Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
bab 61 ~ Cinta yang terhalang oleh status sosial~


__ADS_3

Dela benar-benar terpukul dengan semua ucapan wanita tua yang ada dihadapannya dan dia juga mulai sadar jika wanita itu nenek suaminya.kini dia menyadari kenapa Mahesa tidak terbuka dengan keluarganya,dan benar semua yang dikatakan oleh Bobby Mahesa adalah pria yang tidak akan bisa di gapai.


"Apa kamu mendengar ucapan ku perempuan hina!!!" Ucap wanita tua itu,wanita itu semakin kesal karna Dela mengabaikan setiap ucapannya dan baginya orang yang dia saat dia berbicara maka itu manusia yang suka melawan.


"Plak.."


"Nenek,lepaskan aku nenek biarkan aku keluar dari rumah ini."Ucap Mahesa,dia sudah tidak tahan melihat Dela yang terus di aniaya.


"Apa kamu ingin meninggalkan semua ini demi wanita busuk ini,besok kamu harus berangkat ke Amerika bersama istrimu,perusahaan yang ada di Indonesia biar nenek yang mengurusnya." Ucap sang nenek,setetes bening jatuh di wajah dela,dia tidak menyangka takdir akan mempermainkannya sedemikian rupa.


"Kalian semua buang wanita ini ke jalanan,dia tidak pantas tinggal di apertemen mewah milik cucuku,sekarang." Ucap sang nenek,suaranya terlihat sangat menakutkan.Kedua pria yang membawanya menyeret Dela keluar dari rumah mewah itu,lalu mereka memasukkan dia dengan paksa kedalam mobil dan membawanya jauh dari rumah Mahesa,setelah jalan terlihat sepi mereka mendorong keras Dela dari mobil.Beruntung Dela bisa menjaga janinnya hingga tidak terjadi sesuatu.Dia meringis kesakitan saat tangan dan kakinya berdarah,lalu dia mulai menelusuri jalan sepi,dia mencari keramaian karna dia begitu takut di area sepi dia takut jika ada preman yang menghampirinya.


Dela akhirnya sampai di jalanan kota dia merasa tidak terlalu lama di mobil tetapi dia heran kenapa dia berada ditempat sepi seperti ini.Dela mulai duduk di emperan minimarket,dia tidak punya tujuan,bahkan dia tidak membawa uang sepeser pun dan ponselnya juga tertinggal di apertemenya.


"Aku lapar." Ucap Dela,dia begitu ngiler melihat sate yang sedang nangkring di jalanan ada beberapa orang sedang menikmati sate itu.Dia benar-benar lapar.


"Nak maafkan mama,ini semua karna mama terlalu egois mencintai orang yang tidak sederajat dengan kita."Ucap Dela sambil mengelus perutnya.Biasanya jam segini dia sudah makan dan minum susu.


Malam semakin larut akhirnya Dela tertidur di emperan minimarket,dia tidur beralaskan koran bekas.

__ADS_1


"Kalian bawa anak nakal ini ke kamarnya,jaga dia di kamar jangan sampai dia kabur dari rumah ini,kebodohanmu yang membuatmu jadi sengsara.Nenek akan membiarkan kamu tetap di Indonesia asal kamu bisa melupakan wanita miskin itu " Ucap sang nenek,Mahesa mengabaikan semua ucapan neneknya dia dibawa kedua pria itu ke kamarnya dan dia dijaga dengan ketat oleh kedua pria itu.


"Apa kalian akan menjagaku dikamar ini?" Tanya Mahesa,kali ini dia benar-benar sakit hati dengan semua perbuatan sang nenek kepada istrinya dela.


Mahesa mengambil ponsel yang ada di kantongnya,dia ingin mengirim pesan kepada orang kepercayaannya Doni,tapi dia kembali ingat ponselnya yang dibajak sang nenek.


"Arrrggg sial...Nenek kamu membuatku kecewa." ucap Mahesa,dia benar-benar khawatir dengan Dela,dimana dia tinggal dan dia tidur dimana malam ini."


