunggu dulu Yu...
"Kalau di gabungin uang kita,gak akan cukup buat kebo makan..." ucap Daniel.
"Emang iya, 4 ribu hanya buat ganjal di giginya Kebo saja..." ucap Bayu.
"Terus kenapa kamu nanyain kekita tadi?" ucap Daniel.
"Gini - gini....
"4 ribu kalau di bawa ke warung kan gak akan cukup buat kita makan..." ucap Bayu.
"Teruss...?" ucap Daniel.
"Beli amplop ,sama kantong plastik dan kertas minyak.." ucap Bayu.
"Aku masih doyan nasi Yu... Gak mau makan kertas..." ucap Bimo.
"Dengerin dulu aku ngomong...
"Main potong saja...
"Beli 3 amplop,masing - masing taruh seribu,lalu kita masuk ke sana..." ucap Bayu sambil nunjuk rumah yang sedang mempunyai hajatan.
"Maksudmu kita datang ke acara nikahan orang yang gak kita kenal?" ucap Daniel.
"Yapss... Betul sekali...
"Gimana.....
"Mau gak...?" ucap Bayu.
"Malu aku Yu..." ucap Daniel.
"Ngapain malu...
"Kamu gak kasian sama Kebo kah?" ucap Bayu.
"Idemu bagus juga dhus...
"Ayoo kalau gitu...
"Cacing di perutku teriak minta jatah..." ucap Bimo.
"Baiklah.... " ucap Daniel.
"Sini uangmu Nil... Aku beli amplop dulu.." ucap Bayu.
Daniel memberikan uang pada Bayu.
Bayu keluar dari mobil menuju sebuah toko.
Setelah selesai apa yang Bayu beli,ia kembali ke mobil.
"Ayoo turun..." ucap Bayu.
Bimo dan Daniel turun dari mobil.
"Neh amplop kalian..." ucap Bayu sambil memberikan amplop pada Bimo dan Daniel.
Kemudian mereka berjalan ke hajatan tersebut.
"Diampuuut... Baru kali ini aku datang ke pesta pernikahan orang gak di kenal..." ucap Daniel dalam hati.
Mereka masuk ke pesta tersebut,lalu menulis buku tamu.
Bayu menulis hamba Allah.
Bimo juga menulis sama dengan Bayu.
Lukman juga demikian.
Lalu mereka memasukkan amplop ke dalam kotak kemudian berjalan ke meja makanan.
Mereka mengambil makanan di atas meja.
Nampak piring Bimo penuh makanan. Lalu Bayu mencari meja yang kosong.
Bimo makan dengan lahap.
Selesai makan,Bayu melihat sekeliling.
Lalu mengambil piring berisi wajik ketan,lalu dimasukin ke bawah meja.Kemudian Bayu menumpahkan Wajik itu ke dalam kresek.
"Yu... Kenapa kamu ambil semua?" ucap Daniel lirih.
"Diem...." ucap Bayu sambil meletakkan piring yang kosong di atas meja.
Bayu mengambil lagi wajik ketan,lalu dimasukkan dalam kresek.
Bayu menyembunyikan kresek itu di dalam bajunya.
Lalu Bayu mengambil Jenang,kemudian memasukkan lagi ke kresek.Bayu mengambil 2 piring jenang.
Daniel hanya geleng - geleng kepala saja.
__ADS_1
"Neh... Masukin dalam bajumu..." ucap Bayu lirih sambil memberikan kresek berisi jenang di bawah meja.
"Diampuuut...." ucap Daniel lirih.
Mau tak mau Daniel memasukkan kresek itu kedalam bajunya.
Bimo nampak baru menyelesaikan makannya.
"Joss makanannya Yu..." ucap Bimo.
"Iya... Ayo kita pulang...." ucap Bayu.
Mereka pun berdiri,lalu berjalan ke panggung pelaminan.
"Selamat ya Kang...." ucap Bayu.
"Iya.. Terima kasih..." ucap pengantin pria.
"Selamat ya mbak..." ucap Bayu sambil tersenyum.
