
Awan gelap yang berada di atas Elder Ice Dragon itu semakin menebal. Gemuruh yang terdengar pun semakin keras.
Sesaat sebelum petir itu menyambar, Eric menggunakan skill yang lain untuk semakin meningkatkan damagenya.
"Water Burst."
Ledakan yang berupa air itu dalam waktu singkat segera menyelimuti seluruh tubuh Elder Ice Dragon yang masih terkunci di tempat itu.
Damage yang diberikan memang tak seberapa. Akan tetapi efek status berupa [Wet] itu akan meningkatkan damage dari elemen petir hingga 3 kali lipat.
Tepat setelah ledakan air itu terjadi....
'DUAAAAAAARRR!'
Petir berukuran raksasa nampak menyambar dari balik awan yang gelap itu. Arahnya sangat jelas, yaitu Elder Ice Dragon.
Akan tetapi, terjadi suatu hal yang diluar dugaan semua orang. Termasuk Ilham, Renata dan juga Febri.
Pada saat petir berukuran raksasa itu menyambar Elder Ice Dragon, semua sisa petir itu seakan tertarik ke arah 60 Lightning Rod atau batang besi aneh yang membentuk lingkaran itu.
Keanehan itu seakan notifikasi damage yang muncul masih belum cukup mengagetkan.
[Anda telah memberikan 18.413.691 damage!]
[Target telah menerima efek Shock!]
[Target telah menerima efek Paralyzed!]
[Target telah menerima efek Stun!]
Rentetan notifikasi itu menunjukkan tak hanya betapa mengerikannya damage yang diberikan, tapi juga efek negatif.
Bahkan Stun yang terjadi pun selama lebih dari 30 detik.
Tapi seakan belum selesai memberi kejutan, batang besi yang sebelumnya terlihat seperti menarik energi petir itu mulai berubah warna menjadi kebiruan. Bahkan terlihat mulai bercahaya.
Pada saat itulah, Eric menggumamkan suatu hal yang tak diketahui siapapun.
"Trap, Lightning Rod. Release." Ucapnya dengan suara yang sangat lirih sambil melihat ke arah 60 batang besi itu.
Pada saat itu juga, batang besi yang mulai bercahaya menjadi semakin terang.
Hingga akhirnya, 60 batang besi itu melontarkan serangan listrik yang menyambar ke segala arah. Ilham yang melihat hal itu segera melompat mundur sejauh mungkin sambil kebingungan.
'Zaaaapp! Zaaaapp!!'
Sambaran petir itu terlihat sangat liar dan menyerang ke segala arah tanpa pandang bulu.
Tapi karena saat ini satu-satunya target yang ada di dekat mereka adalah sang Elder Ice Dragon, maka hampir keseluruhan sambaran petir yang terjadi mengenai Elder Ice Dragon itu.
'Daaaarr! Duaaaarrr! Daaaarr!'
__ADS_1
Sambaran kecil yang jumlahnya seakan tak ada habisnya itu, masih terus menyambar Elder Ice Dragon.
Di hadapan Eric dan layar semua penonton, notifikasi yang begitu mengerikan muncul.
[Anda telah memberikan 1.413.857 damage!]
[Anda telah memberikan 962.681 damage!]
[Anda telah memberikan 1.163.882 damage!]
[Anda telah .... ]
Notifikasi damage yang berada pada kisaran 1 juta damage itu terus menerus bermunculan hingga ratusan kali.
Setiap kali Lightning Rod itu mengeluarkan sambaran yang nampaknya kecil itu, damage yang diberikan justru sebaliknya.
Dan setiap Lightning Rod menyambar tak hanya sekali, tapi bisa mencapai 6 kali atau lebih.
Itulah kekuatan dari Trap Lightning Rod.
[Lightning Rod]
[Tipe : Trap]
[Rating : S]
Mana Cost : 80.000
Gold Coin Cost : 500
Lightning Rod dapat menyambarkan petir ke arah segala arah secara acak. Kekuatan sambaran petir dapat ditingkatkan jika menerima petir dari luar. Jumlah sambaran maksimum sebelum perlu melakukan Recharge atau isi ulang yaitu 10 sambaran petir.
Basic Damage : 40.000 - 60.000
Elemen : Petir
Lightning Damage Amplification : 200%
Bahkan tanpa tambahan petir dari luar sekalipun, kekuatan dari Lightning Rod ini sudah jauh melampaui nalar player pada umumnya.
Tentu saja, semua player dan juga penonton tak ada yang mengetahui identitas yang sebenarnya dari batang besi itu. Mereka semua hanya berspekulasi.
Kembali ke pertarungan....
