
Siang harinya , Takeshi yang masih tidur setelah puas bermain-main dengan tubuh Yui san , terbangun karena suara ponselnya berbunyi dengan sangat keras.
"Halo" , jawab Takeshi tanpa melihat siapa yang menelponnya.
"Halo Takeshi , dimana kamu? Siang ini mama sudah buat janji dengan keluarga teman mama. Kamu harus datang ya , jangan buat malu keluarga kita" , ucap mama Satoko.
"Iya ma" , jawab Takeshi yang memang tidak pernah bisa membantah perkataan mamanya.
"Siapa yang menelpon?" , tanya Yui san yang juga terbangun saat itu.
"Mama aku sayang. Aku pulang dulu ya. Kamu masih mau disini atau aku antarkan pulang?" , ucap Takeshi sambil mengecup kening Yui san.
"Aku mau pulang saja" , jawab Yui san.
"Baiklah , kita mandi bersama ya sayang" , ucap Takeshi di telinga Yui san.
Yui san pun menganggukkan kepalanya.
Mereka berjalan menuju ke kamar mandi dengan tubuh polos mereka. Sampai hampir dekat di pintu kamar mandi , terdengar suara tangisan Aniela.
"Aniela pasti mau menyusui lagi" , ucap Yui san.
"Ya sudah , kamu menyusui anak kamu dulu" , ucap Takeshi sambil masuk ke dalam kamar mandi.
Yui san berjalan dengan tubuh polosnya yang tanpa sehelai benang satu pun disana , menuju ke tempat anaknya tidur , mengangkat anaknya dan langsung menyusuinya disana.
Tidak lama Yui san selesai menyusui , Takeshi keluar dari kamar mandi.
"Melihat kamu yang masih seperti itu , aku jadi masih menginginkan kamu sayang. Sayangnya mama aku menyuruh aku untuk pergi. Kalau tidak , aku pasti tidak akan melepaskan kamu seharian ini" , ucap Takeshi.
"Nanti malam kamu masuk saja ke kamar aku" , ucap Yui san sambil tersenyum.
"Baiklah , nanti malam kamu bukain pintu ya buat aku" , jawab Takeshi.
"Iya" , jawab Yui san sambil berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Setelah beberapa waktu , akhirnya Yui san selesai mandi.
Yui san dan Takeshi berjalan bersama keluar dari kamar hotel dan melakukan check out di resepsionis.
"Bukankah itu Takeshi anaknya Satoko?" , ucap tuan Yamamoto ayah dari Sizuka.
"Iya , kamu benar" , jawab Ichikawa mama dari Sizuka.
"Kenapa dia bersama dengan wanita lain di hotel. Mana wanita itu sudah memiliki anak pula" , ucap Yamamoto.
"Kita tidak tau , nanti saja kita tanyakan saat Satoko sudah datang kesini" , ucap Ichikawa.
Yamamoto pun menganggukkan kepalanya.
Ichikawa memang sengaja datang duluan ke restoran hotel tempat mereka janji untuk bertemu siang itu , meskipun anaknya Sizuka belum datang kesana , karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikannya.
********
__ADS_1
Julie yang sudah gak sampai sebulan lagi akan melahirkan , merasakan sakit terus di perutnya.
"Bagaimana sayang? Masih sakit juga perutnya? Apa mau kita dirumah sakit dulu saja" , ucap Kevin.
"Gak usah sayang , ini juga masih wajar sakitnya. Sudah dekat mau melahirkan , jadi wajar kalau aku sering kontraksi" , jawab Julie sambil menahan rasa sakitnya.
"Tapi aku gak kuat melihat kamu yang seperti ini terus" , jawab Kevin.
"Gak apa-apa sayang. Aku juga bukan pertama kali ini melahirkan" , ucap Julie mencoba menenangkan suaminya.
Tidak lama pintu kamar mereka pun terbuka , terlihat Christian yang masuk bersama dengan Choco.
"Anak papa sudah datang , kemaren bisa gak tidur sendiri?" , tanya Kevin.
Sejak Julie sering merasakan kontraksi , Christian sudah mulai tidur di kamar yang sudah selesai di renovasi untuknya dan adiknya nanti.
"Bisa papa" , jawab Christian.
