
Di Jakarta.....
Julie mulai menyusui lagi Christian pagi itu , sambil menyusui Julie terus menahan rasa nyeri di dada nya.
"Masih sakit sayang?" , tanya Kevin yang melihat istrinya mulai meringis kesakitan.
"Iya suamiku" , jawab Julie.
"Ya sudah , kita ke rumah sakit saja setelah ini" , ucap Kevin sambil turun dari kasur.
"Baiklah. Kalau kita ke rumah sakit , Christian sama siapa?" , tanya Julie.
"Sama mama dulu ya sayang" , ucap Kevin sambil mengambil bajunya disana.
"Baiklah" , jawab Julie.
Kevin pun masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Julie yang sudah selesai menyusui Christian , mulai meletakkan anaknya di atas karpet , karena anaknya sudah mulai aktif untuk merangkak dan bermain.
"Kamu mandi dulu sayang" , ucap Kevin.
"Baiklah suamiku" , jawab Julie sambil berdiri mengambil bajunya di lemari dan masuk ke dalam kamar mandi.
Kevin berjalan mendekati Christian dan bermain bersama anaknya.
Tidak lama Julie pun sudah selesai mandi , seperti biasa Julie akan berdandan natural seperti biasanya.
Setelah Julie selesai , dia dan Kevin yang sambil menggendong Christian berjalan bersama keluar dari kamar dan turun ke bawah.
"Ma , aku dan Julie mau ke rumah sakit dulu ya , kami titip Christian ya" , ucap Kevin.
"Oh boleh boleh , Christian sini sama oma" , ucap mama Farah sambil mengambil Christian.
"Kalau gitu kami pergi dulu ya ma" , ucap Kevin dan Julie bersamaan.
"Ngomong-ngomong kalian ke rumah sakit mau ngapain?" , tanya mama Farah.
"Dada nya Julie sakit ma" , jawab Kevin.
"Kalau gitu cepat periksakan ke dokter" , ucap mama Farah.
"Iya ma" , jawab Julie.
Kevin dan Julie pun keluar dari rumah , menuju ke mobil dan Kevin menjalankannya menuju ke rumah sakit yang terdekat dari sana.
Ketika di rumah sakit Julie langsung mendaftarkan dirinya ke dokter kandungan.
Tidak lama nama Julie dipanggil untuk masuk ke ruangan dokter.
Julie dan Kevin berjalan bersama masuk ke dalam ruangan dokter.
__ADS_1
"Siang bapak dan ibu , kalau boleh tau ada keluhan apa ya?" , tanya dokter Sisi tersebut.
"Saya merasakan nyeri saat menyusui anak saya dokter" , jawab Julie.
"Apakah anda juga sering merasa haus dan lelah beberapa hari ini?" , tanya dokter Sisi.
"Iya dokter" , jawab Julie.
"Baiklah , ada kemungkinan anda hamil. Tapi untuk lebih pastinya kita cek dulu ya. Silahkan naik ke ranjang yang ada disana" , ucap dokter Sisi.
Julie naik ke atas ranjang dan perawat membantu mengangkat baju atasan Julie setengah dan memberikan gel yang terasa dingin itu di kulit perut Julie.
Dokter Sisi menjalankan alat di atas perut Julie sambil memperhatikan ke arah monitor kecil yang ada disana.
"Selamat , ibu mengandung lagi. Usia kandungannya sudah 3 minggu ya" , ucap dokter Sisi.
Kevin dan Julie langsung bahagia mendengar berita kehamilan Julie.
"Apakah akan berpengaruh kehamilan saya ini dengan tetap memberikan ASI kepada anak saya yang masih 10 bulan dokter?" , ucap Julie.
"Air ASI nya masih banyak atau sudah berkurang?" , tanya dokter Sisi.
"Sekarang sudah mulai berkurang" , jawab Julie.
"Anaknya sudah boleh diberikan susu formula , air ASI juga akan berubah rasanya kalau ibunya mengandung lagi. Biasanya anak-anak yang menyusui bisa menolak gak mau meminumnya lagi , karena rasanya yang mulai berubah" , ucap dokter Sisi.
"Pantesan anak saya minum tapi cuma sedikit saja , setelah itu sudah gak mau" , jawab Julie.
