SANG PENERUS.

SANG PENERUS.
AKU AKAN IKUT


__ADS_3

Setelah selesai shalat,Bayu menghampiri Xiang. Xiang berdiri dan berjalan ke arah Bayu.


" # Tunggu...Aku ingin mengatakan sesuatu.." ucap Bayu.


" Baiklah..Apa yang sayang ingin katakan?" ucap Xiang.


" # Agamaku islam..Di dalam ajaran agamaku.."


"# Aku tidak boleh berhubungan badan dengan wanita yang bukan istriku.." ucap Bayu.


" Aku ini istrimu.." ucap Xiang.


"# Secara pemerintahan,memang kamu istriku,tetapi secara agama tidak.." ucap Bayu.


" Lalu..Apa yang sayang inginkan..Atau jangan - jangan kamu bertemu dengan gadis Malaysa itu dan kalian bersenang - senang sementara aku di sini sangat menderita? " ucap Xiang.


"# Bukaan..."


"# Selama aku di indonesia.."


"# Aku di beri tahu oleh tokoh agama di sana..Dan dia menasehatiku..."


"# Jika mau...Sayang harus mengikuti agamaku,dan nikah secara agamaku"


"# Aku gak mau melakukan perbuatan dosa yang sangat di benci oleh tuhanku." ucap Bayu.


" Dosa... Tuhan?"


" Aku gak percaya..."


" Mengapa dulu kamu melakukannya...Atau kamu sudah tidak cinta lagi denganku?" ucap Xiang.


Bayu berpikir jika ia berkata" #Maafkan aku... Aku tidak lagi mencintaimu.."Mendengar ucapan Bayu,Xiang merasa terpukul dan marah.


" Mengapa...? "


"Apakah kamu mencintai wanita lain?"


Xiang mengeluarkan air matanya.


" Semua yang kamu inginkan telah aku berikan " ucap Xiang.


" # Aku bukanlah pria yang seperti kamu inginkan..Ada pria lain yang lebih baik dariku..." ucap Bayu.


" Apakah kamu menginginkan warisanku?"


" Aku akan memberikan semua milikku padamu.." ucap Xiang.


Bayu menggelengkan kepalanya.


" # Aku tidak menginginkan harta warisanmu.."ucap Bayu.


Xiang berjalan ke arah pintu,lalu membuka pintu.


Braaaak....Pintu terhempas di tembok,karena di tarik kuat dan di lepas oleh Xiang.


" Maafkan aku Xiang..Aku melakukan ini karena tak ingin kamu bersedih terus. Dan juga aku akan meninggalkanmu lagi..." ucap Bayu dalam hati. Sengaja Bayu berkata seperti itu agar dirinya terbebas dari Xiang dan menjalankan rencananya.


Xiang muncul kembali,lalu mengarahkan pistol ke arah Bayu.


" Eh....!!!! Bayu terkejut,ia tak menyangka Xiang kembali dengan mengarahkan pishol,lalu ia pun segera waspada.


DOOORR....


Bayu mengelak kesamping


Puluru melesat sangat cepat,namun tak berhasil mengenai Bayu.


DOORRR...DOORRR....DOORR...


Setiap tembakan,Bayu menghindarinya.


" Siaaal..." ucap Bayu sambil menghindar,dan melesat ke arah Xiang.


Tap...Bayu memegang pistol yang di pegang oleh Xiang dan mengarahkan moncong senjata ke atas.


DOOORR........


Xiang menghentikan tembakannya.


" # Kenapa menembakku?" ucap Bayu menatap mata Xiang.


" Kenapa kamu memutuskan aku?" ucap Xiang emosi.


"# Agar kamu mendapatkan pria yang lebih baik dari diriku.." ucap Bayu.


Muncul orang - orang karena mendengar letusan senjata api.


" Aku sangat mencintaimu..." ucap Xiang.


" # Jika cinta kenapa menembakku?" ucap Bayu.


" Agar tak ada wanita lain yang memilikimu.." ucap Xiang.


" Gendeng...( gila)"


" Untung aku bisa menghindar... Jika aku menahan tembakan itu,bisa - bisa mereka ( Militer ) akan heboh nanti.." ucap Bayu dalam hati.


Xiang melepas senjatanya,kini senjata api itu di pegang oleh Bayu.


Xiang menunggu,apakah Bayu akan membalas tindakannya,karena ia tahu bahwa pistol yang di pegang Bayu masih ada pelurunya.Namun Bayu tak kunjung menembak. Hanya diam saja.


