Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
Episode 146


__ADS_3

Papa Chandra yang pulang sore itu ke rumahnya....


"Ma , kenapa papa gak mendengar suara Kevin dan Julie , apakah mereka sedang pergi keluar?" , tanya papa Chandra setelah masuk ke kamarnya.


"Mama kesal pa sama mereka berdua , benar-benar gak menghargai mama , mama sudah capek-capek jemput mereka di bandara , sampai di rumah mereka malah pergi ke rumah Shinta" , ucap mama Farah.


"Kenapa bisa begitu?" , tanya papa Chandra sambil mengerutkan keningnya.


"Masa ketika mama bilang , mama gak mau orang-orang tau anak mereka yang sekarang , Julie malah marah sama mama dan bilang gak usah mengadakan acara resepsi pernikahan mereka , terus Kevin membela istrinya lagi " , ucap mama Farah.


"Ya mama keterlaluan juga ma , kalau kita gak menerima anak Julie sebagai cucu kita , cukup dengan kita gak memberikan harta keluarga kita kepada cucu yang pertama ini , kalau mau orang-orang gak tau dengan anak yang sekarang juga gak mungkin ma , karena nanti ketika mereka keluar , pasti orang-orang juga akan melihat mereka membawa anak yang sudah lahir sekarang" , ucap papa Chandra.


"Jadi bagaimana pa?"


"Kita harus mengakui kalau itu cucu kita ma , mama harus bisa menerima anak Julie kalau mama gak mau kehilangan anak dan menantu mama".


Sejenak mama Farah terdiam...


"Tapi mama masih susah untuk menerima anaknya Julie pa" , ucap mama Farah.


"Mama pikirkan saja baik-baik , kalau mama masih seperti ini , papa rasa memang lebih baik kita gak usah membuat acara resepsi pernikahan untuk mereka".


"Kenapa papa juga membela mereka?" , ucap mama Farah dengan agak kesal.


"Bukannya membela ma , tapi gak mungkin pada saat acara Julie mau meninggalkan anaknya dirumah" , ucap papa Chandra.


Mama Farah hanya bisa terdiam setelah mendengar ucapan suaminya.


Papa Chandra memilih untuk mandi membersihkan dirinya setelah seharian berada diluar rumah.


********


Papa Sebastian yang baru pulang sore itu ke rumah , langsung tersenyum bahagia melihat ada cucunya disana.


"Ternyata cucu opa ada disini ya" , ucap papa Sebastian sambil mencium kening Christian.


"Iya opa , kami tinggal disini" , jawab Julie sambil tersenyum.


"Kenapa kamu gak tidur dirumah mertua kamu nak?" , tanya papa Sebastian.

__ADS_1


"Mama Farah masih belum bisa menerima anak aku pa , aku juga sudah nggak mau mengadakan acara resepsi pernikahan lagi , jadi aku liburan saja disini sebelum masuk kerja minggu depan , paling cuma Kevin saja yang akan ke kantor selama kami di Jakarta" , jawab Julie.


"Papa ikut saja dengan keputusan kalian , kalau Farah memang masih belum bisa menerima Christian gak apa-apa , papa yang akan menyayangi cucu papa dan papa juga sudah menyiapkan asuransi pendidikan untuk Christian nanti , jadi ketika Christian sudah lulus SMA , dia bisa kuliah kemana saja".


"Terima kasih pa" , jawab Julie.


"Papa tenang saja pa , Christian juga anak aku , aku pasti akan memberikan yang terbaik buat anak aku , meskipun papa dan mama gak akan memberikan harta untuk Christian , tapi kan aku juga mempunyai tabungan aku sendiri , jadi aku masih bisa membiayai anak aku" , jawab Kevin yang baru turun dari atas.


Julie langsung tersenyum mendengar ucapan suaminya.


"Kamu memiliki papa yang hebat dan menyayangi kamu nak" , ucap Julie kepada anaknya.


"Iya pasti dong sayang , aku akan selalu menyayangi kalian" , ucap Kevin sambil memeluk bahu istrinya.


Papa Sebastian langsung menghembuskan nafas lega melihat menantunya yang selalu ada buat anak dan cucunya.


