
“Luna? Apakah kau tahu sesuatu soal orang itu?” Tanya Evalina dengan wajah yang sedikit terkejut.
“Ya…. Sebenarnya aku pernah bertemu dengannya. Ia merupakan seorang pemain pemula.” Balas Luna dengan tubuh yang sedikit lemas.
“Dan pertemuan itu…. Kapan terjadi?”
“Mungkin hampir satu tahun yang lalu.” Balas Luna.
Evalina mulai melihat secercah harapan dalam menemukan targetnya dengan cepat. Bahkan kebahagiaannya tergambar sangat jelas di wajahnya. Tapi tidak untuk Luna dan Brunhilda.
“Evalina…. Bolehkah aku dan Brunhilda mencoba untuk meyakinkan Eric untuk bekerja sama terlebih dahulu? Jika aku tidak mampu maka aku akan memanggil kalian.” Ucap Luna dengan raut wajah yang sedikit khawatir.
Mendengar perkataan dari Luna, Evalina nampak sedikit kebingungan. Itu karena dalam kontrak ini, pihak Seven Star harus mengerahkan seluruh kekuatannya untuk memperoleh rahasia dari Eric.
Meski begitu….
“Baiklah. Kami berlima akan menunggu kalian di markas Guild. Berjanjilah, jika kalian tidak mampu untuk meyakinkannya….”
Luna memotong perkataan Evalina saat itu juga.
“Aku berjanji. Aku akan membuka portal untuk kalian semua jika situasi tidak mendukung.”
Pada akhirnya, Luna dan Brunhilda memutuskan untuk mencari keberadaan Eric. Hal pertama yang Ia coba adalah dengan mengirimkan pesan melalui jendela sistem. Jika itu gagal….
...***...
‘Duaaaar!!!’
Terdengar suara ledakan yang cukup besar di dalam sebuah hutan.
...[Anda berhasil mengalahkan Oak Ent!]...
...[Anda memperoleh 2.729.331 Experience Point!]...
“Hah…. Hah…. Akhirnya aku berhasil….” Ucapku setelah menjatuhkan monster dengan wujud pohon besar itu. Pertarungan yang kualami cukup sengit dan berlangsung selama lebih dari 15 menit.
Oak Ent memiliki kemampuan untuk menembakkan ratusan helai daun yang sangat tajam ke arahku. Tak hanya itu, Monster ini juga memiliki pertahanan yang cukup gila. Ia juga bisa menggerakkan akarnya yang sangat panjang dan menyerang dari bawah tanah.
Tapi kelemahan terbesarnya adalah Oak Ent memiliki pergerakan yang sangat lambat. Bahkan bisa dikatakan tidak bergerak. Oleh karena itu, Ia menjadi target latihan yang sempurna untukku. Atau setidaknya, itulah yang dikatakan oleh Alice.
‘Prokk! Prook! Prook!’
“Sungguh luarbiasa, Tuan Eric! Kemampuanmu telah meningkat dengan sangat cepat! Aaah! Sungguh Tuan yang sangat pantas bagiku!” Teriak Lucien sambil bertepuk tangan untukku.
“Jadi, bagaimana pertarunganku tadi?”
“Keputusanmu untuk menggunakan sihir jenis api untuk membakar musuh dengan elemen kayu sangatlah tepat, Tuan Eric! Itu karena kerusakan yang diberikan akan meningkat drastis! Selain itu….”
Lucien mulai mengulas hasil pertarunganku seperti biasa. Kami berdua selalu melakukan ini agar aku mampu berkembang dengan cepat. Ia juga sama sekali tak ragu untuk menyebutkan kesalahan-kesalahan yang kulakukan.
__ADS_1
“Kemudian pada saat Oak Ent itu menyerang dengan menggunakan akarnya dari bawah tanah, sebaiknya kau menghindar dengan cara bergerak ke samping dan bukannya melompat ke atas. Lalu untuk menahan serangan dari dedaunan itu….” Jelas Lucien sambil memperagakan dengan kedua tangannya.
Aku sangat bersyukur karena Lucien sangat baik kepadaku. Tak hanya itu, Ia juga sangat cerdas dan mampu menjawab hampir seluruh pertanyaanku.
‘Kurasa aku akan memberikannya hadiah nanti. Apakah aku akan meningkatkan Growthnya? Atau kuberikan Trait yang baru? Atau haruskah aku meningkatkan Growthku sendiri?’ Pikirku dalam hati setelah Lucien selesai mengulas pertarungan barusan.
Saat itulah, tiba-tiba terdengar suara notifikasi dari sistem.
‘Ttriiing!!’
“Huh? Apa ini?” Ucapku sambil membuka jendela sistem di hadapanku.
[Pengirim : Luna]
[Eric. Bagaimana kabarmu? Apakah kau baik-baik saja? Sebenarnya, aku ingin bertemu denganmu dan membicarakan sesuatu. Dimana kau sekarang? Apakah aku bisa menemuimu?]
“Luna? Jika diingat kembali, sudah sangat lama sejak aku bertemu dengannya dan memperoleh bantuannya. Tapi…. Kenapa sekarang?” Ucapku pada diriku sendiri.
Aku mulai merasa sedikit curiga atas pesan ini.
