
Julie yang sedang berjemur dengan Christian dan suaminya di halaman rumah mereka mendapatkan telpon dari mama Shinta.
"Halo ma" , jawab Julie.
"Halo nak , beberapa hari lagi Bella melahirkan. Apakah kamu akan pulang ke sini untuk melihatnya?"
"Kayaknya belum ma , aku pulang bulan depan sekalian mau cobain gaun pengantin aku. Disini aku juga masih ada pekerjaan ma" , jawab Julie.
"Baiklah nak , bagaimana Christian sekarang?" , tanya mama Shinta.
"Christian semakin gemuk ma , sekarang juga dia sudah mulai terbiasa dirawat dengan Wayan babysitter nya" , ucap Julie.
Pertama kali Wayan datang ke rumah mereka , Christian yang sudah biasa dirawat oleh Julie , sangat sulit untuk bersama dengan Wayan.
Untungnya Kevin bekerja di rumah , sehingga anaknya masih bersama dengan Kevin sambil Wayan mencoba untuk membujuk Christian agar mau di rawat olehnya.
Meskipun Christian sudah mau di rawat dengan Wayan , setiap pulang kantor dan hari libur kantor , Julie pasti akan selalu bermain dengan anaknya , memberikan makan anaknya dan menidurkan anaknya dalam gendongannya.
Julie gak mau anaknya menjadi ketergantungan kepada babysitter nya suatu hari nanti.
"Baguslah nak , jadi kamu sudah bisa lebih tenang kalau pergi bekerja" , ucap mama Shinta.
"Iya ma" , jawab Julie.
"Baiklah , kapan-kapan mama telpon lagi ya" , ucap mama Shinta.
"Iya ma" , jawab Julie sambil memutuskan sambungan telponnya.
"Mama bilang apa sayang?" , tanya Kevin ketika melihat istrinya sudah selesai mengobrol dengan mama mertuanya.
"Mama bilang kak Bella akan melahirkan beberapa hari lagi. Mama juga menanyakan kita akan pulang atau gak?" , ucap Julie.
"Oh , itu yang kamu bilang kita pulangnya bulan depan ya" , ucap Kevin.
"Iya suamiku" , jawab Julie.
__ADS_1
"Sebenarnya dalam minggu depan aku ada meeting di Jakarta , tapi aku gak tau bisa sempat ke rumah sakit untuk melihatnya atau gak , karena aku gak nginap di Jakarta , aku langsung pulang ke sini malamnya" , ucap Kevin.
Sejak mereka menggunakan babysitter , Kevin gak pernah mau meninggalkan anaknya terlalu lama bersama dengan Wayan.
Meskipun dia sudah memasang CCTV di setiap sudut ruangan rumahnya , tapi Kevin tetap saja masih khawatir , kecuali kalau Kevin berangkat ke Kalimantan , dia hanya bisa memantau kondisi rumah dan anaknya dari hasil rekaman CCTV saja.
"Kalau kamu gak sempat ke rumah sakit gak apa apa , nanti kita pergi bersama saja. Kalau kita ke Jakarta nanti , Wayan kita bawa gak?" , tanya Julie.
"Gak usah sayang , biar Wayan di sini saja bersama dengan bu Sri. Di Jakarta kan ada mama yang bisa bantuin kamu jaga Christian" , jawab Kevin.
Julie pun menganggukkan kepalanya.
Selesai berjemur , Julie dan Kevin masuk ke dalam rumah mereka bermain dan melanjutkan bermain dengan anak mereka di dalam rumah.
"Suamiku , aku mau beli mainan dan beberapa pakaian buat Christian , karena anak kita sudah mulai gemuk , sudah banyak baju yang gak muat lagi" , ucap Julie.
"Baiklah sayang , kapan kita mau pergi?" , tanya Kevin sambil bermain ciluk baa dengan anaknya.
Permainan yang selalu membuat Christian menjadi tertawa dengan cekikikan sambil menggerakkan kakinya setiap Kevin melakukannya.
"Siang ini saja ya , sekarang aku juga belum mandi" , jawab Julie sambil memompa ASI nya.
"Baiklah sayang" , jawab Kevin sambil terus bermain dengan anaknya.
Sejak Christian bertambah besar , Christian sudah mulai jarang untuk menangis.
