
Semua orang terlihat sibuk di rumah mewah milik orang kaya itu,mereka sangat khawatir dengan keadaan nyonya besar mereka,semua orang menyalahkan diri sendiri paska kecelakaan yang di alami seorang wanita tua di rumah itu.
Sementara itu anak dan menantunya membawa sang nenek kerumah sakit,mereka begitu khawatir apalagi saat dalam perjalanan kerumah sakit telinga dan hidungnya mengeluarkan darah yang lumayan banyak.
"Bagaimana ini papa,aku sangat ketakutan,ini semua karna Mahesa,dasar anak durhaka,tidak tau diri dia lebih mengutamakan istrinya yang kampungan itu dari pada neneknya yang sudah menjadikannya orang hebat."Sungut mamanya Mahesa.
"Sudahlah jangan membuatku semakin marah kepada Mahesa,jangan sampai aku benar-benar marah aku bisa menghancurkan istrinya itu sampai benar-benar hancur."Ucap papanya Mahesa,dia sangat tidak terima saat Mahesa menolak datang kerumah neneknya.
Setelah sampai di rumah sakit,dan dilakukan pemeriksaan oleh dokter hebat,nenek Mahesa langsung di bawa ke ICU,dari seluruh pemeriksaan nenek Mahesa mengalami geger otak yang sangat parah dan juga kebutaan akibat benturan keras yang di alaminya.
__ADS_1
"Dokter apa masih ada kemungkinan ibuku bisa sembuh,apakah dia masih normal seperti bisanya ?" Tanya papanya Mahesa,wajahnya terlihat sangat sedih,biar bagaimana pun dia sangat mencintai ibunya,dia menyalahkan ibunya yang terlalu egois memaksakan kehendaknya kepada cucunya,yang ada pada akhirnya hannya membuatnya menderita seperti ini.
Pria itu mengambil ponselnya lalu menghubungi Mahesa,anak semata wayangnya yang sangat di cintai ibunya itu,dia sudah sangat marah kepada anak itu,karna sampai detik ini dia belum muncul dirumah sakit padahal sebelumnya pelayan sudah menghubunginya dari tadi pada awal kejadian.
📞 Ada apa papa? aku dirumah mengurus anakku.
📞Sekarang juga kamu datang ke rumah sakit jika kamu tidak sampai dalam tiga puluh menit aku akan menghapus mu sebagai pewaris dari seluruh harta nenek.
"Siapa mas?" Tanya Dela,yang sudah duduk di sampingnya.
__ADS_1
"Papa,sepertinya benar,nenek mengalami kecelakaan,itu semua karna dosanya,bagaimana bisa dia seorang orang tua bisa sejahat itu,harusnya di umurnya yang sekarang dia sudah bisa mencintai hidup,menimang cicitnya,bukan malah mencari kejahatan demi kejahatan untuk merusak kebahagian ku,setahun lebih kita menikah setahun itu pula dia mencari cara agar bisa memisahkan kita,Baguslah kalau Tuhan memberinya teguran agar dia bisa menyadari kesalahannya."Ucap Mahesa,dia tidak terpengaruh sedikit pun untuk ancaman papanya.
"Sudahlah silahkan kamu pergi mas,biar bagaimana pun semua yang dia lakukan,itu karna dia sangat menyayangimu,walupun caranya salah,walaupun nenek sangat egois,sebenarnya aku ingin ikut menjenguknya mas,tapi aku takut memperkeruh suasana,karna biar bagaimana pun nenek pernah peduli kepadamu saat kehamilan Alexa."Jawab Dela,dia tidak melupakan semua kebaikan sang nenek kepadanya.
"Jangan terlalu polos itu karna dia ingin mengambil sesuatu darimu,kamu tidak tau rencana apa saja yang sudah disusunnya untuk menyingkirkan mu."Jawab Mahesa,dia tidak suka istrinya se polos itu menilai orang lain.
"Aku tidak peduli dia merencanakan apa pun untukku,yang aku tau sekarang aku sehat dan aku sudah punya Alexa bayi yang begitu imut dan cantik."Jawab Dela penuh kebahagiaan.
Mahesa akhirnya memutuskan untuk berangkat kerumah sakit,untuk melihat keadaan neneknya,walupun pun sebenarnya perasaanya sangat tidak senang.
__ADS_1
**** Bersambung****