
...halo.... bertemu lagi kita di episode ini....
...Gimana? kalian suka nggak sama ceritanya?....
...Apa kabar kalian?saranghae semua πππ....
...Semoga kalian suka ya sama ceritanya?!....
...Dah sampai sini dulu sambutannya....
#Happy reading.
Sedangkan di dalam gudang es kantin sekolah Syarah dan Nara pun sudah tidak sadarkan diri dari sejak tadi, apalagi detak jantung Nara semakin melemah dan pasokan udaranya semakin menipis.
Nara pun membuka matanya perlahan karena sudah hampir satu jam lalu dia di dalam sana.
"S-sya-rah ___sya-rah". lirih Nara lemah lalu tidak sadarkan diri.
Seseorang masih sibuk mencari orang yang di cintainya itu sampai sekarang.
"Lo di mana Ra?". lirih Arsy pelan khawatir mencari keberadaan Nara.
Arsy pun langsung mengambil benda pipih di kantong celana sekolahnya lalu mengetikkan pesan kepada Keira.
Arsy berhenti mencari nama kontak Keira, dia lupa memberi nama apa pada kontak Keira, seketika ucapan defan terngiang di telinga Arsy.
"gue suka sama Keira,sy!". gumam defan jujur pada Arsy sahabat terpercaya satu-satunya.
"kenapa Lo bilang sama gue?". sahut Arsy mengangkat satu alisnya.
"bantuin gue buat nembak dia jadi pacar gue!".titah defan tiba-tiba mendesak menyuruh Arsy untuk PDKT _an dengan Keira.
"terus?.....kalo angel tau gimana?". tanya Arsy pada defan sahabat terbaiknya.
"Lo tenang aja sy, gue yakin pasti angel gak bakalan tau kalo Lo gak bilang!". ucapnya kekeuh memaksa Arsy untuk PDKT _an sama Keira.
"Lo punya nama singkatan Lo sama Keira?". tanya Arsy sekali lagi lalu langsung dapat jawaban anggukkan kepalanya defan.
" apa?". tanya Arsy sekali lagi meminta jawaban dari defan tentang nama singkatannya dengan Keira.
"Keifan!". sahut defan mantap.
Arsy pun langsung mengangguk mengerti, dia pun langsung tersadar dari lamunannya.
Niat ingin mengirimkan pesan untuk Keira pun jadi urung karena tak ingin membuang-buang waktu lagi untuk melanjutkan mencari keberadaan Nara.
Akhirnya Arsy pun pergi dari hadapan gudang es kantin sekolah dan melanjutkan langkahnya yang tadi sempat tertunda.
******
Keira masih bingung harus mencari kemana lagi keberadaan Nara, sedangkan dia menghubungi Syarah tetapi nomer HP nya tidak aktif.
Keira istirahat sejenak merilekskan pikirannya yang mulai bimbang harus melangkah mencari kemana lagi kepada kedua sahabatnya.
"aduh... Syarah kemana sih?". gumam Keira mulai merasa khawatir pada Syarah, lebih tepatnya pada keduanya sih ya.
"apa gue hubungi Arsy aja kali ya?". gumam Keira kecil pada diri sendiri.
namun hatinya bimbang, dia juga tak enak hati takut udah mengganggu ketenangannya.
Akhirnya Keira pun urung untuk menghubungi Arsy.
dia pun memasuki kembali benda pipih itu ke dalam kantong rok sekolahnya.
Sedangkan seseorang tidak lupa untuk memberi pelajaran untuk Keira saat tadi dia mempergoki Keira bersama defan di koridor sekolah.
Ya, dia adalah angel, Angelia Caistal lebih tepatnya.
Cewek posesif yang secara terang-terangan menyatakan cintanya kepada defan meskipun dia sudah di tolak mentah-mentah berkali-kali.
Angel pun menghembuskan nafasnya gusar .
Darah yang mengalir deras di dalam tubuhnya seakan mendidih menahan amarahnya mati-matian untuk tidak menunjukkan sifat aslinya di depan defan, cowok yang Dia cintai.
Sefora berjalan menghampiri meja angel.
