The Dungeon Master

The Dungeon Master
Chapter 115 - Dungeon Misterius


__ADS_3

...12 Juli 2073...


...Sehari sebelum Eric kembali memasuki Dunia Virtual itu....


Seluruh Player Re:Life di dunia mengalami kehebohan yang sama. Kehebohan ini disebabkan tak lain dan tak bukan karena kemunculan Dungeon baru yang misterius.


Ratusan MeTuber telah mulai mengulas mengenai kemunculan Dungeon ini. Termasuk juga mengenai informasi Dungeon dan hadiah yang ditawarkan. Meski begitu, tak ada satu orang pun yang berani memasukinya.


“Jadi bagaimana menurutmu, Nico?” Tanya seorang pembawa acara televisi.


“Menurutku, itu bukanlah Dungeon biasa. Sebelumnya, tempat itu hanyalah pegunungan tandus yang bahkan belum tersentuh untuk ditambang baik oleh para Player maupun NPC. Tapi Dungeon itu tiba-tiba muncul.” Jelas Nico panjang lebar.


Nico merupakan salah seorang MeTuber yang terkenal. Dengan penampilannya yang cukup tampan dan pembawaan yang sedikit humoris namun terkadang serius menjadikannya seorang ‘Pangeran MeTuber Re:Life’.


“Jadi begitu. Apakah kau sudah mencoba untuk memasukinya?” Lanjut pembawa acara itu.


“Tidak tidak! Mana mungkin aku memasuki tempat berbahaya seperti itu?! Yang jelas, tempat itu sangatlah misterius. Bahkan pintu masuk yang ada nampak sangat aneh karena dihias dengan banyak permata yang indah! Sudah dipastikan Dungeon ini adalah sebuah perangkap!” Teriak Nico sambil menyilangkan kedua lengannya.


Sesi tanya jawab terus menerus berlangsung membahas mengenai berbagai hal yang lainnya. Hingga akhirnya, sang pembawa acara mengangkat suatu topik yang saat ini cukup sensitif untuk dibicarakan.


“Kemudian, Nico. Apakah kau tahu mengenai kabar Angie yang menghilang dari dunia MeTuber? Ia sudah sebulan lebih tidak mengunggah konten baru. Padahal Ia biasa mengunggah setidaknya sebuah konten baru setiap 3 hari.” Tanya pembawa acara itu dengan wajah yang dipenuhi rasa penasaran.


Tak hanya Nico, banyak Player lain yang mulai sukses dengan merintis Channel yang membahas mengenai Re:Life. Mulai dari Player yang kuat hingga player yang tergolong masih pemula. Mereka semua mulai meraih kesuksesan sedikit demi sedkit.


Tapi semua itu berakhir ketika Angie mulai bergabung menjadi MeTuber Re:Life. Ia memonopoli dengan konten yang tidak hanya sangat menghibur tapi juga sangat informatif.


Tapi dengan hilangnya Angie dari dunia Entertainment dan juga MeTube membuat banyak MeTuber bernafas lega. Meski begitu….


“Aku tidak tahu apapun soal itu. Jujur saja, di satu sisi aku senang karena aku kehilangan pesaing terberat dalam membuat konten mengenai Re:Life. Tapi di sisi lain, aku merindukan video yang penuh keceriaan dari Angie itu. Ah! Jangan salah sangka, aku adalah salah seorang penggemar berat Angie!” Jawab Nico.


Hilangnya Angie mulai menjadi sebuah misteri. Bahkan semua orang yang telah dimasukkan ke dalam Friend List Angie di dalam Dunia Re:Life itu telah dihapus secara sepihak. Tak ada seorang pun yang mengetahui bagaimana nasib Angie saat ini.


Sedangkan kediamannya di Amerika? Seluruh pelayan di rumahnya masih bekerja dengan baik. Tapi mereka semua menggelengkan kepala pada saat ditanyai mengenai keadaan Angie.

__ADS_1


“Ah, sayang sekali. Kupikir kau mengetahui sesuatu soal Angie, Nico.” Lanjut pembawa acara itu.


“Hahaha…. Maafkan aku. Tapi aku benar tidak tahu apa-apa.”


Acara itu terus berlanjut. Sesi diskusi selalu beriringan dari topik bahasan yang ringan seperti makanan favorit di Dunia Virtual itu dan topik berat seperti Dungeon Misterius yang muncul.


...***...


‘Dok dok dok!’


Terdengar suara pintu yang diketuk dengan cukup keras. Dari balik pintu itu, terdengar suara seorang Wanita tua.


“Nona Angie. Sampai kapan kau akan mengurung diri di kamarmu? Banyak sekali orang yang mulai mencarimu. Termasuk juga….”


Tapi belum sempat Wanita itu menyelesaikan penjelasannya, terdengar suara sebuah barang keras menghantam pintu.


‘Braaaaak!!!’


“Pergi! Katakan saja bahwa aku telah pergi ke luar negeri atau apapun! Soal kontrak yang kulanggar secara sepihak, kau bisa mengambil dari rekeningku kan?! Selesaikan saja semua masalah sepele itu sendiri!!!”