"Iya terima kasih..." ucap pengantin wanita.
Begitu juga Bimo dan Daniel
Setelah mereka pergi.
"Mas kenal kah sama mereka?" ucap pengantin Wanita.
"Enggak... Aku pikir tadi itu tetanggamu yank..." ucap pengantin pria.
"Aku baru lihat mereka mas..." ucap pengantin wanita.
"Dah biarin saja..." ucap pengantin pria.
"Jika di lihat - lihat,ganteng juga cowok tadi " ucap pengantin wanita.
----***----
Di dalam mobil Hardtop.
"Yuu... Aku baru kali ini loh,datang kepesta pernikahan orang lain yang gak aku kenal terus merampok jajanan orang..." ucap Daniel.
"Sama... Aku juga...." ucap Bayu.
"Aku juga iyoo" ucap Bimo.
Bayu mengeluarkan kresek di dalam baju yang isinya wajik ketan,begitu pula Daniel.
Bayu mengeluarkam kertas minyak dari dalam kantong celana.
"Ini buat oleh - oleh bapak kalian..Jadi nanti kita ada alasan pulangnya malam - malam..." ucap Bayu sambil membagi wajik dan Jenang di taruh di kertas minyak menjadi 2 bagian,sedangkan Bayu tidak mengambil ketan dan jenang,percuma bila ngambil,soalnya Bayu akan berterus teras,tak ada di tutupi.
"Juancooooook..... " ucap Daniel baru mengerti apa yang di lakukan Bayu.
"Bo... keluarin 1 sisir pisangnya lalu masukin dalam kresek ini " ucap Bayu sambil memberikan kresek ke Bimo.
Bimo menerimanya lalu mengambil 1 sisir lalu memasukkan dalam kresek.
"Ini masukin ke kresek satunya..." ucap Bayu sambil memberikan bungkusan Wajik dan Jenang.
Bimo menerima lalu memasukkan dalam kresek.
"Yang ada pepayanya buat bapaknya Daniel.Terus satunya buatmu Bo.." ucap Bayu.
"Suwun yoo..." ucap Bimo.
"Iyo... Jadi nanti sampai dirumah,kalian bilang di rumah teman ada hajatan,jadi kita bantuin.." ucap Bayu.
"Oke bos..." ucap Bimo.
Bayu menjalankan mobilnya.
"Yu... Sebenarnya kamu itu pinter.. Tapi kenapa gak pernah ranking 123?" ucap Daniel heran.
"Malas aku ranking 123... Selalu di suruh terus sama guru..." ucap Bayu.
"Iya juga seh.. Si ningsih selalu di suruh maju jika tak ada yang bisa jawab pertanyaan dari pak Eko..." ucap Daniel teringat saat masih sekelas dengan Bayu,Bimo dan Lukman.
----***----
Di rumah Bayu.
Bayu sudah berada di depan pintu rumah.
Tok....Tok...Tok...
"Assalam mu'alaikum bu...." ucap Bayu.
Bayu menunggu tak ada jawaban.
"Bu... Ini Bayu bu...." ucap Bayu sambil mengetuk pintu.
Tok...Tok...Tok...
"Tumben ibu gak ada jawab,apa ibu sudah tidur ya..." ucap Bayu dalam hati.
Bayu mengeluarkan kunci serep yang di letakkan di bawah pot bunga. Lalu membuka pintu rumah.
"Bu....Ibu...." ucap Bayu saat masuk ke dalam rumah.
Tak ada jawaban dari Hana.
Bayu berjalan ke kamar Hana.
Tok...Tok...Tok....
"Bu.... " ucap Bayu.
Tak ada jawaban dari Hana.
"Aneh.... Kok ibu gak ada ya...
"Apa jangan - jangan ibu keluar mencari aku...
"Tapi sepedanya ada.." ucap Bayu dalam hati heran dan penasaran.
Bayu kembali ke pintu depan lalu menguncinya,tak lupa mencabut lalu menggantungkan di dekat pintu agar tak lupa.
Bayu pergi ke belakang untuk ambil air wudhu.
