
Amarah pria itu masih belum mereda dia masih terus emosi saat dia ingat Bobby yang menyentuh tubuh Dela.Lalu pria itu mengambil spon dan memasukkan banyak sabun lalu menggosok ulang seluruh tubuh wanita itu,Dan saat dia ingat pria itu menyentuh luka di tangannya Mahesa lalu menggosok luka itu dengan kasar hingga luka yang ada di tangan dela mengeluarkan darah.
"Auh.....Sakittt....Jangan." Dela menjerit dengan kuat,hingga para pelayan yang ada di luar mendengar jeritan pilu dari Dela,bukannya kasihan malah mereka tersenyum saat mereka saling pandang.
"Mantap...Sepertinya tuan baru saja menjebol dinding kesucian wanita itu."Ucap tukang kebun kepada seorang security.Mereka adalah penjaga villa yang sudah dipercayakan oleh Mahesa mereka tinggal di villa itu bersama istri masing-masing.Walaupun mereka sudah terlihat tua mereka adalah suami istri yang tidak punya keturunan.
"Dasar otakmu itu kotor." Ucap istrinya,dia terlihat kesal saat suaminya memuji Mahesa,karna berhasil mendapat wanita perawan.
Mahesa juga menggosok kuat kening Mahesa,dan wanita itu benar-benar menahan sakit yang luar biasa akibat perlakuan pria itu kepadanya.
Hampir satu jam Mahesa merendam tubuh dela di dalam bathub dia sama sekali tidak membiarkan Dela keluar dari kamar mandi.Dia terus menjaga Dela agar wanita itu tidak keluar dari bathub.
Setelah merendam wanita itu selama satu jam lebih Mahesa merasa wanita itu sudah bersih,dia merasa kalau bekas tangan Bobby sudah tidak ada lagi di tubuh Dela.
Lalu dia keluar dari kamar dan mengambil handuk dari lemari yang ada di dalam kamar itu,setelah itu dia memberikan handuk itu kepada Dela.
Keluar dari dalam sana pakai handuk karna aku tidak mau air yang ada di tubuhmu mengotori kamarku." Ucap Mahesa.Dela dengan perlahan keluar dari kamar mandi dia benar-benar kedinginan hampir saja dia mati kedinginan di dalam bathub itu.
__ADS_1
Saat dia sudah keluar dari kamar mandi dia langsung mengelap semua air yang ada ditubuhnya,lalu melilitkan handuk ke tubuhnya dan keluar dari kamar mandi memasuki kamar tidur.Karna dia tidak tahan lagi dengan cuaca dingin di puncak dia langsung naik keatas ranjang dan menutup tubuhnya dengan selimut tebal yang ada di ranjang itu.
Mahesa kembali ke dalam kamar,saat tadi dia keluar setelah memberikan handuk kepada wanita itu,dia menyuruh pelayan memasak bandrek.Dan menyuruh memasak sup karna dia tau Dela sudah kelaparan.Karna tadi dia mendengar bunyi perut wanita itu tapi karna emosinya masih sangat tinggi dia mengabaikannya.
Mahesa hannya menggelengkan kepala saat melihat Dela sudah diatas ranjang dengan tubuh ditutupi selimut ada sedikit penyesalan dihatinya karna sudah menyiksa dela sedemikian rupa.
Sementara itu Bobby tidak terima atas perlakuan yang dibuat oleh Mahesa kepadanya.Pria itu melaporkan Mahesa dengan tuduhan penganiayaan.Setelah Bobby membuat laporan dia mendatangi kantor Mahesa untuk menanyakan keberadaan Dela.
Saat Bobby mendatangi kantor Mahesa Ternyata pria itu tidak masuk kantor dari kemarin,hal itu membuat Bobby semakin panik,pria itu tidak ingin terjadi sesuatu kepada Dela.
"Doni.....Kemana Mahesa kenapa dari semalam dia tidak pulang dan hari ini beberapa polisi mendatangi rumah karna Mahesa terlibat penganiayaan terhadap seorang pria yang bernama Bobby dan pria itu seorang jaksa apa yang terjadi Doni."Tiba-tiba saja ibunya Mahesa sudah datang kekantor mencari Mahesa juga.Lalu wanita itu menatap ke arah Bobby.
