Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
bab 119 ~ Penjarakan saja ~


__ADS_3

Putri sangat kaget melihat keberanian Dela saat ini,Ingin sekali dia menghajar kakaknya itu tapi berhubung karna Mahesa mengawasinya akhirnya dia hanya bisa berpura-pura.


"Kakak benaran aku tidak mengambilnya tega sekali Kaka menuduhku seperti itu,aku tau kakak,sudah kaya tapi.


"Stop...Aku tidak butuh penjelasan apa pun dari mu,berani sekali kamu mengambil barang itu," Dela memekik,dia memotong pembicaraan putri,dia sudah muak melihat sikap keluarganya yang selalu berpura-pura,dan sok bersikap sok baik di hadapan suaminya.


"Dela....Kamu jangan sembarangan menuduh iya,benar apa kata putri kamu sudah berubah,kamu anak tidak tau diri setelah kamu dinikahi pria kaya kamu sok berkuasa.Ayahnya membentaknya dengan kasar.


"Jaga ucapan mu,dan kamu putri lebih baik kamu mengaku agar hukuman mu lebih gampang,apa pun yang terjadi aku tidak akan melepaskan kalian sekarang katakan kepadaku kemana kalian menjual berlian itu jangan sampai aku benar-benar marah."Ucap Mahesa.


"Benaran bang,aku ti_


"Braakkk.....Mengaku sebelum aku benar-benar marah."Putri sangat kaget saat Mahesa memukul meja,ini pertama baginya melihat Mahesa benar-benar marah,seketika wajah putri berubah dia sangat takut jika sampai dia dimasukkan ke penjara.

__ADS_1


"Ba_bang,benaran aku tidak mengambilnya,kenapa Abang tega menuduhku,selama ini aku mencari keberadaan kalian tapi saat sudah bertemu malah kalian menuduhku yang tidak-tidak." Putri terus berusaha mengelak.


"Sudahlah mas dia tidak akan mengaku,kalau cuma di tanya begitu saja lebih baik sekarang bawa dia ke penjara biarkan mereka yang menyelesaikannya,aku sudah tidak sudi punya hubungan apa pun dengan mereka."Jawab Dela,dia semakin jijik melihat putri yang terus mengelak dengan berbagai alasan.


"Kak..,kakak tega memasukkan kami kedalam penjara,apa seperti ini balasan Kakak kepada orang yang sudah membesarkan Kakak dimana hati nurani kakak!!!!"Putri terus berusaha untuk terlihat menyedihkan dia terlalu pintar berbicara seakan-akan Dela yang bersalah disini.


"Hah....Hati nurani kamu bilang,kamu lupa bagaimana dulu orang tua mu membesarkan aku,kamu lupa bagaimana mereka memperlakukan aku,dasar kamu nga tau malu.Cepat bawa dia mas aku tidak ingin melihat dia di rumah."Ucap Dela lalu pergi meninggalkan mereka semua,rasanya dia ingin mengampuni adiknya itu.


Setelah Dela meninggalkan mereka,dua orang security langsung datang menghampiri mereka,Mahesa yang duduk dengan santai di sopa tidak peduli dengan semua ucapan putri,saat ini dia sudah berjanji dia akan menuruti semua keinginan istrinya.


"Seret mereka berdua bawa ke kantor polisi."Ucap Mahesa.Saat kedua security ingin menyeret putri dengan sigap dia langsung berlari menuju kamar Dela,setelah itu dia mendorong pintu,


"Dela,apa maksud kamu melakukan ini kepadaku,kamu ada dendam apa kepadaku,berani sekali kamu melakukan ini kepada kami,dasar manusia tidak tau diri kamu."Ucap Putri,Dela langsung menatap sinis ke arah putri,

__ADS_1


"Mas tolong bawa anak kita menjauh takutnya dia nanti bangun mendengar suara ribut di kamar ini."Ucap Dela,dia menyerahkan bayi mungilnya kepada suaminya,yang sudah sebelumnya berdiri di belakang mereka.


Setelah Mahesa pergi menjauh Dela langsung menyeret kasar tangan putri hingga dia meringis kesakitan."Putri,kamu belum sebelumnya melihatku marah kan,selama ini aku menuruti semua omongan mu tapi kamu semakin menjadi-jadi kamu di baikin makin ngelunjak,mulai hari ini tekad ku sudah bulat aku tidak menganggap mu siapa pun,bahkan mati pun kamu aku sudah tidak peduli." Ucap Dela dengan sangat marah,hari ini dia akan menuntaskan segalanya nga masalah baginya putri mengambil berlian mahal itu,asalkan dia tidak membuatnya susah.


"Dela,kamu jangan keterlaluan ya,biar bagaimana pun kita ini keluarga."Ucap ayahnya yang juga sudah berada di tempat itu.


"Masa bodoh dengan kalian lagi,sekarang pertanggung jawabkan,perbuatan kalian di penjara,bawa dia."Ucap Dela,setelah itu dia pergi menemui Mahesa yang sedang menjaga bayinya di belakang.


Dua security menyeret putri keluar dari dalam rumah,putri terus berusaha berlari tapi kekuatan pria itu sangat kalah dengannya,


"Dela......Aku akan membunuhmu suatu saat,ingat itu kamu manusia tidak tau diri brengsek,dasar jala**ng kamu."Dela terus menjerit hingga dia di masukkan kedalam mobil milik Mahesa,security yang berjaga di rumah langsung membawa putri dan bapaknya ke kantor polisi.


Sebenarnya Dela tidak berniat memasukan nya kedalam penjara,tapi dia ingin mereka merasakan dinginnya dipenjara agar tidak mengulangi kesalahan yang sama kedepannya.

__ADS_1


****bersambung****


__ADS_2