The Dungeon Master

The Dungeon Master
Chapter 202 - Perekrutan


__ADS_3

...Kerajaan Farna...


Seluruh tempat di Kerajaan ini sedang dalam kondisi yang ramai. Bukan tanpa alasan, tapi karena banyak sekali Ksatria yang berpergian kesana kemari bersama dengan para Pahlawan Kerajaan Farna.


Keenam Pahlawan itu bergerak dalam 3 rute yang berbeda. Pahlawan Pedang dan Pahlawan Penyembuh pergi ke wilayah Utara Kerajaan Farna. Sedangkan Pahlawan Tombak dan Pahlawan Penyihir pergi ke wilayah Timur Laut.


Sisanya yaitu Pahlawan Panah bersama dengan Pahlawan Perisai pergi ke wilayah Timur Kerajaan Farna.


Sedangkan Wilayah Selatan? Arlond sendiri yang mengurusnya.


Semua ini dilakukan demi melakukan perekrutan pasukan besar-besaran. Salah satunya yaitu yang sedang terjadi di suatu Kota di daerah Utara.


‘Traak! Traak! Traak!’


Beberapa Ksatria berkuda nampak berjalan di alun-alun kota itu. Dengan barisan yang rapi serta dipimpin oleh Pahlawan Pedang dan Pahlawan Penyembuh, mereka mulai mengumumkan maksud kedatangan mereka.


“Mewakili Yang Mulia Raja, kami akan membuka perekrutan Prajurit untuk membantu Kerajaan Ilandis yang terus menerus ditindas oleh Kekaisaran Avertia! Semua yang berminat harap pergi ke barak mulai besok pagi!


Bayaran Prajurit telah ditingkatkan atas Perintah Yang Mulia Raja! Ini adalah kesempatan kalian untuk mengubah nasib! Jika bekerja dengan baik, kalian mungkin akan diangkat menjadi seorang Ksatria!”


Pesan itu terus menerus diulang hingga beberapa kali. Tentu bukan hanya NPC, tapi Player juga termasuk. Meski begitu, Player memperoleh notifikasi yang sedikit berbeda. Dihadapan pandangan Player, muncul jendela sistem yang menunjukkan peluang pendaftaran ini.


...[Job Quest]...


...[Become a Soldier]...


...[Rank : E]...


...[Misi]...


...Kunjungilah Barak Pasukan di Kota ini dan bergabung ke dalam barisan Prajurit Kerajaan Farna. Seluruh pendaftar akan memperoleh perlengkapan dasar tingkat Rare dengan lambang Api Merah....


...[Hadiah Menyelesaikan Misi]...


...Satu set perlengkapan tingkat Rare yang dibuat dengan bahan Besi Tempa...


...Buku Skill tingkat Normal : Raise Shield...


...Buku Skill tingkat Normal : Swing...


...[Hadiah Tambahan]...


...Memperoleh Gaji sebesar 3 koin emas setiap bulannya....


...[Konsekuensi Menerima Misi]...


...Diwajibkan untuk memenuhi perintah dari Kapten atau Pimpinan pasukan yang lebih tinggi pangkatnya....


...Diwajibkan untuk melakukan tugas jaga dan patroli selama 7 hari setiap bulannya. Patroli lebih dari itu akan diberikan bonus sebesar 5 koin perak setiap harinya....


...[Konsekuensi Menolak Misi]...


...Tidak Ada...

__ADS_1


Seluruh Player berlevel rendah hingga menengah yang melihat hal itu memikirkan hal yang sama.


“Kesempatan emas!”


“Apakah kau lihat gajinya yang mencapai 3 koin emas tiap bulannya ini? Bukankah ini berarti 1 koin emas tiap hari di dunia nyata? Jumlah ini sangat gila!”


“Jangan hanya lihat koin emasnya! Lihat perlengkapan ini!”


“Woah! Kau benar! Apa-apaan ini? Memberikan Item tingkat Rare? Bahkan memperoleh Item tingkat Good saja sangat sulit.”


Seluruh Player nampak heboh. Tapi mereka semua memiliki opini yang positif mengenai Quest ini. Sebagian besar bahkan telah memutuskan untuk bergabung.


