
Ia merasa sangat kecewa dan sakit hati melihat kemesraan mereka berdua. Orang yang diharapkan menyelamatkannya dari pernikahan yang tak diinginkannya ternyata sudah punya kekasih, cantik pula. Katty tidak rela kehilangan Asgar.
Dengan kesal Katty menerjang maju.
" Lepaskan dia... Dia milikku... ! " Katty berusaha menarik Alice lepas.
Satu tangan kokoh menarik tangan Katty dan....
" Plaaakkk.... ! "
Terdengar suara tamparan keras mendarat di pipi Katty hingga terpelanting.
Semua yang ada di situ terkejut dan menatap seorang pria berpakaian pengantin laki-laki. Pria itu mengacungkan jarinya pada Katty.
" Kamu memang perempuan murahan ! Jika bukan karena hormatku pada Tuan Pedro, aku sedari awal tidak ingin menikah denganmu " kata Pedro.
Katty bangkit dibantu pelayannya.
" Cih... ! Siapa yang sudi menikah denganmu ? Kamu hanya seekor anjing suruhan ! " jawab Katty.
" Plaaakkk.... ! " Katty kembali terpelanting.
" Nona... ! " pelayannya segera menolong.
" Baik... ! Aku tidak perduli lagi dengan kehormatanmu dan Tuan Pedro. Aku batalkan pernikahan ini ! " kata Diego sebelum pergi bersama orang-orangnya.
Asgar dan Alice juga kembali ke tempat Rey. Rey tersenyum mengacungkan jempol pada mereka. Sementara orang-orang Tuan Pedro datang dan membawa Katty pulang. Langit mulai gelap.
Walikota sangat murka dengan apa yang terjadi di lapangan kota. Ia sudah kehilangan orang kepercayaannya dan ia mendapat malu karena Katty berani menyerang kekasih Ksatria Asgar. Ia mengancam akan melempar Katty di rumah hiburan jika Pedro benar-benar tidak datang ke pernikahan ini.
Sekarang tinggal waktunya Tuan Richard menemukan takdirnya. Saat ini ia sedang bersiap-siap. Ia sudah menyiapkan kado dan bunga ucapan selamat. Jalanan dipenuhi banyak orang : tua, muda, anak-anak, cantik dan tampan. Namun ia heran mendengar banyak orang saling berbisik, entah membicarakan apa.
Sesampainya di rumah Walikota, kursi pengantin masih kosong. Beberapa tamu penting dan undangan sudah hadir. Pelayan segera memberitahu kedatangan Richard pada walikota.
__ADS_1
Walikota mengajaknya masuk ke ruang kerjanya. Ia menceritakan apa yang terjadi pada Katty. Richard meminta bertemu dengan Katty. Katty pun dipanggil. Katty masuk dengan muka ditekuk. Tampak pipi Katty membengkak kemerahan.
Tuan Richard tersenyum melihat fisik Katty. Ia mengajukan diri untuk menikahi Katty dengan syarat Katty akan menjaga martabatnya sebagai perempuan terhormat. Jika Katty terbukti melanggar, maka ia akan dijual ke rumah hiburan sesuai keinginan Tuan Pedro. Tuan Pedro setuju. Ia segera memanggil kepala pelayan dan memerintahkan agar mendandani Richard sebagai pengantin laki-laki dan memperbaiki riasan Katty.
Bulan sudah mulai naik. Kembang api mulai diluncurkan beberapa buah. Pasangan pengantin keluar dari pintu rumah walikota ke halaman Mereka akan mulai prosesi pernikahan sesuai tradisi kota. Yang mengesahkan adalah para tua-tua atau leluhur kota. Lalu beberapa gadis menari diiringi musik tradisional.
Rey, Asgar dan Alice melangkah bersama ke rumah walikota. Rey berubah menjadi pria tampan. Asgar tahu, Nona Rey pasti sengaja ingin menggoda Katty.
Selama melangkah, banyak mata memandang. Apalagi para gadis. Uiiih.... Dua pria gagah dan tampan mengapit satu gadis cantik. Yang mana yang lajang ?
Ketika masuk ke halaman rumah walikota, Asgar dan Alice di depan, Roy (Rey) di belakang. Katty segera menunduk karena mendapat pelototan ayahnya. Asgar menyampaikan ucapan selamat atas nama Raja Greg pada walikota, lalu Richard dan Katty.