"gimana?bentar lagi kita jam pulang?!". tanya sefora pada angel.
Angel pun memikir sejenak, rencana apa yang bakalan dia lakukan.
"kita kunciin di dalam kamar mandi". ucap angel lalu tersenyum senyum seringai.
"menarik". gumam sefora kecil.
Kriiinnggg....
Bel pulang sekolah pun telah berbunyi dari 5 menit yang lalu.
Sefora dan angel pun akhirnya beranjak dari duduknya dan pergi keluar kelas di ikuti segerombolan siswa-siswi SMA ashastar yang lainnya juga.
Sesuai sekepakatan, mereka merancang rencana untuk menjebak Keira yang gatal mendekati defan saat tadi dia tidak sengaja melihat defan dan Keira berduaan di koridor sekolah.
Sefora dan angel sudah sampai di lorong sekolah.
Saat melanjutkan langkahnya tiba-tiba saja mereka tidak sengaja kepergok oleh Keira.
Lalu angel pun tersenyum smirk_evil andalannya.
"hai Keira". sapa angel tersenyum kecil.
Keira pun menoleh dan tersenyum ke arah Angel.
"hai juga, ada apa ya?".sapa tanyanya menautkan alisnya bingung.
"boleh ikut kita sebentar nggak?". pintanya.
Kali ini sefora yang bersuara.
"hmm... gimana ya?". ucapnya berpikir sejenak.
"boleh ya Ra?!". paksanya seolah merajuk.
"ya udah deh boleh, emangnya kita mau kemana?". jawabnya bertanya.
"udah ayo ". ajaknya lalu sefora dan Angel pun menggandeng tangan Keira berlalu pergi.
sesampainya di depan kamar mandi Keira pun lengah, dia tidak curiga sama sekali dengan niat buruk angel dan sefora terhadap dirinya.
tiba-tiba saja Keira.
Bugh
balok kayu patahan bekas kursi di pojokan kamar mandi yang tadi di temuinya telah berhasil mengenai punggung Keira tepat sasaran.
Tubuh Keira pun tumbang, dan dengan cepat angel dan sefora pun langsung menyeret tubuh Keira ke dalam kamar mandi yang sudah tidak terpakai toilet dalamnya.
Setelah itu sefora dan angel pun keluar dari kamar mandi, saat mereka ingin melangkahkan kakinya keluar dari kamar mandi, mereka tidak sengaja kepergok oleh defan.
Angel dan sefora pun terlonjak kaget.
"eh, defan". kata angel berusaha tenang supaya tidak terlihat gugup di hadapan defan.
"Lo berdua lagi ngapain?". tanya defan menaikkan sebelah alisnya.
"eh anu..... kita tadi abis buang air kecil". balasnya tersenyum kecil.
Defan pun menautkan kedua alisnya curiga tidak percaya akan perkataan angel barusan.
"Lo.... Nggak lagi nyembunyiin sesuatu kan?". tanya defan tidak percaya.
Deg
Jantung angel dan sefora tidak tenang di tanya seperti itu oleh defan.
"Ng -nggak kok, kita nggak lagi nyembunyiin sesuatu, iya kan sefora?". jawabnya gelagapan.
Lalu beralih ke sefora memberikan tatapan arti dari makna berbeda tanpa mengedip.
"oh iya, kamu mau kemana fan?". tanya angel lembut yang suaranya di buat-buat manja.
"Ih,jijay sekali lah angel sok banget lembut ngomong nya, dasar cewek ganjen!".oceh salah satu murid yang tidak sengaja tadi lewat mau mampir ke kamar mandi dulu, tapi niat ke kamar mandinya jadi urung karena melihat ketiga orang di depannya itu.
Angel yang mendengar itu pun tanpa sadar mengepalkan tangannya kuat-kuat hingga buku kuku-kukunya memutih.
Matanya menatap tajam ke arah Silva ____siswi yang tadi berceloteh mengatai angel cewek ganjen.
"ngomong apa Lo tadi?". teriak angel marah.
Silva yang di gertak seperti itu pun hanya tertawa meremehkan, dia sama sekali tidak takut di tatap tajam oleh angel.
