
Drama Gilang hampir kehilangan satu ginjalnya sudah berlalu. Bahkan hukuman untuk istri yang super iseng pun sudah Gilang selesaikan tepat setelah mereka tiba di rumah. Bahkan tidak menunggu tiga hari setelah kakek Sudrajat meninggal. Keduanya sama-sama memiliki rindu menderu di mana beberapa hari belakang keduanya tidak bernaapsu untuk bercinta. Makan pun sulit bagi Gita dan Gilang. Kemarin mereka hanya sama-sama pintar menyimpan keresahan masing-masing. Ikhlas yang terucap tidaklah semudah berkata. Namun lewat sikapnya, Gilang sungguh berani menanggung segala resiko.
***
Rumah tangga Gita dan Gilang sudah sungguh berjalan dengan normal. Kini mereka sedang mempersiapkan perjalanan bulan madu sesuai janji Kevin. Swiss merupakan Negara yang mereka pilih demi mengenang masa-masa perjuangan Gilang menghentikan Gita menjadi seorang perawan yang sudah sering tertunda akibat drama receh pasangan heboh itu, di masanya.
Semua sedang berkumpul di Jakarta. Bukan karena ingin mengantar Gita berhoneymoon. Melainkan sebelum mereka pergi. Semua harus hadir dalam acara ulang tahun Kevin Sebastian Mahesa yang ke 40 tahun.
Kali ini, Kevin sedikit istimewa merayakannya. Baginya usia 40 itu adalah pencapaian yang luar biasa dan sangat di banggakannya. Kevin kadang masih memiliki hubungan dengan beberapa teman-teman se-Alumni dan se-Almamater saat sekolah dulu. Dan ternyata tidak sedikit mereka yang tidak dapat mencapai usia kepala empat itu. Beberapa telah pulang karena kecelakaan, ada pula yang di dera penyakit kritis hingga lebih cepat menuju hari ba’annya. Juga ada beberapa yang cacat juga tak berdaya karena penyakit yang di sandang.
Atas segala nikmat sehat dan karunia yang Tuhan titipkan padanya hingga di usia ini, Kevin sangat bersyukur. Kenakalan remaja sudah ia cicipi. Kekonyolannya di usia dewasa saat bermain dengan para wanita satu dengan yang lainnya pun sudah terpuaskan. Bahkan Tuhan masih memberikannya kesempatan memiliki Muna, gadis belia yang ternyata kaya luar biasa secara materi juga hati. Apa hal yang bisa Kevin jadikan alasan untuk tidak bersyukur pada Tuhannya.
Jangan tanya bagaimana mewahnya pesta itu. Kali ini di kediaman Hildimar, Kevin mengadakannya. Acara itu outdor. Berada di taman belakang persis di dekat kolam renang. Acara mengalir hikmad, tanpa cela. Penyanyinya bukan abal-abal. Kevin sudah membayar mahal untuk artis terkenal, juga MC kondang no 1 di Indonesia. Versi dunia halu.
Ssesungguhnya, hari itu suasana Kevin tidak begitu ceria. Pasalnya, ia sudah sering mengingatkan Mina untuk menyiapkan kado untuknya. Mungkin kali ini Kevin agak rewel dan terlihat manja. Padahal ngakunya makin dewasa. Tapi, kevin tetap saja bagai anak kucing jika bersama Muna yang sebenarnya jauh lebih muda darinya. Ya begitulah Kevin kan.
__ADS_1
“Mae … udah ada kadonya buat nanti malam?” Kevin memastikan bahwa nanti malam akan ada acara penyerahan kado dari sang istri, biar meriah gitu.
“Ya Ampuun … Muna ga ada keluar rumah, sejak kemarin. Bang.” Jawab Muna terkejut jika suaminya sangat kekanak-kanakan meminta kado di hari ultahnya.
“Ya … kan abang sudah bilang jauh hari. Beliin abang kado.” Jawab Kevin dengan wajah yang sudah tidak ramah.
“Abang kan tau sendiri, Muna repot bang. Emang enak ninggalin anak-anak. Udah deh. Ga usah norak macam ABG mau Valentianan aja. Besok deh, besok aja Muna jalan. Cari kadonya.” Muna sedikit menawar, supaya wajah suaminya sedikit cerah.