"Pasti bisa la sayang , kan bu Sri terus menemani Christian" , ucap Julie.
"Iya , tapi anak papa hebat lho. Sudah berani tidur di kamar sendiri" , ucap Kevin.
"Iya papa , kan gak lama lagi kakak sudah mau punya adek" , jawab Christian sambil berusaha naik ke atas tempat tidur papa dan mamanya.
"Benar-benar pintar anak papa" , ucap Kevin sambil mengangkat anaknya dan menaikkannya ke atas kasur.
Christian mencium pipi papanya duluan dan setelah itu baru dia mencium pipi mamanya.
Christian mengelus perut mamanya yang sudah besar itu.
"Christian sudah gak sabar mau punya adik ya" , ucap Julie.
"Iya mama" , jawab Christian.
"Sabar ya sayang , gak lama lagi adek juga akan lahir ke dunia ini" , ucap Kevin sambil mengelus kepala Christian.
"Iya papa" , jawab Christian.
Tidak lama terdengar suara ketukan di pintu kamar mereka.
Tok...tok...tok...
"Masuk" , jawab Kevin dari dalam.
Ceklek....terlihat mama Farah setelah pintu terbuka.
"Hari ini mama minta mba Ida masak sop ikan. Julie bisa makan kan?" , tanya mama Farah.
"Iya , bisa ma" , jawab Julie.
"Nanti mama mau ketemu dengan teman mama dulu , kalian dirumah saja atau mau keluar juga?" , tanya mama Farah.
"Hari ini kami dirumah saja ma. Julie masih sering merasakan sakit di perutnya" , jawab Kevin.
__ADS_1
"Baiklah , kalau gitu mama mau siap-siap pergi dulu ya" , ucap mama Farah.
"Iya ma" , jawab Kevin dan Julie bersamaan.
"Sayang , nanti kita pesan donat saja ya untuk cemilan Christian" , ucap Julie setelah mama mertuanya pergi dari sana.
"Iya boleh sayang , nanti aku bisa kok pergi beli. Dekat ini" , jawab Kevin.
"Baiklah , tapi kamu jangan beli banyak-banyak lagi ya. Nanti gak habis lho" , ucap Julie yang sudah mengetahui kebiasaan suaminya kalau beli barang pasti selalu banyak.
"Iya istriku sayang" , ucap Kevin sambil mengecup kening Julie.
"Nanti Christian mau ikut papa pergi beli donat?" , tanya Kevin.
"Mau papa" , jawab Christian.
"Kalau gitu kita makan siang dulu ya" , ucap Kevin.
"Iya papa" , jawab Christian.
"Kamu bisa ikut makan di bawah gak sayang?" , tanya Kevin.
"Aku makannya nanti saja sayang. Perut aku masih terasa sakit. Nanti kamu belikan aku klepon ya" , ucap Julie.
"Jarang-jarang kamu ngidam sesuatu. Baiklah sayang , nanti aku pergi belikan ya" , jawab Kevin sambil tersenyum.
"Iya sayang" , ucap Julie sambil menganggukkan kepalanya.
Kevin turun dari kasur dan menggendong Christian , membawanya keluar dari kamar menuju ke meja makan.
"Bu Sri , tolong siapin makanan untuk nyonya ya dan bawakan ke kamar" , ucap Kevin.
"Baik tuan" , jawab bu Sri sambil berjalan menuju ke dapur dan menyiapkan makanan untuk Julie.
Kevin duduk di meja makan sambil mengambilkan makanan untuk Christian dan juga menyuapi Christian makan.
"Sop ikannya enak gak sayang?" , tanya Kevin sambil menyuapi anaknya.
"Enak pa" , jawab Christian sambil mengunyah makanannya.
Bu Sri membawakan makanan ke kamar Julie.
Tok...tok...tok...
"Iya masuk" , jawab Julie dari dalam.
Bu Sri membuka pintu kamar dan berjalan masuk kedalam.
"Permisi nyonya. Saya disuruh tuan untuk mengantarkan makanan buat nyonya" , ucap bu Sri.
"Iya bu , tolong letakin di meja dulu ya. Terima kasih" , jawab Julie.
"Iya nyonya" , jawab bu Sri sambil berjalan keluar dari kamar setelah meletakkannya di meja.
__ADS_1