Angel pun maju ke arah Silva, lalu dengan cepat pun angel langsung menjambak kuat rambut Silva.
sehingga kulit kepalanya memanas seakan rontok semua rambutnya.
__ADS_1
Cantika ______sahabat Silva pun panik melihat angel dengan ganasnya menjambak kuat-kuat rambut Silva.
Ketiganya pun sama-sama panik.
Akhirnya mau tidak mau pun defan melerai perdebatan keduanya.
"udah cukup, cukup.cukup angel!".lerai ketiganya.
Tetapi angel tidak memperdulikannya, dia terus tetap menjambak kuat rambut Silva.
Hingga akhirnya.
"CUKUP, CUKUP.CUKUP ANGELIA CAISTAL!". gertak defan keras yang membuat deretan gigi putih rapihnya itu bergemeletuk.
Rahang tegasnya pun mengeras.
Akhirnya angel pun berhenti menghajar habis-habisan Silva.
pandangan angel masih mengarah ke Silva dengan tatapan mata tajam dan sorot mata emosi.
"kalo kalian ingin melanjutkan berantemnya silahkan, tapi jangan di sini, ini tuh depan kamar mandi sekolah.bukan tempat berduel, kalo mau sekalian aja kalian daftar berantem tinju-tinjuan di ring tinju!". ceplos defan sarkas.
Membuat keempat cewek itu melongo dengan perkataan defan, lalu dengan cepat pun defan langsung meninggalkan keempatnya yang masih mematung di depan kamar mandi.
Angel, sefora, Silva dan Cantika pun tersadar dari lamunannya melihat kepergian defan dari hadapannya.
"ini semua gara-gara Lo Silva! kalo aja Lo gak ganggu ketenangan gue, pasti defan masih di sini!".tuding angel emosi.
"terus?.... apa masalahnya sama gue,gak jelas Lo nenek lampir.lo juga sendiri yang bikin defan pergi!". balasnya sewot.
Angel pun ingin maju melangkah untuk menampar wajah Silva namun langkahnya di hentikan oleh sefora.
"cukup,gel !". cegah sefora.
Akhirnya angel pun menurut perkataan sefora.
Silva pun pergi bersama Cantika meninggalkan keduanya begitu saja.
"emang enak,syukurin deh Lo.wlee....". teriak Silva mengejek angel sambil menjulurkan lidahnya.
"emang anj*ng Lo Silva,awas aja Lo.liat aja nanti pembalasan gue lebih dari ini!". balas teriaknya tidak kalah kencang.
Sefora hanya menghembuskan nafas panjangnya.
"punya teman ngapa jadi emosian begini sih?". cicit sefora pelan sehingga angel tidak mendengarnya.
"udah ayo kita pergi, sebelum ada yang curiga lagi sama kita". ajak angel lalu pergi.
Sefora pun hanya mengangguk menurut lalu pergi menyusul ketertinggalannya mengejar angel yang lebih dulu meninggalkannya.
*****
Hari pun semakin gelap.
Tetapi Arsy tidak kunjung menemukan keberadaan Nara, bahkan dia menghubungi Syarah pun panggilan tetap saja tidak tersambung.
Sudah beberapa kali menghubungi Syarah dan Keira.
tetapi hasilnya tetap aja sama, nggak ada balasan WA maupun teleponnya.
Sedangkan di rumah Nara.
Airen_____ Mama Nara, dia pun sudah terisak karena sudah satu hari yang lalu Nara pun tidak kunjung pulang ke rumahnya.
Bahkan dia pun sudah menghubungi Arsy.
Arsy bilang dia pun belum menemukan keberadaan Nara ke mana hilangnya.
Begitu juga di rumah Syarah dan Keira.
Orang tua Syarah dan orang tua Keira juga sama-sama mencari keberadaan putri mereka entah kenapa mereka bisa hilang bersamaan.
Jangan di tanya bagaimana kondisi Nara dan Syarah sekarang di dalam gudang es kantin sekolah sana?!.
Tubuh Nara dan Syarah sudah membiru serta wajah yang pucat pasi akibat suhu ruangan penyimpanan es batu yang begitu dingin sampai mencapai -18Β°C (0Β°F).
