
“A-apa maksudnya ini semua?! Pertama ribuan monster tingkat tinggi?! Sekarang ini?!” Teriak Evalina kebingungan.
“Apa maksudmu, Evalina?! Bukankah dia player lemah yang hanya bermodal level tinggi?!” Tanya Liu Ying panik.
“Player lemah?! Tidakkah kau melihat seranganku barusan?! Tusukan pedangku hanya memberikan damage sebesar 2 digit!!!”
Sementara mereka masih sibuk berdebat, aku kembali duduk di kursi sambil menuangkan teh ke gelasku.
“Sudahlah, daripada berdebat…. Mari kita bicarakan baik-baik. Kau ingin rahasia peningkatan levelku kan?” Ucapku sambil meneguk teh.
Tapi nampaknya ada seseorang yang kesal dengan sikapku. Ia adalah seorang Wanita dengan rambut putih. Evalina.
Bagaimana pun, ini pertama kali baginya untuk gagal menundukkan targetnya.
Tapi sebelum Ia dan anggota Seven Star lainnya bergerak, Deus telah menjentikkan jarinya.
“Dimensional Lock. Dengan begini kau tidak akan mampu menggunakan sihir ruangmu, gadis kecil.” Ucap Deus santai.
Seketika, ruang tahta ini menjadi sedikit gelap dengan cahaya hitam keunguan yang menyelimuti seluruh dinding bangunan.
“Di-dimensional….” Ucap Luna dengan mata yang terbuka lebar.
[Dimensional Lock] merupakan sebuah Skill tingkat Legendary yang memungkinkan pengguna untuk mengunci dimensi ruang yang diinginkan. Efeknya adalah target tidak bisa keluar dari dimensi yang telah dikunci.
Sedangkan efek lainnya? Seluruh sihir tipe manipulasi ruang akan gagal untuk diaktivasi. Termasuk sihir milik Luna.
“Ada apa gadis kecil? Pertama kalinya merasakan skill andalanmu terkunci? Imut sekali.” Ucap Deus sambil tersenyum dengan wajah yang penuh ejekan.
“Satu-satunya yang merepotkanku hanyalah sihir ruangnya. Aku mengucapkan rasa terimakasih yang paling dalam kepadamu, Yang Mulia.” Ucap Lucien sambil menundukkan kepalanya kepada Deus.
Bagaimana pun, Deus merupakan Primordial Vampire atau NPC Vampir pertama yang terlahir di dunia ini. Sudah sewajarnya bagi Lucien untuk menghormatinya.
“Itu adalah hal yang sepele, Lucien. Sekarang, mari kita bahas hal yang lebih penting! Minuman apa yang paling kau sukai?” Tanya Deus dengan wajah yang bersemangat.
“Ah…. Kalau soal minuman, tentu saja aku….”
Dan begitulah, mereka berdua kembali bercerita seakan tak ada apapun yang dapat mengganggu mereka.
“Jangan acuhkan kami! Kami akan….” Teriak Grund.
‘Duaaaar!!!’
Seketika, muncul sinar yang cukup terang ke arah Grund. Setelah itu, terbentuk lubang yang cukup besar di dada Grund.
Itu adalah sihir tingkat Unique yang dimiliki oleh Lucien, [Extermination Ray]. Daya hancurnya kepada target individu sangatlah besar.
Kelemahannya hanyalah Casting Time atau waktu aktivasi yang sangat lama. Bahkan mencapai 20 detik! Tapi itu bukanlah masalah bagi Lucien yang memiliki Dimensional Ring. Cincin itu mampu menyimpan sihir Lucien dan mengeluarkannya kapanpun tanpa waktu aktivasi sedikit pun!
“Bisakah kalian diam? Aku sedang membahas sesuatu yang penting. Sekarang….” Ucap Lucien sambil melanjutkan pembicaraannya dengan Deus.
“Ka-kau…. Siapa kau sebenarnya?!” Tanya Evalina dengan wajah yang kini nampak begitu ketakutan.
Sedangkan Luna? Ia telah terjatuh lemas di tanah karena mengetahui sihir andalannya tak bisa digunakan. Luna telah sangat lemas karena tak bisa kabur seperti biasanya.
Sedangkan untuk menjawab pertanyaan dari Evalina….
