The Dungeon Master

The Dungeon Master
Chapter Ekstra - Dungeon Diaries - Asmodeus Part 2


__ADS_3

...[Perhatian]...


...Chapter ini tidak termasuk dalam cerita utama...


...Tapi menceritakan mengenai kisah tiap Karakter...


...Bagi yang menyukai Karakter terkait...


...Atau hanya ingin tahu lebih dalam...


...Maka chapter ini untuk Anda...


...Jika tidak, bisa langsung skip saja...


Semenjak kehancuran kota milik salah seorang Raja Iblis itu, banyak hal yang berubah. Setidaknya ratusan tahun telah berlalu.


Sebagai permulaan, di atas tanah itu telah didirikan sebuah kota baru. Lebih tepatnya yaitu sebuah istana. Pemiliknya tak lain dan tak bukan adalah Asmodeus. Penduduk kota tersebut telah mencapai puluhan ribu.


Tentu saja semuanya merupakan ras Vampir yang dihasilkan dari Skill [Vampirize] milik Asmodeus dan Elizabeth.


Dengan adanya Elizabeth sebagai tangan kanannya, Asmodeus mampu berpikir dengan lebih jernih. Lebih tepatnya…. Tidak semena-mena menghancurkan apapun yang mengganggunya.


Meskipun….


“Liz! Bawakan aku minuman!” Teriak Asmodeus.


“Yang Mulia…. Bisakah Anda sedikit serius? Sudah kukatakan bahwa banyak keresahan yang timbul di kota.” Balas Liz sambil membawakan segelas minuman berwarna merah.


“Buuaaah!!! Segar! Hei…. Apa yang kau maksud? Aku ini selalu serius kau tahu?! Hahaha….” Balas Asmodeus sambil meneguk minuman itu.


“Sudah kukatakan…. Salah seorang Raja Iblis berpotensi untuk menyerang kita. Ia nampaknya sangat bersemangat untuk memperluas wilayahnya sehingga….”


Belum sempat menyelesaikan perkataannya, Asmodeus segera beranjak dari kursi perak yang didudukinya.


“Dimana tempat Raja Iblis itu?”


“Sudah kukatakan untuk tidak menghancurkan apapun….”


Tanpa mendengarkan penjelasan Elizabeth, Asmodeus segera terbang melewati jendela di ruangan itu.


‘Pyaaaar!!!’


Jendela yang indah itu hancur seketika setelah Asmodeus menerjangnya dengan cepat.


“Huh…. Apa boleh buat. Tunggu aku, Yang Mulia!” Teriak Elizabeth sambil berusaha mengejar Asmodeus yang sudah terlebih dahulu pergi.


...***...

__ADS_1


“Sudah kubilang untuk segera menyiapkan pasukan yang lebih besar! Kita akan segera mengambil alih wilayah vampir sialan itu!” Teriak seorang dari ras Minotaur sambil memukul meja yang ada di hadapannya.


“Bu-bukankah Yang Mulia berencana untuk mengambil alih secara damai? La-lagipula mereka belum membalas surat yang….”


“Persetan dengan diplomasi! Jika mereka tak mau berbicara maka biarkan aku….”


‘Duuuaaar!!!’


Seketika dinding kastil yang terbuat dari batu itu hancur lebur. Semua orang yang ada didalamnya terlihat dengan jelas. Termasuk Minotaur itu.


Di atas kastil yang sudah hancur itu, terlihat sosok dua orang Wanita yang terbang dengan sayap kelelawar.


Asmodeus dan Elizabeth.


“Jadi kalian yang ingin berperang denganku?!” Teriak Asmodeus sambil tersenyum lebar.


Elizabeth yang ada di sebelahnya hanya menutup kedua matanya dan tak mengucapkan apapun.


“Kau! Vampir sialan! Aku pastikan kau merasakan….”


‘Bruuk… brukk….’


Seketika semua orang yang berada di sekitar Minotaur itu berjatuhan. Di kepala mereka semua nampak sebuah lubang yang cukup besar.


“Berhati-hatilah dengan ucapanmu, Raja Iblis Roxas. Jangan sampai kau menyinggung perasaan Yang Mulia.” Ucap Elizabeth sambil memberikan pandangan penuh rasa iba.


Tapi sungguh disayangkan.


“Minotaur rendahan…. Beraninya kau mengacuhkanku!”


Semuanya sudah terlambat. Raja Iblis Roxas tak dapat melakukan apa-apa lagi. Bukan karena dirinya yang lemah. Tapi karena Asmodeus yang terlampau kuat.


Jika diterjemahkan dengan menggunakan Sistem Genesis, maka Raja Iblis Roxas memiliki level sebesar 374 dengan total Growth sebesar 132.


Tapi Asmodeus jauh melampaui itu. Dengan level yang kini telah mendekati angka 600 serta total Growth yang mencapai angka yang mengerikan yaitu 367 membuat kekuatan Raja Iblis dihadapannya seperti seekor semut.


