
Yui san menunggu kedatangannya Takeshi siang itu dirumahnya. Sudah satu jam berlalu , Takeshi belum juga terlihat di depan rumahnya.
Yui san masih tetap menunggu dan terus menunggu di teras depan rumahnya sambil menggendong Aniela.
"Sudah nak , kamu masuk saja ke dalam. Nanti Aniela sakit kalau terkena angin di luar terlalu lama" , ucap papa Satoshi.
"Tapi aku masih mau menunggu Takeshi pa. Dia sudah berjanji kalau dia akan datang untuk membicarakan pernikahan kami kan" , ucap Yui san.
"Kamu masuk dulu saja ke dalam , kasihan anak kamu" , ucap papa Satoshi yang tidak mau cucunya akan terkena flu nantinya.
Mendengar perkataan papanya , akhirnya Yui san menurut dan berjalan masuk ke dalam kamarnya.
********
Takeshi yang sedang melakukan foto prewedding dengan Sizuka siang itu , terus memikirkan bagaimana dia akan pergi ke rumah Yui san.
Pemotretan berlangsung sangat lama , dari sebelum matahari terbit , sampai sore baru selesai.
Selesai pemotretan , Takeshi langsung bergegas mengganti pakaiannya dan melangkahkan kakinya dengan cepat menuju ke mobilnya.
"Takeshi , kamu mau kemana? Kamu kan harus mengantarkan aku pulang" , ucap Sizuka.
"Maaf Sizuka , aku ada keperluan mendesak. Kamu pulang naik taksi saja ya" , jawab Takeshi.
"Kita datang kesini bersama , berarti kita juga akan pulang bersama. Aku gak mau pulang sendiri" , jawab Sizuka.
"Aku mohon , kamu pulang sendiri ya" , ucap Takeshi.
"Aku gak mau , kalau kamu meninggalkan aku sendiri disini , aku akan menelpon mama kamu" , ancam Sizuka.
Mendengar Sizuka akan menelpon mamanya , akhirnya Takeshi pun gak jadi pergi dan menunggu Sizuka selesai mengganti bajunya disana.
.
.
"Takeshi , kita pergi makan dulu ya. Aku lapar" , ucap Sizuka setelah mereka berada di dalam mobil.
"Apa kamu gak bisa makan dirumah saja?" , ucap Takeshi.
"Sebelum kita keluar pagi tadi , aku sudah bilang kalau aku akan makan diluar seharian ini sama kamu. Pasti mama gak akan menyediakan makanan buat aku" , jawab Sizuka dengan manja.
Takeshi pun gak bisa berkata apa-apa lagi dan membawa Sizuka ke salah satu restoran yang ada disana.
__ADS_1
Ketika Takeshi dan Sizuka sudah duduk di salah satu kursi kosong yang ada disana , Takeshi mengeluarkan ponsel yang dari tadi di sakunya. Terlihat ada 50 panggilan tak terjawab dari Yui san.
"Bagaimana aku menjelaskan kepada Yui san nantinya?" , ucap Takeshi dalam hatinya sambil melihat ke arah ponselnya.
"Kamu mau makan apa Takeshi?" , ucap Sizuka.
"Kamu pilih apa saja yang kamu mau , aku gak masalah" , jawab Takeshi.
"Baiklah" , jawab Sizuka.
Tidak lama terdengar suara ponsel Takeshi berbunyi. Terlihat nama Yui san yang tertera di layar ponselnya.
"Aku mau angkat telpon dulu ya" , ucap Takeshi sambil berdiri dan berjalan keluar restoran.
Sizuka hanya menganggukkan kepalanya.
"Halo sayang" , jawab Takeshi.
"Halo Takeshi , kamu kenapa gak datang-datang? Kenapa dari tadi aku telpon , kamu gak angkat-angkat?" , ucap Yui san yang sedang kesal di dalam kamarnya.
"Maaf sayang , aku tiba-tiba ada kerjaan yang harus aku selesaikan. Malam ini ya aku ke rumah kamu" , ucap Takeshi.
"Ya sudah , aku tunggu kamu malam ini. Awas ya kalau kamu gak datang" , ucap Yui san.
"Baiklah kalau gitu" , ucap Yui san.
"Jangan marah lagi ya , aku mencintai kamu" , ucap Takeshi.
"Iya" , jawab Yui san sambil memutuskan sambungan telponnya.
Takeshi berjalan kembali masuk ke dalam restoran.