__ADS_1
‘Bagaimana sebaiknya aku memperkenalkan diriku? Bagaimana pun, kini dunia telah mengetahui tentang identitas dan kekuatanku yang sebenarnya. Hmm…. Ah!’ Pikirku dalam hati untuk memikirkan kalimat perkenalan yang keren.
“Aku?! Haha! Pertanyaan yang bodoh! Aku adalah penguasa dari Dungeon ini! Rasakanlah keputusasaan karena telah menjadi lawanku!” Ucapku dengan lantang sambil tersenyum. Aku juga berdiri dari tempat dudukku.
“Pe-penguasa… Dungeon? Ja-jangan-jangan… kau….” Ucap Evalina sambil terpatah-patah karena telah ketakutan setengah mati.
“Kau! Apakah kau sang Penguasa Dungeon Legendaris yang dulu pernah muncul di notifikasi itu?!” Teriak Liu Ying.
“Aku sendiri tak melihat notifikasi itu. Tapi kemungkinan besar itu adalah aku.” Balasku sambil berjalan mendekati mereka berempat.
“Ja-jangan mendekat!” Teriak Evalina ketakutan sambil melangkah mundur.
Aku yang melihat penampilannya saat ini merasa ingin tertawa. Sang Eksekutor yang terkenal sangat kuat dan mengerikan itu menampakkan ekspresi wajah yang tidak biasa.
Tapi aku tidak bisa terus menerus bersantai. Untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan….
“Incineration!” Ucapku sambil mengarahkan tongkatku ke Luna.
Seketika muncul lingkaran sihir berwarna merah di depan tongkatku. Dari lingkaran sihir itu, muncul semburan api berwarna kuning kemerahan yang sangat besar. Api itu membakar apapun yang ada di hadapannya, termasuk Luna.
[Anda telah memberikan 17.242 damage!]
[Anda telah memberikan 18.511 damage!]
[Target telah terbakar!]
[Target menerima 3.000 damage per detik!]
[Anda telah memberikan …. ]
Api itu terus membakar apapun yang ada di hadapannya. Evalina, Liu Ying dan Jian Di yang masih berdiri di dekatku terlihat ketakutan.
Hingga akhirnya….
[Anda telah membunuh Player : Luna!]
[Anda telah menerima …. ]
Segera setelah notifikasi sistem itu, aku menghentikan skill [Incineration]. Itu karena penggunaan Mana skill ini cukup gila. Jumlah Mana yang kuperlukan yaitu 5.000 Mana Point per detik selama skill itu masih aktif!
Bahkan jika kau bertanya padaku yang memiliki Mana Point sebesar 500.000 lebih, itu tetaplah jumlah yang sangat mengerikan!
Setelah itu….
“Sekarang, diantara kalian bertiga siapa yang ingin mati dan siapa yang ingin berbicara baik-baik?” Tanyaku dengan tatapan yang dingin.
Selama aku masih berada di atas, aku harus terus menerus menekan mereka. Memberikan mereka tekanan batin yang kuat. Dengan begitu, harapannya akan menurunkan semangat bertarung mereka dan memperoleh hasil negosiasi yang menguntungkan bagiku.
Tentu saja, aku tidak mengetahui semua ini sendiri.
Elin yang mengajariku di setiap waktu santai. Ia terus mengatakan bahwa sebagai pemenang, aku harus menunjukkan sikap kuat sehingga dapat menentukan arah negosiasi dengan baik.
Hasilnya?
“A-aku tidak pernah berniat untuk melawanmu, Eric.” Ucap Liu Ying.
__ADS_1
Sedangkan Jian Di hanya membungkukkan sedikit badannya mengikuti Liu Ying.
Lalu, bagaimana dengan Evalina?
Ia menampakkan ekspresi wajah yang sangat ketakutan. Matanya terbuka lebar. Mulutnya menganga dan Ia terus menerus melangkah mundur hingga menyentuh dinding.
“A-aku mohon…. A-aku tidak ingin mati…. Pe-penaltiku sebagai se-seorang PK….” Ucap Evalina sambil terus menerus menggelengkan kepalanya.
“Kalau begitu, mari kita duduk santai sambil menikmati teh dan mengobrol.” Balasku singkat sambil kembali duduk di kursi.