Menyadari kengerian Asmodeus, Raja Iblis Roxas mulai kehilangan tenaganya. Ia bahkan jatuh dan mulai berlutut di tanah. Tubuhnya menjadi lemas karena telah mencari masalah dengan seseorang yang tak seharusnya Ia ganggu selamanya.


“Ma-maafkan aku… Yang Mulia….” Ucap Raja Iblis Roxas setelah melihat lingkaran sihir raksasa yang telah mengelilingi seluruh kota.


“Siapa yang akan memaafkanmu? Nikmatilah penyesalanmu selamanya di dalam penjara es abadi ini. Eternal Blizzard!” Teriak Asmodeus sambil mengaktifkan salah satu sihir tingkat legendaris miliknya.


Seluruh tempat yang berada di dalam lingkup lingkaran sihir itu mulai tertutupi badai salju yang sangat mengerikan. Dari langit juga muncul hujan es yang terus menerus menghantam tanah dengan sangat kuat, menghancurkan apapun yang ada di atas tanah.


Ukuran lingkaran sihir yang dibuat oleh Asmodeus memiliki diameter melebihi 10 Kilometer.


Hanya dalam hitungan menit….

__ADS_1


Kota raksasa milik Raja Iblis Roxas telah berubah menjadi Tundra dengan es abadi yang membekukan seluruh kota itu. Termasuk seluruh penduduk yang hidup di dalamnya.


Raja Iblis Roxas yang memang memiliki kekuatan besar tak mati begitu saja. Ia hanya membeku dan tak mampu untuk bergerak, tapi masih hidup.


Oleh karena itu….


“Katakan padaku…. Kematian seperti apa yang kau inginkan, Minotaur?”


Itulah kata-kata terakhir yang didengar oleh Raja Iblis Roxas sebelum kematiannya. Tubuhnya telah menjadi serpihan-serpihan es yang kecil setelah menerima skill legendaris milik Asmodeus yang lain yaitu Absolute Zero.


Siapa saja yang melihat kejadian ini pasti akan salah sangka. Mereka akan menganggap bahwa skill yang digunakan oleh Asmodeus merupakan skill tingkat Apocalypse.


Tapi kenyataannya jauh dari itu.


Skill yang digunakan oleh Asmodeus berada di tingkat Legendary.


Tapi akan berbeda ceritanya jika skill yang sama digunakan oleh orang lain. Bahkan bagi penyihir yang sangat kuat, Eternal Blizzard hanya mampu memiliki diameter sebesar beberapa ratus meter.


Ini semua dapat terjadi karena kekuatan Asmodeus itu sendiri sangatlah mengerikan. Kekuatannya membuat skill tingkat Legendary seakan berada di tingkat Apocalypse. Lalu bagaimana jika Asmodeus menggunakan skill tingkat Apocalypse [World Devourer]?


Jawabannya mungkin…. Mungkin saja merupakan kehancuran dunia itu sendiri.


Tapi bukan berarti Asmodeus tidak membayar apapun untuk dua skill tingkat legendaris yang baru saja Ia keluarkan berturut-turut.


‘Bruk!’


Tubuh Asmodeus nampak mulai lemas. Bahkan Ia tak mampu mengepakkan sayapnya dengan baik dan mulai terjatuh. Untuk itulah, keberadaan Elizabeth sangat penting.


Elizabeth berperan untuk menjaga Asmodeus ketika tubuhnya melemah setelah menggunakan Mana yang terlalu besar.


“Yang Mulia….”


“Hahaha…. Nampaknya aku terlalu berlebihan kali ini, Liz. Seperti biasa…. Bawa aku….” Ucap Asmodeus dengan wajah yang sangat kelelahan. Ia terlihat mulai memejamkan kedua matanya dan tertidur.


“Anda bisa mempercayaiku, Yang Mulia.”


Dan begitulah.


Asmodeus mulai menjadi sosok yang ditakuti oleh seluruh iblis. Semua orang yang berniat buruk kepadanya akan menjaga jarak darinya. Bahkan menjaga sikap untuk tidak membuat Asmodeus kesal.


Sedangkan mereka yang memujanya? Mereka semua berbondong-bondong untuk bergabung menjadi bawahan Asmodeus, membuatnya menjadi seorang Ratu Iblis yang sangat kuat.


Bahkan beberapa Raja dan Ratu Iblis bersedia untuk melepas gelar mereka demi hidup tenang dan nyaman di bawah naungan Asmodeus. Mereka semua membantunya untuk memperoleh berbagai wilayah yang ada di dunia bawah ini.


Meski begitu….


Terdapat beberapa Raja Iblis kuno yang tidak menerima hal ini.

__ADS_1


Mereka semua mulai menyatukan kekuatan dan menggandeng siapapun yang takut akan keberadaan Asmodeus itu sendiri.


Hingga akhirnya…. Peperangan yang tak terelakkan akan segera terjadi.


__ADS_2