Setidaknya semua pemain yang kukenal mengatakan bahwa Luna dan Guild Seven Star merupakan suatu Guild berbahaya. Pekerjaan mereka hanya mencampuri urusan orang lain. Sebagian besar yaitu mengacaukannya. Itulah yang dikatakan Chris, Neo, Alice dan juga Elin.
Haruskah aku mempercayai Luna daripada teman-teman terdekatku? Untuk menjawab hal itu, aku ingin menanyakannya sekali lagi pada seseorang yang netral.
“Lucien. Jika seseorang dari suatu perkumpulan yang berbahaya tiba-tiba ingin bertemu denganmu, meskipun Ia pernah menolongmu, apa yang akan kau lakukan?” Tanyaku dengan raut wajah yang bimbang.
“Aku sangat yakin bahwa itu merupakan jebakan, Tuanku. Lebih baik kau tidak menemuinya.” Balas Lucien dengan sikap yang cukup santai.
“Aku setuju denganmu. Kalau begitu aku akan mengabaikan pesan ini. Sekarang! Ayo kita lanjut berlatih! Menurutmu monster apa yang harus ku lawan saat ini?” Tanyaku dengan penuh semangat.
“Kalau tidak salah, Alice telah memberimu beberapa buku sihir baru kan, Tuan Eric? Mungkin kita akan mencobanya pada Oak Ent terlebih dahulu.”
Dan begitulah, aku mengabaikan pesan yang dikirimkan oleh Luna. Aku juga terus berlatih dengan monster untuk meningkatkan kemampuan bertarungku.
...***...
Beberapa hari kemudian….
“Sudah kukatakan padamu, Luna. Meskipun Eric merupakan Player dengan kemampuan bertarung yang rendah, Ia tetaplah salah seorang Top Player yang memiliki sebuah rahasia untuk leveling dengan cepat.” Ucap Evalina.
Tapi Luna hanya terdiam.
“Apakah ada yang memiliki ide lain untuk mencari keberadaan Eric?” Tanya Archie.
“Kurasa…. Ada seseorang yang mungkin dapat mengetahui keberadaannya.” Ucap Luna sambil melebarkan matanya.
“Apa maksudmu? Seseorang yang mengetahui keberadaannya?” Tanya Grund.
Luna hanya tersenyum sambil menjelaskan rencananya.
__ADS_1
“Epic Skill…. Pursuer. Ada seseorang yang kurasa telah menggunakan Skill itu kepada Eric. Setidaknya…. Itulah yang Eric ceritakan pada saat itu.”
Brunhilda, Grund dan Cecilia nampak terkejut. Seakan…. Mereka baru saja menyadari sesuatu yang besar. Sesuatu yang seharusnya sejak sebelumnya telah disadari.
...***...
Wilayah Padang Pasir di Timur.
Jauh…. Jauh di Timur.
“Apakah kau yakin dengan perkataanmu?!” Teriak seorang Pria dengan badan yang sangat besar. Mungkin melebihi 2 meter.
“Sangat yakin, Ketua! Kami melihat pasukan monster dan manusia yang mulai bergerak kemari! Mereka memburu saudara-saudara kita dengan jumlah yang sangat besar!”
“Persiapkan pasukan! Kita akan bergerak membasmi mereka! Sudah lama sejak darahku mengalir sepanas ini!” Balas pria raksasa itu.
Ia merupakan seorang War Chief, ketua perang para Barbarian. Seorang NPC yang hidup di ujung Timur Padang Pasir ini.
Tempat tinggal mereka nampak jauh dari kata Barbar. Terlihat bangunan-bangunan yang terbuat dari tulang dan kulit hewan buas. Jumlah bangunannya tak dapat dihitung lagi karena terlalu banyak.
Di sekelilingnya nampak dinding yang tidak terlalu tinggi. Semuanya terbuat dari tulang hewan buas yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk dinding. Tingginya hanya mencapai 4 meter.
Ratusan ribu orang nampak bergerak kesana kemari. Semuanya memiliki tugas mereka masing-masing. Meskipun, sebagian besar dari mereka merupakan pemburu hewan buas. Lebih tepatnya…. Pemburu Monster.
Tujuannya sangat sederhana. Yaitu untuk memperoleh makanan dari Item yang dijatuhkan oleh monster.
Venomous Snake, Giant Elephant, Sandworm, bahkan Desert Lizardmen.
Mereka memburu semuanya.
Karena monster mengalami Respawn, maka kebutuhan pangan para pasukan barbar itu sangat mudah tercukupi. Bahkan tersisa.
Sedangkan untuk persediaan air? Mereka memburu Walking Cactus yang juga merupakan monster. Item yang dijatuhkan yaitu semacam cairan yang dapat menggantikan air bersih.
Sisi Barbarian ini tidak diketahui oleh semua orang.
Sebuah kenyataan bahwa di ujung Timur peta Re:Life, terdapat kerumunan NPC Barbarian yang hidup jauh dari perselisihan Benua Tengah. Mungkin lokasinya berada jauh diluar peta Re:Life yang umumnya dimiliki oleh setiap orang.
Di atas setiap gubuk yang ditinggali oleh Barbarian itu nampak sebuah bendera.
Bendera berwarna hitam dengan gambar tombak yang menusuk tulang berbagai jenis makhluk hidup.
Inilah mereka….
The Headhunter Clan.
Salah satu klan dari sekian banyak yang tergabung dalam Barbarian Horde.
[The Great Horde of Nomad]
__ADS_1