
'Kresek! Kresek!'
Di balik semak-semak yang cukup rimbun itu, terlihat beberapa orang yang sedang bersembunyi.
"Lucien, kau mendengarku?" Tanyaku kepada Lucien menggunakan skill [Telepathy]. Wajar saja karna Ia berada cukup jauh dari posisiku.
"Sangat jelas, Tuanku." Balasnya singkat dengan suara yang seakan berasal dari dalam tubuhku.
Segera setelah itu....
Aku pun mengalihkan pandanganku ke beberapa titik lokasi. Di hadapanku, nampak sosok Harpy Empress yang begitu anggun. Ia terlihat mengenakan zirah ringan serta memiliki rambut kecoklatan yang begitu indah.
Sedangkan tangan dan kakinya menyerupai milik burung. Lebih tepatnya seperti elang dengan cakar yang sangat besar dam tajam.
Harpy Empress itu nampak sedang terbang dan memperhatikan daerah sekitarnya.
Selain itu, ada sosok vamir wanita dengan rambut perak dan mata emas di sampingku. Sedangkan Elin? Ia berada di sisi yang berlawanan dengan Lucien. Elin dan Rianne nampak akan bekerjasama di sisk bagian Timur itu.
Lalu ada Nico....
Yang saat ini sedang menyebarkan kamera hologramnya ke berbagai tempat. Seluruh sudut telah terisi oleh kamera hologram yang nampaknya dikendalikan menggunakan pikirannya itu. Tak ada satupun titik yang akan terlewatkan olehnya.
Setelah memastikan semuanya sudah siap....
"Lucien. Dalam hitungan ketiga, gunakanlah [Astral Chain] milikmu untum mengikat Harpy itu." Ucapku kepada Lucien.
"Dengan senang hati.... Tuanku"
"Tuanku.... Jika kau bisa merobek sayapnya maka kemenangan sudah dipastikan ada di sisimu." Bisik Cathy dengan suara yang cukup lirih itu.
"Akan kuusahakan." Balasku singkat.
Aku pun memulai hitung mundurnya. Semua orang telah bersiap dan memiliki peranannya masing-masing.
"1.... 2.... 3!"
'Sraaaaaattt!'
Empat buah rantai perak keemasan nampak muncul dari tangan kanan Lucien. Rantai itu secepat kilat menyambar ke arah Harpy Empress itu.
"Hmmph! Serangan rendahan seperti ini takkan mampu menyentuhku!" Teriak Harpy Empress itu dengan nada yang sombong.
'Bagus! Lightnung Burst!' Teriakku dalam hati sambil mengarahkan Oracle Staff milikku ke arah Harpy Empress itu.
4 buah lingkaran sihir berwarna merah di ujung tongkatku segera berputar dengan cepat. Sebuah sihir [Amplify] yang kini menguatkan skill yang dipilih sebesar 800%.
Seketika, langit menjadi gelap dan dipenuhi dengan sambaran petir kecil.
Harpy Empress yang masih sibuk mengenyahkan rantai astral itu tak sempat menyadarinya bahwa sesuatu yang berbahaya mendekatinya.
'Jedaaarrr! Duaaarr!'
Sebuah sambaran petir berwarna biru yang sangat besar dan kuat itu menghantam tubuh Harpy Empress.
'ZLARRRRRR! DUAAAARRRR!'
[Anda telah memberikan 1.358.482 damage!]
[Target telah terkena efek stun selama 3 detik!]
Meskipun damage itu terbilang luarbiasa besar bagi Player biasa, tapi nyatanya damage itu hanya mampu memotong sekitar 10% Bar HP milik Harpy Empress itu.
Pada saat itulah....
"ELIN! POTONG SAYAPNYA!"
__ADS_1
Tapi sangat disayangkan....
Teriakanku yang begitu lantang dan keras itu sia-sia.
Bagaimana tidak, Elin sudah melesat sesaat sebelum aku berteriak kepadanya.
Tubuh Elin yang berada dalam mode Buff [Blessing of the Lightning Prince] membuatnya diselimuti oleh petir berwarna merah.
Kecepatan gerakannya pun meningkat jauh diluar nalar manusia, bahkan untuk standar dunia game ini.
Dengan jarak lebih dari 100 meter itu, Elin hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 detik.
Sambaran kilat merah dari tubuhnya nampak tersisa di lintasan gerakannya.
Meskipun terlihat sangat keren dan mengagumkan, kenyataannya jauh dari itu.
