Takdir Cinta Yang Kau Pilih

Takdir Cinta Yang Kau Pilih
Chapter 7:Di sekolah (Rencana jahat sefora)


__ADS_3

Cewek bule itu pun melajukan mobilnya hingga sampai di pekarangan rumahnya dan memasuki garasi mobil.


Mereka berdua pun turun dari mobilnya dan keluar dari garasi mobil, hari pun sudah mulai larut malam, matahari pun sudah tenggelam di bagian barat.


Mereka pun masuk ke dalam rumahnya, tetapi saat mereka masuk, mereka kepergok oleh petter dan Loraine, Mama papa mereka.


"loh... kalian baru balik dari mana saja nak?". tanya Loraine kepada kedua putrinya.


"sefora, kenapa matamu sembab begini nak?". tanya Loraine sekali lagi.


sefora hanya terdiam dan tersenyum getir.


"are you sick my daughter?". tanya Loraine sekali lagi kepada sefora.


"oh no,I'm fine mom". balasnya.


"ya udah, kalo begitu kamu istirahat aja, takutnya besok kesiangan kamu berangkat ke sekolah". suruhnya.


"kalo untuk auline, kamu ikut mama sama papa ". pintanya.


"baik ma ". balas keduanya.


lalu sefora masuk kamar dan auline pun ikut dengan mama dan papanya ke ruang tamu.


Skip (ruang tamu)


"apa yang sebenarnya terjadi auline?". tanya Lorraine dan petter to the poin secara bersamaan.


"kak aura baru saja di putusin sama kak Arsy ma,pa". jawabnya.


petter dan Loraine hanya bisa mengembuskan napas panjangnya.


"tapi Mama sama papa gak bakalan batalin perusahaan kita dengan Blue AR ADM group kan?". tanyanya.


Lorraine dan petter hanya bisa terdiam.


"pak Hendrick baru saja bilang ke kita sayang, bahwa semua keputusan yang mutlak ada di tangan sang putranya, dan perusahaannya akan jatuh ketangan Arsy ". jelasnya panjang lebar.


auline hanya terdiam dan tidak berkutik.


dari kejauhan seseorang tidak sengaja telah mendengar percakapan kedua orang tuanya dan auline,ya... orang itu adalah sefora.


dia pun mengeraskan cengkeramannya sehingga kubu-kubu kukunya memutih.


"aku gak bakal biarin hidup kalian bahagia,liat aja nanti pembalasanku Nara". batinnya campur aduk.


lalu sefora pun pergi meninggalkan ketiganya tanpa di ketahui oleh auline dan Mama papanya.


"ya sudah, kalo gitu auline ke kamar dulu ya ma, pa". pamitnya setelah dapat persetujuan dari keduanya lalu pergi meninggalkan keduanya, Lorraine dan petter hanya bisa membuang nafas panjangnya lalu mereka pun pergi.


*****


sinar terik matahari telah menyinari seluruh isinya, seorang cowok berseragam putih abu-abunya pun telah siap untuk berangkat ke sekolah.

__ADS_1


dia pun mengambil benda pipih yang ada di atas nakasnya, lalu dia pun keluar dari kamarnya dan menuruni anak tangga satu persatu.


di saat dia ingin menghampiri meja makan di sana sudah ada Laras dan Hendrick yang menunggu kehadirannya di meja makan.


"good morning my dear". sapa Laras pada putranya.


"morning too,mom ". balasnya tersenyum.


"kamu hari ini pulang jam berapa Arsy?". tanya Hendrick pada Arsy.


"hmmm... kira-kira jam 15.00 wib kayaknya deh,pa.memangnya kenapa?". balas tanyanya sambil mengunyah rotinya.


"acara tunanganmu dengan Nara di percepat sayang, dan ada hal penting yang papa bicarakan denganmu nanti setelah pulang sekolah". jawabnya, lalu sehingga Arsy tersedak minumannya.


"ohok...ohok". batuknya.


"hati-hati dong minumnya".ujar Laras lalu memberikan air putih pada Arsy, Arsy pun langsung meminumnya hingga tandas.


"kenapa secepat itu pa?". beonya dingin.


"papa ingin kamu segera menggantikan posisi papa menjadi di rektur perusahaan, lebih tepatnya menjadi CEO muda yang sudah papa bangun sejak dulu Arsy". balasnya tak kalah dingin.


"lalu... bagaimana dengan masa depan Arsy pa?". tanyanya serius.