"Ayo kita makan" , ucap Sizuka sambil tersenyum dengan manis.
Takeshi hanya menganggukkan kepalanya sambil duduk dan berpikir..."Bagaimana aku bisa mengahadapi dua wanita sekaligus dalam waktu yang bersamaan?"
"Makan ini ya" , ucap Sizuka sambil memasukkan daging panggang ke dalam mangkuk nasi Takeshi.
Takeshi hanya menganggukkan kepalanya sambil menggunakan sumpitnya untuk mengambil nasi dan memasukkannya ke mulutnya.
"Kamu kenapa makan nasi putih saja?" , ucap Sizuka yang terus memperhatikan Takeshi.
"Sama saja kan , yang penting makan. Ayo , makan yang cepat , supaya kita bisa pulang dan istirahat. Aku sudah capek banget seharian ini" , ucap Takeshi.
__ADS_1
"Baiklah" , jawab Sizuka sambil mengambil lauk dan memasukkannya ke dalam mangkuk Takeshi.
Setelah beberapa waktu , akhirnya Takeshi dan Sizuka selesai makan. Takeshi berjalan ke kasir dan membayar semua pesanan mereka.
Takeshi dan Sizuka berjalan keluar dari restoran menuju ke mobil. Takeshi menjalankan mobilnya menuju ke rumah Sizuka dengan kecepatan sedang. Suasana pada malam itu benar-benar sangat hening , tidak ada obrolan di antara mereka. Takeshi hanya fokus melihat ke arah jalan hingga sampai di depan rumah Sizuka.
"Aku pulang dulu ya. Besok kamu jemput aku kan?" , ucap Sizuka sebelum turun dari mobil.
"Memangnya besok mau kemana lagi?" , tanya Takeshi.
"Aku kan mau memilih souvernir untuk pernikahan kita. Tadi aku kan sudah kasih tau kamu , masa belum lewat satu hari , kamu sudah lupa" , ucap Sizuka.
"Baiklah , besok aku jemput kamu" , ucap Takeshi.
Sizuka turun dari mobil dan Takeshi langsung menjalankan mobilnya setelah Sizuka menutup pintunya.
"Masa dia sama sekali gak mengucapkan selamat tinggal sama aku dan langsung pergi begitu saja" , ucap Sizuka ketika melihat Takeshi yang langsung pergi begitu saja.
Setelah itu Sizuka berjalan masuk ke dalam rumahnya dan gak mau terlalu memikirkan perlakuan Takeshi yang cuek dan dingin kepada dirinya.
Takeshi menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju ke rumah Yui san.
Sampai di depan rumah Yui san , Takeshi pun memarkirkan mobilnya disana , berjalan menuju ke depan pintu rumah Yui san.
Ketika Takeshi mau menekan bel rumah Yui san , Takeshi langsung terdiam untuk sejenak.
"Apa yang akan aku katakan kepada tuan Satoshi nanti?"
"Aku gak akan mungkin menikahi Yui san , karena aku harus menikah dengan Sizuka" , ucap Takeshi dalam hatinya.
Takeshi hanya bergumul dengan pikiran-pikirannya selama beberapa waktu di depan pintu rumah Yui san.
Sampai pada akhirnya Takeshi memutuskan untuk pulang ke rumahnya dan tidak jadi menemui Yui san.
Ketika di jalan menuju ke rumah , ponsel Takeshi berbunyi. Terlihat nama Yui san yang tertera di layar ponselnya. Takeshi sangat kebingungan dan gak tau bagaimana mau menjawab pertanyaan Yui san , akhirnya Takeshi memutuskan untuk mematikan ponselnya dan setelah itu dia terus mengendari mobilnya menuju ke rumahnya.
Yui san pun merasa kebingungan mendengar suara operator yang mengatakan "nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan".
"Tadi jelas-jelas ada suara nada sambungannya. Kenapa sekarang sudah tidak aktif? Apa dia sengaja mematikan ponselnya? Tapi gak mungkin , dia kan sangat mencintai aku. Pasti ponselnya sedang kehabisan baterai" , ucap Yui san mencoba menenangkan dirinya.
Yui san meletakkan ponselnya dan terus menunggu kedatangan Takeshi.
Tapi setelah beberapa jam berlalu , hari pun sudah larut malam. Takeshi tetap tidak kunjung datang.
__ADS_1
Yui san langsung merasa kesal..."Awas saja kamu Takeshi , besok aku pasti akan mencari kerumah kamu".