The Dungeon Master

The Dungeon Master
Chapter 105 - Invasi Barbarian 2


__ADS_3

“Eh? Kenapa dia ada di sini?!” Teriakku setelah melihat sosok seseorang di sebelah Chris.


“Yah, dia bilang ingin berburu sesuatu yang kuat. Oleh karena itu, Ia memintaku untuk membawanya kemari.” Balas Chris.


“Perkenalkan, namaku Angie.” Ucap Wanita itu sambil tersenyum manis.


“A-aku sudah mengenalmu! Tidak…. Tidak ada yang tidak mengenalmu!” Teriakku panik sambil menjabat tangannya.


Jadi inikah rasanya menjabat tangan seorang artis yang terkenal? Aku merasa keringat dingin mulai bercucuran di seluruh tubuhku.


“Lalu…. Siapa namamu?” Tanya Angie.


“Eric! Namaku Eric! Sangat senang berkenalan denganmu, Angie! Aaah! Apakah ini mimpi?! Kau tahu, aku sangat menyukai seluruh video pertarunganmu! Terutama….” Ucapku sambil mulai mengocehkan banyak hal.


Mendengar hal itu, Angie nampak tersenyum bahagia. Ia bahkan terlihat mendengarkan seluruh ocehanku dengan seksama.


“Terimakasih, Eric. Aku sangat senang jika kau menyukai videoku. Kalau begitu, aku permisi dulu. Aku perlu mempersiapkan diriku untuk melawan para Barbarian ini.” Ucap Angie sambil tersenyum manis dan melambaikan tangannya.


Sedangkan Chris?


Dia hanya tertawa puas melihat tingkahku yang begitu kaku pada saat bertemu Angie. Setelah itu, Ia nampak mengantarkan Angie ke gudang senjata.


Meski semua orang nampak bahagia, ada satu orang yang terlihat marah.


“Eric…. Aku tidak percaya kau menyelingkuhiku tepat didepan mataku….” Ucap Elin sambil menyilangkan kedua lengannya dan menyipitkan matanya.


“Eh?! Elin?! Tidak, bukan seperti itu! Angie hanyalah seorang idola dalam tutorial bermain di Re:Life dan….”


“Hahaha…. Tenang saja, Eric. Aku hanya bercanda. Pria payah sepertimu tak mungkin bisa berpikir untuk berselingkuh. Sekarang, bagaimana persiapanmu?” Balas Elin sambil tertawa puas melihat diriku panik.


Mendengar hal itu, aku menjadi sedikit bingung. Haruskah aku senang karena Elin hanya bercanda? Atau haruskah aku kesal karena Elin menyebutku seorang Pria yang payah? Entahlah.


...***...


“Eh?! Jadi Pria itu yang akan membuka pertempuran dengan barbarian?!” Teriak Angie kaget karena mengetahui hal itu.


“Ya, dia yang akan membuka pertempuran dengan menggunakan sihirnya.” Balas Chris tenang sambil bersandar di dinding.


“Pria itu sama sekali tak terlihat seperti seorang penyihir! Lagipula….” Angie terus menerus mengutarakan alasannya yang tak mampu mempercayai bahwa Eric merupakan seorang penyihir.


Tak hanya itu, bahkan Eric memegang peranan sebagai pembuka pertempuran. Suatu hal yang sangat aneh bagi Angie.

__ADS_1


Itu semua karena Ia berpikir akan melihat kemampuan Player Veteran seperti Chris dalam membuka pertempuran. Sekarang, harapannya untuk melihat kemampuan Chris mulai memudar.


Mendengarkan semua ocehan Angie, Chris hanya bisa tersenyum dan mengucapkan kalimat yang sederhana.


“Lihat saja kemampuannya. Aku yakin bahkan dirimu sekalipun takkan kecewa dengan kemampuannya.”


Begitulah, akhir dari percakapan yang dilakukan oleh kedua pemain yang berasal dari Amerika itu. Bukan percakapan yang berarti, tapi tetap saja merupakan percakapan yang menarik bagi Angie.


...***...


Bekas Kerajaan Rena.


Kastil tak berpenghuni di wilayah perbatasan antara peradaban dan kaum barbar.


“Yo, Luna! Akhirnya kau telah sampai disini!” Teriak seorang Wanita dengan rambut perak, Evalina.


“Maaf aku terlambat. Aku harus menjemput seluruh anggota dari Guild Golden Dragon dan juga Guild Haven terlebih dahulu. Selain itu, masih banyak pemain yang ingin ikut. Jadi secara terpaksa aku harus membawa mereka semua.” Jelas Luna panjang lebar mengenai alasan keterlambatannya.


“Hahaha…. Kau memang tak pernah berubah sejak dulu. Selalu menolong orang yang terlihat membutuhkan bantuan. Bukankah hal yang sama juga kau lakukan pada target kita sebelumnya?” Tanya Evalina.


“Eric? Ya, aku dulu menolongnya ketika dia membutuhkan perlengkapan seorang penyihir. Tapi tak kusangka bahwa pemain pemula yang nampak tak bisa melakukan apapun itu, ternyata telah berkembang menjadi seorang monster yang sangat kuat.” Balas Luna.