" Kenapa kamu tidak membalas menembakku?" ucap Xiang.


" # Karena aku tak punya alasan untuk membalasmu..." ucap Bayu.


"Bukankah tadi kamu mau ku bunuh?" ucap Xiang.


" # Itu bukanlah alasan.."


"# Karena aku tahu,bahwa aku yang bersalah kepadamu...Maafkan aku.." ucap Bayu.


" Baiklah aku memaafkanmu..."ucap Xiang.


Xiang melihat Bayu terdiam saja, lalu memeluk Bayu. Bayu tersadar akan lamunannya. Ia melihat di tangan tak ada senjata api.


" Asemm..Aku tadi melamun.."


" Ya Allah....Apa yang harus hamba lakukan...Aku bingung ya Allah.." ucap Bayu dalam hati.


"Aku akan memeluk agamamu...Aku sangat mencintaimu..." ucap Xiang.


" Heeeeeh...!!!!"Bayu tak percaya akan ucapan Xiang. Ia pikir Xiang akan pergi karena kecewa dan sakit hati.


" Jika aku sudah mengikuti agamamu,apakah kamu mau bercinta denganku dan mencintai aku..?" ucap Xiang.


" Mati aku..." ucap Bayu dalam hati.


" Heeemmm..."


"# Jika kamu masuk agamaku dan kita menikah dengan cara agamaku,maka aku bisa bercinta denganmu..Dan aku masih sangat mencintaimu." ucap Bayu.


Bayu tak mungkin mengatakan bahwa dirinya telah mempunyai istri,di tambah salah satu istrinya itu adalah Aisyah. Jika mengatakan tidak,maka Xiang akan curiga dengannya.


Xiang melepas pelukannya.


" Apa yang harus aku lakukan...?"


" Aku sangat mencintaimu.."


" Apakah kamu mencintaiku?" ucap Xiang.


" Heeemmm..."


"# Aku memang sangat mencintaimu...Tapi aku sadar."


"# Aku ini orang miskin...Aku tak pantas di sampingmu sepanjang hidupmu... Dan aku ini seorang prajurit. Kapan saja aku bisa mati terbunuh ketika mendapatkan misi yang berbahaya.." ucap Bayu mencoba untuk mundur secara halus. Tidak ingin menyakiti hati dan perasaan Xiang.


" Apakah di saat kita makan di restoran aku merasa malu berjalan dengan orang yang aku cinta meskipun berpenampilan gelandangan?" ucap Xiang.


" # Tidak.." ucap Bayu.


Xiang kembali memeluk Bayu.


" Aku juga tak ingin berpisah denganmu.."


Xiang kembali mengeluarkan airmatanya.


" Aku sudah tidak memiliki keluarga,.."


" Hanya kamu yang aku punya.."


" Hikss....Hiks...Hikss...Aku sudah tidak punya ayah dan ibu..."


" Jangan tinggalkan aku..."ucap Xiang.


Bayu yang mendengar ucapan Xiang merasa jba, sedih dan bersalah jadi satu. Karena telah membantai semua keluarganya. Tapi itu ia lakukan karena keluarga Xiang memburu keluarganya.


" # Jika ingin menikah dan memeluk agamaku.."

__ADS_1


" # Kita pergi Xinjiang.." ucap Bayu.


Xiang melepas pelukannya.


" Mengapa harus ke sana?" ucap Xiang.


" # Karena di sana ada tokoh agama yang bisa menikahkan kita secara agama yang aku percaya,atau pergi ke arab saudi.." ucap Bayu.


" Baiklah..." ucap Xiang.


Bayu melihat jam tangannya.


" # Aku tinggal dulu,mau beribadah.." ucap Bayu.


Bayu berjalan ke kamar mandi untuk wudhu.


Xiang mengikuti Bayu.Ia memperhatikan Bayu di saat berwudhu.


" Mengapa setiap kali sayang mau beribadah selalu mencuci muka,tangan dan kaki?" ucap Xian,sebab ia tak pernah menanyakan perihal itu di saat dulu Bayu tinggal bersamanya.


" # Nanti aku kasih tahu..."


Selesai wudhu.


" # Yang aku lakukan itu adalah bersuci untuk menghadap ke pencipta kita..Yaitu Allah.." ucap Bayu.


Bayu berjalan ke depan,Xiang mengikuti Bayu.


