
Mahesa membawa mobilnya menuju super market yang tidak jauh dari rumahnya.Hari ini dia menemani istrinya belanja karna semua perlengkapan rumah dan juga kebutuhan putri kecil mereka sudah habis.
Mahesa keluar dari rumah dengan penampilan yang sangat memukau,bagaimana tidak dia yang memaki setelan jeans dipadu dengan kaos putih di tambah kaca mata hitam menambah ketampanannya.Dela sedikit minder berjalan dengan suaminya karna malam ini dia keluar rumah dengan sederhana dan apa adanya.Beberapa gadis muda terlihat caper dihadapan mereka.Mahesa yang risih dengan wanita itu langsung merangkul pundak istrinya menuju tempat keranjang.
"Mereka mungkin menyukaimu sayang." Ucap Dela dengan wajah pura-pura ditekuk dia sengaja menggoda suaminya.Mahesa tersenyum melihat tingkah istrinya lalu dia mengambil keranjang dan membawanya menuju barang-barang yang akan mereka beli hari ini.
"Ayo...Tidak usah peduli tatapan orang-orang itu,kamu adalah ratuku satu-satunya sampai kita menua bersama dikelilingi anak cucu kita suatu saat."Ucap Mahesa.Mendengar ucapan suaminya Dela sangat bahagia dan tersentuh.
Mereka berjalan mengelilingi semua supermarket hingga tidak sadar barang belanjaan mereka penuh tiga troli bahkan mereka di bantu oleh pelayan supermaket,semua kebutuhan rumah mereka beli dan juga kebutuhan dapur.
"Sayang masih ada yang lain,aku jarang punya waktu menemanimu belanja,jadi sekalinya aku menemanimu,kamu harus membeli semuanya."Para pelayan yang menemani mereka hannya bisa menatap heran dengan tingkah orang kaya ini.
__ADS_1
"Sepertinya sudah cukup mas,lebih baik kita pulang,takutnya Alexa rewel." Ucap Dela.Setelah semua yang diinginkan sudah terpenuhi.Meteka melakukan pembayaran,semua orang memberikan tempat kepada mereka,setelah selesai melakukan pembayaran para pelayan mengantar barang dan menyusun barang-barang belanjaannya,Dela yang sudah kelelahan langsung masuk kedalam mobil.
Setelah Mahesa memberikan tips kepada para pelayan yang sudah membantu mereka,akhirnya dia kembali masuk kedalam mobilnya lalu meninggalkan tempat itu.
"Terima kasih tuan." Ucap ketiga pelayan itu,wajah mereka terlihat sangat bahagia saat mereka menerima uang tips melebihi yang mereka harapkan.
"Mereka sepertinya sangat bahagia mas,kenapa?" Tanya Dela saat mereka meninggalkan tempat itu dan dia menatap wajah pelayan dari kaca spion.Mahesa juga memandang mereka dari spion mobilnya.
"Mungkin mereka senang saat menerima tips dariku." Jawab Mahesa.Kebahagian terpancar di wajah Dela,dia sangat bersyukur memiliki suami sebaik Mahesa walaupun kebahagian mereka belum sempurna karna keluarga suaminya belum menerima kehadirannya di tengah-tengah mereka,Dela setiap malam berdoa di sepertiga malam berharap Allah membuka pintu hati keluarganya terbuka untuk menerimanya.
"Kamu mau kemana sayang?" Tanya Mahesa,Karna gerbangnya belum dibuka mungkin para penjaga sedang istrahat.
__ADS_1
"Coba lihat itu putri sayang,sampai sekarang dia masih berdiri ditempatnya,aku yakin apa yang dikatakan olehnya memang benar jika ayah sudah membuangnya setelah dia kehabisan uang.
Dela keluar dari mobil lalu mendekati putri yang sedang duduk di aspal,Dela menatapnya dari jauh,rasanya dia sangat tidak tega melihatnya tidak punya tempat tinggal.Dela sangat yakin jika dia memang sudah tidak punya tujuan.
"Putri apa yang kamu lakukan disini kenapa kamu masih juga berdiri disini,bukankah aku sudah menyuruhmu pergi dari tadi pagi,aku tidak menampung mu lagi setelah apa yang kamu lakukan selama ini kepada ku."Ucap Dela,mendengar ucapan kakaknya putri langsung berlari mendekati Dela lalu dia bersujud di hadapan Dela.
"Kaka aku mohon,ampuni aku sekali ini saja,aku sangat menyesal dengan semua perbuatan ku di masa lalu,kakak aku mohon aku tidak punya siapa-siapa lagi kecuali Kaka." Ucap Putri,dia sama sekali tidak mau berdiri.Mendengar semua ucapan putri,tentu saja hati Dela langsung tersentuh dia membantu putri berdiri.
"Sudahlah tidak perlu kamu seperti itu,ayo kita masuk kerumah,jika memang kamu sudah berubah buktikan kepadaku,sebenarnya aku belum bisa memaafkan mu,tapi aku tidak mungkin membiarkanmu tidur di jalanan." Ucap Dela,lalu dia berjalan masuk kedalam rumah diikuti oleh putri.
Putri masuk kedalam rumah dengan langkah ragu,baru kali ini dia merasakan malu yang luar biasa kepada Mahesa,karna selama ini dia sudah melakukan sesuatu yang sangat tidak terpuji.
__ADS_1
"Masuklah,tidak perlu malu seperti itu,besok kamu harus menemani aku ke tempat kamu menjual kalung berlian milik kakak mu,kamu tau itu barang langka,hannya ada tiga pemiliknya di dunia.Itu hadiah ku kepada istriku tapi kamu tega menjualnya." Ucap Mahesa.Putri hannya bisa menunduk malu kepada keluarga itu karna biar sikapnya jahat selama ini tetapi mereka masih menerimanya di rumah itu.
**** bersambung****