
Mahesa kembali pulang kerumah,walaupun sebenarnya dia sangat tidak tega melihat keadaan neneknya.Tidak mungkin dia yang menjaga neneknya sementara dia saja harus kembali kerumahnya dan juga pekerjaannya sangat menumpuk dikantornya.
Sesampainya di rumah,Mahesa menemukan istrinya yang sedang tidur sambil memeluk alexa lama sekali Mahesa memandangi mereka rasanya dia cukup terharu dengan pemandangan itu.Mahesa mengganti pakaiannya lalu pergi mandi,setelah itu dia naik ke atas ranjang di samping istrinya dan memeluk tubuh istrinya.
Dela sedikit kaget karna tiba-tiba ada yang memeluk tubuhnya,entah kenapa semenjak dia punya baby suara dan sentuhan sedikit saja dia langsung cepat tanggap,tidak seperti anak gadis dulu kadang di panggil pun berkali-kali rasanya bisa tidak dengar beda jauh sama sekarang.
"Sayang kamu sudah pulang?" Tanya Dela,dengan suara khas bangun tidur,dia membalikkan tubuhnya menghadap Mahesa lalu dia memeluk tubuh suaminya itu.
"Bagaimana apa sudah ada perkembangan kesehatan nenek sayang? Dela kembali menanyakan suaminya itu tapi mahesa mengabaikan pertanyaan istrinya dia terus asik memeluk tubuh mungil milik istrinya.Karena suaminya mengabaikan setiap pertanyaannya akhirnya Dela memilih diam sesekali dia mengelus rambut milik suaminya,rasanya hidupnya sangat bahagia memiliki suami sebaik Mahesa.
Dela Kemabli memikirkan penderitaannya beberapa tahun silam,dimana setiap hari dia harus menerima siksaan demi siksaan dari kedua orang tuanya yang walupun sebenarnya itu bukan orang tua yang melahirkannya.
__ADS_1
Bahkan dulu Dela mengingat sering sekali dia tidak diberi makan oleh keluarganya,tapi sekarang makanan berlimpah ruah,bahkan dia dengan mudah bisa meminta makanan apa pun yang dia inginkan pelayan siap memberikan kapan pun.Tetapi walaupun Dela sudah hidup bahagia sekarang tinggal di rumah mewah,punya suami kaya raya dan tampan Dela tetap bersikap sederhana dan rendah hati.
Orang-orang di luaran sana tidak ada yang tau kalau Dela seorang istri dari konglomerat,kalau melihat dari penampilannya yang sederhana tapi elegan,dia tidak menyukai sesuatu yang sangat terlihat glamor.
"Sayang aku lapar!!" Tiba-tiba suaminya berbicara hingga membuatnya kaget,dia mengira suaminya sudah tidur.Dela melepaskan tangan suaminya lalu beranjak turun dari ranjang dan menarik tangan suaminya.
"Mari makan sayang,aku akan menyiapkan makanan untukmu." Ucap Dela,lalu mereka keluar dari kamar bersama karena kebetulan putri mereka sedang tidur pulas.
"Kamu belum menjawab pertanyaan ku tadi sayang." Dela kembali mengingatkan suaminya karena dia memang penasaran dengan keadaan neneknya.
Dela hannya bisa diam mendengar penjelasan suaminya mau gimana lagi dia tidak meminta bertemu dengan suaminya yang kaya raya tapi takdir mempertemukan mereka.
__ADS_1
*****
Keesokan paginya Mahesa siap-siap berangkat kekantor,Dela sudah sibuk mengurus segala keperluan suaminya,sesibuk apa pun dia mengurus bayinya,dia tidak pernah membiarkan suaminya di urus oleh pelayan.
"Sayang kamu kan sibuk ngurus baby,kenapa tidak pelayan saja yang melayaniku,kamu nga capek sayang dari subuh tadi kamu sudah sibuk,percuma dong aku membayar para pelayan kalau kamu juga sibuk begitu." Ucap Mahesa disela-sela menikmati sarapan paginya.
"Nga boleh begitu sayang,melayani suami itu kewajiban istri,takutnya nanti kalau pelayan yang melayani mu terus-terusan yang ada nanti kamu nyaman sama dia terus kamu selingkuh sama pelayan." Ucap Dela walupun sebenarnya dia bercanda tapi ekspresinya sangat serius hingga Mahesa tertawa lepas mendengar ucapan istrinya yang sangat menggelikan baginya.
"Hahahaha....Mana mungkin aku tertarik lagi kepada orang lain,hatiku sudah benar-benar terkunci untukmu sayangku,aku tidak akan tergoda lagu dengan wanita lain,secantik apa pun itu,aku akan mencintaimu sampai tua,bahkan sampai kamu benar-benar muak dengan cintaku ini."Jawab Mahesa lalu beranjak dari tempat duduknya dan memeluk tubuh istrinya.
"Terima kasih sayang untuk cinta dan pengorbanan mu,aku sangat mencintaimu bahkan kalau ada kata selain terima kasih aku akan memberikan itu kepada mu,agar kamu tau aku sangat mencintaimu." Ucap Mahesa.Beberapa pelayan yang menyaksikan adegan itu merasa sangat terharu untuk cinta kedua manusia yang beda kasta itu.
__ADS_1
"Sudah mas,silahkan kamu pergi,nanti telat cari uang yang banyak untukku dan anak kita." ucap Dela hingga membuat Mahesa tersenyum.
*** bersambung****