“Ga … ga usah aja. Udah basi kalo besok. Kabar abang Ultah juga udah 3 bulan lalu deh perasaan, abang bilangin. Emang, Mae aja yang ga niat kasih abang apa-apa.” Ujaran itu penuh dengan rajukan.
“Ga usah.” Marahnya. Asli, rasanya jengkel bin keki. Saat tidak sekali ia mengingatkan Muna untuk menyiapkan kado untuknya. Huh … menyedihkan.
Kekesalan Kevin, tidak bisa di lanjutkan. Karena kerabatnya sudah mulai berdatangan. Mulai dari Gita dan Gilang beserta ibu dan kakak perempuan dan anak-anaknmya. Darel dan Zahra yang tiga bulan lalu di percayakan untuk merawat bayi yang baru lahir, namun sudah tak beribu dan berayah akibat kecelakaan lalu lintas, namun sempat di operasi caesar, dan bayinya selamat. Bayinya laki-laki, di berinama Chairil Dhuhairi Mahesa yang artinya Kebaikan yang bersinar dan beruntung juga cerdas di keluarga Mahesa. Jangan tanya bagaimana bahagianya Darel dan Zahra saat kini mereka di beri kepercayaan menjadi orang tua, walau tidak melewati rahim Zahra.
Siska, Asep dan Ambu juga sudah tiba, mereka datang dengan kereta dorong. Yang di dalamnya ada bayi mungil berusia kurang lebih 4 bulan, anak Siska cewek kulitnya putih matanya kecil, seperti bayi Korea pada umumnya. Sebab Gen Asep sepertinya lebih banyak pada proses pembuatan. Bisa jadi karena buah kesabaran Asep saat mengadakan sepera ngidam Siska, yang sempat memusingkan Asep. Masih ingat kan semuanya. Namanya Ailee Aimra Suparta yang berarti putri Suparta yang bercahaya.
__ADS_1
Diendra dan Indira tentu juga sudah tiba di tempat pesta, Babe Rojak dan Nyak Time jangam di tanya. Pasangan Betawi itu Alhamdulilah masih di akui sebagai keluarga. Juga mereka masih sehat dan selalu berkabar baik.
Lalu.
Mungkinkah Kevin masih memasang wajah cemberut dan sebalnya akibat tidak mendapatkan kado dari sang istri. Sekali norak ya memang tetap norak sih. Di awal acara Kevin memang terlihat lupa akan kekesalannya. Tapi setelah acara itu berjalan mengalir, tiup lilin potong kue dan selanjutnyha memang acara penyerahan kado bagi yang memberikan. Entahlah, usia Kevin sudah 40 tahun. Tapi acara ultahnya lebih mirip pesta ulang tahun anak balita, sungguh memalukan.
MC lumayan bingung melihat tumpukan kado yang sudah menggunung di pojok tempat acara berlangsung. Dan ternyata Kevin lupa menyampaikan pada MC, untuk tidak mendramatisir dan menyinggung soal penyerahan kado dari sang istri. Kevin tidak mau Muna malu. Sebab hanya dia yang tau jika istrinya lupa menyiapkan itu untuknya.
“Daaan … dari semua tumpukan kado di sebelah kanan saya. Tentu bukanlah target utama dari yang berulang tahun. Sebab, yang paling di nanti Pak Kevin adalah doa terbaik untuk kesuksesan, kesehatan dan kebahagiaan beliau di waktu selanjutnya.” Lincah suara MC menjadi sorotan semua yang ada dalam pesta tersebut.
“Amiiiin.” Sahut para tamu dengan suara riang.
“Waw … hampir lupa. Saya baru saja di towel-towel dari belakang nih. Katanya Ny. Kevin Sebastian Mahesa ingin di beri kesempatan untuk memberikan kado spesial untuk suami tercintah. Kira-kira kita kasih kesempatan ga … yaa?” Centil dan penuh semangat juga sedikit menggoda MC itu menyemarakkan suasana pesta.
Kevin mengangkat tangan bersilang di atas kepalanya. Tidak mungkin dia melotot ke arah MC, sebab jarak mereka tidak dekat. Maka mengangkat tangan bersilang saja yang bisa Kevin lakukan. Sebagai isyarat bahwa momen pemverian kado dari Muna itu di batalkan saja.
__ADS_1
Bersambung …