
Dela tidak bisa berkata-kata lagi,kehidupannya semakin rumit setelah kedatangan putri dan juga orang tua angkatnya.Berbagai macam cara sudah dilakukannya agar putri pergi dan tidak menganggu kehidupannya tapi semuanya sia-sia.
Dela menemui putri dan ayahnya ke meja makan.
"Putri,aku akan menyuruh Mahesa membuatmu bekerja di perusahaannya sebagai OB,karna kamu cuma lulusan SMA,mulai besok kamu bekerja saja dan aku mohon carilah kontrakannya dan jangan sering datang kesini begitu juga dengan mu pa,aku mohon jangan kalian persulit aku dirumah ini." Ucap Putri lalu bergabung duduk dengan mereka di meja makan.
"Apa kamu bilang,OB,hina banget kami di hadapanmu segitu rendahnya kami di hadapanmu mentang-mentang kamu sekarang istri orang kaya belagu banget kamu." Jawab putri tidak terima,
"Tolonglah jangan persulit aku dirumah ini,aku minta tolong banget sama kalian berdua,aku janji akan membatu kalian jika aku punya uang." Ucap Dela memohon,dia tidak bisa berkata-kata lagi rasanya dia sudah habis segala cara untuk mengurusi keluarganya yang tidak punya harga diri sedikit pun.
"brakkkk...." Faisal menggebrak meja dengan kasar dan menatap Dela dengan sinis.
"Jangan mentang-mentang kamu dinikahi pria kaya sekarang kamu lupa dengan orang yang sudah membesarkan mu,aku tau kami bukan keluarga kandungmu tapi Kamilah yang membesarkan mu,hingga sekarang kamu bisa dinikahi pria kaya raya seperti suami mu itu."Ucap Faisal,Dela terdiam mendengar ucapan ayah angkatnya.
"Jangan kalian rusak semua barang-barang dirumah ini,dasar orang-orang miskin,itulah makanya saya sangat tidak sudi berurusan dengan orang miskin,kita yang kaya mereka yang belagu cuihhh..." Tiba-tiba ibu mertuanya datang membuat Dela semakin menunduk.Dia hannya bisa pasrah karna kenyataanya apa yang dikatakan mertuanya ada benarnya.
Setelah mengucapkan kata-kata kasarnya,mertuanya kembali meninggalkan mereka,Dela menghela napas berat.
__ADS_1
"Jadi kamu tidak mau bekerja di perusahan put,aku akan bilang sama Mahesa supaya gaji mu lebih banyak dari mereka,yang penting kamu bekerja disana dan carilah kontrakan mu sendiri,begitu juga dengan mu pa,aku akan membuatmu menjadi security disana dan gaji mu juga nanti lebih besar dari security lainnya.
"TIDAK SUDI....." Pa,aku masuk ke kamar dulu jika mau pulang ini aku kasih ongkos dan belikan Makanan untuk istri baru mu." Ucap Putri lalu menyerahkan uang ratusan tiga lembar.
Melihat adik dan orang tua angkatnya yang tidak bisa di ajak kerja sama akhirnya Dela meninggalkan orang tuanya juga dan masuk kedalam kamarnya,disana dia merenungi nasibnya yang begitu malang karna ulah keluarga angkatnya.
*****
Dela menatap keluar dari jendela kamarnya,ternyata diluar sudah mulai gelap,akhirnya dia membersihkan dirinya karna sebentar lagi suaminya akan kembali dari kantor.
Dela keluar dari kamar dan berjalan disekitar ruangan,dia melihat ibu mertuanya yang duduk di sopa sambil menikmati teh.Dela berjalan ke belakang dia ingin memastikan kalau ayah angkatnya sudah tidak ada di rumah itu lagi.
"Sejak tadi sore nyonya,nyonya masuk kamar pria itu juga langsung pulang." Jawab pelayan.Dela menghela napas lega,dia sangat berharap ayahnya tidak sering-sering menemuinya,tapi dia tidak yakin dengan pria itu karna dari kecil dia sudah tau bagaimana sikap pria pemalas itu.
Dela sangat enggan untuk memasuki ruang tamu,karna mertuanya sedang berada disana akhirnya dia menunggu suaminya di meja makan.Tidak lama Dela mendengar suara mobil suaminya akhirnya Dela berjalan ke arah depan untuk menyambut suaminya.
"Mas." Dela mengambil tangan suaminya lalu menyalaminya dan meminta tas yang di bawakan oleh suaminya tapi Mahesa menolak karna tasnya lumayan berat karna ada leptop di dalamnya.
__ADS_1
"Tidak usah sayang,ini terlalu berat untukmu." Tolak Mahesa lalu merangkul pundak istrinya dan membawanya masuk kerumah.
"Mama kembali?" Tanya Mahesa saat melihat ibunya sudah duduk santai di ruang tamu.
"Iya mama kembali,kenapa kamu keberatan jika mama tidak kembali lama-lama semua orang dikampung istrimu ini akan datang ke rumah ini,itulah makanya nenek sama mama menolak mu menikah dengan orang miskin,karna pada akhirnya kita yang kaya keluarganya juga akan merasa kaya raya." Ucap mama mertuanya penuh penekanan,Mahesa merasa heran dengan semua ucapan mamanya sementara Dela menunduk karna begitu malu.
"Ada apa ini?" Tanya Mahesa menatap ibunya dan Dela bergantian dia merasa bingung dengan istri dan mamanya.Karna keduanya diam dan tidak ada yang memulai bicara,Mahesa membawa Dela kedalam kamarnya.
"Sayang aku minta maaf benar kata mama aku hannya membuat semuanya menjadi rumit." Ucap Dela dengan nada semakin merendah.
"Kenapa sayang apa yang terjadi?"Tanya Mahesa,
"Aku juga bingung harus bagaimana,keluargaku memang orang yang tidak tau malu,mereka selalu menyusahkan ku,mereka membuatku kesulitan."Jawab Dela.
"Emang kenapa,apa yang dilakukan keluargamu rupanya?" Tanya Mahesa tidak sabar,
"Tadi putri membawa ayahku ke rumah ini,aku sudah menawarkan mereka untuk bekerja sebagai satpam dan juga OB tapi mereka menolak,aku takut mereka akan setiap hari datang kerumah ini dan membuatku kesulitan." Ucap Dela,dia menghela napas berat.Dan Mahesa juga tidak bisa memberi solusi dia juga merasa kasihan dengan istrinya yang selalu merasa tertekan di rumah nya sendiri.
__ADS_1
**** Bersambung****