The Dungeon Master

The Dungeon Master
Chapter 32 - Pemberontak Vs Federasi


__ADS_3

Setelah memperjelas hubunganku dengan Elin, kini aku menjadi jauh lebih bersemangat dalam memainkan permainan ini.


Lagipula dengan bayaran yang kuperoleh, biaya pengobatan adikku dapat terpenuhi. Meskipun masih kurang sedikit tapi itu bukanlah hal yang besar.


Saat ini aku harus fokus menghadapi pertempuran besar di hadapanku.


"Chris sialan itu, apa maksudnya meninggalkan kerajaannya yang akan diserang demi seorang pandai besi?" Keluhku pada kondisi ini.


Ia juga menitipkan kepadaku 8 ribu prajurit yang ada di Ibukota.


"Selama dia membayar banyak aku tidak mempermasalahkannya, Eric. Tenang saja nanti aku akan menagih sebanyak-banyaknya." Jawab Elin.


Dihadapanku terdapat 5 ribu pasukan goblin. Aku sendiri terkagum bahwa aku bisa memanggil 5 ribu goblin dalam waktu satu jam.


Ya meskipun semua itu karena Mana Link milik Elin serta setumpuk full mana potion yang diberikan oleh Chris. Tapi tetap saja jumlah ini sangat besar.


"Jadi apa kau punya rencana, Elin?"


"Aku butuh informasi mengenai keberadaan musuh. Sebaiknya kita mengirim sebagian goblin ini untuk memata-matai pergerakan musuh." Jawab Elin.


"Berapa kira-kira?"


"Kurasa 20 regu cukup dengan anggota tiap regu yaitu 10 goblin. Pastikan kau mengangkat 2 goblin tiap regu hingga tingkat Epic agar dapat berkomunikasi."


Setelah menyetujui rencana itu, Elin memperhatikan peta sekitar lokasi penyerangan. Pada saat yang sama aku memberikan sigil kepada beberapa goblin yang kurasa cocok menjadi pemimpin regu mata-mata ini.



"Peluang serangan mereka ada 2. Melalui padang rumput di sebelah barat atau hutan di sebelah timur pegunungan. Kurasa kita harus segera menyiagakan pasukan di 2 tempat itu." Jelas Elin.


"2 lokasi ya, nampaknya cukup sulit untuk memberikan komando yang baik pada 2 tempat sekaligus."


"Apa maksudmu? Kau bisa melakukan evolusi pada beberapa goblin dan menjadikannya pemimpin pasukan di salah satu sisi." Jawab Elin dengan sedikit sinis.


Benar juga, kenapa aku tidak memikirkan hal itu?


1 hari telah berlalu dan pasukan goblin yang kusiapkan telah mencapai angka 30 ribu. Seharusnya aku bisa memanggil lebih banyak lagi tapi karena full mana potion sudah habis, regenerasi mana Elin kembali seperti biasa.


Hal yang tersulit yaitu memastikan mereka semua sudah kenyang. Oleh karena itu aku membuat regu khusus untuk mencari makanan dan yang menyiapkan makanan.


20 regu mata-mata yang kusiapkan sebelumnya telah berangkat.

__ADS_1


Kenapa mempersiapkan sebanyak itu untuk mata-mata?


Aku tidak tahu! Tapi menurut Elin, karena pergerakan goblin cukup lambat jumlah itu berguna sebagai jaminan bahwa pengintai dapat kembali dengan selamat.


Jika pasukan musuh ada yang menggunakan kuda, tentu goblin itu takkan bisa lari. Informasi itu kemudian akan disampaikan oleh pengintai di sekitarnya yang belum terdeteksi oleh musuh.


Setelah semuanya siap, aku membagi pasukan ini menjadi 2.


Pasukan yang pertama akan menjaga hutan di Timur pegunungan. Aku menugaskan 3 Goblin Warior dan 2 Goblin Shaman sebagai pemimpin mereka. Jumlah yang mereka pimpin mencapai 20 ribu pasukan.


Sementara itu, aku dan Elin akan memimpin 10 ribu pasukan goblin ke arah padang rumput sebelah Barat pegunungan. Aku juga membawa 2 Goblin Warior dan 2 Goblin shaman bersamaku.


Alasan kenapa pasukan yang ada di hutan lebih banyak sangat sederhana.


Yaitu karena aku tidak bersama mereka sehingga tidak bisa menambah jumlah pasukan. Sementara itu, jumlah pasukan yang kupimpin akan terus bertambah seiring perjalanan.


Untuk pasukan manusia milik Chris, aku meninggalkan mereka untuk menjaga Ibukota. Lagipula aku tak ingin Chris memandang kematian mereka sebagai kesalahanku.


Setelah semuanya diputuskan, kami bergerak dari Ibukota.


......***......


"Mohon ijin untuk melapor!" Seru seorang prajurit sambil berlutut di dalam tenda besar ini.


Di hadapannya terdapat seorang Ksatria dengan baju besi yang lengkap. Baju besi itu memiliki warna perak dengan corak keemasan yang indah. Tubuhnya yang besar dan kekar semakin meningkatkan kengerian Pria itu.