Setelah Bayu selesai shalat magrib,Bayu duduk di kursi sofa.


" Aku ingin tahu..Sayang selama ini kemana saja?" ucap Xiang.


" # Aku berada di Indonesia.." ucap Bayu.


"Bagaimana sayang bisa sampai di indonesia?" ucap Xiang penasaran.


"# Aku pergi menyelamatkan diri setelah penyerangan itu,dan aku di selamatkan oleh penduduk di sana..Beberapa hari kemudian,tak ada tim yang menyelamatkanku." ucap Bayu.


" Apakah dia paham dengan ucapan kita?" ucap Xiang.


" # Aku bisa bahasa arab,jadi.."ucap Bayu.


Xiang membuka mulutnya seperti huruf,ia tak menyangka Bayu bisa berbahasa arab.


" Sayang bisa bahasa mereka? "


Bayu mengganggukkan kepala.


" Aku ingin mendengarnya" ucap Xiang.


" Ana Ahmad fi Indonesian. 'atlub almusaeada"


" #Artinya saya Ahmad dari Indonesia,aku meminta bantuan.."


" Ku bisa berbicara dengan penduduk setempat dan.."


" Aku berjuang sendirian hingga aku bertemu dengan pasukan NATO , "


" #Aku datangi mereka dan minta bantuan."


" # Aku ikut rombongan dari negara Indonesia.." ucap Bayu.


" Mengapa tidak melapor ke atasan?" ucap Xiang.


Bayu menggelengkan kepala.


"# Aku mengaku dari Indonesia...Mereka percaya,karena aku mempunyai misi khusus"


"# Di sana bertemu banyak orang,dan aku di tawari pekerjaan."


" # Karena tidak punya uang,ya kuterima saja.." ucap Bayu.


" Misi apa?" ucap Xiang.


"# Nanti aku ceritakan.." ucap Bayu.


" Mengapa tidak meminta bantuan atau menghubungiku?"


" Sayang kan sudah tahu nomorku" ucap Xiang.


" # Maaf...Waktu itu aku fokus mencari seseorang di sana..Tapi tidak bertemu.." ucap. Bayu.


Xiang menyenderkan kepalanya di paha Bayu.


" Hanya kamu yang kumiliki..."


" Jangan tinggalin aku.." ucap Xiang.


Bayu mengusap pelan rambut Xiang yang bewarna hitam.


" Ya Allah...Apa yang harus hamba lakukan..." ucap Bayu dalam hati bingung.


Tak lama kemudian Bayu melihat ke arah wajah Xiang.


Nampak mata Xiang terpejam.


" Aseemm..."


" Malah tidur..." ucap Bayu pelan.


Sebenarnya Xiang pura - pura tidur,ia ingin mengetes apakah Bayu akan menyentuh dirinya.


Mau gak mau Bayu membiarkan saja Xiang tertidur di pahanya. Sekuat tenaga ia tahan sesuatu yang bergejolak di dalam dirinya. Yakni ingin berhubungan badan dengan Xiang. Sebab tubuh Xiang sangat menggoda,di tambah kulit Xiang yang putih mulus serta Xiang masih muda.


" Hajar Bay..." suara Jalu.


" Enggak pakde..." ucap Bayu dalam hati.


" Kamu pasti pengen kan...?"


" Ayo sudah ..."


" Tunggu apa lagi.."


"Secelup atau dua celup gitu loh Bay.." suara Jalu memprovokasi Bayu agar mau ngentuin Xiang.


" Mboten pareng ngeh pakde..." ucap Bayu dalam hati.(Tidak boleh ya pakde).


" Aiissh..."


" Kalau gak mau..Sini biar aku yang melakukannya.."


Ingin rasanya Bayu menyentil pisang ambon miliknya,akan tetapi ada Xiang.


" Masa ada cewek cakep di anggurin gitu saja.." suara Jalu.


" Mbak Sekar...Tolong jewer telinganya pakde mesum itu.." ucap Bayu dalam hati.


" Aaaaaaaaaa.....Atiiiiiit...." suara Jalu.


Bayu tidak tahu,apakah Sekar menjewer Jalu atau Jalu hanya berakting saja.


Setelah itu tak ada suara Jalu. Bayu merasa lega.


Muncul pengawal Xiang.


" # Tolong tutup pintu,dia sedang tidur.Kalian pergilah jika ingin makan" ucap Bayu pelan sambil memberi isarat.


