GADIS TAKDIR

GADIS TAKDIR
41. Budak Seks


__ADS_3


Kemudian Rey keluar bersama Asgar. Saat mereka sedang makan, masuklah seorang gadis bergaun sangat terbuka. Gadis itu memakai kalung berliontin bola hitam. Rey seketika tersedak makanan saat melihatnya.


Asgar mendorong gelas minuman ke arahnya. Tak lama masuk seorang pria yang sudah Rey kenal. Pria itu duduk disamping kursi Rey. Asgar terkejut dan hampir berdiri.


" My Lord .... "


" Tetaplah duduk , Asgar "


Rey bertanya-tanya ada apa Kendrick di sini. Belum sempat membuka mulutnya, gadis tadi datang mendekat.


" Boleh aku duduk disini ? aku tak punya teman makan "


Asgar kembali terkejut dan menatap Kendrick dan Rey meminta persetujuan. Tapi nyatanya gadis itu langsung duduk sedikit mendorong Asgar untuk bergeser (kursi panjang).


Asgar menoleh menatap gadis itu, ia tidak suka tersentuh perempuan manapun (kecuali Rey sebagai junjunganya, itupun tidak bermaksud hal senonoh ). Apalagi perempuan yang penampakannya seperti pelacur. Ia bergeser agak jauh. Kendrick menyentuh lengannya agar tenang.


Mereka melanjutkan makannya. Gadis itu agak kikuk karena mereka bertiga tak ada yang bertanya atau menyapanya. Ia sebenarnya terpesona pada Asgar. Tapi tak disangka pria yang datang berikutnya ternyata lebih tampan dari Asgar. Ia menggigit bibirnya saat memandangi Kendrick. Pikirannya sudah membayangkan hal yang bukan-bukan.

__ADS_1


" Iiissh....... " Rey mendesis jengah melihatnya.


Asgar melirik jijik.


Kendrick menghela nafas.


" Apa maksudmu duduk diantara kami, nona " tanya Kendrick sambil melihat tajam pada liontin bola.


Ada aura gelap di dalam liontin itu.


" Ehmm...... aku menginginkanmu " gadis itu menjawab malu-malu ( pura-pura ).


" Jika itu keinginanmu pribadi , aku akan mencarikan laki-laki lain yang tepat untukmu.... Tapi sayangnya kau sudah diperbudak oleh iblis itu, jiwamu adalah miliknya "


Asgar dan Rey melotot kaget mendengar perkataan Kendrick. Mereka jadi sadar gadis ini adalah budak **** iblis. Asgar setengah berlari ke belakang Kendrick. Rey bersandar tegak di kursinya.


Gadis itu menyeringai seram. Mulutnya meneteskan air liur. Suaranya terdengar mendesah serak,


" Mmmm........ Aku memang menyukai " kumbang putih (perjaka) " . Energi mereka membuatku awet muda dan panjang umur. Darahnya juga terasa menyegarkan. Aku rasa kau bisa memuaskanku "

__ADS_1


" Maaf ...... ! Aku sudah mempunyai ratu dalam hatiku "


" Kalau begitu aku akan merebut hatimu ! "


Tangannya melesat ke arah dada Rey membentuk cakar. Tapi Kendrick cepat menangkap pergelangan tangan gadis itu.


Rey tertegun kaget, berusaha menelan ludahnya. Ia sangat terkejut.


Gadis itu meringis dan nafasnya tersengal-sengal. Rey melihat tangan kanan Kendrick mencengkeram kuat liontin kalung gadis itu.


Asgar segera menarik Rey agar beranjak dari duduknya. Mereka mundur sedikit dan mengamati pergulatan itu dengan tegang.


Pengunjung lain segera menyingkir jauh-jauh. Mereka juga melihat ada yang tak beres dengan gadis berpakaian menggoda itu.


Gadis itu terus menggeram dan melotot tak karuan. Ia berusaha melepaskan tangan kanannya. Sementara tangan kirinya berusaha menarik tangan Kendrick yang mencengkeram bola hitam.


" Kau memang gadis pemimpi. Dan karena itulah kau tenggelam dalam gelap "


Kendrick memutar cengkeramannya, meremas hancur liontin bola hitam. Gadis itu meraung keras. Pengunjung ketakutan berlari keluar. Asap hitam mulai keluar dari tubuh gadis itu, Meninggalkan tubuh lunglai tak bernyawa.

__ADS_1


Tangan kiri Kendrick mengeluarkan api dan membakar asap hitam. Setelah itu Kendrick menggapai tangan Rey dan bahu Asgar. Mereka menghilang.


__ADS_2