Sedangkan Player dengan level yang tinggi? Mereka tidak memperhatikan Quest itu bahkan sedikitpun. Hal yang wajar karena hadiah Quest itu terlalu rendah bagi mereka yang memiliki level 120 keatas.


Meski begitu, pandangan mereka tidak teralihkan begitu saja. Mereka kini fokus pada suatu hal.


“Kau melihatnya?” Tanya seorang Player dengan pakaian serba hitam yang menyerupai Ninja itu.


“Tentu saja. Dua orang itu…. Benar-benar monster. Jadi mereka adalah Pahlawan yang disebut-sebutkan terlahir di Kerajaan Farna ini?” Balas seorang Pria dengan perlengkapan penyihir berwarna biru tua itu.


“Entahlah. Apakah mereka sekuat Arlond?”


“Mana kutahu. Kita bahkan kesulitan untuk melihat dan bertemu dengan Arlond.”


“Kabar burung mengatakan bahwa Arlond memiliki level sebesar 290 dengan total Growth Point sebesar 140.”


“Apa?! Bukankah itu terlalu berlebihan?”


“Kurasa tidak juga. Mengingat sosok Pahlawan yang ada di hadapan kita ini, Arlond tentunya berada di atas mereka.”


Percakapan para Player Veteran dengan level tinggi itu sibuk membahas mengenai sosok kedua pahlawan yang ada di hadapan mereka.


Semuanya penasaran bagaimana sosok sekuat itu bisa muncul secara tiba-tiba. Bahkan nama mereka belum pernah disebutkan sekali pun pada saat masa kepemimpinan Raja Trias.


Oleh karena itu, semua Player Veteran memiliki kesimpulan yang sama. Yaitu mereka memiliki rahasia. Dan untuk mengetahui rahasia itu….


“Kami akan bergabung.”


...***...


...Kerajaan Salvation...


...Kota Reinard...


...Istana Kerajaan...


Di dalam istana yang megah dan sangat mewah ini, telah terkumpul ratusan orang. Mereka semua merupakan petinggi dari Kerajaan Salvation, termasuk juga anggota Guild Salvation milik Chris.


Mereka semua nampak berbaris dengan rapi dan tak mengeluarkan suara sedikitpun. Semuanya menghadap ke arah singgasana dengan sikap yang tegap dan tenang.


“Alice, Neo. Jelaskan kondisi Kerajaan Farna saat ini.” Ucap Chris sambil duduk di singgasana emas itu. Ia nampak memberikan tatapan yang tajam dan penuh kekesalan.


“Tentu saja. Situasi Kerajaan Farna saat ini sungguh aneh. Entah bagaimana, mereka nampak mempersiapkan pasukan mereka dengan rapi. Bahkan, pengembangan kekuatan militer mereka melebihi imajinasi terliar kami berdua.” Jelas Alice singkat.

__ADS_1


Mendengar hal itu, seluruh petinggi yang sedang berbaris itu nampak menoleh kesana kemari. Mereka semua kebingungan dan nampak mencari jawaban dari orang di dekat mereka. Meski begitu, tak ada yang mengetahui jawabannya.


“Apakah kau tahu penyebab hal itu bisa terjadi?” Tanya Chris dengan suara yang lantang.


Alice pun mengangguk mendengar pertanyaan itu.


Dengan segera, Ia menjawab.


“Sekutu dagang terbesar mereka, Kerajaan Ilandis, sedang dalam kondisi yang terpuruk karena invasi dari Kekaisaran Avertia. Oleh karena itu, Kerajaan Farna membangun ulang pasukan mereka untuk membantu Kerajaan Ilandis.


Itulah informasi yang kami berdua peroleh dengan menanyai seluruh pasukan dan petinggi yang ada. Tidak ada yang berbohong soal itu. Neo telah memastikannya.” Jelas Alice panjang lebar sambil menoleh ke arah Neo.


Melihat tatapan Alice, Neo nampak menganggukkan kepalanya mengisyaratkan bahwa perkataannya memang benar adanya.


Chris pun nampak mengepalkan telapak tangannya. Ia meletakkan kepalanya di kepalan itu sambil berpikir dengan keras mengenai kejadian ini.


