
...Bagian Kepala Leviathan...
...Daerah Laut sekitar Pelabuhan Tortuga...
Beberapa menit berlalu.
Lucien terus menerus melontarkan sihir elemen air, petir dan es kepada Leviathan dengan menggunakan tubuhku. Tentu saja, Ia memanfaatkan kelemahan Leviathan yang berada di tubuhnya yang telah berlubang itu.
[Anda telah memberikan …. ]
‘Bagus sekali Lucien!’ Teriakku dalam hati sambil menyaksikan aksi Lucien.
Setelah beberapa saat berlalu, akhirnya HP Leviathan hanya tersisa 1%.
Pada saat itulah….
‘Ttrriing!!!’
Suara notifikasi muncul di hadapanku.
“Eh? Apa ini?” Tanyaku pada diriku sendiri dengan kebingungan. Tapi aku segera memahaminya setelah melihat kalimat pertama pada notifikasi sistem itu.
“Lucien! Hentikan seranganmu!” Teriakku segera dari dalam tubuhku sendiri.
“Dimengerti, Tuanku.” Balas Lucien sambil segera menjauh dari Leviathan.
Sesaat setelah Lucien mundur, Leviathan nampak mulai masuk ke dalam lautan yang dalam ini. Pada saat itulah, fokusku kembali ke arah jendela notifikasi sistem yang ada di hadapanku.
...[Quest Rahasia]...
...[Leviathan’s Wish]...
...[Rank : F]...
...[Misi]...
...Terimalah Quest ini lalu dengarkan harapan terakhir dari Leviathan....
...[Konsekuensi Menerima Misi]...
...Leviathan akan memanggilmu ke dalam pikirannya....
...[Konsekuensi Menolak Misi]...
...Tidak ada....
...[Hadiah Menyelesaikan Misi]...
...Tidak Diketahui....
...[Apakah Anda akan menerima Quest Ini?]...
...[Ya] [Tidak]...
‘Mungkinkah…. Pemicu Hidden Quest berikutnya? Ah, jangan terlalu berpikir berat! Aku hanya perlu menerimanya saja kan?’ Pikirku dalam hati. Setelah beberapa detik berpikir, aku segera menekan tombol ya.
‘Wuuuooosshh!!!’
Seketika, pusaran air yang sangat kuat muncul di bawah tubuhku yang sedang terbang ini. Tak hanya itu, beberapa air nampak membentuk seperti cambuk dan menarikku ke dalamnya.
__ADS_1
‘Ah, jadi ternyata adalah jebakan ya? Baiklah tak masalah, lagipula siapapun yang ada di sebelah sana dapat membunuh Leviathan yang kini hanya memiliki 1% HPnya kapan saja.’ Pikirku dalam hati setelah mengetahui diriku tertarik ke dalam pusaran air yang sangat kuat itu.
Aku segera mengambil alih tubuhku dari kendali Lucien setelah memasuki pusaran air itu. Meskipun…. Entah kenapa, Lucien sama sekali tak merespon panggilanku.
‘Water Breathing.’ Ucapku pada diriku sendiri.
[Anda telah memperoleh Buff : Water Breathing!]
[Anda dapat bernafas dalam air selama 15 menit!]
Tapi pada saat notifikasi sistem itu menghalangi pandanganku….
“Terimakasih karena telah mendengarkan harapan kecilku….” Ucap Seorang Wanita berambut hitam kebiruan yang tiba-tiba muncul di hadapanku. Ia memiliki mata merah yang sangat menawan serta penampakan tubuh yang menyerupai Sea Serpent dengan sisik di beberapa bagian tubuhnya.
[Source : Wallpaper Flare]
“Hmm…. Jadi kau adalah sosok sebenarnya dari Leviathan?” Tanyaku singkat setelah melihat wujudnya.
“Benar. Karena tak banyak waktu, aku akan segera menjelaskan intinya saja.” Balas Leviathan sambil terus berenang mengelilingi tubuhku di lautan yang dalam ini.
“Kalau begitu segera jelaskan.”
“Aku adalah salah satu Raja Iblis Kuno, Leviathan, perwujudan dari Kemarahan itu sendiri. Karena beberapa alasan, aku harus meninggalkan dunia iblis. Tapi aku cukup sial karena harus berurusan dengan Naga Air Kuno, Searis. Ia memasang sihir pengendalian tingkat tertinggi kepadaku.
Seluruh tindakanku sebelum saat ini dikendalikan oleh Searis. Tapi untungnya, Ia melepaskannya semenit yang lalu karena Ia akan menerima dampak yang sangat buruk jika aku mati saat sihir itu masih terpasang di tubuhku.” Jelas Leviathan sambil terus menerus berenang mengelilingiku.
“Dan dampak itu adalah?” Tanyaku penasaran.
“Searis akan menerima kerusakan yang besar pada sirkuit sihirnya…. Dengan kalimat sederhana, Ia akan menjadi cukup lemah. Itu karena menggunakan sihir pengendalian kepada makhluk tingkat tinggi seharusnya mustahil untuk dilakukan. Meski begitu, Ia berhasil memaksakannya padaku.” Balas Leviathan.
