Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
bab 73 ~ Grace ~


__ADS_3

Grace keluar dari apertemen dengan wajah yang sangat marah,dia tidak menyangka wanita yang di anggapnya polos,penakut dan kampungan mampu melawannya sekeras itu.Dulu dia selalu menganggap Dela sesuatu yang gampang di selesaikan,itulah sebabnya dia tidak pernah terlalu mempermasalahkan wanita itu,sekarang setelah dia bertemu langsung dengannya batu dia tau kalau dela bukan wanita lemah seperti yang dia pikirkan.


"Sial...Benar-benar sial,ternyata dia bukan wanita yang gampang di selesaikan,jika aku terlalu cuek tidak memperjuangkan cinta dan rumah tanggaku, bisa-bisa aku benar-benar kehilangan suamiku." Ucap Grace lalu dia memasuki mobil dan pergi menemui para teman sosialitanya.


Sesampainya dia di restoran dia melihat Mahesa bersama dua orang kliennya.Mungkin mereka sedang melakukan meeting di restoran itu.Dengan semangat Grace menghampiri suaminya ke meja itu.


"Sayang...Apa kalian sedang ada pertemuan disini?" Tanya Grace lalu dia mengambil kursi berdekatan dengan Mahesa dan menyentuh lengan suaminya dengan sangat lembut.Hak itu membuat Mahesa sedikit risih karna selama ini dia begitu menjaga jarak dengan wanita yang dinikahinya itu.


Mahesa melanjutkan pembicaraannya dengan kedua pasangan itu,dia mengabaikan Grace,karna baginya wanita itu bukanlah orang yang spesial untuknya.Dan Grace juga tidak peduli dengan reaksi Mahesa karna dia sangat tau jika suaminya tidak pernah memperlakukannya dengan baik semenjak mereka menikah.


Grace semakin mendekat ke arah Mahesa bahkan lengan mereka sudah saling bersentuhan,diam-diam Grace mengambil ponsel dan mengabadikan beberapa Poto mereka.Sementara Mahesa tidak sadar jika Grace memiliki rencana lain,dia terlalu asik membahas bisnis yang akan mereka mulai.Setelah hampir satu jam melakukan meeting bersama kliennya,akhirnya mereka menyudahi pertemuan mereka hari ini dan kliennya pergi meninggalkan Mahesa dan Grace.


"Apa yang kamu lakukan disini?" Tanya Mahesa dia begitu kesal melihat Grace yang tiba-tiba sok dekat dengannya.


"Jangan lupa mas aku juga istrimu,dan kamu tau kita tidak akan pernah bercerai jika wanita itu sudah melahirkan silahkan ceraikan dia,jika masalah anak itu aku siap merawatnya." Ucap Grace dengan gampang.Mahesa mengerutkan keningnya mendengar kata-kata wanita yang ada di hadapannya.


"Dasar gila kamu,aku tidak akan pernah menceraikan nya, harusnya kita yang bercerai." Ucap Mahesa lalu dia meninggalkan Grace di tempat itu.Grace sama sekati tidak peduli dengan ucapan Mahesa,dia mengambil ponselnya dan kembali melihat beberapa gambar mereka yang sempat dia abaikan.


"Benar-benar sempurna,kamu memang pria yang begitu mengagumkan apa pun yang terjadi kamu akan menjadi milikku tidak akan kubiarkan wanita itu menguasai mu."Ucap Grace lalu mencium ponselnya beberapa kali karna dia begitu mencintai pria itu.Bahkan dia terlihat seperti orang gila.


Grace kembali kerumah,wajahnya terlihat bahagia hari ini,hingga mertuanya menghampirinya.

__ADS_1


"Ada apa dengan wajahmu,sepertinya kamu sangat bahagia ada apa?" Tanya mama mertuanya.


"Nga bahagia amat sih ma,cukup senang saja hari ini Grace bertemu dengan Mahesa dan aku mengambil beberapa Poto kami dan aku akan mengirim ini kepada wanita kampung itu,aku tidak akan membiarkan wanita itu menguasai Mahesa." Ucap Grace sambil memberikan ponselnya kepada mama mertuanya.


