Dihantui Mantan

Dihantui Mantan
Jujur Dalam Pahit


__ADS_3

"Shena, maafkan aku. Aku khilaf, Rie terus menggodaku. Aku tidak mampu melawan godaannya saat itu." Yudo bercerita dengan suara yang pelan. Ia dipenuhi rasa bersalahnya.


"Kalau kau memang benar mencintaiku, seharusnya kau dapat melawan godaan dari wanita lain. Sekarang aku pinta kepadamu, tolong jangan pernah kembali. Hubungan kita sudah berakhir!" tegas Shena lalu berbalik dan segera pergi meninggalkan Yudo.


"Lalu bagaimana dengan, Nara?!" Yudo kemudian mempertanyakan Nara. "Apa kau menganggapnya sama sepertiku, Shena?" tanya Yudo lagi yang membuat langkah kaki Shena terhenti.


Yudo pun berjalan mendekati Shena.


"Aku rela menunggumu saat kau bersama Nara. Aku tahu semua terjadi karena kesalahpahaman yang belum sempat teruraikan. Shena, jika Nara yang memintamu kembali. Apakah kau juga akan menolaknya?" tanya Yudo lagi.


"Itu bukan urusamu!" jawab Shena yang masih membelakangi Yudo.

__ADS_1


"Kau bilang itu bukan urusanku? Tidak, Shena. Aku tidak akan membiarkan dia lebih menyakiti dirimu. Aku tidak rela!" ucap Yudo yang kemudian ingin memeluk Shena.


Shena menolak, ia segera berbalik.


"Hubungan kita telah berakhir. Apapun yang kulakukan, itu bukan urusanmu! Sekarang pergilah!" pinta Shena sambil menahan kesedihan karena Yudo terus mengingatkannya akan Nara.


"Tidak, aku tidak ingin kau kembali terluka olehnya. Kau pikir aku tidak tahu bahwa Nara telah menghamilimu, Shena! Kau pikir aku tidak tahu jika saat kau mengandung anaknya, dia malah berkencan bersama Rie. Sampai kau harus menggugurkan—"


Belum sempat Yudo melanjutkan perkataan, sebuah tamparan keras mendarat di pipi kirinya. Saat ini Shena menangis mendengar semua penuturan pemuda itu. Ia menyesali apa yang telah dilakukannya bersama Nara. Yudo pun terdiam sambil memegangi pipinya yang terkena tamparan Shena.


Yudo menyesal mengatakan itu semua, tapi hatinya tidak dapat menerima apa yang telah Nara perbuat kepada mantan kekasihnya, Shena. Tentunya setelah ia menyadari bahwa Rie hanya memanfaatkan dirinya.

__ADS_1


Rie dengan sengaja menjebak Yudo ke dalam siasat liciknya. Yudo yang masih berstatus sebagai kekasih Shena saat itu, akhirnya masuk ke dalam perangkap Rie. Yang mana menimbulkan putusnya jalinan kasih antara dirinya dan Shena.


Rie benar-benar ingin merebut semua yang Shena punya. Cintanya, kepercayaannya, bahkan keyakinannya terhadap kehidupan yang indah, Rie ingin merebutnya dari Shena.


"Shena, maafkan aku. Bukan maksud hatiku untuk membuka kenangan lama tentangmu." Ia berucap pelan disertai genangan air mata yang menetes karena tersapu angin pantai.


Minggu, pukul satu siang di studio musik…


Latihan selesai dilakukan, tinggal satu minggu lagi proses seleksi akan segera dilangsungkan, di sebuah gedung kesenian Jepang. Nara dan kawan-kawan sangat antusias dalam mengikuti proses seleksi ini. Berharap band kampusnya dapat masuk ke peringkat sepuluh besar dan membawa nama harum kampusnya.


Walaupun keadaan hatinya sedang tidak menentu, tapi ia selalu berusaha bersikap seprofesional mungkin. Apalagi ini adalah jalannya untuk meraih mimpi. Ya, Nara bermimpi menjadi seorang musisi terkenal di negerinya.

__ADS_1


"Hei, Nara! Minggu depan kita akan memulai perjuangan untuk menjadi Japanese Band berikutnya. Apa kau tidak senang mendengar hal ini?" celetuk Cherry di tengah-tengah Ken, Sai dan juga Nara.


Nara hanya diam sambil meletakkan gitar yang ia gunakan saat latihan. Sementara Ken seperti menyadari sesuatu, ia segera mengalihkan perhatian Cherry.


__ADS_2