Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
Episode 204


__ADS_3

"Julie , sebenarnya saya juga bingung bagaimana mau mengatakan hal ini kepada kamu. Karena saya sendiri juga terkejut tiba-tiba papa saya datang ke Bali dan memberikan kabar bahwa Alberto dalam keadaan koma karena kecelakaan" , ucap Mathew.


Julie langsung terkejut mendengar berita tentang Alberto.


"Apakah sekarang Alberto masih dalam keadaan koma?" , tanya Julie.


"Iya , sebenarnya papa saya ingin kamu untuk pergi ke Singapura dan melihat Alberto untuk terakhir kalinya. Papa juga ingin bertemu dengan kamu" , ucap Mathew.


"Saya sebelumnya sudah mengatakan kalau saya gak akan mau bertemu dengan Alberto lagi. Maaf pak , saya gak bisa. Untuk bertemu dengan papa bapak saya juga tidak mau. Saya sekarang sudah hidup dengan sangat bahagia dengan keluarga saya yang sekarang. Saya gak mau berhubungan lagi dengan Alberto dan keluarganya lagi" , ucap Julie.


"Saya mengerti perasaan kamu , saya juga gak akan memaksa kamu untuk pergi menemui papa saya" , ucap Mathew.


"Baiklah pak , saya mau membereskan barang-barang saya dulu" , ucap Julie.


"Baiklah" , jawab Mathew.


Julie berjalan menuju ke meja kerjanya dan mengeluarkan kardus yang sudah disediakannya sebelumnya.


Julie mulai memasukkan satu persatu barang-barangnya ke dalam kardus.


Sampai setelah semua barangnya sudah terkumpul , Julie mengambil ponselnya dan menelpon suaminya.


Kevin yang sedang kerja di rumah , melihat nama istrinya di layar ponsel , Kevin pun langsung mengambil ponselnya yang terletak di meja dan menyentuh tombol terima panggilan disana.


"Halo sayang" , jawab Kevin.


"Halo sayang , aku sudah selesai. Kamu bisa jemput aku?" , tanya Julie.


"Bisa sayang , aku langsung menjemput kamu ya" , ucap Kevin.


"Iya" , jawab Julie sambil memutuskan sambungan telponnya.


Kevin berdiri dari kursi meja kerjanya yang ada di dalam kamar dan berjalan keluar menuju ke ruang keluarga.


"Christian , papa mau menjemput mama. Christian mau ikut dengan papa?" , tanya Kevin.


Christian langsung bilang papa papa sambil mengangkat tangannya.


Kevin langsung tersenyum dan mengangkat anaknya.


"Pa...ma...aku bawa Christian jemput Julie dulu ya" , ucap Kevin.


"Iya nak" , jawab semua papa dan mama bersamaan.


Di kantor Julie mulai berpamitan dengan teman-teman satu kantornya.


"Terima kasih atas bantuannya selama aku bekerja disini" , ucap Julie kepada semuanya.


"Iya Julie , semoga kamu sukses di luar sana ya" , ucap Haris , Teddy dan Rio.

__ADS_1


Julie menyalami teman kantornya satu persatu. Setelah itu Julie kembali menemui Mathew untuk terakhir kalinya di kantor.


"Saya permisi dulu ya pak , terima kasih atas bimbingan dan bantuannya selama saya bekerja disini" , ucap Julie.


"Iya Julie , semoga kamu sukses diluar sana" , ucap Mathew sambil mengulurkan tangannya.


"Terima kasih pak" , jawab Julie sambil menjabat tangan Mathew.


"Apa suami kamu sudah menjemput kamu?" , tanya Mathew.


"Saya sudah menelpon suami saya pak , kayaknya sebentar lagi dia akan sampai kesini" , ucap Julie.


"Baiklah" , jawab Mathew.


Julie berjalan kembali menuju ke meja kerjanya , tidak lama terlihat mobil Kevin sudah sampai di depan kantornya.


"Aku pulang duluan ya" , ucap Julie.


"Iya Julie" , jawab Haris , Teddy dan Rio bersamaan.


Julie mengangkat kardus yang sudah berisi barang-barangnya dan membawanya keluar dari kantor.


Kevin langsung turun dari mobil begitu melihat istrinya mengangkat kardus.


"Sini sayang , kasih ke aku. Kamu kenapa gak minta aku masuk buat bantu kamu angkat barang?" , ucap Kevin sambil mengambil kardus di tangan istrinya.