Mahesa terus gelisah sepanjang malam,dia terus memandangi jam yang ada ditangannya,dia benar-benar takut jika sesuatu terjadi kepada istrinya.Dia sudah tidak sabar menunggu pagi agar dia bisa bertemu dengan Doni,seseorang yang selalu membantunya dengan diam-diam.


Grace benar-benar sakit hati kepada Mahesa sampai hari ini ternyata dia tidak bisa membuka hati untuknya,dia begitu berharap pria itu memberikan dia cinta.Tetapi itu semua hannya angan-angan belaka karna ternyata begitu besar cinta suaminya kepada wanita lain.Dia pura-pura tidur kenyataanya dia melihat suaminya sepanjang malam gelisah tak karuan.Sepertinya wanita tua itu tau jika mereka tidak akan melakukan apa pun dikamar ini hingga menempatkan kedua penjaga itu di kamar ini.


Setelah subuh akhirnya Mahesa masuk kamar mandi,dia ingin bergegas berangkat kekantor,dia ingin segera menemui Doni dan menyuruh pria itu mencari istrinya.


"Nenek...... "Mahesa memanggil sang nenek,dengan suara yang sangat tinggi.


"Ada apa pagi-pagi kamu sudah teriak-teriak anak nakal?"


"Apa aku tidak bisa bekerja lagi di kantorku?"

__ADS_1


"Siapa bilang? kamu tetap bekerja tapi kamu harus di awasi kedua pria ini kemana pun kamu tetap akan di awasi." Ucap sang nenek,Mahesa tidak peduli yang penting baginya dia secepatnya bertemu dengan Doni,agar dia bisa tenang jika istrinya sudah ditemukan.


Setelah mendapat ijin akhirnya dia berangkat kekantor di hari yang masih sangat pagi,setelah sampai dikantor dia langsung menghubungi Doni dan menyuruhnya datang ke kantornya.


"Ada apa lagi ini bos,aku tau dia pasti ada masalah di rumahnya hadew...." Doni begitu kesal karna dia harus menuruti semua keinginan bosnya itu.


Dela terbangun di pagi hari,karna dibanguni seorang ibu-ibu yang ingin belanja di minimarket itu.


"Dek....Bangun kenapa kamu harus tidur di emperan ini cepat bangun lah." ucap sang ibu sambil menggoyang tubuh Dela.Saat terbangun Dela linglung dengan keadaanya,dia lupa jika semalam dia tertidur di emperan.Dia berusaha mengumpulkan kesadarannya,dia begitu kedinginan dan sepertinya dia sedang demam,belum lagi perutnya yang sangat kelaparan.Akhirnya Dela meninggalkan lokasi itu,dia tidak ingin orang-orang disitu mengira dia orang gila atau pengemis.


Saat Dela menelusuri jalanan kepalanya begitu pening,dia seakan tidak mampu lagi untuk berjalan,dia benar-benar kelelahan dan kedinginan belum lagi perutnya sudah menuntut minta diisi makanan.


Saat kakinya semakin gemetaran,dan dia tidak mampu lagi menopang tubuhnya akhirnya Dela,


Brukk akhirnya Dela pingsang beberapa orang langsung berlari menghampirinya dan melihat apa yang terjadi di tempat itu,Doni yang kebetulan akan lewat melihat samar-samar,akhirnya dia menepikan mobilnya dan memastikan orang yang dia lihat itu.


"Nona....."beberapa orang langsung melihat Doni,lalu mereka mulai minggir dan membiarkan Doni memasuki kerumunan itu.Doni langsung mengangkat tubuh Dela,


"Biarkan saya lewat ini istri bos saya,dia akan saya bawa kerumah sakit." Ucap Doni lalu membawa Dela kedalam mobil dan secepatnya membawa kerumah sakit.

__ADS_1


"Apa yang terjadi dengan mereka hingga nona berkeliaran di jalan ini." Ucap Doni dia berusaha secepatnya sampai dirumah sakit,takut sesuatu terjadi kepada wanita itu.


****bersambung***


__ADS_2