"Ayo makan malam lagi" , ucap mama Shinta yang sudah keluar dari dapur dan berjalan menuju ke ruang keluarga.


"Iya ma" , jawab papa Sebastian , Julie dan Kevin bersama.


Mereka makan malam bersama sambil mengobrol dengan bahagia.


Makan malam yang dikira akan penuh dengan obrolan disana setelah sekian lama mereka tidak berkumpul dengan anaknya , menjadi makan malam yang sangat hening tanpa ada obrolan disana , yang terdengar hanyalah bunyi sendok dan garfu selama mama Farah dan papa Chandra makan.


Selesai makan malam , papa Sebastian dan mama Vivi bermain bersama cucu mereka , sampai tiba saatnya Christian sudah harus minum ASI , baru mama Vivi dan papa Sebastian kembali ke kamar mereka untuk beristirahat.


Julie dan Kevin juga masuk ke dalam kamar mereka.


Ketika Julie menyusui anak mereka , Kevin sibuk memindahkan barang-barang yang ada di dalam kamar Julie.


"Kenapa dipindahkan semuanya suamiku?"


"Aku mau menyusun supaya kita bisa tidur dengan nyenyak" , ucap Kevin sambil mendorong kasur spring bed Julie yang awalnya berada di posisi tengah sekarang dipindahkan ke dekat dinding.


Selesai mendorong kasurnya , Kevin mulai meletakkan kedua lemari yang sebelumnya ada di samping kasur ke samping kursi sofa yang ada disana.


"Kalau seperti ini kan kita masih bisa tidur sambil berpelukan sayang" , ucap Kevin sambil tersenyum.


"Oh...karena malam ini Christian tidur bersama kita ya suamiku?"

__ADS_1


"Iya sayang" , jawab Kevin sambil mengambil bantal dan selimut Christian yang sudah mereka bawa dari Bali.


Kevin mulai menyusun posisi bantal di atas kasur dan Julie hanya tersenyum melihat suaminya.


Christian yang sudah selesai minum ASI , Julie pun mulai menidurkannya dengan bernyanyi sambil menggendongnya sampai anaknya tertidur.


Ketika Christian sudah tertidur , Julie pun meletakkan anaknya di atas kasur yang sudah disusun oleh Kevin.


Kevin langsung tersenyum sambil menunggu istrinya naik ke atas kasur dan masuk ke dalam pelukannya.


"Aku benar-benar gak tahan untuk cepat-cepat masuk ke dalam pelukan kamu kalau wajah kamu seperti ini suamiku sayang" , ucap Julie yang langsung masuk ke dalam pelukan suaminya.


"Aku sudah menantinya sejak tadi sayang" , ucap Kevin sambil mencium kening istrinya.


Setelah itu ciumannya turun ke bibir Julie yang sangat dicintainya itu.


Julie dan Kevin berciuman sampai nafas mereka terasa sesak , baru mereka menghentikannya.


Kevin dan Julie pun tidur sambil berpelukan sampai pagi.


Pagi tiba , seperti biasa Kevin akan bangun duluan , karena istrinya yang kurang tidur , untuk bangun setiap malam menyusui anaknya.


Kevin turun dari kasur dengan pelan dan masuk ke kamar mandi terlebih dahulu untuk membersihkan dirinya.


Ketika Kevin sudah keluar dari kamar mandi , terlihat Julie yang sudah membuka baju Christian.


"Anak kita sudah mau mandi sayang?"


"Iya suamiku , tadi dia nangis , aku lihat ternyata sedang pup , jadi aku bersihkan dan sekalian mandi saja" , jawab Julie.


"Apa kamu bisa mandikan anak kita sendiri?"


"Kayaknya kamu harus bantuin aku , karena aku akan mandikan Christian di dalam bathtub , disini kan belum ada bak mandinya" , ucap Julie.


"Baiklah , aku bantuin mandikan Christian dulu , nanti ketika aku pulang dari kantor , aku belikan bak mandi untuk Christian dulu ya" , ucap Kevin.


"Gak usah suamiku , nanti aku ajak mama saja keluar , sekalian aku mau jalan-jalan juga" , jawab Julie.


"Baiklah sayang".

__ADS_1


__ADS_2