Pengawal Xiang menganggukkan kepala,ia keluar menutup pintu.


Bayu menyenderkan kepala di kursi dan memejamkan matanya.


Karena Bayu tak kunjung menyentuh Xiang,akhirnya Xiang benar - benar tertidur.


Lewat tengah malam,Bayu merasakan Xiang bergerak,ia membuka mata dan melihat Xiang duduk tegap.


" Kenapa tidak membangunkanku..?" ucap Xiang.


"# Tidurmu sungguh nyenyak sekali.."


" # Aku tidak berani membangunkanmu.." ucap Bayu.


Xiang melihat jam tangannya.


Krucuuk...Kruucuk...Kruuucuk....( suara perut Xiang).


" # Aku ibadah dulu,setelah itu aku akan memasak" ucap Bayu lalu berdiri.


Selesai Bayu shalat,Bayu segera memasak. Xiang datang menghampiri Bayu.


" Masak apa?" ucap Xiang.


" # Telur dan ayam goreng.." ucap Bayu.


Xiang memperhatikan Bayu memasak. Ia tak percaya apa yang terjadi dengan dirinya. Ia mengira Bayu akan menyentuhnya ,tetapi kenyataannya tidak. Bayu membiarkan dirinya tertidur.


" Kapan kita ke Xinjiang?" ucap Xiang.


"# Mungkin setelah acara parade Militer.."

__ADS_1


"# Kita akan pergi ke sana.." ucap Bayu sambil memasukkan ayam ke wajan.


" Kapan acaranya itu?" ucap Xiang.


"# 5 hari lagi.."


Bayu mengambil piring dan menyerahkan ke Xiang.


" # Tolong bawa piring ini ke ruang tamu..." ucap Bayu.


Xiang menerima lalu berjalan ke ruang tamu.


Setelah selesai memasak,mereka duduk menikmati makanan yang di masak oleh Bayu.


" Apakah gadis malaysa itu agamanya sama denganmu?" ucap Xiang.


" # Iya....Sama" ucap Bayu.


Bayu melihat Xiang menambah nasi kembali. Ia makan tak menggunakan sendok sama seperti Bayu. Keningnya berkeringat karena makan sambal.


" Doyan sambel rupanya..." ucap Bayu dalam hati.


Bayu mengambil ayam goreng lalu meletakkan di piring Xiang.


" Belahkan ayamnya.." ucap Xiang.


Bayu membelah daging ayam. Nampak daging ayam mengeluarkan hawa panas. Karena Bayu kebal panas,ia tak merasakan panas.


" # Jangan terburu - buru...Masih panas .." ucap Bayu.


" Masakanmu sungguh enak.. " ucap Xiang.


Bayu mengambil makanan miliknya lalu menyuapi Xiang.


" # Buka mulutnya dong ."


Xiang membuka mulut. Jari tangan Bayu tergena gigi Xiang.


"# Jariku jangan ikut di gigit..."


" Semprull.." ucap Bayu.


Setelah selesai makan,Bayu membereskan meja.


" # Bereskan mejanya cantik..." ucap Bayu melihat Xiang duduk santai.


" Sayang aja yang membereskan meja.." ucap Xiang.


"# Sayang tambah cantik jika membersihkan meja..."ucap Bayu.


" Memang aku cantik.." ucap Xiang.


" Orang kaya ya gini...Manja banget...Apa - apa pekerjaan di lakukan orang lain,padahal gak berat.." ucap Bayu dalam hati.


"# Jika ingin jadi istriku harus bisa mengerjakan pekerjaan rumah tanpa bantuan orang lain.." ucap Bayu.


" Baiklah...Tapi setelah ini,kita bercinta.." ucap Xiang.


" Emmooh.."


"# Kita belum menjadi suami istri di dalam agamaku...Jadi..Aku tidak bisa..." ucap Bayu lalu berjalan ke dapur.


" Bukankah kita suami istri?" ucap Xiang sambil mengambil gelas.


Bayu menghentikan langkahnya lalu membalikkan badan ke arah Xiang.


" # menurut hukum kita suami istri,tapi.."


"# Di dalam agamaku..Kita belum suami istri.." ucap Bayu lalu berjalan lago,Xiang berjalan di samping Bayu.


" Mengapa harus suami istri? Sementara gadis Malaysia itu mau bercinta denganmu. Padahal bukan suami istri?" ucap Xiang.


