Dihantui Mantan

Dihantui Mantan
Kebenaran


__ADS_3

"Kau harus tahu, Yudo. Nara tidak pernah merebutku darimu. Akulah yang menyerahkan diri kepadanya karena rasa sakit akibat perbuatanmu. Kau sampai hati tidur bersama Rie padahal saat itu aku masih berstatus sebagai pacarmu!" ungkap Shena yang kembali mengulang pernyataannya.


"Apa kau bilang?" Yudo berbalik menghadap Shena. "Apa kau pikir Nara juga tidak tidur dengan Rie?! Kau pikir dia pria yang setia?!" Yudo mengecam Shena.


"Shena, kau terlalu polos. Tidakkah kau mengerti apa yang ada di pikiran pria saat melihat seorang wanita terus menggodanya? Buka matamu!" seru Yudo kepada Shena dengan nada membentak.


Shena terdiam, ia berusaha mengatur ulang napas saat Yudo berulang kali berkata kasar padanya.


"Kau tahu apa motif Rie menggodaku?" tanya Yudo lagi.


Shena terdiam.


"Rie menjebakku! Dia ingin menghancurkanmu sebagaimana ibumu yang telah menghancurkan keluarganya!" Yudo tiba-tiba membuat pernyataan yang membuat Shena terkejut.


"Apa?!" Shena tidak menyangka jika Yudo mengetahui sesuatu tentang keluarganya.


"Kau masih belum paham juga? Baik, aku akan membongkar semuanya dari percakapan Rie bersama temannya." Yudo kemudian memutar sebuah rekaman yang ia ambil dari ponsel Via.

__ADS_1


Via merekam semua percakapannya bersama Rie untuk berjaga-jaga jika suatu saat pertengkarannya dengan Rie akan membawanya ke dalam penjara. Beberapa detik kemudian, percakapan pun terdengar dari ponsel Yudo.


"Jadi apa yang ingin kau bicarakan?" Terdengar seperti suara Via.


Mereka berbicara seperti di dalam ruangan tertutup. Sangat sunyi.


"Aku ingin kau membantuku menghancurkan seseorang." Suara itu terdengar seperti suara Rie.


"Siapa dan bagaimana caraku melakukannya?" tanya Via di dalam rekaman itu.


"Sebentar lagi festival indie musim ini akan diadakan. Aku hanya ingin kau menemaniku ke rumah seseorang. Lalu berpura-pura ke kamar kecil. Nanti aku akan mengalihkan perhatiannya, dan saat itu juga kau masuk ke dalam kamarnya, mencari sebuah piringan rekaman yang tertulis festival indie. Lalu pecahkan semampumu. Apa kau sanggup melakukannya?" tanya Rie di dalam rekaman tersebut.


"Hmm, hal itu tidak sulit bagiku. Tapi apa yang akan kudapat dari membantumu ini?" Via kembali bertanya kepada Rie.


"Tenang saja, aku akan memberikan uang yang tidak pernah kau dapatkan sebelumnya. Itu cukup untukmu bersenang-senang di dunia malam." Rie menuturkan.


"Em, baiklah. Aku setuju." Via mengiyakan tawaran Rie.

__ADS_1


Rekaman itu lalu berakhir, membuat Shena menelan ludahnya saat mengetahui kebenaran yang terjadi.


"Bagaimana Shena? Sekarang kau sudah tahu seperti apa saudara satu ayahmu itu, kan?" Yudo berjalan mendekati Shena.


Shena masih bingung dengan pernyataan Yudo. Ia hanya diam dan berusaha mengatur ulang napasnya karena merasa sesak, setelah mendengar rekaman itu.


"Ya, Rie adalah kakakmu. Tepatnya kalian adalah saudara satu ayah lain ibu. Rie tidak terima dengan kehidupannya yang miskin karena ayahnya menikahi wanita lain. Dan wanita itu adalah ibumu," tutur Yudo kepada Shena.


"Bagaimana mungkin?!" Shena bertanya dengan nada tidak percaya.


"Aku tidak tahu apa alasannya, informasi yang kudapat hanya itu." Yudo melanjutkan lalu kembali duduk di kursinya.


Shena pun termenung, ia tidak menyangka jika selama ini Rie adalah saudara satu ayahnya.


"Ibu ...."


Entah apa yang Shena pikirkan. Ia hanya dapat membiarkan bulir-bulir air matanya berjatuhan membasahi pipi. Ia terluka setelah mengetahui hal yang sebenarnya terjadi.

__ADS_1


__ADS_2