'Sialan!' Teriak Elin dalam hati. Ia menyadari betapa sulitnya menggerakkan tubuh karakter virtualnya dengan kecepatan setinggi itu. Bahkan bisa dikatakan yang tertinggi diantara seluruh Player di dunia.
Mengendalikannya?
Hampir mustahil bagi player biasa.
Bahkan Angie sekalipun mungkin akan sangat kesulitan.
Oleh karena itu....
'Zraaat! Zraat! Zraaaaaatttt!'
Elin memutar tubuhnya secara terus menerus dan mengarahkan kedua belatinya ke depan.
Pada akhirnya, hanya dalam waktu 1.3 detik, Elin berhasil memotong sayap besar milik Harpy Empress itu.
Dan kini....
'Bruuukk! Srruuugggg!'
"Jangan khawatirkan aku! Habisi monster sialan itu segera!"
Harpy Empress yang telah kehilangan sayapnya itu pun terjatuh di tanah.
Tanpa menunggu lama, aku pun segera memberikan sihir petir yang lain untuk menambah debuff Stun kepada Harpy Empress.
Sementara itu, Lucien menyerang dengan membabi buta setelah menerima Buff dari nyanyian lagu perang milik Rianne. Tak hanya itu, Ia juga memperoleh informasi mengenai seluruh titik vital Harpy Empress itu dari Cathy.
Nico yang melihat pertarungan ini nampak tersenyum lebar. Jari jemarinya bergerak kesana kemari untuk mengatur pergerakan seluruh kamera hologram yang telah Ia siapkan sebelumnya.
'Ini dia! Pertarungan epik yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang terkuat! Video ini.... Aku takkan membagikannya kepada siapapun! Lagipula aku masih punya banyak sekali stok video yang lainnya!' Teriak Nico dengan senyuman yang hanya semakin lebar saja.
'Zraaat! Duaarr! Jleeebb!'
Pukulan demi pukulan, dan tusukan demi tusukan dilancarkan oleh Lucien. Meski hanya menggunakan tangan kosong, seranganny sangatlah mematikan.
Aku juga tak hanya diam.
Segera setelah pergerakan Harpy Empress itu terhenti akibat Stun dan cabikan yang diberikan oleh Lucien, aku pun melontarkan berbagai sihir.
"Extermination Ray! Lucien menyingkir dari sana!" Teriakku keras.
Mendengera hal itu, Lucien segera melompat ke belakang.
Dengan tambahan satu lingkaran sihir amplifikasi, sinar putih terang yang mampu melelehkan segalanya itu muncul.
'Wuuuuoooooossshh!'
[Anda telah memberikan 98.461 damage!]
__ADS_1
[Anda telah memberikan 104.679 damage!]
[Anda telah memberikan ....]
Notifikasi damage itu terus muncul setiap 0.2 detik dan terjadi selama lebih dari 6 detik. Damage yang diberikan tentu saja sangat luarbiasa.
Hingga pada akhirnya....
[Harpy Empress telah mati!]
[Party Anda telah berhasil mengalahkan Legendary Rated Field Boss!]
[Hadiah yang besar akan dibagikan berdasarkan poin kontribusi tiap anggota Party!]
[Urutan Poin Kontribusi]
Lucien : 6.893.812 Damage
Eric : 4.924.190 Damage
Elin : 2.310.472 Damage
Rianne : + 2.179.504 Damage (Buff)
Cathy : + 1.984.210 Damage (Support)
Nico : 0 Damage
[Hadiah]
Harpy Empress's Claw (Legendary Rated Weapon)
Unique Skill Book : Blessing of the Wind
Epic Skill Book : Swift Movement
Harpy Empress's Feather (6)
Harpy Empress's Feather (3)
Harpy Empress's Meat (2)
Melihat notifikasi itu, aku sangat bahagia.
Bukan hanya karena hadiah yang diperoleh sangat luarbiasa. Tapi aku memperoleh sesuatu yang lebih besar daripada itu semua.
"Berpetualang.... Ternyata sangat menyenangkan!" Teriakku sambil tersenyum lebar dan memegang buku hadiahku.
Sementara itu....
"Daging ini milikku!" Teriak Cathy penuh kesal.
"Tidak! Aku ingin membuat makanan yang enak dari daging ini!" Balas Nico sambil memeluk erat daging itu.
"Kau yakin bisa melakukannya?"
"Tentu saja."
__ADS_1
"Kalau begitu.... Bolehkah aku mencicipinya?"
Cathy dan Nico tampak sangat heboh meskipun hanya membahas daging.