
...2 Juni, 2073...
...Yogyakarta...
...Indonesia...
"Me-mereka benar-benar mengirimkannya.... Hahaha...." Ucapku lemas setelah melihat saldo rekeningku.
'Bzzzzt!'
Aku segera membuka ponselku yang bergetar saat itu.
[Pengirim : Liu Ying]
[I've sent the money. Luna is waiting inside the game to teleport you in my territory.]
"Uh.... Mereka benar-benar gila...." Ucapku setelah menerima pesan itu.
Sedangkan di tangan kiriku, terdapat buku rekening yang nampak jelas tulisan 497.018.825.831 IDR.
"Apa yang harus kulakukan dengan uang sebanyak ini...." Ucapku dengan tubuh yang sempoyongan.
Bagaimana tidak, Liu Ying benar-benar membayar 420 Miliyar Rupiah demi sebuah Dungeon!
"Jika sudah seperti ini, nampaknya aku harus benar-benar membuatkan Dungeon yang hebat untuk mereka." Ucapku pada diriku sendiri sambil meninggalkan Bank ini.
...***...
Segera setelah aku Log In, aku telah berada di dalam sebuah kota. Kota yang sangat padat penduduk dan memiliki banyak sekali bangunan yang indah.
Tak hanya itu, seluruh penjaga yang ada di kota ini nampak memiliki kekuatan yang besar. Semua itu tercermin di tubuh mereka yang nampak kekar serta perlengkapan yang mengkilap.
Sedangkan pedagang yang bergerak kesana kemari menunjukkan ekspresi wajah yang tersenyum lebar. Hal itu menununjukkan kesuksesan mereka berdagang di kota ini.
Ya, inilah pemandangan Kota Reinard dengan sekilas. Sebuah kota yang dikelola oleh Player, Chris.
Sebelum aku sempat melakukan apapun, sebuah notifikasi sistem muncul di hadapanku.
'Ttrriiing!'
[Pengirim : Luna]
[Eric, bagikan dimana koordinatmu dan aku akan menjemputmu.]
Tanpa ragu, aku segera membagikan koordinatku.
Sebuah portal dengan segera terbuka di hadapanku. Aku langsung memasukinya begitu saja.
Kenapa aku setenang ini padahal mereka memburuku sebelumnya?
Itu karena mereka adalah pemain profesional! Mereka hanya bergerak sesuai dengan permintaan yang diajukan kepada mereka!
Dengan kata lain, diriku yang bukan lagi target mereka karena misi mereka telah selesai adalah kawan baru mereka!
"Selamat datang, Eric!" Ucap Pria tua berbadan kekar dengan mata sipit, Liu Ying.
__ADS_1
"Yoo.... Liu Ying. Aku telah datang. Jadi, dimana aku harus membuat Dungeon itu? Lalu monster apa saja yang kau inginkan?" Ucapku sambil berjalan mendekati Liu Ying.
Tempatku berada saat ini adalah di dalam sebuah istana batu di Kerajaan Rafador. Liu Ying adalah seorang bangsawan yang dipercayai untuk menjaga kastil ini.
Nampaknya, sebagian besar Player dari Cina memilih untuk tinggal di Kerajaan Rafador. Salah satu alasannya adalah kerajaan ini sangat jauh dari konflik di Benua Tengah.
"Hahaha! Tanpa basa-basi ya? Baiklah. Mari kita langsung membahas soal bisnis kita!" Balas Liu Ying.
Setelah itu, Liu Ying mengajakku berjalan-jalan mengelilingi kastilnya.
Kastil bernama Forad ini dibangun di atas bukit yang cukup tinggi. Sedangkan di bagian Utara lereng bukit itu terdapat sebuah gua yang cukup besar.
Liu Ying berencana untuk membuat Dungeon di tempat ini.
"Jadi kau yakin untuk membangunnya disini?" Tanyaku sekali lagi untuk memastikan.
"Aku sangat yakin. Harapanku, Dungeon itu dapat menampung ribuan prajurit sekaligus melatih mereka dengan baik. Apakah kau bisa melakukannya?" Tanya Liu Ying.
"Tentu saja. Mungkin akan membutuhkan sekitar 6 bulan atau 18 hari waktu dunia nyata. Apakah tak masalah bagimu?"
"Tentu saja! Aku akan menantikannya!" Balas Liu Ying.
Segera setelah Ia meninggalkanku, aku menyusun rencana pembangunan Dungeon ini.
Hal pertama yang kulakukan adalah melakukan instalasi Dungeon di gua ini. Kenapa? Tentu saja untuk memasang lingkaran sihir teleportasi!
Aku menentukan wilayah yang cukup besar di dalam gua ini. Rencana Dungeon yang kubuat akan terdiri atas 10 lantai di 3 tempat berbeda.
Lantai pertama di tempat masuk akan terdapat ruangan yang besar. Di ruangan ini akan terdapat berbagai pemenuhan keperluan para Prajurit.