Percakapan mereka berdua terus berlanjut di dalam kastil tak berpenghuni ini. Beberapa anggota Seven Star yang lainnya juga mulai bergabung dengan pembicaraan mereka berdua.


Terlebih lagi, jika Player lain mengetahui rahasianya. Tentu saja, bayarannya kepada Eric termasuk dengan biaya tutup mulut untuk menjaga rahasia kerjasama antara Eric dengan Liu Ying.


Jika ada hal yang tak diketahui olehnya, itu adalah kenyataan bahwa Eric telah sejak lama bekerja sama dengan orang lain. Siapa itu? Tentu saja Chris dari Salvation. Ia juga merupakan Rival abadi Liu Ying dari Golden Dragon.


Entah kenapa, mereka selalu bersaing sejak lama. Baik dalam hal level, kekayaan dunia virtual dan dunia nyata, bahkan hingga masalah sepele seperti jumlah anggota Guild.


Tentu saja, Eric tak mengetahui semua ini dan tak ingin tahu. Baginya, yang terpenting adalah memenuhi harapan kliennya dan memperoleh keuntungan.


Mengabaikan berbagai hal itu, seluruh pasukan dan anggota berbagai Guild telah berkumpul di kastil ini.


Mungkin mudah untuk menyebutkan bahwa kastil ini merupakan tempat pertama dimana Chris dan Neo pernah kabur pada saat menghadapi serbuan pasukan Barbarian pertama kalinya.


Sejak saat itu, Chris dan Salvation belum pernah bergerak untuk mengambil alih kembali kastil itu. Itu karena Chris lebih mementingkan untuk mengembangkan industri dan ekonomi Kerajaannya terlebih dahulu.


Total pasukan yang kini bersiaga di kastil itu?


50.000 Player dengan pembagian kemampuan sebagai berikut ini.

__ADS_1


Sekitar 24.000 merupakan pemain dengan tipe Warior dan Tank.


8.000 merupakan pemain dengan tipe pemanah, atau tipe jarak jauh.


6.000 merupakan pemain dengan tipe Cleric atau penyembuh.


9.000 merupakan pemain dengan tipe penyihir dan sisanya merupakan pemain tipe produksi dan pendukung.


Pemain tipe produksi meliputi pandai besi, penjahit, koki, dan lain sebagainya. Sedangkan pemain tipe pendukung atau Suppoter yaitu penyanyi, penari, pemain musik atau bard dan lain sebagainya. Mereka berperan untuk mendukung seluruh pemain utama.


Sedangkan NPC? Di kastil ini terdapat setidaknya 20.000 NPC. Semua memiliki tipe yang beragam mulai dari pendekar pedang hingga bard.


Sedangkan rencana mereka?


Mereka akan menunggu kehadiran pasukan barbarian untuk datang dan menyerbu tempat ini. Bagaimana pun, mereka menganggap kastil ini merupakan tempat pertama yang akan diserang. Itu semua karena kastil ini terletak di bagian paling ujung Timur dari peradaban manusia.


Bukan pemikiran yang salah. Hanya saja, ada beberapa hal yang tak mereka perhitungkan.


Hal apa itu?


Tentu saja, kehadiran Eric yang telah membuat Dungeon Perbatasan di tengah padang pasir itu. Bahkan jauh di Timur jika dibandingkan dengan kastil ini.


Jarak antara kastil ini dengan Dungeon Perbatasan Eric adalah sekitar satu minggu lebih perjalanan dengan jalan kaki atau 2 hari dengan berkuda.


Dengan kalimat sederhana, seberapa lama pun mereka menunggu di kastil ini, pasukan Barbarian tak akan datang.


Itu semua karena mereka telah di cegat oleh Eric bersama dengan pasukan monsternya serta Kerajaan Salvation. Dengan prajuritnya yang telah terlatih pada pertempuran di tengah panasnya padang pasir, Chris yakin mampu menahan serbuan Barbarian itu.


Tentu saja, seluruh Player yang ada di kastil ini tak mengetahui hal itu. Itu karena Eric dan Salvation bergerak dengan menggunakan Teleportation Circle.


Sedangkan Eric dan Chris? Mereka tak perlu repot-repot untuk peduli soal ini.


Karena apapun yang terjadi….


Ratusan ribu pasukan Barbarian telah berada di dekat dengan dinding Dungeon Perbatasan.


Di atas dinding yang tinggi dan kokoh itu, nampak seorang Pria dengan Zirah berwarna hitam pekat. Tangan dan kakinya dilapisi oleh zirah yang sama-sama berwarna hitam dan terbuat dari bahan Obsidian.


Sedangkan di tangan kanannya, nampak sebuah tongkat yang terbuat dari Mithril yang putih dan indah. Di ujung tongkat itu, nampak alur Mithril yang mulai membelah dan memutar, mengitari sebuah kubus berwarna hijau yang melayang-layang di tengahnya.


Di kepala Pria itu, nampak sebuah mahkota berwarna hitam yang sangat Indah. Bahan dari mahkota itu adalah Mithril yang digabungkan dengan menggunakan Black Iron.

__ADS_1


Tak lupa, terdapat tulisan berwarna merah terang di atas kepalanya.


...‘Eric’...


__ADS_2