“Semua ini…. Apakah hanya sebatas kebetulan? Jika kebetulan…. Bagaimana mungkin bisa seperti ini? Kenapa pergerakan mereka sangat sesuai dengan waktu kita akan melakukan invasi? Bahkan mereka beberapa bulan yang lalu masih sibuk untuk membangun ulang pertanian mereka.” Ucap Chris sambil menatap di kejauhan.


“Soal itu…. Aku sendiri tak tahu jawabannya.” Balas Alice singkat.


Meski berkata demikian, Chris menaruh rasa curiga yang tinggi kepada seseorang. Orang itu adalah Eric, yang saat ini sedang dikenal sebagai Penyihir Agung di wilayah Kerajaan Farna.


Oleh karena itu….


“Bagaimana dengan orang itu?” Tanya Chris sekali lagi kepada Alice dan Neo.


“Orang itu saat ini sedang berpetualang di daerah Hutan Suci milik Kerajaan Suci Celestine. Aku memperoleh informasi itu dari berbagai kedai dan Tavern setempat. Orang itu nampak sedang merekrut anggota Party dalam beberapa waktu yang lalu dan karena tidak ada yang memuaskan, Ia bergerak sendiri bersama pasangannya.


Ia dianggap sebagai Penyihir Agung di Kerajaan itu karena jasa-jasanya. Meski begitu, orang itu sama sekali tidak terikat apapun dengan Kerajaan Farna. Dengan kalimat sederhana, orang itu hanya kebetulan berada di sana dengan kemampuan yang melebihi rata-rata orang yang ada di sana.” Jelas Alice panjang lebar.


“Apakah kau sudah memastikannya?” Tanya Chris sekali lagi.


“Aku dan Neo sudah melihatnya. Saat ini, dia sedang membakar daging hasil buruannya dan memakannya bersama dengan anggota Partynya yang berjumlah 5 orang.” Balas Alice.


“Sebelum kau bertanya aku akan menjawabnya. Lima orang itu adalah Eric, Elin, Lucien, dan dua orang lagi adalah monster barunya yaitu Rianne yang merupakan seekor Peri, kemudian Catherine yang merupakan vampir.” Sambung Neo.


Mendengar hal itu, Chris semakin kebingungan.


‘Bagaimana ini bisa terjadi? Semuanya sungguh tidak masuk akal. Jika Eric memang tidak bekerjasama dengan Farna…. Kenapa mereka bisa mengetahui gerakanku secepat ini? Tidak…. Apakah ini benar-benar hanya kebetulan saja?


Tapi Eric memang sedang berpetualang dan nampak tidak peduli dengan rencana invasi ini…. Jika dia memang bekerjasama, maka seharusnya terdapat pergerakan aneh sekecil apapun. Itu pun jika dia memang mengetahui rencana ini. Terlebih lagi, seluruh monsternya yang ada di Origin masih bekerja seperti biasa dan menyuplai barang dagang secara rutin kesini….’


Semakin dipikirkan, Chris semakin kebingungan dengan situasi ini. Ia merasa bahwa dirinya seakan ingin Eric menjadi penyebab semua masalah ini. Benar…. Chris ingin percaya bahwa Eric bekerjasama dengan Farna. Oleh karena itu, Ia berjuang sekuat tenaga untuk mengaitkan tiap bukti dan informasi yang dimiliki.


Meski begitu, Ia sama sekali tidak menemukan apapun. Semuanya nihil dan tidak bisa dihubungkan.


Akhirnya Chris pun memutuskan untuk mengadakan rapat dengan seluruh bangsawan dan petinggi Salvation untuk membahas masalah invasi Kerajaan Farna.


Ia telah menepis pikiran bahwa Eric memiliki hubungan dengan kerajaan Farna. Chris yakin, Eric hanya bergerak di Kerajaan Farna kebetulan karena Dungeonnya berada di wilayah Kerajaan itu. Oleh karena itu, memikirkan dan mencari benang merah lebih lanjut sangatlah sulit untuk dilakukan.


Tentu saja….


Chris tidak akan menyadarinya.

__ADS_1


Itu semua karena saat ini, Eric yang saat ini merupakan seorang monster yang sudah ahli dalam memanipulasi kebenaran. Terlebih lagi dengan bantuan Arlond, Elin serta Lucien.


Mengatur jalannya informasi yang ada di Kerajaan Farna semudah membalikkan telapak tangan baginya.


__ADS_2