"# Yang kita lakukan itu dosa..." ucap Bayu sambil mencuci peralatan makan.


" Apa itu dosa?" ucap Xiang.


"# Dosa itu perbuatan yang di larang oleh tuhan yang aku sembah..Orang yang melakukan dosa akan di masukkan ke dalam neraka setelah orang itu meninggal.." ucap Bayu.


" Tuhan? Neraka..? Apakah tuhan itu ada? Jika ada..Di mana dia? Aku ingin bertemu dengan dia" ucap Xiang.


" # Dia ada ,tak ada satupun manusia yang bisa menemuinya kecuali nabi Muhammad " ucap Bayu.


" Apakah dia seorang pria..Atau wanita?" ucap Xiang.


"# Tuhanku bernama Allah..Dia tidak menyerupai apa yang ia ciptakan..."


Bayu mengelap tangan karena selesai mencuci piring.Lalu berdiri di depan Xiang.


"# Dia tidak beranak atau di peranakkan... " ucap Bayu.


" Aku menjadi pusing mendengar ucapanmu.." ucap Xiang.


"# Ikut aku..."


Xiang mengikuti Bayu,Bayu duduk di sofa panjang,Xiang duduk di samping Bayu.


" # Semua yang ada di bumi dan alam semesta ini adalah ciptaan Allah.." ucap Bayu.


" Bukannya itu sudah di temukan oleh ilmuwan terkemuka,tentang kejadian semesta itu terbentuk.." ucap Xiang.


Bayu menggelengkan kepala.


" # Semua itu ada di dalam buku Al Qur'an. Kitab suci agama islam..."


" # Yang penting sayang percaya saja dulu jika Allah adalah tuhanmu..Dan nabi Munammad adalah utusan Allah.."


" # Nanti belajar tentang islam..." ucap Bayu.


" Baiklah..Tapi.."


Xiang membuka bajunya.


" Aku ingin sekali bercinta denganmu sayang.." ucap Xiang sambil meletakkan pakaian atasnya di lantai.


Terpampanglah dua bukit indah yang mengundang hasrat kaum adam.


" # Maaf...Aku tidak bisa.." ucap Bayu sambil menahan hasratnya.


Bayu mengambil baju Xiang lalu memakaikan kembali.


Namun Xiang memeluk Bayu,dan berusaha mencium Bayu.


Bayu menghindar dari ciuman Xiang,dan memegang kedua pundak Xiang. Setelah itu menatap mata Xiang untuk menghipnotis.


Mata Xiang menghijau sesaat.


" # Aku tidak ingin bercinta jika belum menjadi suami istri dalam agamaku. "


"#Diam saja,aku akan memakaikan pakaianmu.." ucap Bayu.


Bayu memakaikan pakaian Xiang yang sudah terbuka bagian atas,sehingga nampak kedua bukit.


Perlahan pisang Ambon milik Bayu melihat pemandangan itu bangun.


Bayu sekuat tenaga menahan hawa nafsunya,agar tak terjerumus.


Hingga akhirnya,Bayu selesai memakaikan baju Xiang. Setelah itu melepas ilmu hipnotisnya.


Xiang yang tersadar kembali merasa kaget,tiba - tiba dirinya sudah memakai pakaiannya dan melihat Bayu sedang duduk.


" Kapan sayang memakaikan bajuku?" ucap Xiang.


Bayu berdiri.


"# Aku mau beribadah dulu.." ucap Bayu.


" Bukankah tadi sudah?" ucap Xiang.


" # Aku melakukannya 5 kali sehari semalam. " ucap Bayu lalu berjalan ke kamar mandi untuk wudhu.


30 menit kemudian.


Bayu bersiap - siap untuk pergi ke markas. Ia mengenakan seragam militer yang telah di siapkan.


Xiang yang melihat Bayu memakai baju militer di dalam kamar,menghampiri Bayu.


" Aku akan ikut denganmu.." ucap Xiang.


"# Bagaimana dengan pekerjaanmu?" ucap Bayu.


" Sudah ada yang mengerjakannya.." ucap Xiang.


" Mati aku...."


" Kalau dia ikut,aku gak bisa menjalankan rencanaku.." ucap Bayu dalam hati.


" # Nanti sayang akan bosan di sana..."


"# Lebih baik tinggal di sini saja..." ucap Bayu.

__ADS_1


" Kemanapun sayang pergi.."


" Aku akan ikut..."ucap Xiang.


__ADS_2