Mama papa Keira dan Mama papa Syarah begitu mengkhawatirkan keadaan mereka.
"pa, gimana ini pa.sampai sekarang kita belum ketemu-ketemu juga cari Keira?!". ujar Kyara mamanya Keira kepada suaminya begitu khawatir dengan keadaan putri mereka yang tiba-tiba saja menghilang entah kemana.
"papa juga gak tau lagi ma, kemana anak kita pergi menghilangnya?!". sahut alvard sang suami,tak lain adalah papa Keira.yang sama-sama juga khawatir dan bingung entah harus kemana lagi mencari keberadaan putrinya.
"tadi Mama juga udah hubungi Bu airen, katanya Nara juga gak pulang dari kemarin!". ucap Kyara pelan.
"hubungan? hubungan apa pa maksudnya?". sahut Kyara tidak mengerti perkataan sang suami.
"dulu ada teman Keira ma, dia namanya angel.tapi setelah kejadian tidak terduga, persahabatan Keira dengan Angel kandas begitu saja!". jelasnya.
"kejadian apa pa? yang membuat hubungan persahabatan mereka begitu saja kandas?". tanyanya penasaran.
Alvard pun mulai membuka pembicaraan kepada istrinya.
#FlashBack on#
10 tahun kemudian yang lalu.
Di ulang kembali.
Dimana masa kecil defan, Keira dan Angel.
Mereka bertiga bermain dengan riang, di mana pertama kali bertemu dengan mereka berdua.
Keira kecil berlari pergi menuju taman tanpa sepengetahuan papa dan mamanya.
Dia pergi berlari dengan riang menuju ke taman bunga yang tempatnya tidak jauh dari mini market tempat mamanya belanja kebutuhan sehari-hari.
Di sana Keira tampak melihat anak kecil perempuan dan laki-laki sedang beradu argumen.
"hiks.... hiks..... hiks". anak perempuan itu pun menangis.
"ka-kamu jahat Fano!". ucapnya serak.
"Kamu lebih jahat sama aku Caistal!". hardiknya ketus.
"a-aku nggak jahat kok sama kamu?". balasnya serak juga sama terisak tanpa suara.
"tapi Kamu udah buang boneka beluang kesayangan aku Fano!". lirih bocah kecil cadel itu serak sambil menunjuk danau yang tidak jauh dari taman bunga itu dengan air yang terlihat segar dan bersih.
"ya udah kalo gitu aku....". ucapnya terpotong.
"Hi!".sapa seseorang yang tak lain adalah Keira kecil.
Sapaannya membuat keduanya menoleh kearahnya.
"kamu siapa?". tanya Caistal pelan.
Keira pun tersenyum simpul ke arahnya.
"kenalin, namaku Adara.nama kamu berdua siapa?". balasnya bertanya sambil menyodorkan tangannya sambil tersenyum simpul ke arahnya.
"namaku Caistal dan ini Fano". balasnya.
Lalu membalas uluran tangan Keira.
"aku.... boleh main bareng kalian nggak?". tanya gadis itu memelas.
"boleh...."ucapnya terpotong.
"gak boleh! kita gak mau main sama orang yang baru kita kenal?!". sarkas Fano membuang pandangannya ke arah lain.
Senyuman yang terukir di wajah mungil Keira seketika memudar berganti dengan rasa kecewa.
"kenapa memangnya?". tanya Caistal penasaran.
"kata mommy, kalo kita baru kenalan sama orang yang kita temui, jangan langsung di terima ajakannya!".elak defan kecil mendengkus pelan.
"tapi kan kita....". ucap Caistal terpotong.
" ayo, kita pergi!". ajaknya.
Belum Caistal menyelesaikan perkataannya, tetapi Fano sudah terlebih dulu menarik tangannya untuk menjauh dari Keira kecil.
Keira hanya menatap punggung keduanya dari kejauhan yang sudah mulai menghilang dari pandangannya.
"Adara sayang,kamu di mana nak?". panggil Kyara sedikit berteriak mencari keberadaan putrinya.
