Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
Episode 150


__ADS_3

Pada saat makan malam dirumah Julie.


"Suamiku , tadi mama Farah datang kesini , mama minta kita pulang , katanya mama sudah bisa menerima Christian , dan kita juga disuruh mempersiapkan untuk acara resepsi pernikahan kita.


"Apakah kamu mau mengikuti permintaan mama , sayang?" , tanya Kevin.


"Aku sebenarnya masih ragu , tapi..." , jawab Julie dengan menatap mamanya.


Mama Shinta yang mengetahui masih ada keraguan yang mengganjal di hati anaknya itu...


"Gak apa apa kalian coba saja ikuti permintaan Farah , besok kita akan membicarakan untuk masalah resepsinya" , ucap mama Shinta.


Julie pun akhirnya hanya menganggukkan kepala sambil memasukkan ikan asam manis buatan mamanya yang sangat disukainya itu.


"Papa rasa gak ada salahnya nak , lagian kan cuma acara resepsi pernikahan kalian" , ucap papa Sebastian.


"Iya nak , Farah sangat ingin mengadakan acara pernikahan kalian , karena Kevin adalah anaknya satu-satunya" , ucap mama Shinta.


Julie yang sudah mendengarkan semua perkataan orang tuanya , hanya menganggukkan kepalanya.


Setelah itu mereka semua makan bersama sambil mengobrol sampai makanan mereka habis , lalu Julie dan Kevin berjalan menuju ke kamar mereka terlebih dahulu , karena sebelumnya Julie meninggalkan Christian yang sedang tertidur di dalam kamar sendiri.


"Apakah kamu mau mengadakan acara resepsi pernikahan kita , sayang?" , tanya Kevin sambil memeluk pinggang Julie dari belakang.


"Kalau itu mau mama kamu ya sudah , kita ikuti saja , semoga mama Farah benar-benar sudah bisa menerima Christian" , ucap Julie.


"Baiklah sayang" , jawab Kevin sambil menciumi leher istrinya.


.


.


"Kamu wangi banget hari ini sayang , sabun mandinya diganti ya atau kamu memang menggunakan parfum malam ini?" , tanya Kevin.


"Gak ada yang berubah suamiku , aku juga gak menggunakan parfum , bisa jadi mama membeli pewangi pakaian yang berbeda dari sebelumnya" , jawab Julie.


"Aku suka dengan wanginya sayang" , ucap Kevin sambil meletakkan kepalanya di bahu istrinya.


"Apa kamu mau kita tidur di rumah mama Farah?" , tanya Julie.


"Aku ikut kamu saja sayang , kalau kamu gak mau tinggal di rumah aku , aku gak masalah , pokoknya aku hanya akan ikut kemanapun kamu pergi" , jawab Kevin.


Suara tangisan Christian memecahkan suasana yang ada di dalam di kamar Julie dan Kevin.

__ADS_1


"Aku ngurusin Christian dulu ya" , ucap Julie.


"Baiklah sayang" , ucap Kevin sambil melepaskan pelukannya dan berjalan naik ke atas kasur.


Julie mulai melihat popok anaknya dan ternyata sudah penuh.


Julie pun mulai membersihkan tubuh anaknya , setelah itu Julie melihat ke arah jam.


"Sudah waktunya anak mama minum ASI juga ya , ayo mimik susu dulu ya nak" , ucap Julie sambil mengangkat anaknya dan memainkan hidungnya dengan hidung anaknya.


Membuat Christian langsung tertawa kegirangan diperlakukan seperti itu oleh mamanya.


Kevin terus melihat Julie bersama anaknya sambil tersenyum dari atas kasur.


Setelah bermain sebentar dengan Christian , Julie berjalan menuju ke kasur dan mulai membuka kancing baju atasnya dan menyusui Christian.


"Sayang , gak berasa anak kita sudah lebih sering tertawa dan sudah mulai bisa bermain ya" , ucap Kevin.


"Iya suamiku , dia juga sudah bisa merespon mainan yang mengeluarkan suara , dia paling suka kalau aku menggoyangkan mainan kerincingan nya" , ucap Julie sambil tersenyum.


"Benarkah sayang , kalau gitu aku boleh ya belikan Christian mainan yang bersuara besok" , ucap Kevin dengan bersemangat.


"Bukankah besok kita harus membicarakan untuk acara resepsi pernikahan kita".


"Iya juga ya sayang" , ucap Kevin sambil melihat ke arah anaknya yang sedang menyusui.