Elder Ice Dragon yang masih dalam keadaan Stun itu tak mampu melakukan apapun selain menerima seluruh damage yang dihasilkan oleh Lightning Rod itu secara terus menerus.
Hingga pada akhirnya, setelah 20 detik menyengsarakan yang dipenuhi dengan sambaran petir itu, Elder Ice Dragon menerima total 783.149.552 damage.
Damage yang kelihatannya sangatlah besar itu hanyalah 8% dari total HP yang dimiliki oleh Elder Ice Dragon.
Eric yang memahami hal itu tentu saja sudah mempersiapkan rencana yang selanjutnya.
__ADS_1
Selama 20 detik sebelumnya, Ia tak hanya diam menunggu berakhirnya sambaran petir itu. Melainkan mempersiapkan [Amplify] sebanyak mungkin dan menerima Buff tambahan dari Renata. Termasuk menyusun strategi dadakan dengan semua orang.
"Eric, kau yakin dengan hal itu?" Tanya Renata kebingungan.
"Sangat yakin. Febri, setelah aku menjatuhkan Elder Ice Dragon ini, bersiaplah untuk menyerang sekuat mungkin." Ucap Eric sambilelirik ke arah Febri.
Mendengar hal itu, Febri hanya tersenyum manis sambil membalas.
"Aku takkan membiarkanmu memperoleh semua pujian hari ini! Akan kutunjukkan sekuat apa aku sebenarnya!"
"Uh.... Apa yang sebaiknya ku lakukan?" Tanya Ilham sambil menunjuk wajahnya sendiri.
"Hmm.... Kurasa kau bisa duduk manis bersama Renata setelah ini? Jujur saja aku tak tahu apa yang bisa kalian lakukan untuk membantu rencanaku setelah ini." Balas Eric sambil tersenyum pahit.
Pada akhirnya, setelah menerima Buff dari Renata, Eric dan juga Febri segera mendekat ke arah Elder Ice Dragon yang tak lagi menerima sambaran petir itu.
Saat itulah, Eric mulai terbang cukup rendah dan mengucapkan kembali kata-kata yang sama sekali tak bisa dipahami oleh siapapun.
"Install Trap. Falling Pit." Ucap Eric dengan suara yang sangat lirih.
'Dar! Dar! Dar! Dar!'
Suara ledakan kecil seakan terdengar di sekeliling Elder Ice Dragon yang berukuran sangat besar itu. Setelah beberapa saat, akhirnya ledakan itu meruntuhkan semua tanah yang ada di atas Elder Ice Dragon dan menjatuhkannya ke sebuah lubang raksasa yang sangat dalam.
Kekuatan jebakan Falling Pit yang sebelumnya hanya tingkat rendah itu telah berubah menjadi tingkat tinggi semenjak Eric telah menjadi semakin kuat.
Tak berhenti di sana, Eric kembali mengucapkan hal yang sama seperti sebelumnya dengan suara yang begitu lirih.
"Install Trap. Lightning Rod."
Di seluruh bagian dinding lubang raksasa itu, muncul ratusan Lightning Rod yang mengarah ke Elder Ice Dragon.
Sambil mengangkat tongkat sihirnya yang telah membawa dua buah lingkaran sihir amplifikasi, Eric segera menggunakan kembali sihir petir yang sangat cocoo untuk situasi ini.
"Chain Lightning."
Sebuah skill yang akan menjadi semakin mematikan ketika semakin banyak memantul di sebuah target. Dan saat ini, terdapat ratusan target yang akan sangat bahagia ketika menerima serangan petir yaitu lightning rod.
'Zaaaap! Zaaap! Zaaaaap!'
Petir yang keluar dari ujung tongkat sihir Eric itu segera memantul dari satu lightning rod ke lightning rod yang lain. Setelah menerima sambaran petir, Eric segera mengaktifkan Lightning Rod itu agar menyambar ke segala arah. Termasuk ke Lightning Rod yang lain.
Kejadian itu terus menerus terulang hingga pada akhirnya puluhan Lightning Rod terakhir yang tersisa mampu memberikan damage sebesar 50 juta lebih setiap sambarannya.
Pertandingan pun di akhiri dengan cahaya biru di balik lubang besar yang gelap itu, serta menganganya seluruh penonton dari berbagai belahan dunia.
...[Team Boss Raid berakhir!]...
...[Selamat! Kelompok Anda telah memecahkan Rekor pada Team Boss Raid!]...
...[Selamat! Kelompok Anda adalah yang pertama kali mengalahkan Elder Ice Dragon!]...
__ADS_1
...[Waktu Perolehan]...
...[1 menit, 42 detik!...