Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
bab 23 ~ Pertolongan ~


__ADS_3

Dela benar-benar takut saat mereka memasuki lokasi para wanita malam,Nadia langsung menarik paksa tangan Dela dan menyeretnya masuk kedalam.


"Lepaskan aku Nadia,aku tidak mau bekerja seperti ini,kamu keterlaluan banget sih jadi wanita apa salahku padamu."Dela menepis dengan kasar tangan Nadia yang menariknya tetapi Nadia tidak mau kalah malah wanita itu semakin kasar hingga menjambak rambut Dela,hingga wanita itu meringis kesakitan.


"Lepasin...."


"Kamu tau salahmu,kamu hannya pura-pura polos nyatanya kamu juga wanita murahan,dan anehnya kamu selalu mendapat pria hebat,tapi kenapa tuan Mahesa membuangnya,apa dia sudah puas menikmati tubuhmu?" Ucap Nadia hingga Dela merasa tersinggung dengan ucapannya.


"Aku bilang lepasin tanganmu." Dela mengigit tangan Nadia lalu seorang wanita yang begitu glamor keluar dari dalam rumah bordir itu.


"Apa yang kalian tunggu di luar ayo masuk,bokingan untuk wanita itu sudah ada." Ucap wanita itu sambil menyulut rokoknya dan membuang asapnya ke wajah Dela.


"Wanita ini terus melawan mami,dia sangat sulit dikendalikan."Ucap Nadia,lalu wanita itu menatap sinis dela dan


"Plak....Kamu jangan sok jual mahal disini, kamu tidak tau ibumu sudah meminta uang bayaran dari Nadia hah..." Wanita itu berteriak di hadapan dela setelah dia melayangkan tamparan ke wajah Dela.


Air mata Dela langsung meleleh di wajahnya,saat Nadia menarik kasar tangannya dan membawanya ke salah satu kamar sesampainya di dalam kamar Nadia melempar Dela ke dalam ranjang dan memberikan beberapa baju yang kurang bahan untuk Dela.


"Pakai ini untuk nanti malam kamu harus terbiasa dengan hidupmu yang sekarang,jika kamu ingin hidup,nga usah belagu karna tidak akan ada orang yang peduli denganmu." Ucap Nadia lalu dia menutup pintu dengan kasar dan keluar dari kamar itu.


Sementara itu,Mahesa kehilangan jejak mereka,dia terus mencari-cari mobil yang membawa Dela,dia begitu kebingungan saat dia tidak melihat mobil itu lagi.Tetapi saat Mahesa sedang bingung tiba-tiba dia melihat mobil yang membawa Dela keluar dari gang,buru-buru Mahesa menepikan mobilnya dan memperhatikan mobil itu.

__ADS_1


Setelah mobil itu berlalu dari pandangan Mahesa,dia langsung membawa mobilnya memasuki gang itu,lalu dia turun dari mobil dan memasuki rumah bordir itu.


saat Mahesa hendak masuk kedalam dua orang penjaga mengehentikan nya


"Ada urusan apa anda datang ke lokasi ini,apa anda ingin menyewa daging mentah yang ada di dalam,hahaha."'Ucap pria itu seakan merendahkan Mahesa.


"Tidak,aku ingin membeli lokasi dan membuatmu menjadi anjing di tempat ini." Ucap Mahesa dia begitu kesal dengan cara kedua pria itu menatapnya.Sementara kedua pria itu tidak yakin pria setampan Mahesa dan punya mobil mewah memasuki rumah bordir yang isinya hannya wanita-wanita bekas dari rumah bordir mewah.Jika para wanita itu tidak laku di rumah bordir mewah maka mereka akan di buang ke lokasi ini.


"Tampan tapi seleranya wanita busuk cuiiih." Ucap salah satu dari mereka beruntung Mahesa tidak mendengar ucapannya,hingga dia tidak mendapat tamparan dari pria angkuh itu.


Mahesa memasuki ruangan yang sangat membuat matanya silau,walaupun diluar masih cenderung terang tetapi di dalam sana sudah dipasang lampu yang begitu menyakiti mata.Beberapa wanita melihat Mahesa dan terlihat mendekati pria itu.