Keira kecil pun tersentak mendengar Mamanya memanggil dirinya.
Dia pun pergi berlari menghampiri Mamanya, lalu dia pun langsung memeluk tubuh Kyara erat.
Dia ____El Kyara dyra adhisty karenzo, yang tak lain adalah Ibu Keira, langsung terlonjak kaget karena tiba-tiba saja putrinya langsung memeluk dirinya erat, dengan mata sembab seperti orang habis menangis.
"hei, kenapa kamu menangis sayang?". tanya Kyara pelan.
__ADS_1
Keira kecil hanya menggelengkan kepalanya lemah.
Kyara pun hanya tersenyum simpul.
Akhirnya karena tidak ingin bertanya lebih banyak lagi, Kyara pun langsung menuntun tangan putrinya menuju mobil dan memasukinya.
Mobil yang di kendarai oleh Kyara dan alvard pun melaju dengan kecepatan standar.
Dari kejauhan, terlihat seorang anak laki-laki kecil tersenyum getir .
"maafin aku Adara, bukannya aku tidak ingin bermain dengan kamu! Tetapi ada yang harus kamu tau.sebenarnya dari pertama kali kamu selalu mengunjungi mini market itu ,aku.sudah mulai tertarik olehmu!".gumam bocah cowok itu pelan.
Tanpa di sadari oleh defan kecil, angel kecil pun mendengar gumaman kecil defan.
Dia pun hanya tersenyum kecut melihat kenyataan, bahwa laki-laki yang selama ini dia cintai diam-diam,
ternyata hanya menganggapnya sahabat saja dan tidak lebih dari itu.
Defan kecil pun tersadar dari lamunannya, lalu dia pun menghampiri Caistal, namun yang ada Caistal malahan menghindari dirinya.
"Kamu kenapa? ada salahkah aku denganmu?". tanya defan kecil sambil mengernyit heran.
Caistal pun hanya membalasnya dengan gelengan kecil,lalu dia pun pergi meninggalkan defan kecil begitu saja.
Namun takdir telah berkata lain ,saat Caistal ingin berlari pergi menjauh dari defan kecil, tapi tiba-tiba saja dia.
Braaakkk
sebuah mobil pick up berwarna hitam telah menabrak tubuh Caistal dengan kencang, sehingga tubuh Caistal terpental jauh 1 km.
Defan kecil pun yang melihatnya terbelalak kaget melihat sahabatnya terpental jauh.
Dengan berat hati dia pun berlari menuju ke arah Caistal dengan langkah yang tertatih.
Dia berpikir sejenak pasti tadi Caistal mendengar gumaman kecilnya,ya.defan kecil sangat tau sifat dan sikap Caistal seperti apa?!.
Defan kecil juga tau, bahwa Caistal juga mencintai dirinya.tetapi apalah daya, cinta Defan hanya untuk Keira seorang.
Akhirnya dengan cepat pun Caistal di bawa ke rumah sakit oleh beberapa warga yang melihat kejadian tersebut, untuk segera Caistal di bawa ke rumah sakit untuk cepat-cepat dapat pertolongan dari pihak rumah sakit.
Kedua orang tua Caistal dan defan pun sudah berada di depan ruang rumah sakit.
Kelima orang itu gelisah hanya bisa berdoa dalam hati dan mondar-mandir kesana-kemari.
Setelahnya dokter pun keluar dari ruang rawat Caistal.
Lalu dokter pun mengatakan sesuatu.
"maaf, apa ada wali dari pasien?". tanya dokter aktar.
"saya Dok, saya ibunya ". sahut Farah pelan.
"mari ikut saya Bu ". ucapnya lalu berjalan pergi meninggalkan keempatnya.
"baik Dok". balas Farah lalu pergi menyusul mengikuti langkah dokter aktar menuju ruang dokter.
Setelah sampainya kedua orang itu, akhirnya mereka pun duduk.
Dokter pun mulai membuka pembicaraannya.