Setelah selesai shalat,Bayu mengambil teh kotak dan choki - choki lalu menyalakan tivi lalu duduk.
"Biasanya ibu gak pernah keluar semalam ini.." ucap Bayu dalam hati.
Sejam kemudian Bayu tertidur,tivi masih menyala.
3 jam kemudian.
Hana masuk kedalam rumah,ia melihat Bayu tertidur. Lalu Hana mematikan tivi. Lalu masuk ke dalam kamar,setelah itu keluar kamar menemui Bayu.
"Nak... Bangun..." ucap Hana sambil memegang bahu Bayu.
Bayu membuka matanya.
"Ibuuu...." ucap Bayu.
"Jelaskan... Mengapa kamu pulangnya malam - malam?" ucap Hana.
Bayu menceritakan semuanya pada Hana,tak ada yang di tutup - tutupin.
Saat Bayu bercerita mengenai dia datang ke pesta pernikahan orang ,Hana menahan tawanya.
"Ibu kecewa padamu nak.." ucap Hana mengeluarkan airmata saat Bayu selesai bercerita.
"Bu....Maafin Bayu bu..." ucap Bayu.
"Ibu tidak mengajarkanmu berbuat seperti itu...
"Ibu gak ingin punya anak seorang pembunuh.." ucap Hana sambil menahan amarahnya.
"Bu...Maafin Bayu bu..." ucap Bayu sambil menangis memohon agar ibunya mau memaafkannya.
Hana berdiri lalu berjalan kekamar.
"Bu....Kalau ibu gak mau maafin Bayu.
"Lebih baik Bayu mati saja bu..." ucap Bayu sambil mengusap air matanya.
Hana mendatangi Bayu lalu menampar pipi bayu.
Plaaak.....
Tamparan ibunya tak sesakit hatinya saat ibunya tak mau memafkan dirinya yang berbuat salah.
Kemudian Hana memeluk Bayu.
"Jangan nak....." ucap Hana menangis. Ia tak mau kehilangan 2 kali orang yang di sayanginya.
"Kalau ibu tak mau maafin Bayu.. Buat apa Bayu hidup..." ucap Bayu sambil menangis.
"Ibu memaafkanmu nak...
"Ibu mohoooon....
" Jangan tinggalkan Ibu nak...." ucap Hana nangis sesenggukan.
Setelah tangisan mereka berhenti.
"Tidurlah Nak...Besok sekolah..." ucap Hana.
"Bu...Sekarang jam 4 kurang 10 menit. Kalau Bayu tidur lagi,kepala Bayu pusing bu..." ucap Bayu.
__ADS_1
"Ya sudah... Terserah kamu saja...
"Ibu mau ke dapur..." ucap Hana.
Bayu keluar rumah untuk lari pagi.
Tiba - tiba ada pocong muncul.
"Mau balapan lari kah Cong?" ucap Bayu.
Pocong tak menjawab,dia hanya bisa melompat - lompat saja.
"Coba kamu ganti bajumu Cong... Masa pakai baju putih terus..." ucap Bayu sambil berlari.
----***----
Di sekolah.
Jam 6.35
Bayu sudah berada di dalam kelas.
Lalu muncul Sinta.
"Pagi Sinta..." ucap Bayu.
"Pagi juga Bayu..." ucap Sinta.
5 menit kemudian Bimo datang.
"Pagi Keboo..." ucap Bayu.
"Pagi juga Weduus..." ucap Bimo.
"Piyee... ??
"Berhasil gak?" ucap Bayu.
"Berhasil Yu.... Untung kamu bawa kita kesana..
"Jadi Ibu dan bapakku gak ngomel - ngomel" ucap Bimo.
"Jelassss... Bayu gitu loh..." ucap Bayu.
Tak terasa bell berbunyi.
Pak Rido masuk kedalam kelas.
"Berdiri...
"Beri salam..." ucap Bayu.
"Selamat pagi pak..." ucap murid - murid.
"Pagi juga....
"Taruh buku PR kalian di meja.." ucap pak Rido.