"Mas,aku temani minum boleh?" Tanya seorang wanita yang sangat seksi,wanita itu hannya memakai penutup dadanya dan dipadukan dengan celana yang sangat pendek.Mahesa hannya mengangguk dia masih mencari keberadaan Dela.


Pada saat itu tiga orang pria datang ke lokasi itu,pemilik tempat itu langsung menyambutnya dengan hangat karna mungkin dia pelanggan yang sangat rajin di lokasi itu.


"Papi...Hari ini kamu akan menikmati daging yang cukup segar,kami baru mendapatnya tadi sore aku akan membawanya kehadapan mu,tetapi kamu tau bayarannya berapa kan " Ucap wanita glamor itu.Berhubung karna musiknya sangat kecil suara mereka terlihat sangat jelas.


"Mas,kok dari tadi hannya memandangi orang-orang disini saja,apa mas nga berniat mencicipi ku?" Tanya wanita itu,Mahesa sedikit jijik dengan ucapan wanita itu.


"Tidak,tinggalkan aku disini." Ucap Mahesa datar sedikitpun dia tidak memandang wanita itu,mendengar ucapan Mahesa wanita itu langsung pergi meninggalkan Mahesa mulutnya terlihat memaki Mahesa.

__ADS_1


"Pria menjijikkan."


Tidak lama Mahesa melihat Dela diseret oleh mami pengelola tempat itu Dela terlihat terus melawan.Mahesa cukup kaget saat melihat Dela memakai pakaian yang sangat seksi dia terlihat memakai pakaian transparan dadanya terlihat menonjol dan pria itu langsung menelan ludahnya.


"Dari mana kalian mendapat wanita yang masih sangat segar ini." Tanya pria itu dia langsung berdiri mendekati Dela lalu menjilati kuping Dela membuat wanita itu merinding dan mendorong pria itu hingga jatuh.


"Plask!!! dasar sampah jual-jual mahal kamu,cepat layani pria itu sampai puas sekarang minum ini agar kamu tidak membuatku repot kamu tidak bisa punya anak." Wanita itu memaksa dela meminum obat kemungkinan itu obat KB.


Mahesa benar-benar tidak sabar saat dia melihat pria yang masih duduk dilantai meraba-raba kaki milik dela dan tangannya hampir sampai ke atas Mahesa sudah tidak sabar langsung mengambil


botol minuman dan


"branggg.....Hentikan tanganku itu bajingan aku akan menuntut tempat ini."Ucap Mahesa seketika darah bercucuran dari kepala pria itu dan beberapa penjaga keamanan langsung masuk dan terlibat perkelahian,para wanita langsung melarikan diri ke kamar masing-masing Dela yang ketakutan ingin lari juga tapi dia mengingat Pria itu akhirnya dia memukul para pria yang menghajar dela lalu dela menarik tangan pria itu dan mereka hendak melarikan diri,saat mereka hampir sampai di pintu keluar seorang penjaga mengambil kayu dan memukul tubuh dela hingga pingsan.


Mahesa begitu panik lalu dia menendang pria itu dengan kasar hingga pria itu terkapar,Mahesa mengambil kesempatan lalu mengangkat tubuh Dela dan membawanya ke dalam mobilnya lalu dia langsung tancap gas meninggalkan lokasi itu.


Mahesa terus menyetir dengan kecepatan tinggi dia sangat takut jika penjaga rumah bordir itu mengikutinya.Setelah dia merasa aman dia lalu menepikan mobilnya dan dia istrahat dia melihat Dela yang masih pingsan,dia membuka jas nya dan memakaikan ke tubuh dela,dia merasa cukup prihatin dengan wanita yang ada dihadapannya.


Mahesa merasa bingung membawa dela kemana dia takut jika membawa wanita itu ke rumahnya karna Grace dan mantan tunangannya sering datang ke rumahnya Tampa ijin.


***bersambung***

__ADS_1


__ADS_2