"Kamu orang yang melaporkan anak saya?" Tanya Maya dengan tatapan yang sangat sinis.Wanita itu seketika tidak menyukai pria yang ada dihadapannya karna sudah mencemarkan nama baik anaknya.
"Apa yang terjadi hingga kamu melaporkan anakku,jika kamu butuh uang kamu bisa memintanya baik-baik Tampa harus mencemarkan nama anakku.Berapa yang kamu inginkan aku akan memberikannya cabut laporannya sekarang juga " Ucap Maya dia adalah wanita yang sangat sombong dan mendewakan harta dan status sosial dari orang-orang dan mungkin sikap buruknya itu yang menurun kepada Mahesa hingga pria itu juga sangat sombong dan menganggap status sosial itu sangat lah penting.
"Maaf nyonya,aku tidak butuh uangmu karna aku juga memiliki uang " Ucap Bobby dengan tidak kalah sinis.Pria itu paling membenci orang yang sombong dan angkuh apalagi sampai mendewakan status sosial orang lain.
__ADS_1
"Cih....Hannya seorang jaksa tapi sombongnya sangat berlebihan,silahkan keluar dari kantor anakku,aku tidak ingin ada laporan apa pun tentang anakku kamu harus cabut laporan itu jika kamu masih ingin hidup dengan damai." Ucap Maya,lalu dia menatap ke arah Doni dan memberikan kode agar pria yang ada di hadapannya segera meninggalkan kantor itu.
"Mari tuan Bobby,aku akan menghubungi bos Mahesa dan menyuruhnya untuk menemui anda." Ucap Doni,dia merasa sedikit enggan kepada pria itu karna sudah mengusirnya secara lembut.Tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karna keluarga itu yang memberinya gaji.
Maya duduk di sopa yang ada di ruangan Mahesa dia benar-benar kesal kepada anaknya karna dia tidak pulang dari semalam dan ternyata hari ini polisi menyambangi kediaman mereka dengan surat penangkapan kepada anaknya atas tuduhan penganiayaan.
"Apa yang terjadi Doni cepat ceritakan kepadaku kenapa sampai pria itu melaporkan anakku?" Tanya Maya saat dia melihat Doni sudah kembali keruangan itu.
"Tidak nyonya itu hannya salah paham,bos Mahesa memukul wajah pria itu kemarin di restoran karna kesalahpahaman saja." Ucap Doni dia tetap berusaha menutupi semua kesalahan Mahesa.
"Terus anak itu kemana sekarang,kenapa dia bisa memutuskan hubungannya dengan Zevana super model itu,padahal dia wanita yang sangat hebat dan juga terkenal." Ucap Maya,dia memang sangat menyukai Zevana karna banyak kesamaan mereka berdua.Zevana sangat pintar mengambil hati wanita itu,saat dia mengadakan pemotretan di luar negri dia tidak akan pernah lupa membawa barang-barang kesukaannya.
"Aku tidak nyonya, yang saya tau saat ini bos Mahesa sedang dekat dengan wanita yang bernama Grace,ayahnya pemilik tanah proyek yang sedang dibangun oleh Mahesa,dan tanah itu milik orang tua Grace." Ucap Doni.
Maya langsung tersenyum lebar,dia benar-benar bangga kepada anaknya karna selalu bisa mendapat wanita-wanita berkelas.
"Anak itu memang cukup hebat jika Mahesa sudah mengakhiri hubungannya dengan wanita itu ambil kembali apertemen dan mobil yang dipakai oleh Zevana karna itu semua milik anakku.Sekarang kamu pergi menemuinya dan minta kembali semua itu." Ucap Maya,dia memang wanita yang cukup sombong dan kejam.
__ADS_1
Doni merasa sangat frustasi karna harus terlibat dengan urusan pribadi pria yang selalu di dampingi nya.
***bersambung***