Leviathan nampak tersenyum lebar dan meningkatkan kecepatan berenangnya.
‘Bluukk! blukk!!’
“Seperti yang diharapkan dari seseorang yang memiliki kekuatan Iblis di dalam tubuhnya. Aku tak tahu Iblis mana yang mendukungmu tapi kekuatanmu itu…. Aku berharap kau mampu menyelamatkanku dari situasi yang buruk ini. Jika kau berhasil menyelamatkanku, maka aku akan bersumpah untuk setia kepadamu selamanya.” Balas Leviathan sambil tersenyum lebar.
‘Ttrriing!!!’
...[Quest Rahasia!]...
...[Protect Leviathan]...
...[Rank : SS]...
...[Misi]...
...Lindungi Leviathan dari serangan apapun hingga Ia bisa menyembuhkan seluruh luka di tubuhnya!...
...[Hal yang telah terjadi]...
...Leviathan telah melemah dan mengalami penurunan kekuatan drastis karena banyaknya luka yang diderita....
...[Konsekuensi Menerima Misi]...
...Leviathan akan memberikan Legendary Skill : Water Manipulation kepadamu!...
...[Konsekuensi Menolak Misi]...
__ADS_1
...Kemungkinan besar Leviathan akan mati!...
...[Hadiah Menyelesaikan Misi]...
...Afinitas dengan Leviathan akan mencapai maksimum untuk selamanya!...
...Leviathan akan bersumpah setia kepadamu untuk selamanya!...
...Leviathan akan memberikan Hadiah lain berdasarkan hasil pertarungan ini!...
...[Apakah Anda akan menerima Quest ini?]...
...[Ya] [Tidak]...
Setelah mengetahui isi Quest itu, aku segera menekan tombol [Ya] tanpa pikir panjang.
“Serahkan saja padaku, aku akan mengusahakannya sebaik mungkin.” Ucapku sambil memukul ringan dadaku dengan tangan kananku.
“Terimakasih.” Balas Leviathan singkat sambil tersenyum lebar.
Setelah itu, pandanganku segera berubah. Kini aku telah kembali ke permukaan air dimana Leviathan masih berusaha pergi dengan tubuh ular air raksasa ini.
“Jadi itu adalah dunia pikiran milik Leviathan? Entahlah, yang jelas sekarang….” Ucapku pada diriku sendiri sambil segera terbang ke udara.
“Amplify….”
Aku mengulanginya hingga 2 kali dengan bantuan [Overdrive]. Setelah itu semua, 2 buah lingkaran sihir berwarna merah nampak berputar dengan cepat di ujung Oracle Staff milikku.
“Ex Healing!” Teriakku dengan keras sambil mengarahkan tongkatku ke tubuh raksasa Leviathan.
Notifikasi sistem yang muncul di hadapanku membuat diriku tersenyum puas.
[Anda telah menyembuhkan 1.953.245 Health Point milik Leviathan!]
[Anda telah menyembuhkan 4.241.642.136 Health Point milik Leviathan!]
Hal yang wajar karena efek dari skill [Ex Healing] adalah menyembuhkan sebesar 180% Total Magic Power ditambah 1% Maksimum Health Point milik target. Dengan kata lain…. Setelah menggunakan Amplify sebanyak 2 kali maka kekuatan dari skill ini meningkat menjadi 4x lipat.
Menyembuhkan 4% maksimum Health Point milik Player tentu saja sangatlah rendah. Bahkan kalah jauh jika dibandingkan dengan meneguk Health Potion meskipun sangat beresiko di tengah pertarungan. Akan tetapi, 4% dari Health Point milik Leviathan?
Tentu saja jumlahnya tidak main-main!
Lalu kenapa aku tak menggunakan Full Health Potion kepada Leviathan? Tentu saja karena itu tidak akan berguna.
Full Potion memiliki batasan yang diabaikan oleh seluruh pemain. Sebuah batasan dimana jumlah maksimum Point yang disembuhkan baik itu HP, MP atau SP hanyalah 5 juta saja. Jumlah yang tak mungkin bisa digapai oleh Player. Tapi bagi Leviathan yang memiliki HP lebih dari 90 miliyar? Itu hanyalah jumlah yang sangat kecil.
Pada saat itulah….
Ada seorang wanita yang sangat kesal dengan kejadian aneh ini.
“HP milik Leviathan yang baru saja tersisa 1% kenapa tiba-tiba kembali menjadi 5%? Apa maksudnya ini?!” Teriak Angie kesal sambil terus berlari. Sesekali, Ia nampak melompat dengan udara sebagai pijakannya.
Dengan sangat cepat, Angie telah mendekati tempat yang seharusnya terdapat bagian kepala dari Leviathan.
Di tempat itulah….
Pertarungan epik yang akan menghebohkan seluruh dunia berlangsung.
Sebuah pertarungan antara dua orang legenda.
__ADS_1
The Dungeon Master melawan The Legendary Spearman.