"Laporkan!"


"Ya Tuan! kami melihat pergerakan aneh dari monster!" Jelas prajurit itu.


"Apa maksudmu dengan pergerakan aneh?" Tanya Pria yang merupakan Jendral pasukan itu.


"Para monster... tepatnya goblin itu bergerak secara berkelompok. Bahkan mereka bergerak dengan rapi!"


Jendral itu pun berdiri mendengar penjelasan prajurit itu.


"Persiapkan semua pasukan untuk segera bergerak! Kau, segera jelaskan ke arah mana mereka bergerak!"


Prajurit itu pun segera menjelaskan mengenai pergerakan monster yang dia lihat. Nampaknya Elin melupakan sesuatu yang sangat fatal, yaitu kenyataan bahwa pasukan dari Federasi Pedagang ini merupakan NPC veteran peperangan.


Elin tak menyadari bahwa pasukan musuh juga telah menanamkan pengintai ke berbagai tempat.

__ADS_1


Semua pasukan telah berbaris dengan rapi. Jumlah totalnya mencapai 20 ribu prajurit.


4 ribu diantaranya merupakan Ksatria penunggang kuda. 4 ribu lagi merupakan pemanah sementara sisanya merupakan prajurit pejalan kaki.


Penampilan mereka semua cukup mengesankan. Sebagian besar tubuh mereka terlindungi oleh zirah besi yang kuat. Bahkan pemanah mereka juga menggunakan zirah besi ringan.


Inilah kekuatan dari Federasi Pedagang yang memiliki ekonomi terkuat diantara kerajaan-kerajaan yang lain. Membentuk prajurit dengan perlengkapan terbaik adalah hal yang mudah bagi mereka.


Selain untuk mengamankan jalur perdagangan, mereka juga berperan penting dalam pertahanan dan penyerangan ke wilayah lain. Mengingat keserakahan para pemimpin dari Federasi, invasi kerajaan tetangga sudah ada di dalam agenda mereka.


"Pasukan goblin ya... lebih dari 20 ribu goblin bergerak ke arah hutan di wilayah Timur, sedangkan sisanya yang kurang dari 10 ribu bergerak menuju padang rumput di Barat pegunungan." Ucap Jendral itu setelah mendengar penjelasan rinci dari pengintai.


"Apa yang akan kau lakukan, Tuan Burner?" Tanya salah seorang Pria dengan baju zirah berlapiskan emas kepada sang Jendral.


"Ah, Tuan Muda. Tenang saja aku sudah menyiapkan rencananya. Anda bisa menyerahkan kemenangan ini kepada Ayah Anda, Tuan Arnold."


Arnold. Dia adalah anak dari salah satu petinggi Federasi Pedagang. Ayahnya mengirimnya ke medan pertempuran untuk mengasah kemampuannya, sekaligus membawakan kemenangan kepada Federasi. Jika dia bisa membawakan kemenangan pada Federasi, Ia pasti akan ditunjuk sebagai pemimpin berikutnya.


"Oh, jelaskan mengenai rencanamu itu, Tuan Burner. Aku tidak ingin memalukan Ayahku."


"Pertama, kita akan mengirim sebagian kecil pasukan kita ke wilayah hutan di Timur. Itu semua hanya untuk mengecoh musuh. Jika lawan kita hanya goblin, kurasa 4 ribu prajurit sudah cukup untuk menahan mereka. Tapi untuk berjaga-jaga aku akan mengirimkan 5 ribu prajurit dengan seribu pasukan berkuda dan seribu pemanah kesana." Jelas sang Jendral dengan rinci.


"Setelah musuh mengalami kesulitan, mereka pasti akan mengirim bala bantuan ke hutan itu, menyebabkan melemahnya pertahanan di wilayah padang rumput. Dan disitulah, pasukan kita akan melancarkan serangannya hingga ke Ibukota!" Lanjut Burner dengan semangat sambil mengepalkan tangan kanannya.


"Luar biasa! Sungguh rencana yang sangat luarbiasa dari Anda, Tuan Burner. Setelah kemenangan ini, aku akan menjanjikanmu kekayaan yang besar!" Jawab Arnold.


"Oh, tenang saja, Tuan Muda. Meskipun musuh menjinakkan goblin rendahan itu sebanyak apapun, mereka tak akan mampu melawan kekuatan Ksatria kita! Saya berjanji akan membawakan kemenangan kepada Anda!"


Dan begitulah, perang strategi antara kedua belah pihak terselesaikan. Yang menanti di ujung strategi mereka hanyalah peperangan yang sesungguhnya.


...___________________________________...


...[Sebelum lanjut membaca]...


...[Ada baiknya untuk menekan tombol Like]...


...[Dan juga meninggalkan komentar dalam bentuk apapun]...


...[Tak ada ruginya bagi kalian]...


...[Tapi percayalah, hal sederhana itu yang menyemangatiku untuk terus menulis]...

__ADS_1


__ADS_2