GADIS TAKDIR

GADIS TAKDIR
54. Melawan Prajurit Petarung


__ADS_3

Pagi ini suasana ramai di barak prajurit. Mereka semua ingin menonton pertarungan hari ini. Bahkan para pelayan dan tukang masak buru-buru membereskan meja makan dan dapur agar bisa ikut menonton.


Sementara Rey, Kendrick, Asgar dan para Tetua masih makan pagi dengan tenang. Mereka hanya sesekali bicara.


Rey sudah meminta Kendrick dan Alicia untuk merahasiakan elemen sihir Asgar agar para prajurit petarung tidak terlalu waspada.


Ketika selesai makan Rey dan Alicia ke kamar. Asgar dan para Tetua berjalan santai menuju pelataran. Kendrick ke ruang kerjanya sebentar sebelum menyusul ke pelataran.


" Alicia..... Apakah pakaian yang kuminta sudah kau siapakan ? "


" Sudah Nona, ibu penjahit menyelesaikannya sampai larut malam "


" Oh.... tolong sampaikan permintaan maafku padanya. Aku telah menyusahkannya "


" Jangan khawatir Nona, ibu penjahit pasti mengerti "


Lalu Alice mengambil pakaian yang diinginkan Rey dari kotak pakaian yang berada di atas meja duduk. Rey segera membawanya ke kamar mandi untuk berganti pakaian. Kemudian Rey menuju pelataran bersama Alice.


Mereka bertemu Kendrick di lorong. Kendrick memperhatikan gaun pendek dan celana panjang Rey sambil mengangguk-angguk.


" Itu sudah benar, aku tak khawatir lagi "

__ADS_1


Mereka berjalan bersama ke arah pelataran. Ketika sampai disana, Rey melihat 5 prajurit yang duduk berjejer di depan prajurit lainnya. Ia tersenyum mengangguk. Mereka segera berdiri memberi hormat dan maju ke tengah pelataran. Asgar juga berdiri dan melangkah ke tengah pelataran di samping Rey.


Kendrick duduk bergabung dengan para Tetua. Alice bergabung dengan para pelayan lainnya.


Rey, Asgar dan prajurit petarung saling memberi hormat. Lalu masing-masing prajurit memperkenalkan dirinya.


" Saya Ertho, elemen tanah "


" Saya Aquados, elemen air "


" Saya Firemon, elemen api "


" Saya Erodis, elemen udara "


" Saya Rey dan ini Asgar. Mohon jangan sungkan saat bertarung "


Kemudian mereka bersiaga untuk memulai pertarungan. Ertho membangun benteng setinggi dada, selebar 2 meter. Firemon melemparkan bola api ke arah Rey. Rey membentuk mangkok besar dari air. Bola api seketika padam saat Rey menangkapnya dengan mangkok air.


Erodis mengirim angin topan kecil. Rey mengubah mangkok airnya menjadi seperti bola-bola air kecil dan melemparkannya ke angin topan itu. Asgar mendorong angin topan itu kembali kepada mereka sedikit kencang. Mereka terkejut karena serangan Erodis berbalik sambil membawa bola-bola air kecil mengenai mereka. Benteng tanah yang dibangun Ertho berlubang-lubang.


Aguados meniru Rey menyerang dengan bola-bola kecil dari air. Rey membuat perisai kaca (dari air) sehingga saat bola-bola air itu datang malah menyatu dengan perisai.

__ADS_1


" Wooaaaah...... " terdengar suara-suara kagum dan bergumam dari para penonton.


Firemon segera melemparkan cakram . Rey hanya melompat ke atas dan tetap melayang di udara, sementara Asgar merunduk ke tanah sambil mengerahkan kekuatan untuk membuat bola tanah yang banyak. Rey melempar bola cahaya dan meledakkannya di depan mereka. Tentu saja itu menyilaukan. Saat itulah bola-bola tanah Asgar menyerang mereka semua. Kesempatan itu dipakai Rey untuk menghempaskan mereka dengan ombak angin.


" Aaaaahhhh................. " para prajurit petarung bergulingan terhempas keluar arena.


Wooaaaahhhh ............... " semua bertepuk tangan dan bergumam.


Dengan keluarnya para prajurit petarung dari arena itu berarti mereka sudah kalah. Namun tidak ada satupun penonton yang beranjak. Mereka seolah masih ingin menonton terus. Banyak yang bergumam membahas tiap serangan dan balasan tadi. Beberapa para Tetua mengangguk-angguk sambil berkomentar dengan Tetua disampingnya.


Penyihir penyembuh segera mendekati Rey, Asgar dan para prajurit petarung. Mereka memeriksa apakah ada yang terluka dalam atau tidak.


Kendrick mendekati 5 prajurit petarung sambil bertepuk tangan.


" Kalian semua petarung yang hebat. Kelemahan kalian hanya satu, kerjasama. Asgar jauh dibawah kalian. Tapi karena bekerjasama , kalian bisa lihat hasilnya. Mulai hari ini kalian cobalah berlatih berpasangan dengan elemen yang berbeda "


Para prajurit itu mengangguk-angguk mengerti.


Lalu Kendrick mendekati Rey dan Asgar.


" Giliranku besok ya, uuuuh.... takuuutt........ "

__ADS_1


Semua yang ada disitu tertawa.


__ADS_2