Makanan, reparasi senjata, toko, hingga ruangan untuk beristirahat. Kemudian di bagian ujung Selatan, Timur dan Barat akan terdapat 3 lorong yang mengarahkan ke Dungeon yang sebenarnya.
Bagian Barat akan menjadi wilayah Dungeon untuk tingkat menengah dengan monster berlevel 60-90an.
Sedangkan bagian ujung Selatan akan menjadi wilayah Dungeon khusus bagi petinggi Guild Golden Dragon. Level monster yang ada didalamnya yaitu berkisar antara level 90-140.
Bagaimana caraku untuk mengatur level monster?
Tentu saja dengan skill [Level Distribution] yang kuperoleh ketika teknik Dungeon Mastery milikku meningkat sejak dahulu kala.
Dengan skill ini, aku bisa mengambil maupun memberikan Experience Point kepada monster panggilanku. Sehingga memungkinkan pengaturan level monster dengan tepat.
Di lantai 10 setiap bagian Dungeon akan terdapat suatu Boss yang memiliki level 10 angka di atas monster di sepanjang jalan. Selain itu, aku akan mengatur mereka untuk memiliki Trait tertentu.
Setelah semua perencanaanku beres, aku menentukan efek khusus Dungeon ini.
...[Efek Reset Dungeon setiap hari telah diterapkan!]...
...[Efek peningkatan perolehan Experience Point telah diterapkan!]...
...[Dungeon akan mengalami reset monster yang ada setiap harinya!]...
...[Perolehan Experience Point yang diperoleh penjajah Dungeon dan Monster meningkat sebesar 200%]...
...[Dungeon Training Ground telah resmi didirikan!]...
__ADS_1
"Bagus! Efeknya sangat sesuai untuk permintaan mereka! Dengan begini, mereka akan memperoleh banyak EXP ketika menjajah Dungeon. Termasuk diriku sendiri! Sekarang...."
Aku terus menggumam pada diriku sendiri saat ini. Segera setelah memasang lingkaran teleportasi, aku memanggil Minis untuk membantu pembangunan Dungeon ini.
"Tapi, Tuanku.... Dungeon Treasure masih belum selesai, kenapa Anda membuat Dungeon baru yang membutuhkan banyak sekali tenaga seperti ini?" Tanya Minis setelah mendengar penjelasanku.
Respon Minis memang benar.
Dungeon Treasure merupakan Dungeon paling rumit dan kompleks yang pernah ku bangun. Oleh karena itu, pembangunannya membutuhkan waktu yang sangat lama. Bahkan belum selesai hingga sekarang. Meski begitu....
"Tenang saja. Aku akan memanggil banyak tenaga kerja baru. Selain itu, aku juga akan memberikan asisten baru untukmu." Jelasku kepada Minis.
Mendengar hal itu, mata Minis nampak berbinar. Ia bahkan membuat senyuman yang lebar.
"Terimakasih banyak, Tuanku!"
...***...
Jauh di Timur....
Di tempat dimana peradaban tak mampu dijumpai.
Meski begitu, nampak ratusan ribu manusia melewati padang pasir yang sangat panas itu.
"Cepat gerakkan kaki kalian! Kita harus membalaskan kematian saudara-saudara kita!" Teriak seorang Pria dengan badan yang sangat besar. Tingginya saja lebih dari 2 meter.
"Siap! Ketua!" Balas semua orang dengan serempak.
Meskipun sebagian besar dari mereka berjalan kaki, tak sedikit yang menggunakan hewan sebagai tunggangannya.
Badak, harimau bahkan hingga gajah raksasa yang muat untuk ditunggangi 10 orang lebih.
Arah pergerakan mereka semua sama. Yaitu menuju ke arah Barat, lebih tepatnya peradaban umat manusia.
Seketika, notifikasi sistem mulai menghebohkan dunia.
...[The Headhunter Clan dari Great Horde of Nomad telah bergerak!]...
...[World Quest telah dibuat!]...
...[Seluruh Player harus menghentikan invasi mereka ke peradaban manusia!]...
..._____________________________...
...Author's Note...
...Karena kesibukan yang semakin padat, aku akan menahan ceritanya sampai di sini terlebih dahulu....
...Lagipula, ini bertepatan dengan awal mula kejayaan Eric di dunia Re:Life dan dunia nyata....
...Aku bakal tetep upload secara random, maksimal 1x tiap 2 hari....
...Tapi isi beberapa chapter berikutnya adalah mengenai denah-denah Dungeon yang sudah pernah dibuat sama Eric dan juga beberapa lokasi penting....
...Karena pasti susah banget ngebayangin seperti apa denah atau kondisi Dungeon tanpa melihat gambarnya....
__ADS_1
...Jadi sebelum terlambat, aku bakal mulai dari sekarang....
...See ya!...