"Jancook...Aku lupa ada PR Fisika... Bangkek...Bangkek.." ucap Bayu dalam hati.
"Yu... Kamu ngerjain gak?" ucap Bimo.
"Enggak...Kamu?" ucap Bimo.
"Sama..." ucap Bimo.
Pak Rido berjalan ke meja Bimo.
"Mana buku PRmu?" ucap Pak Rido.
"Ketinggalan pak..." ucap Bimo alasan.
"Berdiri di depan kelas..." ucap pak Rido.
Bayu juga berdiri lalu berjalan.
"Mau kemana kamu Bayu...?" ucap pak Rido.
"Nemanin Bimo berdiri pak... Soalnya bukuku juga ketinggalan.." ucap Bayu.
"Ooo... Begitu.." ucap pak Rido.
Selesai mengambil buku di atas meja,pak Rido mendatangi Bayu dan Bimo.
"Kalian bapak berikan hukuman bersihkan WC guru." ucap pak Rido.
"Siap pak...: ucap Bimo dan Bayu.
"Dah sana pergi..." ucap pak Rido.
Bayu dan Bimo keluar kelas.
"Aku Kirain kamu dah ngerjain Yu.." ucap Bimo.
"Mana sempat... Bo...Kebo..." ucap Bayu.
Mereka pun membersihkan WC guru yang jumlahnya ada 4.
----***---
Pukul 15.00
Bayu duduk di teras sambil mendengarkan radio.
Seharian aku tak tenang 🎶
Seperti orang kebingungan🎶
Pikiranku tak karuan🎶
Khawatirkan kamu di sana🎶
"Jangkreek... Lagu ini seperti diriku." ucap Bayu dalam hati mendengar lagu Armada.Lalu Bayu ikut bernyanyi.
"Tak tahu apa gerangan 🎶
Mungkinkah di sana kau rasa bahagia🎶
Atau malah sebaliknya🎶
Telah lama kita tidak bertemu🎶
Tak pernah ku dengar berita tentangmu🎶
Apa kabar kamu sayang apa kabar kamu sayang🎶
Seharian aku tak tenang🎶
Khawatirkan kamu di sana🎶
Bayu bernyanyi karena teringat dengan Khalisa.
"Bu... Beli..." suara ibu - ibu.
"Iya..." ucap Bayu.
Bayu ke warung,lalu melayani tetangganya itu.
Lalu Daniel datang dengan mengendarai sepeda motor Ninja RR.
"Asaalam mua'alaikum...
"Bayuu..." suara Daniel.
Daniel sudah terbiasa sejak SD saat bertamu ke rumah Bayu mengucapkan Salam.
"Wa'alaikum salam... " ucap Bayu.
Bayu berjalan menghampiri Daniel.
"Ada apa Nil...?" ucap Bayu.
"Kamu mau jenguk Lukman apa enggak?" ucap Daniel.
"Aku mau,..Tapi aku gak tahu di ijinkan apa enggak sama ibuku..." ucap Bayu.
Tiba - tiba Hana muncul dari dalam rumah.
"Ibu ijinkan tapi kerumah sakit saja,setelah itu langsung pulang.. Gak boleh keluyuran..." ucap Hana.
Daniel berjalan ke arah Hana lalu mencium tangan Hana.
"Aku ganti baju dulu ya Nil..." ucap Bayu.
"Iyaa..." ucap Daniel.
"Jangan ngebut naik motornya ya nak.." ucap Hana.
"Siap bu..." ucap Daniel.
Tak lama kemudian Bayu muncul. Lalu Bayu mencium tangan Hana.
"Sore sebelum magrib harus pulang.." ucap Hana.
"Iya Bu..." ucap Bayu dan Daniel
Daniel memberikan helm pada Bayu.
Daniel naik ke sepeda motornya. Lalu Bayu Naik sepeda motor .
"Bayu berangkat dulu bu...
__ADS_1
"Assalam mu'alaikum..." ucap Bayu.
'Wa'alaikum salam.." ucap Hana.