"kan papa sudah pernah bilang padamu Arsy, pernikahan tanpa acara itu sudah cukup, papa hanya bisa mengundang beberapa rekan bisnis papa yang tertentu dan hanya saudara-saudara terdekat kita Arsy, dan Kamu akan tetap melanjutkan sekolah Kamu ". tekannya.


"baiklah kalo itu kemauan papa, karna keputusan itu sudah mutlak dan tidak bisa di tolak ". titahnya lalu membuang nafas panjang.


Laras dan Hendrick pun tersenyum simpul pada Arsy putra satu-satunya.


"wa'alaikumsalam". balasnya bersamaan.


"oh iya pa, mama juga ada arisan sama mbak airen dan yang lainnya nih, kalo gitu Mama pamit ya, assalamu'alaikum pa". pamitnya pada sang suami lalu mencium tangan punggungnya setelah mendapat persetujuan dari Hendrick Laras pun pergi keluar dari rumah dan menaiki mobil yang di supiri oleh supir pribadinya dengan kecepatan standar.


"ya hati-hati, wa'alaikumsalam". balas teriaknya lalu pergi ke ruangan kerjanya.


******


(Di sekolah)


tampak terlihat kedua cewek bule itu tampak asyik dengan kegiatannya melihat postingan-postingan di sosmednya.


Ya... keduanya adalah angel dan sefora, di saat keduanya ingin melewati kelas 11 IPS 1, sefora tidak sengaja melihat Nara sedang sendirian di dalam kelasnya.


dia pun memberhentikan langkahnya dan membuat angel bertanya-tanya padanya.


"ada apa sef?". tanyanya mengerutkan keningnya.


"Lo liat sendiri aja, ada mangsa baru buat kita". titahnya kepada angel.


angel hanya bisa melihat dengan pupis eyes-nya yang terkena pantulan sinar matahari dari jendela dalam kelasnya Nara.


"terus... Lo mau buat rencana apa buat dia?". tanyanya.

__ADS_1


"Lo tenang aja, serahin semuanya ke gue, Lo tinggal jalanin rencana yang udah gue atur ". suruhnya.


lalu sefora pun memberisikkan sesuatu rencana pada telinga angel.


keduanya pun hanya menampilkan smirk_evilnya.


angel pergi ke toilet, sedangkan sefora menghampiri Nara yang sedang sendirian.


Nara yang sedang melamun pun tersadar kedatangan sefora ke arahnya.


"hai....how are you?". tanya sapanya selembut mungkin.


"tidak biasanya sefora selembut ini ngomong sama aku ". batinnya menggerutu mulai tidak enak perasaannya.


"I'm fine, thank you.why are you here, what do you want?". balasnya cetus dan bertanya dengan nada datar dan ekspresi wajah cuek.


sefora hanya tersenyum getir melihat sikap Nara pada dirinya.


"santai... gue cuma pengen ajak Lo ke suatu tempat". balasnya tersenyum.


"for what?". tanyanya.


"berbicara penting empat mata, tapi bukan di sini tempatnya". tekannya.


lalu sefora pun keluar dari kelas 11 IPS 1 dan di ikuti oleh Nara di belakangnya.


setelah beberapa menit melewati lorong dan koridor sekolah, akhirnya mereka berdua pun sampai di tempat tujuan mereka.


"gudang es sekolah?". batin Nara merasa tidak enak.


"di sini tempatnya ". ujarnya.


"kenapa di gudang es?". tanyanya.


tetapi sefora tidak menjawab pertanyaan Nara, tanpa basa-basi dia pun langsung mendorong Nara ke dalam gudang es itu dan menguncinya dari luar gudang es sana.


Dor...dor...dor....


Gedornya sekencang mungkin, tapi tidak ada respon siapa pun dari luar sana.


"sefora tolong lepasin aku". lirihnya mulai kedinginan.


sefora hanya menampilkan smirk_evilnya.


"Lo pantas di dalam sana Nara, karna Lo udah bikin kebahagiaan gue sama Arsy hancur berantakan". sahutnya dari luar, lalu angel pun keluar dari tempat persembunyiannya.


"kerja yang bagus". pujinya.


"siapa dulu donggg... angel,ya jelas Angelia Caistal". ucapnya bangga lalu keduanya pun pergi meninggalkan Nara sendirian di dalam sana yang kedinginan.


"Nara mana?....". tanya seseorang pada temannya.


******

__ADS_1


Aduh.... jahat sekali kau sefora???!!!, kasihan lah Nara kedinginan di dalam sana?!!!.


__ADS_2