"Anak papa , anak papa" , ucap Kevin sambil mengangkat dan menurunkan tubuh anaknya.


Christian terlihat sangat senang bermain dengan Kevin.


Julie mulai menyusun beberapa pakaian mereka ke dalam koper.


Sampai hari sudah malam , Christian yang sudah puas bermain dengan papanya pun tertidur.


Kevin meletakkan anaknya di dalam box bayi dan berjalan mendekati istrinya yang sedang menyusun pakaian mereka.


"Kamu yakin mau tinggal dirumah aku sayang?" , tanya Kevin yang melihat Julie mulai beberes.


"Aku sudah menyetujui untuk acara resepsi pernikahan kita , berarti aku juga menyetujui untuk tinggal disana" , jawab Julie.


"Baiklah sayang , besok lagi ya disambung , sudah malam , aku juga sudah mulai mengantuk" , ucap Kevin.


"Kalau gitu kamu tidur duluan saja" , jawab Julie sambil terus memasukkan pakaian mereka ke dalam koper.

__ADS_1


"Aku mau tidurnya bersama kamu sayang , kalau aku pergi ke Kalimantan , kan aku gak bisa tidur memeluk kamu" , ucap Kevin sambil mengambil tangan Julie dan meminta terus untuk ikut tidur dengannya.


Akhirnya Julie pun berdiri dan berjalan bersama suaminya naik ke atas kasur.


Kevin langsung membawa tubuh Julie ke dalam pelukannya dan mengecup kening Julie , setelah itu mereka masuk ke alam mimpi bersama.


Sampai pagi seperti biasa suara tangisan Christian yang memecahkan suasana hening di dalam kamar , membuat Julie dan Kevin pun terbangun.


"Masih jam 5 suamiku , kamu tidur lagi aja" , jawab Julie yang berjalan menuju ke box bayi anaknya dan mulai menggendongnya.


Kevin yang masih mengantuk pun mulai tidur lagi.


Christian yang sudah berada di dalam gendongan Julie , langsung terdiam dan mulai mencari-cari ASI mamanya.


"Anak mama lapar ya" , ucap Julie sambil membuka kancing baju atasnya dan membiarkan Christian mulai menyesap bulatan kecil yang ada di sana.


Christian yang sudah lapar pun langsung meminum ASI langsung dari tubuh mamanya.


Julie yang masih mengantuk , tiba-tiba ketiduran ketika menyusui Christian.


Kevin yang sudah terbangun pagi itu , melihat Julie yang tertidur sambil duduk di kursi sofa dengan baju atasnya yang masih terbuka dan Christian yang sudah gak menyusui masih berada di tangannya.


Kevin langsung mengambil Christian dari tangan Julie dan memasangkan kancing baju istrinya tanpa membuat Julie terbangun.


Kevin melihat sudah ada matahari yang muncul di balkon kamarnya , membawa Christian berjemur disana.


Julie yang terbangun dari tidurnya , langsung terkejut karena tidak melihat anaknya di tangannya.


"Anak aku mana?" , ucap Julie.


"Suamiku" , panggil Julie sambil berdiri dan melihat ke sekeliling kamar dengan matanya.


Kevin yang sedang berada di balkon , mendengarkan istrinya memanggil , berjalan masuk ke dalam kamar.


"Ternyata Christian bersama kamu" , ucap Julie yang langsung merasa lega.


"Iya , sedang aku jemur , kebetulan sudah ada matahari sayang , pasti kamu kira Christian hilang ya" , ucap Kevin.


"Iya suamiku , aku kan taunya terakhir Christian bersama aku" , jawab Julie sambil mengikuti Kevin ke balkon.


"Iya , ketika aku bangun , aku lihat kamu ketiduran disana. Jadinya Christian aku ambil saja , kebetulan juga Christian gak tidur , masih bergerak-gerak di tangan kamu" , ucap Kevin.


"Iya , tadi itu ketika menyusui , aku rasanya ngantuk banget , aku sudah berusaha untuk menahan rasa kantukku , tapi pada akhirnya tetap saja tidak bisa" , jawab Julie.

__ADS_1


"Iya sayang , lain kali kalau jam segitu , kamu menyusuinya sambil berbaring saja di kasur , jadi kalau kamu ketiduran kan Christian di tengah kasur bersama kita , aku takut juga kalau kamu ketiduran seperti itu nanti anak kita bisa terjatuh" , ucap Kevin.


"Baiklah suamiku" , jawab Julie.


__ADS_2