
"Yui san , kenapa kamu dan Alberto bisa di luar tengah malam?" , tanya Alexandria.
"Karena aku lagi pengen melihat karnaval yang di jalan kak" , jawab Yui san dengan perasaan bersalah.
"Kamu sudah hamil sebesar itu dan beberapa hari lagi sudah mau melahirkan , kenapa kamu masih minta keluar juga?" , ucap mama Isabella.
"Iya ma , aku tau aku salah. Kalau saja aku menuruti perkataan Alberto saat itu untuk di apartemen saja , kecelakaan ini pasti gak akan terjadi" , jawab Yui san dengan lirih.
Mama Isabella merasa sangat kesal mendengarnya , tapi dia juga tidak bisa memarahi menantu kesayangannya itu.
Akhirnya mama Isabella hanya menghembuskan nafasnya dengan kasar , untuk mencoba meredakan emosinya.
"Kenapa mama gak bisa memarahi Yui san?" , ucap Alexandria dalam hatinya.
Tidak lama suara ponsel Leonardo berbunyi disana. Leonardo mengambil ponselnya dari saku dan melihat siapa yang menelponnya.
Ternyata asistennya yang menelpon.
"Halo" , jawab Leonardo.
"Halo pak , pagi ini bapak ada meeting dengan perusahaan xxx" , ucap asistennya mengingatkan.
"Baiklah , saya ke kantor sekarang" , ucap Leonardo.
"Baik pak" , jawab asisten pribadinya.
Leonardo memutuskan sambungan telponnya dan memasukkan ke dalam sakunya.
"Sayang , aku ke kantor dulu ya. Ada meeting pagi ini. Setelah meeting aku kesini lagi jemput kamu" , ucap Leonardo sambil mengecup kening istrinya.
"Baiklah sayang" , ucap Alexandria.
"Aku pergi dulu ya pa...ma...Yui san" , ucap Leonardo sambil berjalan keluar dari kamar perawatan Yui san.
"Iya" , jawab semuanya.
.
.
Alexandria melihat ke arah papanya...
"Papa mau menemui kak Mathew?" , tanya Alexandria.
"Gak mungkin papa bisa pergi menemuinya. Kamu saja yang pergi ya" , ucap papa Gerardo.
"Aku gak bisa pa , aku kan harus menjaga Salvio" , jawab Alexandria.
"Papa gak mungkin pergi" , ucap papa Gerardo.
"Kalau papa pergi , ada kemungkinan papa bisa melihat cucu papa disana" , ucap Alexandria.
"Kakak" , jerit Yui san yang terkejut mendengar kakak iparnya menyebut anak Alberto yang bersama dengan Julie.
"Kenapa kamu menjerit seperti itu? Biar papa tau kalau Alberto juga punya anak disana" , ucap Alexandria.
__ADS_1
"Alberto punya anak? Dengan siapa?" , tanya mama Isabella.
"Dengan kekasihnya dulu la ma , lalu sama siapa lagi" , jawab Alexandria.
"Kenapa Alberto bisa memiliki anak dengan wanita itu? Jadi kemaren ketika Alberto menemui Mathew dia juga menemui wanita itu" , ucap papa Gerardo.
"Iya pa" , jawab Alexandria dengan santai.
"Jadi Alberto bukan hanya mencari Mathew tapi juga mencari wanita itu?" , tanya mama Isabella.
"Katanya dia gak sengaja bertemu dengan Julie dan anaknya disana" , ucap Alexandria.
"Kenapa Alberto gak membawa anaknya kesini?" , ucap mama Isabella.
"Aku sudah bilang seperti itu ma , tapi saat itu Alberto gak mau hanya membawa anaknya , dia juga mau Julie ikut bersama dengannya. Tapi pada kenyataannya Julie sudah menikah dengan pria lain disana. Jadi dia gak mau ikut dengan Alberto" , cerita Alexandria.
"Baguslah , tau diri juga wanita itu" , ucap mama Isabella.
"Aku juga gak mau merawat anak yang bukan anak aku" , jawab Yui san dengan perasaan kesal , karena kakak iparnya mengungkit masalah itu.
Papa Gerardo hanya bisa terdiam...
"Berarti saat itu , wanita itu sudah hamil anaknya Alberto. Kalau aku gak menghalangi hubungan mereka , berarti cucu aku sudah hampir setahun sekarang usianya" , ucap Gerardo dalam hatinya.
Rasa bersalah yang sudah dirasakan oleh papa Gerardo di dalam dirinya pun menjadi semakin besar pada saat itu.