"Begitu dong sayang,aku akan mencari cara agar aku bisa mendapat nomor ponsel wanita kampung itu."Ucap mama dia sangat mendukung hubungan Grace dengan anaknya itu.


*****


Mahesa pulang ke apertemen dengan penuh semangat,dia begitu merindukan istri tercintanya,sepanjang hari ini dia tidak menghubungi istrinya karna dia begitu sibuk di kantor.Saat dia sampai di apertemen nya dia melihat istrinya yang baru saja selesai mandi,tiba-tiba saja gairahnya begitu meningkat saat mencium wangi sabun dari tubuh istrinya.Dia memang langsung memeluk tubuh istrinya setelah dia melihatnya.


"Sayang,aku sangat menginginkannya sekarang!!" Ucap Mahesa dia sudah menahan hasratnya beberapa bulan ini karna dia sangat takut menyakiti istri dan anaknya.


Dela memeluk dan meletakkan wajahnya diperut sixpack suaminya lalu mengendus dan menciumi suaminya dengan sangat manja.


"Jangan memancingku sayang,aku tidak mau bayi kita kenapa-napa."


"Kita lakukan dengan pelan sayang."


Dela terus bermain di perut suaminya bahkan tangannya sudah mulai aktif menjalar kemana-mana.Hal itu membuat sesuatu yang diam menjadi terpancing Dela semakin agresif mengigit dan menciumi perut suaminya.Bahkan Dela menciptakan tanda kissmark di perut seksi suaminya itu.


Mahesa semakin tidak tahan dengan godaan istri polosnya itu,dia sedikit kaget ternyata istri polosnya itu tau bagaimana cara membahagiakan suaminya.Mahesa membalas ciuman istrinya dia melakukannya dengan sangat hati-hati,dia sudah lama menginginkan itu,makanya dia begitu bahagia saat istrinya yang menggodanya terlebih dahulu.

__ADS_1


Setelah mereka selesai melakukannya Mahesa memeluk tubuh istrinya dengan sangat mesra malam ini dia benar-benar merasa sangat bahagia karna rasanya semua beban yang ada di tubuhnya hilang begitu saja.


Padahal hari masih sangat sore tetapi kedua insan itu sudah tidur sambil berpelukan dengan tubuh yang masih sangat polos tampa sehelai benang pun di tubuh mereka.Mahesa dengan lembut mengelus tubuh buncit istrinya,dia lalu mengajak bayinya untuk berbicara.


"caayang....Dengal papa ya jika kamu ingin lahir kamu nga boehh menyakiti mama ya ." Ucap Mahesa di perut istrinya sambil menirukan suara bayi,Dela hannya tersenyum mendengar ocehan suaminya.


"Dia tidak mengerti kata-kata mu sayang!!"


"Biar saja yang penting dia akan ingat dengan suara papanya ini,aku tidak mau nanti dia mengira pria lain jadi papanya." Ucap Mahesa manja,dia terus mengelus perut istrinya dengan sangat lembut.


Saat mereka sedang asik bercanda tiba-tiba pintu berbunyi,mereka langsung saling menatap karna mereka jarang punya tamu jika sudah malam apa lagi hari ini Mahesa tidak punya janji dengan siapa pun.


"Sudah bukain pintu nya mas."Ucap Dela Mahesa langsung memakai celana pendek dan dia telanjang dada hingga tubuhnya terlihat sangat menggoda.


Saat dia membuka pintu dia begitu kaget karna semua keluarganya sudah berdiri di depan pintu dia sedikit malu karna nenek dan mamanya melihat dia yang telanjang dada.


sang nenek langsung menerobos masuk kedalam,beruntung Dela keluar kamar saat dia sudah memakai pakaian yang sopan.


"Pakai baju mu anak nakal,etika mu semakin hari semakin buruk,itulah makanya nenek melarang kamu bergaul dengan sembarang orang diluar sana." Sang nenek langsung menatap ke arah dela ucapannya tentu saja untuk menyindir Dela yang sedang berdiri di ruangan itu.


****bersambung***

__ADS_1


__ADS_2