Dihantui Mantan

Dihantui Mantan
Single Pertama


__ADS_3

Beberapa hari kemudian...


Hari demi hari berlalu. Tanpa terasa sudah hampir sebulan D'Justice mengikat kontrak kerja samanya. Mereka diharuskan produktif, minimal menghasilkan satu single dalam sebulan.


Mini album akan segera dipersiapkan tiga bulan mendatang, membuat keempatnya harus mengatur ulang jadwal kuliah mereka. Belajar penuh di hari senin sampai dengan kamis, dan bermusik di hari jumat sampai minggu.


Jadwal yang sangat padat itu awalnya membuat mereka kelabakan sendiri. Bahkan Nara sampai tidak mengingat niatannya untuk menemui Shena. Sibuk, sibuk dan sangat sibuk.


Dalam dua minggu pertama, mereka akhirnya berhasil menciptakan sebuah lagu dengan berbahasa Inggris penuh. Mereka kemudian mengajukan lagu itu kepada manajer yang bertanggung jawab terhadap D’Justice. Ya, siapa lagi kalau bukan Lusy, wanita cantik bertubuh seksi ini.


"Wind?"


Keempat personil mengajukan lagu pertama mereka kepada Lusy yang sedang berada di dalam ruang kerjanya.


"Ini full berbahasa Inggris, Nona Lusy." Ken menuturkan.

__ADS_1


"Baiklah, mari kita dengarkan bersama." Lusy lalu memutar lagu pertama yang D'Justice ciptakan.


Beberapa menit kemudian...


Setelah Lusy mendengarkannya, ia amat tertarik dengan lagu itu. "Baiklah, terus ciptakan lagu yang berkualitas. Lagu ini sendiri akan kuserahkan kepada pihak Sony Music. Jika disetujui, minggu depan kita akan segera membuat video klipnya," lanjut Lusy lalu menyimpan lagu tersebut di ponsel miliknya.


"Terima kasih, Nona Lusy," ucap Ken sambil membungkukkan badan ke arah Lusy. Diikuti Sai, Cherry dan juga Nara.


Lusy mengangguk. Keempat personil D'Justice itu kemudian segera pergi meninggalkan ruang kerja sang manajer. Mereka berharap lagu pertama ini dapat diterima dengan baik oleh seluruh pecinta musik di Jepang.


Betapa senang hati mereka. Akhirnya impian menjadi seorang musisi dapat terwujud. Keempat personil D'Justice kini tengah bersiap melakukan syuting video klip pertamanya. Single pertama yang berjudul wind dengan formasi ; Nara sebagai vokal dan gitar. Ken sebagai drum. Cherry sebagai bas dan biola. Dan Sai sebagai piano, memback-up Flute.


Cherry terpaksa berlatih biola untuk menambah aransemen di single pertama D'Justice. Terlihat kulit pada ujung jemarinya lecet karena terlalu banyak menekan senar biola. Sebuah perjuangan untuk meraih kesuksesan. Karena mereka yakin tidak akan ada hasil yang mengkhianati perjuangan.


Syuting video klip ini sendiri memakan waktu sekitar dua hari. Dua hari selanjutnya masa editing, dan dua hari kemudian memulai masa promosi melalui jejaring sosial sebelum video klip disebarluaskan di berbagai televisi swasta.

__ADS_1


"Nara."


Lusy mendekati Nara yang sedang stand by di atas padang rumput. Ia memakai kaus lengan panjang berwarna biru langit dan celana jeans hitam tanpa sepatu. Di mana keempat personil D'Justice sedang berada di sebuah bukit dengan banyak rerumputan hijau setinggi lutut.


"Nona Lusy?"


Nara terkejut saat melihat manajernya sudah tiba di lokasi syuting. Padahal Lusy sangat sibuk mempromosikan D'Justice ke berbagai produser acara untuk mengambil jatah manggung.


"Nara, kuperhatikan kau sangat bersemangat sekali. Lakukan yang terbaik untuk single pertama kalian. Nanti akan ada bonus dariku," bisik Lusy kepada Nara.


Lusy lalu beranjak pergi meninggalkan Nara. Sepertinya ia tertarik dengan pemuda yang satu ini. Ya, walaupun pertemuan pertama mereka amat kurang menyenangkan.


"Ok, semua siap?!" tanya sang sutradara klip.


D'Justice kemudian memulai syuting video klip single pertama mereka. Alhasil, memang tidak ada perjuangan yang sia-sia. Mereka berhasil menarik hati pecinta musik di Jepang dengan single pertamanya ini.

__ADS_1


__ADS_2