Memang benar karna Angie bukanlah orang yang pemarah. Ia selalu ceria di setiap situasi. Tapi inilah dirinya yang sekarang.


Semua ini terjadi semenjak Angie melihat kekuatan Eric yang mampu membinasakan lebih dari 50.000 musuh sekaligus hanya dengan sebuah skill.


Bahkan musuh yang dihabisi bukan musuh sembarangan, melainkan musuh tipe Event yang memiliki level tinggi.


“Sialan! Kenapa aku tak bisa menjadi lebih kuat lagi?! Haruskah aku menjual beberapa propertiku di Florida? Atau di LA? Sial! Seberapa banyak pun aku menukar uang dan membeli buku Skill, aku tak pernah bisa menjadi sekuat Pria sialan itu!!!”


Angie terus menerus meneriakkan semua isi pikirannya. Bahkan penampilannya yang biasanya terlihat cantik dengan tubuh ideal, kini terlihat rambutnya yang seakan tak pernah disisir serta tubuh yang kurus.


“Apakah itu semua karena kekuatan Summoner sialan itu?! Kenapa?! Kenapa buku kuno sekuat itu bisa jatuh ke Player sepertinya?! Kenapa bukan aku?! Bukankah aku juga sudah berjuang dengan keras?! Sialan!!!”


Segera setelah puas mengutuk Eric dari kamarnya yang lebih luas dari rumah Eric itu, Angie kembali memasuki kapsulnya.

__ADS_1


Ia telah memainkan Re:Life lebih dari 16 jam setiap harinya. Sebuah angka yang cukup membahayakan tubuh karena akan menyebabkan kurangnya istirahat.


Tapi Ia terus menerus melanjutkannya meskipun tubuhnya mulai melemah.


Itu semua demi memenuhi ambisinya untuk menjadi seorang Player terkuat.


‘Eric…. Tunggu saja. Aku akan menghabisimu di panggung yang terbaik. Setelah itu, aku akan menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa akulah yang terbaik!’ Pikir Angie dalam hati sebelum Log In kembali di dunia Virtual itu.


...***...


“Apakah kau yakin akan kekayaan yang ada di dalamnya, Agmar?” Tanya seorang Pria dengan pakaian yang sangat indah. Ia merupakan Pangeran Wilfred, salah seorang calon pewaris Tahta dari Kerajaan Farna serta anak termuda dari Raja Trias.


“Aku sangat yakin. Aku telah mengirim beberapa pengintai dan di dalam Dungeon misterius itu nampaknya terisi dengan banyak kekayaan!” Balas Agmar sambil sedikit menundukkan kepalanya.


“Seberapa banyak?” Tanya Pangeran Wilfred.


“Setidaknya 500.000 koin emas, belum lagi berbagai relik, artifak, senjata suci dan bahkan buku kuno yang ada di dalamnya.”


“Hahaha! Kerja yang bagus, Agmar! Kau benar-benar melampaui harapanku! Aku akan mendukungmu dalam penaklukan itu!


Pastikan kau membawa kemenangan dan kejayaan untukku, Agmar. Jika kau melakukannya maka posisiku untuk mewarisi Tahta Kerajaan akan semakin menguat!” Teriak Pangeran Wilfred sambil tertawa seperti seorang maniak.


Wajar saja karena sebagai Pangeran termuda, Ia memiliki kesempatan yang sangat rendah untuk mewarisi Tahta Kerajaan.


Itu semua karena sang pangeran tertua yang mendapat perlakuan sangat baik dari Raja. Tak hanya itu, Ia juga memiliki segudang prestasi yang luarbiasa.


Oleh karena itu, jika saja Pangeran Wilfred mampu membawakan kekayaan sebesar itu…. Terlebih lagi berbagai artifak dan juga buku kuno maka posisinya akan semakin menguat. Termasuk juga para pendukungnya akan semakin meningkat!


Sedangkan Agmar yang melihat tingkat Pangeran Wilfred nampak tersenyum. Ia telah membayangkan dirinya yang akan berkhianat sesaat setelah memanfaatkan pasukan dari fraksi Pangeran Wilfred.


Segera setelah penaklukan Dungeon Misterius itu, Ia berencana untuk menguasai seluruh hartanya sendiri bersama dengan 5 orang temannya. Hal yang wajar bagi seorang Player. Terlebih lagi, Ia menduduki peringkat 9 dalam ranking total level tertinggi!


“Baiklah, Agmar. Tidak…. Jendral pasukan Agmar, aku akan mengijinkanmu untuk membawa seluruh pasukan api merah untuk menyerbu Dungeon itu! Setidaknya, 10.000 lebih prajurit akan membantumu!” Teriak Pangeran Wilfred.

__ADS_1


Mendengar hal itu, Agmar tak dapat lagi menahan senyumannya. Kini Ia telah membuat senyuman yang sangat lebar dan memperjelas niat jahatnya.


__ADS_2