"jadi begini Bu, dari hasil pemeriksaan laboratorium rumah sakit,nona Caistal kehabisan banyak darah serta gangguan kepribadian juga amnesia pada otaknya akibat benturan di kepalanya begitu keras,dan satu hal lagi yang perlu ibu tau, putri ibu mengalami kebutaan pada kedua matanya, maka jika tidak cepat-cepat pasien tidak segera di operasi,maka kebutaan pada kedua matanya akan permanen, dan itu juga mengakibatkan kematian di usianya yang masih belia!". jelasnya panjang lebar.
Deg
Penjelasan sang dokter membuat hati Farah seperti tersengat listrik.
Air mata pun sudah berderai tak terbendung.
Tapi mau bagaimana lagi? takdir sudah berkata lain.
Akhirnya Farah pun mengangguk mengerti, lalu dia pun bangkit dan pamit pergi keluar dari ruang dokter.
Tak sampai lima menit, akhirnya Farah pun tiba di depan Stephan, tetapi tiba-tiba saja tubuh Farah.
Bruukkk
Tubuh Farah pun tumbang, tapi dengan cepat Stephan pun langsung menggapainya sehingga jatuh di pangkuannya.
Keempat orang itu pun terlonjak kaget melihat keadaan Farah yang kian melemah tidak berdaya.
Tubuh Farah pun di bopong ke dalam ruang rawat,
Dia begitu syok mendengar penjelasan dokter tadi,
Stephan pun hanya membuang nafas panjangnya.
Sesekali mengintip sang putri dari ruangan VVIP yang sedang di tangani oleh beberapa suster dan satu dokter melalui kaca jendela transparan.
Lagi-lagi defan merasa bersalah karena kelalaiannya menjaga Caistal.
Keluarga defan pun pamit lebih dulu, mereka hanya bisa mendoakan yang terbaik.
Stephan pun hanya membalasnya dengan anggukan dan senyuman kecil.
Hari-hari pun berlalu setelah beberapa tahun kemudian, defan kecil pun tidak pernah mendengar kabar lagi tentang Caistal dan keluarganya.
Saat usia defan menginjakkan 13 tahun, dia bersama kedua orang tuanya pergi dari Indonesia dan lebih memilih tinggal di Amsterdam.
Setelah usia defan menginjakkan 17 tahun, akhirnya dia pun kembali ke Indonesia bersama kedua orang tuanya.
Hingga akhirnya mereka pun di pertemukan kembali dalam versi masing-masing yang berbeda dan tidak saling mengenali satu sama lainnya.
#FlashBack Off#
Bersambung
*****
Jangan lupa tinggalkan jejak like, komen, subscribe, rate bintang lima kalian di kolam komentar aku ya, terimakasih banyak atas support dan dukungannya.
Kalian suka tokoh karakter yang mana nih silahkan di pilih ya yang kalian suka???.πππππππππππππππ
Kalian pilih siapa nih?
#Aishwanara_sweet
#Azkaarsyzein
#Albardefano
#Alkeiraadara
#DiasyarahAyunitha
#Carsefourarainny_cantik
#Angeliacaistal_cuteee
#Auline_Zermalaπ
#Mikaylaaradithaβ€οΈ
Jangan lupa tinggalkan jejak like, komen subscribe rate bintang lima kalian di kolam komentar aku ya.
bye-bye ππ»ππ»ππ» sampai ketemu di episode selanjutnya, semoga kalian suka sama ceritanya.
maaf telat update ceritanya.
Terimakasih banyak atas support dan dukungannya ya Readers.Tatahhhππ»ππ»ππ».
Maaf kalo ceritanya terlalu banyak, dan panjang.
Mohon untuk yang menjudge, lewati saja kalo memang tidak suka sama ceritanya.
Mohon hargai author yang sudah susah payah mengetik dan berpikir keras.
Saya tau karya saya masih banyak kekurangannya, tapi mohon untuk penghargaannya, terimakasih.
maaf telat update.kalian setuju nggak kalo ada cerita defan dan Keira sama angel?.
Kalo yang setuju tolong komentar di sini ππππππππππππππππππππππππππππππππ.
*
*
*
Bye bye see you again, sampai ketemu di episode selanjutnya.
Muaach πππ
saranghae β€οΈβ€οΈβ€οΈ.
__ADS_1