Christian yang sudah bisa merespon suara dengan cepat , dia juga sudah bisa menyebut mah mah , pah pah , membuat Kevin dan Julie semakin bahagia melihat perkembangan anaknya yang sangat bagus.
"Anak kita sangat pintar ya sayang. Nanti aku mau membelikan mainan yang banyak buat Christian , aku juga mau beli mainan balok , mainan musik nya aku mau tambah lagi , mainan edukasi , dan banyak lagi , pokoknya kamu gak boleh melarang aku kali ini" , ucap Kevin dengan bersemangat.
"Iya boleh suamiku , sekarang kan rumah kita sudah gak kecil lagi , jadi kamu bisa beli apapun yang kamu mau" , jawab Julie sambil memasukkan ASI yang baru di pompanya ke botol susu untuk Christian minum dan sebagian lagi ke lemari es khusus buat simpan ASI yang ada di dalam kamarnya.
"Asik , papa boleh belanja yang banyak hari ini" , ucap Kevin sambil melihat ke arah anaknya.
Julie langsung tersenyum bahagia melihat suaminya. Dari awal sampai sekarang Kevin selalu mencurahkan semua perhatian dan cintanya kepada dirinya dan anaknya. Banyak rasa syukur juga yang di ucapkan oleh Julie dalam setiap doanya , karena diberikan suami yang sudah melimpahkannya dengan kasih sayang selama mereka hidup bersama.
__ADS_1
Rumah tangga Julie dan Kevin bisa dibilang keluarga yang sangat harmonis , karena mereka jarang sekali berantem , yang ada kadang hanyalah perdebatan kecil yang terjadi di antara mereka berdua , dan itu pun sangat jarang sekali.
Kevin selalu mengikuti apapun permintaan dari istrinya dan Julie juga gak pernah membatasi Kevin untuk melakukan apapun , selama apa yang dilakukannya bukanlah hal yang buruk.
"Suamiku , tolong kasih minum Christian ya , aku mau membersihkan alat pompa dulu" , ucap Julie sambil memberikan botol susu kepada Kevin.
"Baiklah sayang" , jawab Kevin sambil mengambil botol susu dari tangan istrinya.
"Ayo nak , sekarang minum susu lagi ya" , ucap Kevin.
Christian yang sudah mulai lapar , karena memang sudah saatnya untuk minum ASI pun langsung menyesap susu dari dot yang ada disana.
"Kamu sekalian mandi dan bersiap-siap saja sayang , nanti kita tinggal pergi saja" , ucap Kevin.
"Baiklah suamiku sayang. Kita mau makan dirumah atau diluar?" , tanya Julie yang masih membersihkan pompa ASI nya di wastafel yang memang di buat di dalam kamarnya.
"Makan diluar saja ya , supaya kita bisa seperti orang pacaran lagi" , jawab Kevin sambil melihat anaknya minum ASI dengan sangat nikmatnya.
"Memangnya ada ya pacaran sambil membawa anak" , ucap Julie sambil terkekeh.
"Ada sayang , suami istri yang masih ingin merasakan nikmatnya masa pacaran , tapi sudah terlanjur memiliki anak seperti kita" , jawab Kevin sambil tersenyum.
"Kalau gitu mana bisa merasakan nikmatnya masa pacaran suamiku sayang , tetap saja kita sudah membawa anak" , jawab Julie sambil menyusun pompa ASI nya di tempat yang sudah di sediakan disana.
"Bisa sayang , anak kita kan sangat baik , kalau dibawa jalan-jalan keluar kan Christian gak pernah rewel" , ucap Kevin.
"Iya kamu benar sayang , anak kita sangat baik dan pintar" , ucap Julie sambil membuka lemarinya dan mencari baju disana , setelah itu dia langsung melangkahkan kakinya menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Tidak lama terdengar suara ketukan di pintu kamar Kevin.
Tok...tok...tok...
"Masuk" , jawab Kevin dari dalam , karena dia masih memegangi botol susu Christian.
"Permisi pak , saya mau menyimpan baju tuan muda yang sudah di cuci ke lemari" , ucap Wayan setelah membuka pintu kamar mereka.
__ADS_1
"Iya , setelah ini tolong bereskan perlengkapan Christian ya , saya mau membawa Christian pergi bersama dengan istri saya" , ucap Kevin.
"Baik pak" , jawab Wayan yang sudah mulai menyusun baju Christian di lemari khusus yang disediakan di dalam kamar Julie dan Kevin.