Banyak pikiran yang datang di kepalanya saat itu.
Seandainya dia merestui hubungan Alberto dengan kekasihnya pada saat itu , pasti gak ada kejadian seperti sekarang.
"Papa mau melihat Alberto dulu ya" , ucap Gerardo.
"Mau mama temani pa?" , tanya Isabella.
"Gak usah ma , aku pergi sendiri aja" , jawab Gerardo.
Gerardo menjalankan kursi rodanya dan menuju ke ruang ICU.
Sampai disana , Gerardo di bantu oleh perawat untuk masuk ke dalam dan melihat kondisi anaknya.
Papa Gerardo melihat kondisi anaknya yang sangat memprihatinkan itu.
Maafkan papa ya nak , kalau saja dulu papa gak melarang kamu. Pasti gak akan ada kejadian seperti ini. Kalau saja papa gak egois menikahkan kamu dengan Yui san , pasti kamu gak seperti ini sekarang" , ucap papa Gerardo sambil melihat anaknya yang masih tidur dengan semua alat-alat dan selang yang ada di tubuhnya.
Melihat keadaan anaknya seperti itu membuat papa Gerardo semakin menyesali perbuatannya dulu.
Sekarang mau mencari anaknya Mathew yang bisa dibilang dia sudah sangat mudah untuk mencarinya pun dia masih ragu , karena dulu dia sendirilah yang mengeluarkan anaknya dari daftar keluarga.
********
Beberapa hari kemudian.....
Julie dan Kevin bersama anaknya Christian sudah kembali ke Bali.
Seperti biasa Kevin mengantarkan Julie pergi bekerja pagi itu.
__ADS_1
"Nanti jangan lupa bilang kamu mau mengundurkan diri ya sayang" , ucap Kevin setelah mengecup bibir istri tercintanya.
"Iya suamiku sayang" , jawab Julie sambil tersenyum dan turun dari mobil.
Julie berjalan masuk ke kantornya.
"Happy new year" , ucap Haris dan Teddy begitu Julie masuk ke dalam.
"Happy New Year" , jawab Julie.
"Liburan kemana Julie?" , tanya Teddy.
"Aku pulang ke Jakarta. Kalian liburan kemana?" , ucap Julie yang memang gak mengatakan kalau dia pulang ke Jakarta untuk mengadakan acara resepsi pernikahannya.
"Aku cuma di Bali saja bersama dengan keluarga , kita cuma pergi nginap di villa saja" , jawab Haris.
"Aku pergi ke Jogja jalan-jalan sendiri" , jawab Teddy.
"Ketemu cewek cantik gak disana?" , goda Haris.
"Ketemu , tapi gak ada yang mau sama aku" , jawab Teddy dengan lirih.
"Itu namanya kamu belum ketemu dengan jodoh kamu" , ucap Julie.
"Iya , kayaknya jodoh aku masih belum ada. Sudah capek-capek dicari , tetap aja gak ada yang mau sama aku" , ucap Teddy.
"Jangan pesimis gitu juga , nanti juga pasti bertemu dengan jodohnya" , ucap Julie sambil membuka laptopnya.
"Makasih Julie" , jawab Teddy.
Tidak lama Mathew pun datang ke kantor.
"Pagi semuanya , happy new year".
"Pagi pak , happy new year" , jawab mereka semua.
Karena hari pertama masuk kantor setelah liburan , pastinya mereka akan sibuk mengerjakan pekerjaan yang tertunda sebelum liburan.
Julie berjalan menuju ke meja kerja Mathew.
"Pak , ada yang mau saya beritahukan" , ucap Julie.
"Apa itu Julie?" , ucap Mathew.
"Saya mau mengundurkan diri pak" , ucap Julie.
Sontak membuat mereka semua disana menjadi kaget.
"Kenapa tiba-tiba kamu mau mengundurkan diri?" , tanya Mathew.
"Karena saya sedang hamil lagi pak dan kerjaan suami saya di Jakarta juga sudah mulai banyak , jadi kami memutuskan untuk pulang ke Jakarta" , jawab Julie.
"Baiklah , saya juga gak bisa menahan kamu. Tapi tolong berikan saya waktu untuk mencari pengganti kamu , setelah saya mendapatkan pengganti kamu baru kamu keluar dari sini" , ucap Mathew.
"Baiklah pak , terima kasih" , ucap Julie.
__ADS_1
Julie berjalan kembali ke meja kerjanya dan mengerjakan pekerjaannya lagi.