"Gak apa apa suamiku sayang , ini ringan kok gak berat" , jawab Julie sambil tersenyum.


"Iya suamiku sayang" , jawab Julie.


Julie berjalan masuk ke mobil dan langsung melihat ke kursi belakang , karena mendengar suara anaknya disana.


"Anak mama ikut jemput mama ya" , ucap Julie sambil melihat ke arah anaknya.


Anaknya hanya menganggukkan kepalanya sambil menyebut mah...mah...mah...


"Iya sayang , tadi ketika aku mau pergi aku ajak Christian" , jawab Kevin sambil mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang.


"Sayang , tadi pak Mathew bilang kalau Alberto dalam keadaan koma karena kecelakaan di Singapura" , ucap Julie memberitahukan suaminya.


"Dari mana Mathew bisa tau sayang?" , tanya Kevin.


"Katanya papanya datang ke sini dan mau bertemu dengan aku" , jawab Julie.


"Bukankah dulu orang tuanya mantan pacar kamu itu gak menyetujui hubungan kamu dengan anaknya. Sekarang ngapain dia mencari kamu?" , ucap Kevin sambil mengerutkan keningnya.


"Iya sayang , katanya papa nya mau meminta aku untuk menemui Alberto untuk terakhir kalinya" , ucap Julie.


"Apakah kamu mau melihat Alberto dan bertemu dengan papanya sayang?" , tanya Kevin.

__ADS_1


"Gak sayang, sekarang aku sudah memiliki kamu dan hanya kamu yang aku cintai. Aku sudah lama memutuskan hubungan aku dengan Alberto. Aku juga sudah bilang kalau aku gak mau bertemu dengan papanya lagi. Aku gak mau bertemu dengan mereka lagi. Aku gak mau punya hubungan dengan mereka lagi" , jawab Julie.


Kevin pun langsung lega begitu mendengar perkataan istrinya.


"Baiklah , lagi pula kita juga akan pindah ke Jakarta lagi. Jadi mereka juga gak bisa mencari kita lagi" , ucap Kevin.


"Iya sayang" , jawab Julie.


Tidak lama mobil yang dibawa oleh Kevin telah sampai di rumah mereka.


Kevin turun dan membuka pintu belakang , mengambil Christian yang sedang duduk di car seat nya.


Julie berjalan menuju ke bagasi mobil untuk mengambil kardus yang berisikan barang-barangnya.


"Gak usah di angkat sayang , nanti aku minta bu Sri atau Wayan saja yang mengambilnya di mobil dan dibawa masuk ke dalam rumah" , ucap Kevin.


"Baiklah suamiku sayang" , ucap Julie yang gak mau membantah perkataan suaminya.


Julie dan Kevin berjalan masuk menuju ke rumah.


"Wayan , kamu tolong keluarkan barang nyonya yang ada di bagasi mobil dan di bawa masuk ke dalam ya" , ucap Kevin.


"Baik tuan" , jawab Wayan.


"Christian main lagi sama oma ya , papa mau kembali bekerja lagi" , ucap Kevin sambil memberikan Christian kepada mama Farah.


Mama Farah mulai bermain lagi dengan Christian.


"Aku mau meletakkan barang-barang aku di kamar dulu ya ma...pa..." , ucap Julie.


"Iya nak" , jawab mama dan papa bersamaan.


Julie berjalan ke kamar meletakkan tasnya dan berjalan ke lemari baju untuk mengganti pakaiannya dengan baju rumah.


"Sayang , besok untuk dekor datang jam berapa?" , tanya Julie.


"Jam 8 pagi sayang , karena kita kan acaranya siang" , jawab Kevin.


"Baiklah" , jawab Julie sambil membuka pakaian kerjanya dan menggunakan baju rumahnya disana.


"Kamu jadi mengundang teman-teman kantor kamu?" , tanya Kevin.


"Jadi" , jawab Julie.


"Aku juga undang Dewa dan Ina untuk acara ulang tahun anak kita besok" , ucap Kevin.


"Asik dong , jadinya acara besok jadi rame. Untung kemaren aku beli souvernir nya lebih" , ucap Julie.


"Iya sayang" , jawab Kevin sambil melihat ke arah laptopnya.

__ADS_1


Melihat suaminya yang masih bekerja , Julie pun berjalan keluar dari kamar , menuju ke ruang keluarga untuk mengobrol dengan orangtuanya dan mertuanya.


__ADS_2