Segera setelah itu, mereka bertiga mau untuk duduk dan meminum teh bersamaku, Deus dan juga Lucien. Kami akhirnya mulai bercerita tentang awal mula pengejaran diriku ini.
Pada intinya, Liu Ying membayar Guild Seven Star untuk menguak rahasiaku dalam menaikkan level. Tapi karena aku telah menyerang mereka terlebih dahulu sebelum Luna melakukan negosiasi, akhirnya mereka memilih cara yang kasar yaitu dengan menculikku.
Sesaat setelah Brunhilda kalah, Luna dengan segera membukakan portal tidak hanya untuk anggota Guild Seven Star tapi juga untuk Guild Golden Dragon. Tujuannya yaitu untuk menangkapku dan menguak rahasiaku.
Tapi sayangnya, aku memasukkan mereka ke Dungeon Vampir ini. Segera setelah aku meninggalkan mereka, ribuan Vampir menyerang dengan sangat agresif. Bahkan kehadiran Liz dan 9 bangsawan Vampir itu mampu membunuh hampir seluruh anggota mereka.
Dari Guild Seven Star, Cecilia, Archie dan Orion kalah pada saat serangan itu.
Sedangkan dari Guild Golden Dragon, seluruh anggota dan para petinggi Guild kalah. Kecuali Liu Ying dan Jian Di yang dengan segera diselamatkan oleh Luna.
Setelah Luna memahami sistem koordinat yang ada di Dungeon tiruan ini, Ia dengan segera membuka portal untuk masuk ke dalam Istana.
Akhirnya di sinilah mereka. Duduk santai bersamaku.
“Jadi begitu…. Aku sekarang sudah cukup paham dengan situasinya.” Ucapku singkat setelah mendengarkan penjelasan mereka yang cukup panjang dan lumayan lebar.
Meski begitu, ketegangan di wajah mereka bertiga masih tersisa. Pada saat inilah, aku harus menekan mereka dengan pertukaran yang adil. Atau setidaknya, itulah yang diajarkan oleh Elin kepadaku.
“Bagaimana jika kau memberikan setengah dari bayaranmu kepadaku, Evalina? Dengan begitu, aku akan melupakan semua kejadian ini.” Ucapku secara asal menyebutkan kondisi. Bagaimana pun, ini adalah negosiasi pertamaku! Kurasa, setengah sudah cukup banyak kan?
“Ka-kau serius? Akan melepaskanku jika aku memberikan setengah dari bayaran Guild Golden Dragon padamu?” Tanya Evalina dengan ekspresi yang kebingungan.
“Ya, tentu saja.”
Setelah itu, aku dan Evalina saling bertukar informasi identitas diri di dunia nyata. Tentu saja yang paling penting adalah nomor ponsel dan juga nomor rekening bank. Untung saja aku sudah hafal nomor rekeningku karena selalu menyebutkannya ketika menarik uang.
“Terimakasih, Eric. Aku menghargai kemurahan hatimu.” Ucap Evalina. Setelah itu, Ia segera meninggalkan ruangan ini dan berencana untuk menikmati pemandangan Dungeon Vampir ini.
Tentu saja aku sudah memerintahkan kepada seluruh monster untuk tidak menyerang siapa pun lagi.
Meskipun, aku tidak mengetahui jumlah uang yang akan dibayarkan oleh Evalina. Tapi bukankah harga sewa Seven Star cukup mahal? Kudengar dari Elin bahwa setidaknya harga sewa mereka adalah 1 juta Dollar.
Aku hanya bisa tersenyum membayangkan diriku memperoleh setidaknya 500.000 USD.
Sedangkan Liu Ying dan Jian Di?
“Untuk kalian…. Berapa yang kalian bisa tawarkan untuk kemampuan meningkatkan level dengan cepat?” Tanyaku sambil tersenyum lebar.
Mereka berdua yang mendengar perkataanku hanya bisa membuka mata mereka selebar mungkin. Seakan mereka tak bisa mempercayai hal yang didengarnya.
Terlihat dengan jelas, senyuman yang nampak begitu puas dari wajah Liu Ying. Bagaimana pun, ini adalah tujuan awal mereka!
“Untuk itu…. Aku berani menawarkan….”
__ADS_1