Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
bab 109 ~ Semakin kurus ~


__ADS_3

Waktu semakin berjalan tidak terasa dua Minggu sudah Dela di rawat di rumah sakit,tapi sampai hari ini dia belum juga menunjukkan tanda-tanda akan sadar,Mahesa terkadang merasa putus asa,sering kali dia meneteskan air mata melihat tubuh Dela yang semakin kurus.


"Sayang tidakkah kamu merindukan aku,selama ini aku selalu berusaha membuatmu bahagia,tapi kenapa sayang kamu terlalu pulas dalam tidurmu,apa kamu tega sayang,membiarkan aku menjalani hari tampa mu,..Hiks...hiks..hiks..." Mahesa menagis sedih,dia duduk dipinggiran ranjang,lalu meraih tangan Dela,dan menciuminya sambil menangis.


"Aaarrghh.....Sadarlah sayang aku mohon,lihat aku disini kesepian tampa mu,aku berjanji aku akan menuruti setiap keinginanmu saat kamu sadar nanti." Mahesa menagis tersedu-sedu,dan tampa dia sadari seorang pelayan kepercayaannya juga meneteskan air mata di depan pintunya mendengar tangisan pilu nya.


"Aku sangat tidak tega melihat tuan Mahesa,kok bisa ada keluarga jahat seperti neneknya,hampir dua Minggu istri cucunya kritis tapi satu pun dari mereka tidak ada yang peduli."Batin pelayan,lalu dia mendekati Mahesa dan menepuk punggung pria yang sudah menjadi tuannya beberapa tahun.


"Tuan,sabar ya,aku yakin nona Dela pasti akan secepatnya sadar,dia pasti mendengar tangisan pilu tuan."tidak bosan-bosannya pelayan itu memberikan semangat kepada Mahesa,bahkan dia sering membawa Mahesa untuk solat bersama,lalu mereka mendoakan Dela agar secepatnya sadar.


"Terima kasih bibi,kapan bibi datang,bagaimana keadaan orang-orang dirumah?"Tanya mahesa dia menanyakan kabar orang-orang dirumah bukan berarti dia perhatian tapi kini dia semakin sadar ternyata harta yang dititipkan Tuhan kepada keluarganya sudah menutup mata hati semua keluarganya.

__ADS_1


"Seperti biasa tuan,tidak ada berubah."Jawab pelayan.Mahesa menghela napas berat,dia sangat lelah dengan semua keadaan sekarang,bersyukur bayi yang berada di ruangan perawatan khusus keadaanya semakin membaik dan itu membuat Mahesa semakin bersemangat untuk membuat Dela sadar dari mimpi panjangnya.


******


Putri berniat ingin kembali kerumah suaminya Dela,dia ingin melihat apa kakaknya sudah kembali dari rumah sakit,rasanya dia sangat lelah menjalani hidup tampa uang sepeser pun,dia lelah mendengar ocehan istri dari ayahnya,yang hampir tiap saat menyindirnya dirumah itu.


"Ayah,aku mau kembali ke rumah Kakak dulu,kesal aku melihat istrimu yang setiap saat marah kepadaku."Ucap Putri,Maria hannya mencibir mendengar ucapan anak tirinya dia sangat kesal melihat putri yang pemalas.


"Iya..iya,aku akan memberikan kabar,bagi uang yah,biar ada ongkos pulang,tapi kalau mereka belum pulang aku kembali kesini ya ayah,malas tinggal sama mereka,aku selalu dikatai benalu sama orang kaya itu."Ucap putri.


"Iya."Jawab ayahnya lalu memberikan uang pecahan lima puluh ribu sebanyak dua lembar kepada putri.Setelah mendapat uang dari ayahnya putri langsung bergegas meninggalkan tempat itu,dia sangat berharap Mahesa dan Dela kalanya sudah berapa dirumah.

__ADS_1


Putri sampai ke depan pagar,dia membayar grab yang membawanya samapi ke depan pintu.Saat itu seorang security membuka pagar untuknya,karna mereka sudah kenal dengan putri.


"Pak,Kaka Dela sama suaminya sudah pulang belum? Putri bertanya kepada security sesekali dia berjingkat mengintip suasana rumah dari balik pagar yang belum terbuka secara sempurna.


"Belum Nona."Jawab security singkat lalu meninggalkan putri yang belum masuk kedalam.Putri menghela napas berat rasanya dia sangat enggan masuk kedalam apalagi sampai dia melihat ibunya Mahesa dan juga sang nenek yang sering memandang nya dengan tatapan tidak suka.


"Hadew....Dela kenapa sampai lama begitu di rumah sakit apa dia sudah mati,atau dia akan segera mati?" Ucap Putri membatin,dia sangat kesal setelah mengetahui kakaknya dan juga suaminya belum pulang.


"Apa aku menyusul mereka saja.Iya sepertinya lebih baik aku menyusul mereka saja,siapa tau Dela sudah mati dan Mahesa tidak ikhlas akhirnya dia menahannya dirumah sakit,aku akan bertanya kepada pelayan mereka membawa Dela kerumah sakit mana."Putri masuk kedalam dengan jantung berdebar,dia tau jika nyonya besar ada dirumah dan juga nenek,apalagi dia melihat ada mobil lain diluar terparkir itu artinya mereka ada tamu.


Putri masuk kedalam dengan melewati ruang tamu,seketika mata semua orang yang berada di ruangan itu menatap kepadanya,walaupun dia sangat gemetaran dia berusaha bersikap biasa saja.

__ADS_1


**** bersambung****


__ADS_2