Julie pun menganggukkan kepalanya sambil merapikan bajunya dan berjalan duduk di kursi kosong yang ada di sebelah suaminya.
"Ini ya resepnya , bisa di beli di apotik yang ada di depan" , ucap dokter Sisi.
"Baik dokter , terima kasih".
Julie dan Kevin berjalan keluar menuju ke apotik dan membeli vitamin yang sudah diresepkan oleh dokter Sisi.
Setelah mendapatkan obatnya , Julie dan Kevin berjalan menuju ke parkiran mobilnya.
"Aku sudah gak sabar mau memeluk kamu sayang" , ucap Kevin yang langsung memeluk tubuh istrinya setelah mereka masuk ke dalam mobil.
"Kamu senang gak kita akan punya anak lagi?" , ucap Julie.
"Pastinya aku senang dong sayang , sudah 2 bulan ini aku terus memasukkan benih aku ke perut kamu dan sekarang akhirnya sudah ada hasilnya" , ucap Kevin sambil menyentuh perut Julie.
"Iya suamiku , aku juga sangat bahagia" , ucap Julie sambil tersenyum.
Kevin mencium bibir Julie sebentar dan setelah dia puas , baru dilepaskannya.
"Kita harus secepatnya memberitahukan kabar bahagia ini sama mama , sayang" , ucap Kevin.
"Iya suamiku sayang , tapi kita harus membeli susu formula dulu buat Christian" , ucap Julie.
__ADS_1
"Oh iya sayang , baiklah kalau gitu kita ke mini market dulu" , ucap Kevin sambil menjalankan mobilnya ke mini market.
Sampai di mini market , Kevin dan Julie bukan hanya membeli susu formula untuk anaknya , mereka juga membeli beberapa makanan kecil untuk di bawa pulang ke rumah.
Setelah membayar semua barang belanjaan mereka berjalan masuk ke dalam mobil dan Kevin langsung menjalankan mobilnya menuju ke rumah.
Setelah beberapa waktu , mobil yang dibawa oleh Kevin telah sampai di depan rumah mereka.
Kevin dan Julie turun bersama dari mobil dan masuk ke dalam rumah.
"Ma....ma...." , ucap Christian begitu melihat Julie dan Kevin sudah masuk ke dalam rumah.
"Iya nak" , jawab Julie sambil berjalan mendekati anaknya.
"Jadi bagaimana kata dokter nak?" , tanya mama Farah.
"Julie hamil ma" , jawab Kevin dengan semangat.
"Baguslah nak , jadi kalian akan punya anak lagi. Mama bahagia mendengarnya" , ucap mama Farah.
"Iya ma" , jawab Kevin dan Julie bersama.
"Sudah berapa minggu usia kandungannya?" , tanya mama Farah.
"Sudah 3 minggu ma" , jawab Julie sambil tersenyum.
"Baguslah , kamu jangan terlalu sibuk kerja ya. Benar-benar dijaga kehamilannya. Sebentar lagi kalian jadi kan pindah ke sini?" , ucap mama Farah.
"Iya ma , nanti begitu sampai di Bali aku akan mengajukan pengunduran diri dulu , karena mau keluar juga gak bisa langsung" , jawab Julie.
"Baiklah nak , nanti mama akan minta Ida buat membereskan kamar tamu untuk dijadikan kamar Christian setelah besar" , ucap mama Farah.
"Jangan di apa-apakan dulu ya ma kamarnya" , ucap Kevin.
"Memangnya kenapa?" , tanya mama Farah sambil mengerutkan keningnya.
"Nanti aku yang akan merubah kamarnya menjadi yang aku mau , setelah kami pindah ke sini" , jawab Kevin.
"Oh iya baiklah , mama juga cuma suruh Ida untuk membersihkannya saja" , ucap mama Farah.
Julie pun tersenyum mendengarkannya.
"Aku bawa Christian ke rumah aku dulu ya ma , sekalian mau memberitahukan kabar kehamilan aku sama mama Shinta" , ucap Julie.
"Iya boleh nak" , ucap mama Farah sambil tersenyum.
Ketika Julie mau menggendong Christian...
"Biar Christian sama papa ya nak , nanti mama capek menggendong tubuh kamu yang sudah mulai berat" , ucap Kevin.
Julie pun langsung tersenyum bahagia melihat suaminya yang selalu menjaganya dengan sangat baik.
__ADS_1