Tuan Richard sedikit menggigit bibirnya melihat kecantikan Alice. Tapi ia tak berani macam-macam pada Ksatria Asgar. Siapa mau mati sia-sia hanya karena seorang wanita ?
Roy juga memberi ucapan selamat. Ketika menyalami tangan Katty, Rey sengaja membelai tangannya sedikit dan mengedipkan mata, lalu memujinya.
" Nona sangat cantik sekali, tak heran Tuan Richard terpesona. Sungguh pasangan yang serasi " Katty malu-malu tersenyum. Diam-diam ia menginginkan Roy. Tapi pandangan mata ayahnya membuatnya berhenti tersenyum.
Kemudian Roy berbisik pada Tuan Richard " jaga dia baik-baik, jangan sampai iblis mengambilnya "
Roy, Asgar dan Alice duduk satu meja. Itu berarti satu kursi kosong karena disediakan 4. Beberapa gadis yang merasa sendiri segera bangkit. Namun mereka saling menatap menyadari keinginan mereka sama semua. Alice menahan senyum melihat persaingan para gadis itu.
Namun tiba-tiba ada gadis cantik bergaun merah muda menarik kursi dekat Roy dan tersenyum manis. Lalu mencium pipi Roy.
" Ah.... ! " Roy terbelalak karena terkejut.
Asgar tercengang. Alice menutup mulutnya dengan tangan. Katty juga sempat berdiri, tapi langsung ditarik duduk oleh Richard. Ayahnya kembali melotot padanya.
Gadis cantik itu tersenyum geli melihat reaksi semua orang. Ia berbisik mesra di telinga Roy.
" Apakah penyamaranku sudah sempurna ? " tanyanya.
Roy masih terbelalak tapi perlahan menoleh kaku.
__ADS_1
" Ken.... Kendrick..... ?! " suaranya terdengar seperti ******* namun sangat jelas terdengar oleh ketiga orang dimeja itu. Matanya menatap tak percaya pada gadis di sampingnya. Asgar dan Alice juga menatap lebih seksama.
" Bukan, aku Kenzi " jawabnya pelan.
Roy serasa lemas mendengarnya. Yakinlah dia memang Kendrick. Matanya terpejam.
" Jangan coba-coba pingsan... ! " tegur Kenzi pelan.
Asgar dan Alice menunduk menyembunyikan tawa. Lalu mencuri-curi pandang.
Kendrick eh, Kenzi sungguh sangat cantik. Alice saja merasa iri melihatnya. Apalagi Katty atau gadis-gadis lain yang tidak tahu ?
He..he..he..he...
ini gambar peralihan Kendrick menjadi wanita
Roy membuka matanya dan menatap lekat pada Kenzi. Kenzi mendekatkan wajahnya sambil mengedip-ngedipkan matanya. Asgar dan Alice semakin tak kuat menahan tawa. Mereka saling berpegangan tangan agar kuat menghadapi cobaan hidup ini.
He..he..he..he...
Hi...hi...hi...hi...
Katty duduk gelisah di samping Richard. Tampak jelas diwajahnya tersirat rasa iri dan cemburu.
" Aku akan menjualmu ke rumah hiburan jika kau menginginkan pria lain " Richard berbisik pelan.
Seketika wajah Katty mengeras menahan marah dan takut. Ia sadar bahwa statusnya sekarang istri Richard, pengusaha kaya kenalan ayahnya.
" Tccck.... "
Ia mendecak pelan. Tak mau mencari perkara dengan Tuan Richard. Ia juga melirik ayahnya yang masih mengawasinya. Diambilnya nafas panjang. Hidupnya sekarang tidak bebas lagi. Ia tak seharusnya bermain api dengan lelaki lain jika tidak ingin berakhir di rumah hiburan.
__ADS_1
Katty melirik Richard, tapi lama-lama tanpa sadar malah menatap sepenuhnya dari samping. Badan tinggi bagus berisi. Rambut hitam agak abu-abu. Dipandangnya wajah pria dewasa yang tampan itu. Wajahnya halus terawat. Matanya abu-abu indah. Senyumnya menawan.
" Cuupp... ! "